Anda di halaman 1dari 13

Array |

Dasar Penggunaan Data Array


Pedahuluan
Di dalam membuat sebuah program kita tidak akan pernah meninggalkan data array atau
tumpukan data. Array merupakan sebuah variabel yang di dalamnya dimungkinkan untuk
memiliki lebih dari satu nilai.
Penggunaan array sangat penting guna memecahkan masalah tersebut. Sebagai
contoh, misalkan kita berumur 23 tahun, dan umur tersebut dimasukkan ke dalam variabel
bernama $umur. Permasalahannya sekarang, apabila ada data yang berkenaan dengan
hobi dan data mengenai hobi itu sangat beraneka ragam, seperti memancing, berenang,
senam, sepak bola, dan masih banyak lagi lainnya. Berbagai jenis hobi tersebut apabila akan
disimpan dalam satu variabel, maka variabel tersebut harus berbentuk array. Mengapa?
Karena variabel tersebut haras memiliki beberapa anggota yang menjadi nilainya.

Memahami Tumpukan Data


Telah diebutkan bahwa kita dapat menggunakan tipe data array untuk menyimpan
beberapa nilai di dalam satu array. Karena kemampuan tersebut, maka array juga dapat
disebut dengan data bertumpuk. Untuk mempermudah pemahaman, Anda dapat melihat
penggambarannya berikut ini:

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UMB

Rapellino Ferdiansyah. ST
Pemrograman Berbasis web II

Array |

Dengan melihat gambar di atas, Anda menjadi semakin paham bukan? Pada gambar itu satu
variabel array Sjurusan memiliki nilai lebih dari satu. Model seperti inilah yang disebut array.
Sedangkan apabila kita menggunakan variabel biasa, kita hanya akan dapat memasukkan
satu data saja. Berikut ini penggambarannya:

Pembacaan Nilai yang Ada di dalam Array


Perhatikan kembali gambar di atas. Kita memiliki variabel bernama Sjurusan. Variabel
tersebut memiliki 5 nilai, yaitu TI, SI, TK, MI dan KA. Yang membedakan dengan variabel
adalah bahwa apabila ingin mengambil data variabel maka kita cukup menyebutkan nama
variabelnya.
Berbeda dengan array, Anda tidak dapat langsung menyebutkan nama variabelnya, akan
tetapi juga harus menyebutkan indeks (urutan nilai data yang digunakan sebagai pengenal
dan pembeda) dari nilai yang dikehendaki.
Dengan cara biasa, array memiliki indeks yang dimulai dari 0, 1,2,3 dan berlanjut sampai
jumlah nilai (n) dikurangi -1. Parameter yang digunakan untuk menunjuk pada nilai tertentu,
array menyediakan tanda kurung siku ([ ]). Sebagai contoh, apabila Anda hendak mengambil
data yang bernilai TI maka variabelnya adalah $jurusan[0]. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat
melihat gambar berikut:

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UMB

Rapellino Ferdiansyah. ST
Pemrograman Berbasis web II

Array |

Dari gambar di atas dapat dijelaskan kembali perbedaan antara indeks dan data dan sebuah
array. Berikut adalah penggambarannya:

Dari gambar di atas, dengan menunjuk indeksnya maka tidak akan terjadi kesalahan dalam
mengambil data. Kemampuan tersebutlah yang menjadikan array selalu digunakan dalam
setiap pembuatan program, baik dalam aplikasi berbasis web maupun visual.

Menciptakan Array Berdimensi Satu


Array sendiri dibagi menjadi 3, yaitu array berdimensi satu, berdimensi dua dan
berdimensi 3. Ketiga bentuk tersebut akan sering Anda gunakan saat membuat program
dengan bahasa pemrograman apapun, termasuk dengan PHP.
Array dimensi satu adalah yang paling sederhana dan paling sering digunakan dalam
pemrograman. Dalam array berdimensi satu kita hanya dapat menyimpan beberapa nilai
dalam satu jenis saja. Agar lebih memahaminya, ikuti pembahasan berikut ini.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UMB

Rapellino Ferdiansyah. ST
Pemrograman Berbasis web II

Array |

Membuat Array dengan Fungsi array


Dalam hal ini kita masih akan menggunakan kasus yang ada di dalam hngkungan
sekolah komputer, yaitu berkenaan dengan jurusan, bidang studi, dan mata kuliahnya.
Pada subbab yang lalu telah dikatakan bahwa dengan menggunakan array kita dapat
memasukkan beberapa nilai ke dalam satu variabel yang sama. Sebagai contoh, apabila
kita hendak memasukkan semua jenis bidang studi/jurusan (Teknik Informatika, Sistem
Informasi, Tekmk Komputer, Manajrmen Informatika. Komputensasi Akuntansi) ke dalam
variabel tjurusan, implementasinya dapat Anda lihat pada contoh berikut ini:

<html>
<head>
<title>Dasar Menggunakan Array</title>
</head>
<body>
<?php
$jurusan = array ("Teknik Informatika","Sistem Informasi", "Teknik Komputer", "Manajemen
Informatika", "Komputer Akuntansi");
print_r($jurusan); // var_dump($jurusan);
?>
</body>
</html>

