Anda di halaman 1dari 15

ANALISIS KRITIS

Oleh : Aulia Fitri Wardani

TINGKAH LAKU MAKAN RUSA SUMBAR (


Cervus unicolor ) DALAM KONSERVASI EXSITU DI KEBUN BINATANG SURABAYA
Jurnal Sains dan Seni POMITS Vol 2 (1)
Tahun 2013
Oleh :
Vina Sita dan Aunurohim

Topik

Pengamatan tingkah laku makan


rusa sumbar ( Cervus unicolor )
dalam konservasi ex-situ di
Kebun Binatang Surabaya

Tujuan

Mengetahui tingkah laku makan


rusa sumbar ( Cervus unicolor )
dalam konservasi ex-situ di
Kebun Binatang Surabaya

ringkasan

Rusa sambar merupakan rusa yang terbesar


ukurannya di Indonesia dan salah satu rusa yang
paling banyak dipilij pemburu sebagai satwa target
buru
Satwa ini populasinya semakin berkurang sehingga
perlu dilestarikan secara ex-situ
Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2012Januari 2013 di Kebun Binatang Surabaya
Pengamatan dilakukan pada dua ekor rusa sambar
yang dilakukan dengan pengamatan secara
langsung dengan metode cafetaria feeding

ringkasan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku makan


rusa sambar selama 24 jam yaitu lama makan 310,
16-316, 79 menit lama ruminansi 286,50-296,36,
jumlah periode sebanyak 26, 39-28, 26 kali dan
jumlah siklus ruminasi per periode sebanyak 26, 3928, 26 kali
Uji palatabilitas pakan yang paling disukai berturutturut adalah pisang, kacang panjang, ubi jalar,
rumput gajah, dan wortel

Fakta penting

Rusa sambar adalah salah satu spesies yang


mengalami penurunan populasi
Persebaran rusa sambar terbatas pada daerah
Sumatera dan Kalimantan
Penelitian yang dilakukan dengan cara konservasi
ex-situ
Penelitian ini menggunakan teknik pencatatan
aktivitas makan satwa pada interval waktu tertentu
yang dilakukan selama 24 jam
Uji palabilitas makanan menggunakan sistem
cafetaria feeding

Fakta penting

Tingkat palabilitas dihitung dengan menggunakan rumus


yaitu :
Palatabilitas = Jumlah pakan yang diberikan sisa pakan yang
dikonsumsi

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku makan


rusa sambar selama 24 jam yaitu lama makan 310, 16316, 79 menit lama ruminansi 286,50-296,36, jumlah
periode sebanyak 26, 39-28, 26 kali dan jumlah siklus
ruminasi per periode sebanyak 26, 39-28, 26 kali
Berdasarkan rerata uji palatabilitas didapatkan pakan
yang paling disukai berturut-turut adalah pisang, kacang
panjang, ubi jalar, rumput gajah, dan wortel

Fakta penting

Faktor yang mempengaruhi konsumsi pakan adalah


pakan, satwa dan lingkungan serta aktivitas
Konsumsi ransum berhubungan penting dengan
daya cerna dan laju aliran digesta rumen yang
sebagian besar ditentukan oleh kandungan serat
kasar

Hal yang dapat dipelajari

Melalui kajian ini dapat diketahui tingkah laku rusa


sambar ( Cervus unicolor)
Melalui analisis kritis ini dapat diketahui bahwa rusa
sambar adalah hewan yang hampir punah dan harus
dilindungi untuk melestarikan jenisnya
Melalui kajian ini dapat diketahui upaya pelestarian
rusa sambar maupun hewan lain yaitu dengan cara
konservasi baik ex-situ maupun insitu
Melalui kajian ini dapat diketahui cara menentukan
tingkat konsumsi pakan hewan dengan
menggunakan uji palatabilitas

Kekurangan

Data gambar untuk uji palabilitas maupun data


mentah tidak ditampilkan sehingga tidak bisa
menggambarkan berapa jumlah pakan yang
diberikan dan berapa sisa makanannya
Tidak dijelaskan alasan pemilihan pakan pada rusa
Hasil yang diperoleh disimpulkan indikasinya tanpa
indikator atau sumber yang jelas

Kelebihan

Tiap tabel hasil pengamatan diberikan keterangan


lebh lanjut mengapa hal itu bisa terjadi dan apa yang
mempengaruhi
Gambar rusa yang ditampilkan ada dua macam yaitu
ketika melakukan aktivitas makan dan saat istirahat
sehingga ada pembeda antara kedua aktivitas
tersebut
Pada uji palatabilitas dijelaskan hal yang dapat
mempengaruhi konsumsi pakan
Data yang sudah diolah ditampilkan dalam bentuk
grafik sehingga mempermudah pembaa memahami
maksud penulis