Anda di halaman 1dari 88

RENUNGAN

1 / 1 (- ,

Apakah Anda termasuk golongan Rijal Bahimah (Bahimah; arab: binatang)*


Dalam bentuk seorang manusia yang bisa mendengar dan melihat*
Merasa risau terhadap apa yang menimpa hartanya *
Namun tidak pernah peduli atas apa yang menimpa agamanya*
(Al Hafidz Ibnu Abdil Barr al Andalusy)

Barang siapa yang bangun di suatu pagi hari dan ia hanya


memikirkan masalah dunianya, maka orang tersebut tidak
berguna apa-apa di sisi Allah dan barang siapa yang tidak
memperhatikan urusan kaum muslimin, maka ia tidaklah
termasuk golongan mereka (kaum muslimin).
(HR. Thabrani dari Abu Dzar Al Ghiffari)

KETERPURUKAN
UMAT

Allah SWT berfirman:



Kamu adalah umat yang terbaik yang
dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada
yang ma`ruf, dan mencegah dari yang munkar,
dan beriman kepada Allah
(QS. Ali Imran: 110)

Apakah Ummat
Islam
SEKARANG
Menjadi
Ummat Yang
Terbaik ?

Ummat Islam sekarang


menjadi UMMAT YANG
TERPURUK dalam semua
aspek kehidupan

MYANMAR

SURIAH

PALESTINA

Hancurnya dunia lebih ringan di sisi Allah


dibandingkan terbunuhnya seorang muslim.
(HR. an-Nas`i dan at-Tirmidzi)

Suatu hari Ibnu Umar Radhiyallahu anhu pernah


melihat baitullah (kabah) lalu ia berkata :

Alangkah besarnya kehormatanmu! Namun


orang mukmin masih lebih besar
kehormatannya di sisi Allah dari padamu

KESENJANGAN KAYA & MISKIN

Mengapa Ummat Islam


Sekarang Mengalami
Keterpurukan?

..... Marilah Kita


Mengkajinya secara Lebih
Mendalam

AWAL PETAKA UMAT ISLAM


Pada 28 Rajab 1342 H/ 3
Maret 1924:
Khilafah Islamiyyah
dibubarkan oleh Musthafa
Kemal atas dukungan Inggris
dan negara-negara Kafir
Penjajah

AWAL PETAKA UMAT ISLAM

AWAL PETAKA UMAT ISLAM

AWAL PETAKA UMAT ISLAM

The situation now is that Turkey is


dead and will never rise again,
because we have destroyed its moral
strength, the Caliphate and Islam.
(Keadaan sekarang adalah bahwa
Turki telah dihancurkan dan tidak
akan bangkit kembali, karena kita
telah menghancurkan jantung
kekuatan moralnya: Khilafah dan
Islam.)

Lord Curzon (1859-1925)


Menteri Luar Negeri Inggris

WILAYAH KEKHALIFAHAN ISLAM, 622-750

KINI WILAYAHNYA DIPECAH-BELAH

Wilayahnya dikerat-kerat menjadi


negara-negara kecil yang lemah, saling
tak peduli, bahkan saling bermusuhan
atas dasar nasionalisme.

DITERAPKAN HUKUM KUFUR


Di negeri-negeri kaum Muslimin itu pun
diterapkan sistem dan hukum kufur,
baik hukum peninggalan negara
penjajah maupun yang dibuat oleh
lembaga legislatif.

