Anda di halaman 1dari 25

Universitas Negeri Jakarta

Membran
Sel
ARINI
RIZKY RACHMAWATI
NOVITA RACHMAWATI
SITI ASIAH
YUDAPATI
ANISAH SULASIAH
Perkembangan Model Membran Sel

Model membran sel yang diakui saat ini adalah


model membran menurut Singer dan Nicolson (model
membran Mosaik Cair). Beberapa model membran yang
pernah diusulkan antara lain:
 Model membran menurut Overton.
Model membran menurut Gorter dan Grendel.
Model membran menurut J.F. Danielli dan E.N. Harvey.
Model Membran Menurut Danielli dan Davson
Model membran menurut Robertson
Model membran menurut Singer dan Nicolson.
Model membran menurut Overton.
Langmuir bila suatu lipida yang terdiri
dari molekul yang memiliki bagian polar
(hidrofilik) dan non-polar (hidrofobik)
diteteskan pada air, maka lipida tersebut
meluas membentuk lapisan monomolekul.
Bagian hidrofilik setiap molekul mengarah
ke air, sedangkan bagian hidrofobiknya
mengarah menjauhi air
Menurut Plowe, lapisan luar
protoplasma pada sel tumbuhan adalah
suatu lapisan elastis yang berbeda dari
bagian lain dari sitoplasma dan disebut
plasmalemma atau membran plasma yang
merupakan suatu satuan fisik yang
mempunyai suatu organisasi molekul yang
memisahkan membran plasma dari bagian
lain sel.

Gambar 1 Tetes lipida pada permukaan


air menurut Langmuir
Model membran menurut Gorter dan
Grendel.

Membran sel terutama dibentuk


dari molekul lipida bimolekuler.
Ujung polar molekul lipida pada
satu lapisan terorientasi ke luar,
sedangkan ujung polar lipida
pada lapisan yang lain
terorientasi ke arah dalam atau
sitoplasma

Gambar 2 Model membran


menurut Gorter dan Grendel
Model membran menurut J.F. Danielli dan
E.N. Harvey.

membran plasma terdiri atas


dua fase, yaitu fase cair dan
fase minyak. Bagian lipida
yang hidrofobik terorientasi
ke arah fase cair. Protein
terhidrasi bekerja sebagai
suatu buffer diantara kepala
lipida yang hidrofilik dan fase
cair.
Gambar 3 Model membra
menurut Danielli & Harvey
Model Membran Menurut Danielli dan
Davson

Membran plasma terdiri atas dua


lapisan lipidaprotein. Molekul-
molekul lipida amfifatik terorientasi
dengan daerah hidrofobik ke arah
fasa minyak, dan permukaan lain
terorientasi ke arah lingkungan
eksternal. Perotein terhidrasi
berperan sebagai suatu buffer
pelapis antara kepala lipida yang
hidrofilikdan fasa air
Model membran menurut Robertson

Membran plasma merupakan


struktur berlapis tiga yang terdiri
atas dua lapisan terluar yang padat,
terdiri atas protein dengan tebal
masing-masing 2,0 nm dan lapisan
tengah berupa lipida dengan tebal
3,5 nm. Jadi, tebal membran
keseluruhan adalah 7,5 nm. Ketiga
lapisan membran tersebut disebut
Unit Membran

Gambar 5 Model membran


menurut Robertson
Model membran menurut Singer dan
Nicolson.
Membran plasma terdiri atas
(i) lapisan lipida ganda, yang dikelilingi oleh
protein globular. Protein globular ada yang
tertanam pada matriks membran dan ada
yang terikat pada permukaan polar lipida,
(ii) Protein membran, berada dalam keadaan
tersebar, bukan sebagai suatu lapisan yang
bersinambungan,
(iii) Protein yang terikat pada permukaan polar
lipida disebut protein perifer atau protein
ekstrinsik. Sedangkan protein yang tertanam
pada matriks atau menembus lapisan lipida
disebut protein integral atau protein intrinsik.
(iv) Protein perifer dan integral yang berkaitan
dengan molekul gula disebut glikoprotein,
sedangkan molekul lipida yang berikatan
dengan gula disebut glikolipida.
Gambar 6. Model membran menurut
Singer dan Nicolson (Sheler dan
Bianchii, 1983).
Komposisi Dasar Membran Sel
Komposisi membran sel

