Anda di halaman 1dari 2

PEMANFAATAN EKSTRAK ANGGUR UNTUK MEMINIMALISIR TINGKAT KERACUNAN

NIKOTIN PADA METABOLISME KARBOHIDRAT DALAM JARINGAN HATI TIKUS


JANTAN ALBINO
Anggur merah (Vitis vinifera.L) diduga berasal dari Asia Barat, dari daerah antara wilayah
Laut Kaspia dan Asia Kecil .Anggur merah adalah produk jus komersial dari anggur Concord telah
diterapkan dalam studi penelitian medis, menunjukkan manfaat potensial terhadap penyakit. Beberapa
penelitian epidemiological mengindikasikan bahwa pada sejumlah bahan makanan dari wine, sayursayuran, buah dan teh hijau, mereka dihubungkan dengan penurunan angka kematian global untuk
mengurangi jumlah kanker dan penyakit jantung koroner . Pengaruh pencegahan di timbulkan oleh
adanya sedikit polyphenols. Jumlah konten fenolik, indeks kekuatan antioksidan diet, lebih tinggi
pada varietas merah karena hampir seluruh bagian kulit

anggur merah banyak mengandung

antosianin dibandingkan dengan antosianin pada kulit anggur putih. Antosianin ini yang menarik
usaha para ilmuwan untuk menentukan sifat-sifat mereka bagi kesehatan manusia. Terdapat fakta
epidemiological yang luas yang dapat mendukung bahwa anggur merah memiliki aktivitas
antioksidan, antimikroba, anti peradangan, dan melawan pencegahan penyakit hepatic dan anti
kanker.
Nikotin adalah alkaloid yang terjadi secara alami ditemukan dalam

famili tanaman

(solanaceae), sebagian besar dalam tanaman tembakau (Nicotiana tobaccum). Terdapat 64 spesies
Nicotiana; hanya dua yang diolah untuk tembakau yaitu Nicotiana tobaccum, dan Nicotiana
rustica, karena kedua jenis tembakau tersebut mengandung nikotin yang paling tinggi. Nicotiana
tobacuum adalah sumber utama dari tembakau komersial. Nikotin dimetabolisme terutama di hati, dan
sebagian kecil, di paru-paru dan organ lainnya . hasil utama metabolit nikotin adalah cotinine.
Langkah pertama metabolit nikotin adalah konversi nikotin menjadi ion nikotin -1(5)-iminium
menggunaka CYP. langkah kedua konversi iom iminium menjadi cotinine, yang dimediasi oleh
cytosolic aldehyde oxidase. Cotinine mungkin meningkatkan tingkat perputaran faktor pengaktifasian
trombosit (PAF) karena merupakan aktivator kuat PAF hidrolase, dan mungkin memainkan peran
penting dalam tembakau pada proses pengiinduksi penyumbatan arteri.

1|Agni Budiarti_1104657

Gambar-1. . Langkah Utama Metabolit Nikotin

Hati adalah organ penting yang memiliki banyak tugas dan bertanggung jawab pada poses
pengobatan, alkohol dan racun lainnya untuk menghilangkannya dari tubuh. Merokok meningkatkan
produksi peradangan cytokines termasuk luka pada sel hati . Beberapa penulis melaporkan hubungan
antara merokok berat dengan luka pada sel hati dalam pembentukan necroinflammation, apoptosis,
dan kelebihan endapan besi dalam hati.
Terjadinya penurunan total kadar karbohidrat dalam hati tikus setelah perawatan nikotin
menunjukkan kemungkinan karbohidrat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan energi selama
toksisitas nikotin. Nikotin menghasilkan tekanan dalam tubuh baik secara in vivo in vitro. Beberapa
penulis melaporkan tekanan menyebabkan perubahan dalam metabolisme karbohidrat. Perubahan ini
meliputi penyerapan peningkatan perifer glukosa dan pemanfaatan, hiperlaktatemia, produksi glukosa
meningkat, glikogenesis depresi, intoleransi glukosa, dan resistensi terhadap insulin. Penurunan total
karbohidrat dalam pemberian nikotin jelas menunjukkan bahwa substrat yang berasal dari total
karbohidrat merupakan peran fungsional penting dalam penyediaan energi. Pengobatan dengan
ekstrak anggur merah dapat meningkatkan jumlah total carbohydrates akibat perlakuan dengan
pemberian nikotin karena dapat meminimaliasir toksisitas nikotin.
Penurunan kandungan glikogen dalam jaringan hati dengan memberikan perlakuan nikotin
pada penelitian ini menunjukkan besarnya pemanfaatan metabolik yang dimungkinkan untuk
memenuhi tingginya kebutuhan energi untuk mengurangi tingkat toksisitas nikotin, belum ada
literatur yang membahas mengenai ekstrak anggur merah dengan glikogen, namun Shibib et al.,
(1993) melaporkan Momordica charantia (Bitter Milon, Keluarga Cucurbitaceae) jus buah
meningkatkan sintesis glikogen hati dan menurunkan hati yang glukoneogenesis. Sehingga dalam
studi kami kandungan glikogen meningkat mungkin karena peningkatan regulasi metabolisme
glikogen pada tikus.

2|Agni Budiarti_1104657