WILAYAH YANG SUDAH TERPECAH BELAH ITU DIKUASAI PARA


PENGUASA AGEN DAN KAKI TANGAN NEGARA-NEGARA KAFIR
PENJAJAH

DOSA-DOSA
BESAR UMAT
ISLAM

KEMAKSIYATAN TERBESAR
UMMAT INI ADALAH DITINGGALKANNYA
SYARIAT ISLAM DAN DITERAPKANNYA

SISTEM DEMOKRASI
YANG MENEMPATKAN MANUSIA SEBAGAI
PENGGANTI ALLAH SWT

Mereka menjadikan orang-orang alim dan


rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain
Allah (TQS at- Taubah [9]: 31)

Berkaitan dengan ayat di atas, Imam at-Tirmidzi telah


menuturkan riwayat dari jalan Adi bin Hatim yang
mengatakan:
Aku pernah datang kepada Nabi saw., sementara di leherku
tergantung salib yang terbuat dari emas. Nabi saw. Lalu
bersabda, Wahai Adi, campakkan berhala itu dari tubuhmu.
Aku kemudian mendengar Beliau membaca surat at-Taubah
(yang artinya): Mereka menjadikan orang-orang alim mereka
dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah. (TQS atTaubah [9]: 31). Beliau selanjutnya bersabda, Adapun bahwa
mereka tidak menyembah orang-orang alim dan para rahib
mereka (itu memang benar). Akan tetapi, mereka itu, jika
orang alim dan rahib mereka menghalalkan sesuatu, mereka
pun menghalalkannya, dan jika orang alim dan rahib itu
mengharamkan sesuatu, mereka pun haramkan sesuatu itu.



Menetapkan hukum hanya hak Allah. Dia telah
memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain
Dia. (QS Yusuf [12]: 40)

Allah SWT berfirman:






Kemudian Kami jadikan kamu berada di
atas suatu syariat (peraturan) dari urusan
(agama) itu, maka ikutilah syariat itu dan
janganlah kamu ikuti hawa nafsu orangorang yang tidak mengetahui
(QS. Al-Jaatsiyah: 18)

Allah SWT berfirman:







Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al
Kitab dan ingkar terhadap sebahagian yang
lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat
demikian daripadamu, melainkan kenistaan
dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat
mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat
berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu
perbuat (QS. Al Baqarah: 85)

Menurut Taqiyuddin An-Nabhani dalam Nizhm alIslm:


(Islam merupakan) agama yang diturunkan Allah swt.
kepada Muhammad saw. untuk mengatur hubungan
manusia dengan Tuhannya, dirinya sendiri, dan
sesama manusia. Hubungan manusia dengan Tuhannya
meliputi masalah aqidah (keyakinan/ keimanan) dan
ibadah. Hubungan manusia dengan dirinya sendiri
meliputi akhlaq, makanan-minuman (yang
dikonsumsinya), dan pakaian yang dikenakannya.
Adapun hubungan manusia dengan sesamanya meliputi
muamalah dan uqubat (hukum pidana/ sanksi).

SUDAHKAH
DIAMALKAN

SELURUHNYA?

DIMENSI I & II
Sudah diamalkan
oleh Ummat Islam
Walau masih ada
yang meninggalkan

DIMENSI III
Tidak dapat
diamalkan oleh
Ummat Islam
Bukan karena tidak
mau mengamalkan

MENGAPA?

Amal ibadah dimensi


berapa yang lebih
banyak
menghabiskan waktu
kehidupan kita?

Allah Swt
Dirinya
Sendiri

Aqidah
Ibadah
Makanan

Tanpa Khilafah:
Sebagian Besar Hukum Islam
Terlantar
Dilaksanakan
oleh individu

Pakaian
Akhlak
Sistem
Pemerintahan

Interaksi
Manusia

Sistem Ekonomi
Muamalat

Sistem Pergaulan
Politik pendidikan

Sesama
Manusia

Politik Luar negeri

Sebagian bisa
dilaksanakan
individu,
sebagian besar
lainnya harus
dilaksanakan
oleh negara

Hudud
Uqubat
(sanksi
hukum)

Jinayat
Tazir
Mukhalafat

Dilaksanakan
oleh negara

CAKUPAN ISLAM
Dimensi III mencakup Sebagian
Besar dari Syariat Islam
Sedangkan Dimensi I dan II hanya
sebagian kecilnya
Jadi sebagian besar syariah Islam
tidak diamalkan ...
Dimensi I
Dimensi II

Dimensi III

BAGAIMANA CARA
MENGAMALKAN AYAT INI?