LIPID
PROTEIN
KARBOHIDRAT
Lipida Membran

 Lipida pada membran sel


terdiri atas dua lapisan.
Setiap molekul lipida
bersifat amfifatik. Lipida
amfifatik
mengandungkomponen
yang bersifat hidrofobik
dan komponen yang
bersifat hidrofilik .
 Lipidamembran terdiri dari
4 kelas utama, yaitu (i)
Fosfolipida, (ii) Sfingolipida,
(iii) Glikolipida, dan (iv)
Sterol.
 Keempat kelas lipida
tersebut bersifat amfifatik.
Penyebaran Lipida dalam membran
Penyebaran lipida pada kedua
permukaan membran tidak sama.
Lipida harus mengisi tempat yang
tidak terisi dengan protein. Pada
membran eritrosit, fosfatidil-kolin
(PC) dan sfingomielin (SM)
terutama terdapat pada setengah
bagian luar membran. Sedangkan
fosfatidilserin (FS) dan
fosfatidiletanolamin (PE) terutama
terdapat pada setengah bagian
dalam membran
Gambar . Penyebaran kandungan
Fosfolipida pada membran eritrosit
Fungsi Lipida Membran

 Menentukan karakteristik membran sel , mis” pada bakteri dan


mitokondria terdapat kardiolipin (difosfattidilgliserol).
 Menghasilkan beberapa senyawa aktif yang berfungsi sebagai
messenger yang dapat mempengaruhi fungsi membran.
 Fleksibilitas lipida membran memungkkinkan terjadinya
perubahan pada sel, mis: pada saat pergerakan atau
pembelahan sel.
 mempertahankan komposisi internal sel, dengan cara
membedakan muatan listrik di sepanjang membran (luar-
positif ; dalam - negatif)
Protein Membran
-integral proteins
• Berpenetrasi pada bilayer lipid
Transmembrane protein
Transport protein
- channels, pompa

 peripheral proteins
Terikat secara longgar pada
permukaan membran
Dapat merupakan cell surface
identity marker (antigens)
Penyebaran protein dalam membran
Sama seperti lipida, molekul
protein juga tersebar secara tidak
merata pada kedua permukaan
membran. Sebagai contoh adalah
setengah bagian luar dari
membran eritrosit mengandung
protein dalam jumlah yang lebih
sedikit dibandingkan dengan
jumlah protein yang terdapat
pada setengah bagian dalam
membran. Keadaan ini
menyebabkan morfologi
membran menjadi asimetris .
Gambar Penyebaran protein pada membran
Fungsi Protein Membran

• Menentukan bentuk sel.


ex: spektrin pada sel darah merah
 sebagai protein pembawa (carrier) senyawa yang
melewatimembran plasma, menerima isyarat (signal)
hormonal, dan meneruskan isyarat tersebut ke bagian
sel sendiri atau ke sel lainnya.
 Sebagai pangkal pengikat komponen-komponen
sitoskeleton dengan senyawa-senyawa ekstraseluler.
 memberikan ciri-ciri individual tiap sel dan macam
protein dapat berubah sesuai dengan differensiasi sel.
Karbohidrat Membran
 Berperan dalam pengenalan
sel – kemampuan sel untuk
membedakan sel yang satu
dengan sel lainnya
- antigen
 Penting pada perkembangan
jaringan dan organ
 Dasar pada penolakan sel
asing oleh sistem imun

