Anda di halaman 1dari 2

Introduction:

Post-thombosis syndrome (PTS) adalah komplikasi serius dari

deep vein

thrombosis (DVT) pada kaki yang berpengaruh pada 20-50% pasien.


Kebanyakan

pasien yang mengalami PTS tidak mendapatkan pengobatan

yang efektif untuk mengurangi keluhan kelemahan yang dialami. Dua uji
coba acak terkontrol menunjukkan bahwa terapi kompresi elastis stocking
(ECS) pasca DVT setelah 24 bulan dapat menurunkan kejadian PTS sebesar
50%. Namun, tidak jelas apakah semua pasien mendapatkan manfaat pada
tingkat yang sama dari terapi ECS atau bagaimana durasi keoptimalan dari
terapi pada pasien. Terapi ECS merupakan terapi yang mahal, merepotkan,
banyak

persyaratan

kelemahan.

dan

Penyesuaikan

bahkan
terapi

terkadang
sesuai

menyebabkan

kebutuhan

individu

keluhan
dapat

menghemat biaya yang cukup besar. Tujuan dari penelitian IDEAL DVT
adalah untuk mengevaluasi bagaimana penyesuaian durasi pada terapi ECS
dengan tanda dan gejala pada masing-masing pasien merupakan metode
yang aman dan efektif untuk mencegah PTS, dibandingkan dengan standar
terapi ECS.
Methods and Analysis:
Sebuah multicenter, single-blinded, alokasi yang dirahasiakan, randomised,
non-inferiority trial. Dengan total 864 pasien berikatan dengan akut DVT
proximal secara obyektif didokumentasikan dengan cara acak pada kedua
durasi standar untuk jangka waktu 24 bulan atau penyesuaian durasi dari
terapi ECS mengikuti terapi awal pada periode 6 bulan. Tanda dan gejala PTS
dicatat berdasarkan kunjungan rutin ke klinik. Selain itu, kualitas hidup,
biaya, preferensi pasien dan kepatuhan juga diukur. Hasil utama merupakan
pendukung pasien dengan PTS pada 24 bulan.
Ethics and Dissemination:
Berdasarkan pemahaman saat ini aplikasi terapi standar ECS masih
dipertanyakan. Penelitian IDEAL DVT ini akan menjawab pertanyaanpertanyaan sentral yang masih belum terjawab: Manakah pasien yang
mendapat manfaat dari terapi ECS dan Bagaimana keoptimalan durasi

pengobatan

pada

individu?

Persetujuan

etika

primer

diperoleh

dari

Maastricht University Medical Centre.


Result:
Hasil penelitian akan disosialisasikan melalui publikasi peer-review dan
presentasi di konferensi ilmiah.
Tujuan:
Tujuan dari penelitian IDEAL DVT adalah untuk mengevaluasi bagaimana
penyesuaian durasi pada terapi ECS dengan tanda dan gejala pada masingmasing pasien merupakan metode yang aman dan efektif untuk mencegah
PTS, dibandingkan dengan standar terapi ECS. Penyesuaikan terapi sesuai
kebutuhan individu dapat menghemat biaya yang cukup besar.
Desain:
Sebuah multicenter, single-blinded, alokasi yang dirahasiakan, randomised,
non-inferiority trial.
Populasi:
Manusia
Sample:
Total 864 pasien berikatan dengan akut DVT proximal secara obyektif
didokumentasikan dengan cara acak pada kedua durasi standar untuk jangka
waktu 24 bulan atau penyesuaian durasi dari terapi ECS mengikuti terapi
awal pada periode 6 bulan. Pasien yang termasuk dan diacak dalam
penelitian IDEAL DVT dalam jangka waktu 2-6 minggu pasca DVT. Dengan
kriteria eksklusi (pengecualian):
- DVT pada kaki yang terpengaruh sebelumnya. Pasien yang mengalami
DVT ipsilateral terdahulu mungkin sudah mengalami PTS yang
-

berkembang pasca DVT awal.


DVT yang berulang dalam 6 bulan setelah inklusi, karena tidak
dibenarkan untuk memberikan saran pada pasien untuk menghentikan

terapi ECS 6 bulan pasca DVT.


Insufisiensi vena pra-existent (C3-C6 tanda kulit pada CEAP score atau
membutuhkan terapi ECS).insufisiensi