Anda di halaman 1dari 20

Perkembangan Riset Operasi

Arti Riset Operasi

Riset Operasi adalah metode untuk


memformulasikan
dan
merumuskan
permasalahan sehari-hari baik mengenai
bisnis, ekonomi, sosial maupun bidang
lainnya ke dalam pemodelan matematis
untuk mendapatkan solusi yang optimal.

Istilah Riset Operasi (Operation Reseach)


pertama kali digunakan pada tahun 1940
oleh Mc Closky dan Trefthen di suatu kota
kecil Bowdsey Inggris. Riset Operasional
adalah
suatu
metode
pengambilan
keputusan yang dikembangkan dari studi
operasi-operasi militer selama Perang Dunia
II.

Secara

harfiah kata operation dapat


didefenisikan sebagai tindakan-tindakan
yang diterapkan pada beberapa masalah
atau hipotesis. Sementara kata research
adalah suata proses yang terorganisasi
dalam mencari kebenaran akan masalah
atau hipotesis tadi.

Kenyataannya,

sangat
sulit
untuk
mendefenisikan Operation Research, terutama
karena batas-batasnya tidak jelas. Operation
Reseach
memiliki
bermacam-macam
penjelasan, berikut ini beberapa kutipan defenisi
operation research yang dikemukan oleh para
ahli operation research dalam berbagai
literature.

Dalam Riset Operasi diperlukan ketajaman


berpikir dan logika. Untuk mendapatkan
solusi yang optimal dan memudahkan kita
mendapatkan
hasil,
kita
dapat
menggunakan komputer. Software yang
dapat digunakan antara lain: LINDO (Linear,
Interactive and Discrete Optimizer) dan
POM For Windows.

1. Identifikasi permasalahan.
2. Pembangunan model.
3. Penyelesaian model.
4. Validasi model.
5. Implementasi hasil akhir.

Identifikasi permsalahan merupakan upaya untuk


merumuskan
atau
menganalisis
persoalan
sehingga jelas tujuan apa yang akan dicapai
(objectives)

Pembangunan model merupakan upaya dalam


pembentukan
model
matematika
untuk
mencerminkan persoalan yang akan dipecahkan.
Biasanya model dinyatakan dalam bentuk
persamaan yang menggambarkan hubungan
antara input dan output serta tujuan yang akan
dicapai dalam bentuk fungsi objektif (objective
function).

Mencari

pemecahan dari model yang telah


dibuat dalam tahap sebelumnya, misalnya
dengan menggunakan metode simpleks.
Menguji model dan hasil pemecahan dari
penggunaan model. Sering juga disebut
melakukan validasi

Catatan penting dalam permodelan


operasi adalah sebagai berikut :

riset

Penyelesaian

permasalahan
keputusan
pertama sekali dilakukan dengan membentuk
model.

Pada aplikasi riset operasional umumnya,


tujuan dan sumber daya yang membatasi
dapat ditunjukkan secara kuantitatif atau
matematik sebagai fungsi variabel keputusan
digunakan model matematik.

Tidak

semua permasalahan optimasi dapat


dimodelkan
menggunakan
model
matematik.

Meskipun

dapat dimodelkan secara


matematik, tidak jarang juga model
matematik yang diformulasikan terlalu
kompleks
untuk
diselesaikan
menggunakan metode solusi yang ada.

Pendekatan

lain yang digunakan untuk


mengatasi permasalahan ini adalah
menggunakan model simulasi.
Model simulasi tidak menunjukkan secara
eksplisit hubungan input dan output.
Model simulasi cukup mahal.

Dilihat dari bentuk data yang digunakan, model


dapat dibedakan menjadi model deterministik dan
model probabilistik atau stokastik.
Model

deterministik
dibangun
menggunakan data yang sifatnya pasti.

Model
probabilistik
dibangun
menggunakan data yang sifatnya tidak
pasti.

Aplikasi riset operasi tentunya dalam


pengambilan
keputusan.
Dalam
permasalahan
yang
kompleks
pengambilan
keputusan
tidak
lagi
ditunjang hanya oleh intuisi pimpinan
(management) melainkan didukung oleh
hasil analisis dari kumpulan data yang
ada.

Kontribusi riset operasi berasal dari :


Penstrukturan

situasi dunia nyata ke model

matematik
Mengeksplor

struktur setiap penyelesaian dan


mengembangkan prosedur sistematis untuk
mendapatkannya.

Mengembangkan

suatu penyelesaian

Dilihat

dari data yang digunakan untuk


memfasilitasi, pengambilan keputusan dapat
dibedakan menjadi keputusan pasti, berisiko
dan tidak pasti. Keputusan pasti didukung
oleh data-data pasti. Diantara keputusan
pasti dan tidak pasti ada keputusan beresiko.
Pengambilan keputusan berisiko didukung
oleh data yang tidak pasti, tetapi
ketidakpastian itu dapat dinyatakan dalam
bentuk peluang.

Optimasi

adalah proses pencarian solusi


yang terbaik; tidak selalu keuntungan paling
tinggi yang bisa dicapai jika tujuan
pengoptimalan adalah memaksimumkan
keuntungan; atau tidak selalu biaya paling
kecil yang bisa ditekan jika tujuan
pengoptimalan adalah meminimumkan biaya.
Tiga elemen permasalahan optimasi yang
harus diidentifikasi, yaitu tujuan, alternatif
keputusan
dan
sumber
daya
yang
membatasi.
Tujuan
bisa
berbentuk
maksimisasi atau minimisasi.

SOAL :
BAYU FURNITURE memproduksi 2 jenis produk yaitu
meja dan kursi yang harus diproses melalui perakitan
dan finishing. Proses perakitan memiliki 60 jam kerja
sedang proses finishing memiliki 48 jam kerja. Untuk
menghasilkan satu meja dibutuhkan 4 jam perakitan
dan 2 jam finishing, sedangkan satu kursi
membutuhkan 2 jam perakitan dan 4 jam finishing.
Laba untuk tiap meja $8 dan tiap kursi $6. Sekarang
kita harus menentukan kombinasi terbaik dari jumlah
meja dan kursi yang harus diproduksi, agar
menghasilkan laba maksimal.

SOAL 3 (MINIMASI)
Sebuah toko TO MING SE menyediakan dua merk pupuk,
yaitu Standard dan Super. Setiap jenis mengandung
campuran bahan nitrogen dan fosfat dalam jumlah tertentu.
Jenis Kandungan Bahan Kimia Nitrogen (kg/sak) Fosfat
Kg/sak) Standard 2 4 Super 4 3 Seorang petani membutuhkan
paling sedikit 16 kg nitrogen dan 24 kg fosfat untuk lahan
pertaniannya. Harga pupuk Standar dan Super masingmasing $3 dan $6. Petani tersebut ingin mengetahui berapa
sak masing-masing jenis pupuk harus dibeli agar total harga
pupuk mencapai minimum dan kebutuhan pupuk untuk
lahannya terpenuhi.