Hai orang-orang yang beriman,
diwajibkan atas kamu berpuasa
sebagaimana diwajibkan atas orang-orang
sebelum kamu agar kamu bertakwa
(QS. Al-Baqarah: 183)

BAGAIMANA CARA
MENGAMALKAN AYAT INI?






Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan
atas kamu qishaash berkenaan dengan
orang-orang yang dibunuh
(QS. Al-Baqarah: 178)

PENGAMALAN DIMENSI III


MEMERLUKAN SEBUAH NEGARA


Hai orang-orang yang beriman, taatilah
Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri
di antara kamu
(QS. An-Nisa: 59)

SELURUH UMMAT ISLAM BERDOSA


Dosa yang muncul karena Syariah Islam dimensi III tidak
diamalkan

DOSA/KEMAKSIYATAN BESAR.
DOSA YANG BERASAL DARI FARDHU
KIFAYAH YANG TIDAK DIAMALKAN
Padahal FARDHU KIFAYAH MENCAKUP
SEBAGIAN BESAR dari Syariat Islam
Sedangkan FARDHU AIN HANYA sebagian
kecil

JIKA ADA PENCURIAN,


SIAPAKAH YANG BERDOSA ?
Umat Islam Seluruhnya Berdosa
Mengapa ?

Seruan kepada kaum muslimin

Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah


tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka
kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. dan Allah Maha Perkasa lagi
Maha Bijaksana (QS. Al Maidah: 38)

JIKA ADA PEMBUNUHAN,


SIAPAKAH YG BERDOSA?
Umat Islam Seluruhnya Berdosa
Mengapa ?
Seruan kepada kaum muslimin

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu


qishaash berkenaan dengan orang-orang yang
dibunuh; (QS. Al Baqarah: 178)

JIKA ADA YANG BERZINA,


SIAPAKAH YG BERDOSA?
Umat Islam Seluruhnya Berdosa
Mengapa ?
Seruan kepada kaum muslimin



Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka
deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera,
(QS. An nuur: 2)

KETIKA HUKUM-HUKUM ALLAH DIABAIKAN


Berapa banyak dosa yang harus diterima secara
otomatis oleh orang-orang Islam ketika terjadi
pencurian, pembunuhan, perzinahan, dan
maksiyat lainnya sementara para pelaku maksiyat
itu tidak dihukum dengan hukum Allah SWT?
Sanggupkah orang-orang Islam ini menerima azab
Allah di akhirat kelak ketika dosa-dosa mereka
ternyata lebih banyak daripada amal sholeh
mereka?

Dan adapun orang-orang yang


berat timbangan (kebaikan)nya,
maka dia berada dalam
kehidupan yang memuaskan. Dan
adapun orang-orang yang ringan
timbangan (kebaikan)nya, maka
tempat kembalinya adalah neraka
Hawiyah. Tahukah kamu Apakah
neraka Hawiyah itu? (yaitu) api
yang sangat panas.
(TQS Al Qaariah, 101:6-11)

SIKSA NERAKA PALING RINGAN




"Sesungguhnya penghuni neraka yang paling ringan siksanya
adalah seseorang memiliki dua sandal dan dua tali sandal
dari api neraka, seketika otaknya mendidih karena panasnya
sandal tersebut sebagaimana kuali mendidih. Orang tersebut
merasa bahwa tak ada seorang pun yang siksanya lebih pedih
daripadanya, padahal siksanya adalah yang paling ringan di
antara mereka." (HR. Muslim)

Bagaimana jika
Dimensi III diamalkan oleh individu
atau kelompok?

Tidak bisa !!!


Hukumnya haram!
Hanya negara yang wajib
melaksanakannya!
Lantas bagaimana?

Hadits dari Ab Umamah riwayat ath-Thabrni di


dalam al-Kabir, Rasulullah saw. bersabda:

Sesungguhnya Allah berfirman, Siapa saja yang


menghinakan kekasih-Ku berarti ia telah terang-terangan
memusuhi-Ku. Wahai anak Adam, engkau tidak akan
memperoleh apa yang ada di sisi-Ku kecuali dengan
melaksanakan apa yang Aku wajibkan kepadamu...

