Anda di halaman 1dari 12

BAB I

Senyawa Aldehid
A. Pengertian Aldehid
Aldehida merupakan senyawa organik yang memiliki gugus karbonil
terminal. Gugus fungsi ini terdiri dari atom karbon yang berikatan dengan atom
hidrogen dan berikatan rangkap dengan atom oksigen. Kata aldehida merupakan
kependekan dari alcohol dehidrogenasi yang berarti alkohol yang
terdehidrogenasi. Golongan aldehida bersifat polar. Aldehida merupakan
senyawa organik yang mengandung unsur C, H, dan O dengan rumus struktur
dan rumus molekul CnH2nO, dimana:
R
= Alkil
CHO =Gugus fungsi aldehida
Contoh:

etanal
Sudut yang dibentuk oleh gugus fungsi CHO sebesar 120 derajat dan panjang
ikatan rangkap C=O sebesar 0,121 nm.
Contoh struktur :

Page | 1

B. Tata Nama Senyawa Aldehid


a. IUPAC
1. Pemberian nama aldehida dilakukan dengan mengganti akhiran a
pada nama alkana dengan akhiran al.
Contoh :

2. Tentukan rantai utama (rantai dengan jumlah atom karbon paling


panjang yang terdapat gugus karbonil.

Contoh :

3. Tentukan substituen yang terikat pada rantai utama.


Contoh :

4. Pemberian nomor dimulai dari atom C yang memiliki gugus fungsi,


jadi gugus aldehida selalu bernomor satu.
Contoh :

5. Jika terdapat 2/lebih substituen berbeda dalam penulisan harus


disusun berdasarkan urutan abjad huruf pertama nama substituen.

Page | 2

Contoh:

6. Awalan di-, tri-, sek-, ters-, tidak perlu diperhatikan dalam penentuan
urutan abjad sedangkan awalan yang tidak dipisahkan dengan tanda
hubung (antara lain : iso-, dan neo-) diperhatikan dalam penentuan
urutan abjad.
Contoh:

b. Trivial
1. Aldehida tak bercabang
Berikut ini daftar nama trivial beberapa aldehida yang tidak
bercabang:

2. Aldehida bercabang
a) Tentukan rantai utama (rantai dengan jumlah atom karbon paling
panjang yang terdapat gugus karbonil.
Contoh :

Page | 3

b) Tentukan substituen yang terikat pada rantai utama.


Contoh:

c) Penomoran substituen dimulai dari atom karbon yang mengikat


gugus karbonil dengan huruf , , .
Contoh :

C. Sifat Fisik Aldehida


1. Aldehida dengan 1-2 atom karbon (formaldehida, dan asetaldehida)
berwujud gas pada suhu kamar dengan bau tidak enak.
2. Aldehida dengan 3-12 atom karbon berwujud cair pada suhu kamar dengan
bau sedap.
3. Aldehida dengan atom karbon lebih dari 12 berwujud padat pada suhu
kamar.
4. Aldehida suku rendah (formaldehida, dan asetaldehida) dapat larut dalam air.
5. Aldehida suku tinggi tidak larut air.

D. Sifat Kimia Aldehida

Oksidasi oleh kalium bikromat dan asam sulfat


Oksidasi aldehida dengan campuran kalium bikromat dan asam sulfat
akan menghasilkan asam karboksilat.
Contoh :

Oksidasi oleh larutan Fehling


Aldehida dapat mereduksi larutan Fehling menghasilkan endapan merah
bata dari senyawa tembaga(I) oksida.

Page | 4

Contoh :

Oksidasi oleh larutan Tollens


Aldehida dapat mereduksi larutan Tollens menghasilkan cermin perak.
Contoh:
+

Ag2O

+ 2Ag
Cermin perak

Reaksi Aldehida dengan H2


Reaksi adisi H2 pada aldehida akan menghasilkan alcohol primer.
Contoh :

+ H2
Asetaldehida

CH3

CH2
etanol

OH

E. Pembuatan Senyawa Aldehid


1. Oksidasi alkohol primer
Alkohol primer dapat teroksidasi menghasilkan etanal dengan katalis kalium
bikromat dan asam sulfat.
Contoh :

2. Mengalirkan uap alkohol primer di atas tembaga panas


Uap alkohol primer teroksidasi menghasilkan etanal dengan katalis tembaga
panas.
Contoh :

3. Memanaskan garam kalsium suatu asam monokarboksilat jenuh dengan


kalsium format.

Page | 5

Pemanasam campuran garam kalsium asam monokarboksilat jenuh dengan


kalsium format akan menghasilkan asetaldehida dan kalsium karbonat.
Contoh :

F. Kegunaan Senyawa Aldehida


Senyawa aldehida yang paling banyak digunakan dalam kehidupan
adalah Formaldehida dan Asetaldehida, antara lain sebagai berikut :
1. Larutan formaldehida dalam air dengan kadar 40% dikenal dengan nama
formalin. Zat ini banyak digunakan untuk mengawetkan spesimen biologi
dalam laboratorium musium.
2.

