Anda di halaman 1dari 11

JALUR

GLIOKSILAT
KELOMPOK 6
1.Arini 3425072051
2.Detty Yosiyandari 3425072057
3.Rodhiyah 3425085036
4.Sahar Al izzah D. 3425070191
5.Irfanul Arifin 3425072027
6.Amanda Putri Lestari 3425072045
JALUR GLIOKSILAT

 Jalur pintas (jalur pendek) untuk


menghasilkan oksaloasetat.
 Melibatkan enzim-enzim dalam
mitokondria dan glioksisom.
 Terjadi saat pematangan biji.
 Juga terjadi pada fungi dan bakteri.
 Salah satu reaksi anaplerotik.
SIKLUS GLIOKSILAT
 Khusus tanaman mempunyai enzim yang memperantarai
konversi asetil CoA menjadi oksaloasetat Hal ini dilakukan
dalam jalur glioksilat , jalur yang melibatkan enzim-enzim
dalam mitokondria maupun glioksisom.

 Dalam siklus glioksilat oksaloasetat dalam mitokondria


diubah menjadi aspartat oleh aspartat aminotransferase dan
ditranspor ke glioksisom dimana akan diubah kembali
menjadi oksaloasetat. Senyawa ini selanjutnya diisomerisasi
menjadi isositrat sebagaimana yang terjadi dalam SAS.
SIKLUS GLIOKSILAT (Lanjutan)

 Enzim isositrat liase dalam glioksisoma selanjutnya


akan memecah isositrat menjadi suksinat dan
glioksilat, sehingga namanya siklus glioksilat.
Suksinat kemudian ditranspor ke mitokondria untuk
bergabung dengan SAS dan diubah menjadi
oksaloasetat.
SIKLUS GLIOKSILAT
SIKLUS GLIOKSILAT
Siklus Glioksilat sebagai
Anaplerotik
 Anaplerotik: Merupakan mekanisme penyeimbang
reaksi, dengan cara menyediakan kembali senyawa
yang hilang akibat terjadinya reaksi lain.
 Siklus ini menyediakan kembali senyawa
oksaloasetat akibat terpakai dalam berbagai reaksi
biosintesis.
(Lanjutan)

 Banyak bakteri yang menggunakan enzim PEP


carbocsilase untuk membentuk senyawa 4 C
oksaloasetat dari priosa pospat dalam jalur utama
metabolisme.
 Tanpa adanya mekanisma yang demikian, sel yang
hanya menggunakan gula sebagai sumber karbon
tidak mungkin dapat tumbuh.
Siklus Glioksilat sebagai
Anaplerotik
RINGKASAN MATERI

 Jadi, jalur glioksilat merupakan konversi


asetil CoA menjadi glioksilat bukan CO2
sebagaimana dalam SAS.
 Jalur glioksilat sebagai penyedia senyawa
oksaloasetat akibat terpakainya senyawa
tersebut dalam proses-proses biosintesis.