KEWAJIBAN
MENEGAKKAN
KHILAFAH

APA ITU KHILAFAH?


Kepemimpinan umum bagi seluruh kaum
muslim di dunia, guna menerapkan hukumhukum syara, dan mengemban dakwah
Islamiyyah ke seluruh alam.
[Hizbut Tahrir, Al-Khilafah, hlm 1. Lihat juga Qodhiy AnNabhaani, Muqoddimah Ad-Dustur, hlm 118, dan AsySyakhshiyyah Al-Islamiyyah, juz 2 hlm 6]

Imam An-Nawawi dalam kitabnya


Al-Majmu Syarhu-l-Muhadzdzab mengatakan:

Al-Imamah, Al-Khilafah, dan Imarotul


Mukminin adalah sinonim.
[An-Nawawi, Al-Majmu Syarh Al-Muhadzdzab, juz 19 hlm 191]

DALIL DARI AL-QURAN


Hai orang-orang yang beriman, taatilah
Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri
di antara kamu
(QS. An-Nisa: 59)

DALIL DARI AL-QURAN




"Maka putuskanlah perkara mereka menurut
apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu
mengikuti hawa nafsu mereka dengan
meninggalkan kebenaran yang telah datang
kepadamu." (QS. Al Maidah [5] : 48)

DALIL DARI AL-QURAN







" Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah
Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu
berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia
kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu
benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang
demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
(QS. An Nisa [4] : 59)

DALIL DARI AS-SUNNAH


Imam Muslim telah meriwayatkan dari Abi Hazim, ia berkata : aku mengikuti mejelis
Abu Hurairah selama lima tahun, dan aku mendengar ia menyampaikan hadits dari Nabi
saw, Beliau pernah bersabda:


Dahulu Bani Israel diurusi dan dipelihara oleh para nabi, setiap kali seorang nabi
meninggal digantikan oleh nabi yang lain, dan sesungguhnya tidak ada nabi sesudahku,
dan akan ada para Khalifah, dan mereka banyak, para sahabat bertanya : lalu apa yang
engkau perintahkan kepada kami? Nabi bersabda : penuhilah baiat yang pertama dan
yang pertama, berikanlah kepada mereka hak mereka, dan sesungguhnya Allah akan
meminta pertanggung-jawaban mereka atas apa yang mereka diminta untuk mengatur
dan memeliharanya. (HR. Muslim)

DALIL DARI AS-SUNNAH


Telah diriwayatkan dari Nafi, ia berkata : Abdullah bin Umar telah
berkata kepadaku : aku mendengar Rasulullah saw pernah
bersabda:

Siapa saja yang melepaskan tangan dari ketaatan, ia akan


menjumpai Allah pada hari kiamat kelak tanpa memiliki hujah, dan
siapa saja yang mati sedang di pundaknya tidak terdapat baiat,
maka ia mati seperti kematian jahiliyah (HR. Muslim)

IJMA SAHABAT

Telah nampak jelas penegasan ijmak sahabat terhadap wajibnya pengangkatan Khalifah
dari penundaan pengebumian jenazah Rasulullah saw, lalu mereka lebih menyibukkan diri
untuk mengangkat Khalifah (pengganti) Beliau. Sementara mengebumikan jenazah setelah
kematiannya adalah wajib.
Para sahabat adalah pihak yang berkewajiban mengurus jenazah Rasul saw dan
mengebumikannya, sebagian dari mereka lebih menyibukkan diri untuk mengangkat
Khalifah, sementara sebagian yang lain diam saja atas hal itu dan mereka ikut serta dalam
penundaan pengebumian jenazah Rasul saw sampai dua malam. Padahal mereka mampu
mengingkarinya dan mampu mengebumikan jenazah Rasul saw.
Rasul saw wafat pada waktu dhuha hari Senin, lalu disemayamkan dan belum
dikebumikan selama malam Selasa, dan Selasa siang saat Abu Bakar dibaiat. Kemudian
jenazah Rasul dikebumikan pada tengah malam, malam Rabu. Jadi pengebumian itu
ditunda selama dua malam dan Abu Bakar dibaiat terlebih dahulu sebelum pengebumian
jenazah Rasul saw. Maka realita tersebut merupakan ijmak sahabat untuk lebih
menyibukkkan diri mengangkat Khalifah dari pada mengebumikan jenazah. Hal itu tidak
akan terjadi kecuali bahwa mengangkat Khalifah lebih wajib daripada mengebumikan
jenazah.