Formaldehida juga banyak digunakan sebagai :


a) Insektisida dan pembasmi kuman
b) Bahan baku pembuatan damar buatan
c) Bahan pembuatan plastik termoset (plastik tahan panas)

3. Asetaldehida dalam kehidupan sehari-hari antara lain digunakan sebagai :

a) Bahan untuk membuat karet dan damar buatan


b) Bahan untuk membuat asam asetat (Asam Cuka)
c) Bahan untuk membuat alkohol

Page | 6

BAB II
Senyawa Keton
A. Pengertian Keton
Keton merupakan senyawa organik yang mengandung gugus karbonil.
Gugus karbonil bersifat polar sehingga keton merupakan senyawa polar

sehingga dapat larut dalam air. Keton memiliki rumus struktur


dan rumus molekul yang sama seperti aldehid yakni CnH2nO, dimana :
R
= alkil
-CO- = gugus fungsi keton (karbonil)
Contoh :

Sudut yang dibentuk oleh gugus fungsi CO- sebesar 120 derajat dan panjang
ikatan rangkap C=O 0,121 nm.

Contoh struktur:

Page | 7

B. Tata Nama Senyawa Keton


a. IUPAC
1. Pemberian nama keton dilakukan dengan mengganti akhiran a pada
nama alkana dengan on.

2. Tentukan rantai utama (rantai dengan jumlah atom karbon paling


panjang yang mengandung gugus karbonil.
Contoh :

3. Tentukan substituen yang terdapat dalam rantai utama.

Contoh:
4.

Penomoran substituen dimulai dari ujung yang terdapat gugus karbonil


(-CO-) dengan nomor atom C paling rendah.

Contoh:
5. Jika terdapat 2/lebih substituen berbeda, dalam penulisan harus disusun
berdasarkan urutan abjad huruf pertama nama substituen.
Contoh:

6. Awalan di-, tri-, sek-, ters-, tidak perlu diperhatikan dalam penentuan
urutan abjad sedangkan awalan yang tidak dipisahkan dengan tanda
hubung (antara lain : iso-, dan neo-) diperhatikan dalam penentuan

Page | 8

urutan abjad.
Contoh :

b. Trivial
1. Tentukan gugus-gugus alkil (substituen) yang mengikat gugus karbonil
(-CO-).

Contoh:
2. Tambahkan akhiran keton setelah nama-nama subtituen.

Contoh :
3. Penulisan substituen alkil tidak harus menurut urutan abjad.

C. Sifat - sifat Keton


1. Sifat Fisika
a. Keton memiliki titik didih yang relative lebih tinggi dibandingkan alkana
dengan jumlah atom c yang sama.
b. Aseton berwujud cair pada suhu kamar, sedangkan alkanon dengan
jumlah atom c yang lebih tinggi berwujud padat.
c. Aseton dan butanon larut dalam air, sedangkan alkanon dengan jumlah
atom c yang lebih tinggi tidak dapat larut dalam air, karena keton tidak
dapat membentuk ikatan hidrogen antar molekulnya.
2. Sifat Kimia
a.

Oksidasi
Oksidasi keton dengan campuran natrium bikarbonat dan asam sulfat
akan menghasilkan asam karboksilat, air, dan karbondioksida.

Page | 9

Contoh :
b.

Reduksi
Reduksi keton dengan katalis litium alumunium hidrida akan
menghasilkan alkohol sekunder.

Contoh :
c.

Reaksi dengan phosfor pentaklorida


Reaksi antara aseton dengan phosfor pentaklorida akan menghasilkan
alkil dihalida.

Contoh :
d.

Reaksi dengan halogen


Keton dapat mengalami reaksi substitusi jika bereaksi dengan halogen.
Substitusi terjadi pada H.

Contoh :
e. Reaksi dengan asam sianida
Keton dapat bereaksi adisi dengan asam sianida membentuk suatu
senyawa sianohidrin.

Contoh :

Page | 10

D. Pembuatan Senyawa Keton


1. Oksidasi alkohol sekunder
Oksidasi alkohol sekunder dengan katalis natrium bikromat dan asam sulfat
akan menghasilkan propanon dan air.

Contoh :

2.

Mengalirkan uap alkohol di atas tembaga panas


Oksidasi uap alkohol sekunder dengan katalis tembaga panas akan
menghasilkan propanon dan gas hidrogen.

Contoh :

3. Memanaskan garam kalsium asam monokarboksilat


Dengan cara memanaskan garam kalsium asam monokarboksilat akan
diperoleh propanon dan kalsium karbonat.

Contoh :

E. Kegunaan Senyawa Keton


1. Aseton digunakan sebagai pelarut organik.
2. Keton siklik digunakan sebagai bahan untuk membuat parfum.
3. Aseton digunakan untuk menghilangkan cat kuku.
4. Isobutil metil keton / hekson digunakan sebagai pelarut nitroselulosa dan
getah.
5. Dalam bidang industri digunakan untuk pembuatan kloroform dan iodoform.

Page | 11

Daftar Pustaka

https://www.google.co.id/?gws_rd=cr&ei=vyyNU5eVAYW2uASz5ICgCA#q=pengerti
an+senyawa+aldehid
http://kimiadahsyat.blogspot.com/2009/06/senyawa-aldehida.html
http://perpustakaancyber.blogspot.com/2013/09/cara-pembuatan-keton-sintesissenyawa.html#ixzz2yuGvO2lx
http://sherchemistry.wordpress.com/kimia-xii-2/senyawa-karbon/aldehid/

Page | 12