Gambar . Molekul glikoforin membran


Penyebaran Karbohidrat dalam membran

Karbohidrat umumnya terikat


pada molekul lipida atau
molekul protein yang
terdapat pada permukaan
membran sebelah luar.
Keadaan ini pun memberikan
sumbangan terhadap model
membran yang asimetris

Gambar . Penyebaran karbohidrat pada membran


Fungsi Karbohidrat Membran

• Membentuk suatu lapisan pelindung sel terhadap


gangguan kimiawi atau fisik.
• Merupakan senyawa yang dapat mengabsorbsi
air permukaan sel menjadi licin
bantu diapedesis sel darah putih.
• Proses pengenalan antara dua sel berbeda
karbohidrat sebagai molekul yang akan
berikatan dengan suatu protein spesifik pada
permukaan membran sel lainnya (reseptor)
Konsep lipoprotein
Merupakan Kombinasi dari lemak
dan protein .
berfungsi sebagai kendaraan
transportasi untuk asam lemak dan
kolesterol dalam darah dan getah
bening.
dikelompokkan menurut kerapatan
sebagai high density lipoprotein, low
density lipoprotein, dan sangat-
rendah-density lipoproteins.
konsentrasi berbagai jenis
lipoprotein dalam darah memiliki
implikasi untuk kesehatan:
konsentrasi tinggi rendah density
lipoproteins muncul untuk
menyajikan risiko kesehatan dan
berhubungan dengan tingginya
insiden penyakit jantung
High-density lipoproteins (HDLs)

 memiliki proporsi tertinggi protein, merupakan


komponen terkecil, dan membawa sedikitnya
jumlah lipid.
 mengangkut kolesterol dari jaringan ke hati
tempat kolesterol dipecah dan dikeluarkan atau
digunakan untuk memproduksi bahan-bahan lain.
 Dengan demikian, HDLs mempercepat
pembuangan kolesterol dari darah, mengurangi
kolesterol yang kemungkinan tersimpan di
dinding arteri yang dapat menyebabkan
penyumbatan.
Low-density lipoproteins (LDL)

 mengandung proporsi yang lebih besar daripada


HDLs kolesterol.
 Mereka melepaskan kolesterol di tempat yang
dapat digunakan tetapi terus membawanya
dalam darah jika tidak digunakan.
 Konsentrasi tinggi lebih memungkinkan
kolesterol LDL dapat diangkut dalam sistem
sirkulasi. dapat disimpan dalam dinding
pembuluh darah dan menyebabkan penyakit
kardiovaskular seperti aterosklerosis..
Sangat rendah-density lipoproteins
(VLDLs)
 adalah jenis terbesar.
 Berperan dalam transportasi kolesterol dan
lemak dalam darah, mengantar bahan kimia ini
pada situs di mana mereka digunakan
 . Ketika mereka membongkar isinya, VLDLs
terurai menjadi LDL yang lebih kecil yang terus
membawa kolesterol dalam aliran darah.
FUNGSI MEMBRAN PLASMA
 sebagai tempat penerimaan, pemindahan dan penerusan
informasi.
 Membran plasma memegang peranan penting dalam
memin-dahkan dan meneruskan informasi dari
kompartemen yang satu ke kompartemen yang lain.
 Membran plasma, di permukaan luarnya memiliki molekul-
molekul rantai samping yang disebut penerima (reseptor).
 bertanggung jawab atas terjadinya interaksi antar sel yang
berlangsung terus menerus antara sel-sel penyusun
jaringan organisma multisel.
 tempat terjadinya kegiatan biokimia. Contoh: di membran
dalam mitokondria, komponen-komponen dari rantai
transpor elektron dan fosforilasi oksidatif harus bekerja
sama dalam koordinasi yang baik
Gambar Berbagai fungsi protein membran (a) transpor, (b) aktivitas
enzim, (c) transduksi sinyal, (d) fusi interseluler, (e)
pengenalan sel, dan (f) pelekatan ke sitoskeleton dan
matriks ekstraseluler