IJMA SAHABAT
Apa yang dilakukan Umar ra. adalah berwasiat kepada ahlusy-syura dan
memberi mereka masa jeda (jelang waktu) selama tiga hari untuk
memilih khalifah penggantinya. Bahkan Umar ra. berwasiat bahwa jika
dalam tiga hari khalifah belum disepakati, maka orang yang menentang
hendaklah dibunuh. Umar ra. juga mewakilkan kepada lima puluh orang
dari kaum Muslim Anshar untuk melaksanakan itu, yaitu membunuh
orang yang menentang khalifah terpilih. Padahal mereka semua
adalah ahlusy-syura dan para Sahabat senior. Semua itu dilihat dan
didengar langsung oleh para Sahabat dan tidak terdapat satu riwayat pun
bahwa ada seorang dari mereka menentang atau mengingkari ketetapan
Umar ra. ini. Dengan demikian, menjadi Ijmak Sahabat bahwa kaum
Muslim tidak boleh kosong dari khalifah lebih dari tiga hari. Ijmak
Sahabat adalah dalil syariah, sebagaimana al-Quran dan as-Sunnah.
(Hizbut Tahrir, Ajhizah Dawlah al-Khilfah, hlm. 27)

IJMA SAHABAT
Imam Ibnu Hajar Al Haitami berkata:
Ketahuilah juga, bahwa para shahabat -semoga Allah
meridhai mereka- telah bersepakat bahwa mengangkat
seorang imam (khalifah) setelah berakhirnya zaman
kenabian adalah wajib, bahkan mereka menjadikannya
sebagai kewajiban paling penting ketika mereka
menyibukkan diri dengan kewajiban itu dengan
meninggalkan kewajiban menguburkan jenazah
Rasulullah SAW.
(Ibnu Hajar Al Haitami, As Shawaiqul Muhriqah, hlm. 7).

PANDANGAN PARA ULAMA


TENTANG KHILAFAH

Suatu keharusan bagi umat adanya Imam


(Khalifah) yang menegakkan agama dan yang
menolong sunnah serta yang memberikan hak
bagi orang yang dizalimi serta menunaikan
hak dan menempatkan hal tersebut pada
tempatnya. Saya menyatakan bahwa
mengurus (untuk mewujudkan) Imamah itu
adalah fardhu kifayah.
(Imam an-Nawawi, Rawdhah ath-Thlibn wa
Umdah al-Muftin, III/433)

Imam Fakhruddin ar-Razi, penulis kitab Manqib asy-Syfii, ketika


menjelaskan QS al-Maidah ayat 38:
Para Mutakallimin ber-hujjah dengan ayat ini bahwa wajib atas
umat untuk mengangkat seorang imam (khalifah) yang spesifik
untuk mereka. Dalilnya adalah bahwa Allah Swt. mewajibkan di
dalam ayat ini untuk menegakkan had atas pencuri dan pelaku
zinaSungguh, umat telah sepakat bahwa tidak seorang pun dari
rakyat yang boleh menegakkan had atas pelaku kriminal tersebut,
bahkan mereka telah sepakat bahwa tidak boleh (haram)
menegakkan had atas orang yang merdeka pelaku kriminal kecuali
oleh imam. Karena itu, ketika taklif tersebut sifatnya pasti (jzim)
dan tidak mungkin keluar dari ikatan taklif ini kecuali dengan
adanya imam (khalifah), dan ketika kewajiban itu tidak tertunaikan
kecuali dengan sesuatu, dan itu masih dalam batas kemampuan
mukallaf maka (adanya) imam (khalifah) adalah wajib.