Pada listing program di atas kita telah mendefmisikan 5 jurusan yang masuk dalam data array
dari variabel Sjurusan, yaitu Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknik Komputer,
Manajamen Informatika, Komputer Akuntansi.
Pada contoh di atas, perintah print_r() digunakan untuk menampilkan struktur data array,
sehingga anggota data dan indeks yang terbentuk dapat kita lihat dengan jelas.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UMB

Rapellino Ferdiansyah. ST
Pemrograman Berbasis web II

Array |

Defmisi Elemen Array


Bagian sebelumnya merupakan cara yang paling mudah dalam membuat array. Selain
dengan mendefmisikan dengan parameter array, Anda juga dapat memasukkan beberapa
nilai ke dalam array dengan cara seperti berikut :
<html>
<head>
<title>Dasar Menggunakan Array</title>
</head>
<body>
<?php
$jurusan[]="Teknik Informatika";
$jurusan[]="Sistem Informasi";
$jurusan[]="Teknik Komputer";
$jurusan[]="Manajemen Informatika";
$jurusan[]="Komputer Akuntansi";
print_r($jurusan);
?>
</body>
</html>

Atau bisa juga seperti ini :


<html>
<head>
<title>Dasar Menggunakan Array</title>
</head>
<body>
<?php
$jurusan[0]="Teknik Informatika";
$jurusan[1]="Sistem Informasi";
$jurusan[2]="Teknik Komputer";
$jurusan[3]="Manajemen Informatika";

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UMB

Rapellino Ferdiansyah. ST
Pemrograman Berbasis web II

Array |

$jurusan[4]="Komputer Akuntansi";
print_r($jurusan);
?>
</body>
</html>

Indeks Menggunakan Angka


Pada contoh-contoh sebelumnya sebenarnya Anda telah menggunakannya, yaitu
indeks dengan angka. Dikatakan bahwa indeks merupakan pengenal dari setiap nilai dalam
satu variabel array. Pada contoh-contoh sebelumnya Anda dapat langsung menggunakan
urutan angka sebagai indeks penunjuk dari data-data jurusan. Sebagai contoh, untuk
Jurusan Teknik Informatika memiliki urutan pertama, sehingga indeksnya adalah (0). Jurusan
Sistem Informasi berada pada urutan kedua. sehingga indeksnya adalah (1). Implementasi
dari pemyataan di atas adalah seperti listing program berikut:

<html>
<head>
<title>Dasar Menggunakan Array</title>
</head>
<body>
<?php
$jurusan = array (0 => "Teknik Informatika",
1=> "Sistem Informasi",
2=> "Teknik Komputer",
3=> "Manajemen Informatika",
4=> "Komputer Akuntansi");
// Menampilkan data
echo $jurusan[0];
echo $jurusan[1];
echo $jurusan[2];
echo $jurusan[3];
echo $jurusan[4];

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UMB

Rapellino Ferdiansyah. ST
Pemrograman Berbasis web II

Array |

?>
</body>
</html>

Indeks Menggunakan Karakter


Selain menggunakan angka, Anda juga dapat menggunakan karakter sebagai indeks.
Dengan menggunakan karakter maka Anda akan lebih mudah dalam mengindentifikasi
setiap nilainya.
Sebagai contoh, apabila Anda memiliki Jurusan Teknik Informatika, Anda dapat mengambil
kependekan dari kata Teknik Informatika, yaitu TI. Dengan indeks yang sesuai dengan
nilainya maka kita dapat dengan mudah membaca nilai array. Sebagai contoh, Anda dapat
melihat listing program berikut ini:

<html>
<head>
<title>Dasar Menggunakan Array</title>
</head>
<body>
<?php
$jurusan = array (TI => "Teknik Informatika",
SI

=> "Sistem Informasi",

TK

=> "Teknik Komputer",

MI

=> "Manajemen Informatika",

KA

=> "Komputer Akuntansi");

// Menampilkan data
echo $jurusan[TI];
echo $jurusan[SI];
echo $jurusan[TK];
echo $jurusan[MI];
echo $jurusan[KA];
?>
</body>

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UMB

Rapellino Ferdiansyah. ST
Pemrograman Berbasis web II

Array |

</html>

Indeks Berbentuk Kalimat


Pada contoh-contoh sebelumnya kita telah menggunakan karakter sebagai indeks. Anda
diharapkan telah mencoba dan berhasil melakukannya. Sekarang bagaimana apabila kita
hendak menggunakan kalimat sebagai indeks? Caranya sebenarnya sama dengan caracara sebelumnya.

Menghitung Jumlah Nilai dengan count


Nilai dalam array tidak selalu berjumlah sedikit. Variabel array memung-kinkan untuk
merekam banyak data di dalaninya. Untuk mengetahui berapa jumlah data di dalam satu
variabel, Anda dapat menggunakan fungsi count(). Berikut ini contohnya:

<html>
<head>
<title>Dasar Menggunakan Array</title>
</head>
<body>
<?php
$jurusan = array (TI => "Teknik Informatika",
SI

=> "Sistem Informasi",

TK

=> "Teknik Komputer",

MI

=> "Manajemen Informatika",

KA

=> "Komputer Akuntansi");

// Menampilkan Jumlah data


$jumlah = count($jurusan);
?>
</body>
</html>

Menggunakan Looping while

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UMB

Rapellino Ferdiansyah. ST
Pemrograman Berbasis web II

Array |

Salah satu cara untuk menampilkan semua nilai data dalam variabel array adalah dengan
menggunakan

struktur looping

while.

Dengan

mendapatkan

jumlah

data

array

menggunakan perintah count() maka kita akan dapat membuat program berikut:

<html>
<head>
<title>Dasar Menggunakan Array</title>
</head>
<body>
<?php
$jurusan = array (0 => "Teknik Inforrnatika",
1

=> "Sistem Informasi",

=> "Teknik Kornputer",

=> "Manajernen Infomatika",

=> "Kornputer Akuntansi",

);
echo "<b>Daftar jurusan yang ada : </b><br>";
$indeks = 0;
while ( $indeks < count($jurusan) ) {
// menampilkan
echo "$jurusan[$indeks] <br>";
$indeks++;
} ?>
</body>
</html>

Mendapatkan Nama Indeks dan Menampilkannya

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UMB

Rapellino Ferdiansyah. ST
Pemrograman Berbasis web II

Array |

Apabila dengan menggunakan perintah while Anda hendak menampilkan indeksnya, maka
yang perlu dilakukan adalah dengan membuat daftar menggunakan fungsi list(). Untuk
lebih jelasnya, Anda dapat membuat program berikut:
<html>
<head>
<title>Dasar Menggunakan Array</title>
</head>
<body>
<?php
$jurusan = array (0 => "Teknik Informatika",
1 => "Sistem Informasi",
2 => "Teknik Komputer",
3 => "Manajemen Informatika",
4 => "Komputer Akuntansi");
// Menampilkan data
echo

"<b>Daftar jurusan yang ada (dengan while): </b><br>";

reset($jurusan) ;
while ( list($indeks,$daftar) = each($jurusan) ) {
echo "$indeks <=> $daftar <br>"; }
?>
</body> </html>

Menggunakan Looping for


Cara sebelumnya juga dapat dilakukan dengan menggunakan operator looping for.
Dalam penggunaan for, kita juga masih akan menggunakan fungsi count() untuk
mendapatkan jumlah data sebagai pembatas perulangan. Berikut

adalah

contoh

penggunaannya:

<html>
<head>

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UMB

Rapellino Ferdiansyah. ST
Pemrograman Berbasis web II

Array |

<title>Dasar Menggunakan Array</title>


</head>
<body>
<?php
$jurusan = array (0 => "Teknik Informatika",
1 => "Sistem Informasi",
2 => "Teknik Komputer",
3 => "Manajemen Informatika",
4 => "Komputer Akuntansi");
// Menampilkan data
echo "<b>Daftar jurusan yang ada dengan for : </b><br>";

for ( $indeks=0; $indeks < count($jurusan); $indeks++ ) {


echo "$jurusan[$indeks] <br>"; }
?>
</body> </html>

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UMB

Rapellino Ferdiansyah. ST
Pemrograman Berbasis web II

Array |

Menggunakan Looping foreach


Operator yang paling mudah digunakan untuk menampilkan data array adalah foreach().
Operator ini dapat kita gunakan untuk menampilkan semua data array baik yang
menggunakan indeks angka, karakter, maupun indeks kalimat. Untuk lebih jelasnya, Anda
dapat melihat listing program berikut:

<html>
<head>
<title>Dasar Menggunakan Array</titie>
</head>
<body>
<?php
$jurusan = array (TI => "Teknik Informatika",
SI => "Sistem Informasi",
TK => "Teknik Komputer",
MI => "Manajemen Informatika",
KA => "Komputer Akuntansi" );
// Menampilkan data
echo "<b>Daftar jurusan yang ada : </b><br>";
foreach ( $jurusan as $TampilJurusan ) {
echo "$TampilJurusan <br>"; }
?>
</body> </html>

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UMB

Rapellino Ferdiansyah. ST
Pemrograman Berbasis web II

Array |

Menampilkan Indeks dan Datanya dengan foreach


Apabila kita mengmginkan nama ideksnya, kita dapat mendefrnisi-kannya ke dalam
variabel setelah perntayaan as. Perhatikan contoh berikut:

<html>
<head>
<title>Dasar Menggunakan Array</title>
</head>
<body>
<?php
$jurusan = array (TI => "Teknik Informatika",
SI => "Sistem Informasi",
TK => "Teknik Komputer",
MI => "Manajemen Informatika",
KA => "Komputer Akuntansi");

// Menampilkan data
echo "<b>Daftar jurusan yang ada dengan indeks: </b><br>";

foreach ( $jurusan as $indeks => $DataJur ) {


echo "$indeks <=> $DataJur <br>"; }
?>
</body> </html>

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UMB

Rapellino Ferdiansyah. ST
Pemrograman Berbasis web II