dan karena sesungguhnya mengangkat imam agung itu


adalah fardhu. Tidak ada perbedaan pendapat diantara ahlul
haq mengenai masalah ini. Perbedaan sebagian kelompok
Qadariyyah sama sekali tidak perlu diperhatikan, berdasarkan
ijma' shahabat ra atas perkara itu, serta kebutuhan terhadap
imam yang agung tersebut; serta demi keterikatan dengan
hukum; dan untuk menyelamatkan orang yang didzalimi dari
orang yang dzalim; memutuskan perselisihan yang menjadi
sumber kerusakan, dan kemaslahatan-kemaslahatan lain yang
tidak akan terwujud kecuali dengan adanya imam
[Imam 'Alauddin Al-Kassani Al Hanafi, Bada'iush Shanai' fii
Tartibis Syarai', juz 14 hal. 406]

Imam Ibn Katsir, ketika menjelaskan QS al-Baqarah


ayat 30:
Sesungguhnya al-Qurthubi dan yang lain berdalil
berdasarkan ayat ini atas wajibnya mengangkat
khalifah untuk menyelesaikan perselisihan yang
terjadi di antara manusia, memutuskan
pertentangan mereka, menolong orang yang
dizalimi dari yang menzalimi, menegakkan
hudud, mengenyahkan kemungkaran, dan
sebagainya yang merupakan hal-hal penting yang
memang tidak mungkin ditegakkan kecuali dengan
adanya Imam (Khalifah).

Imam al-Qurthubi, ketika menjelaskan QS alBaqarah ayat 30:


Ayat ini adalah pokok (yang menegaskan) mengenai
pengangkatan imam dan khalifah untuk didengar
dan ditaati, untuk menyatukan pendapat serta
melaksanakanmelalui Khalifahhukum-hukum
tentang khalifah. Tidak ada perbedaan tentang
wajibnya hal tersebut di antara umat, tidak pula di
antara para imam kecuali apa yang diriwayatkan
dari al-Asham.

Al-Hashkifi al-Hanafi berkata:


Menegakkan Khilafah merupakan
kewajiban yang paling penting. Oleh
karena itu, para Sahabat Nabi
saw. mendahulukan kewajiban ini atas
pemakaman jenazah pemilik mukjizat
(Rasulullah saw.)
(Al-Hashkifi, ad-Durr al-Mukhtr, hlm. 75).

Tidak ada perbedaan


(menurut ashb kita) antara
wajib ain dan wajib kifayah,
dari sisi kewajiban
(Imam Saifuddin al-Amidi, Al-Ihkm f
Ushl al-Ahkm, I/100)

Hukum fardhu kifayah itu adalah jika fardhu


kifayah tersebut telah dikerjakan oleh siapa
saja yang memiliki kifyah maka akan
gugurlah beban atas orang tersebut dan juga
bagi yang lain. Setiap orang dari kaum
Muslim yang tidak memiliki uzur, jika mereka
meninggalkannya, adalah berdosa meski
mereka tidak tahu.
(Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz al-Malibari,
Fath al-Mun, IV/206)

TESTIMONI ULAMA
KH Syahrir Nuhun Lc M Th I
http://www.youtube.com/watch?v=2M6ZzczvokY

UPAYA
MENGGUGURKAN
DOSA-DOSA UMMAT
DAN MENGAKHIRI
PENDERITAAN UMMAT

CARA MENGGUGURKAN
Dosa karena dimensi III tidak diamalkan

Sesungguhnya Allah telah mengabaikan


(mengampuni dosa) dari umatku kesalahan (yang
tidak disengaja), kelupaan, dan keterpaksaan.
(HR Ibn Hibban dan Ibn Majah).

DOSA ini HANYA AKAN


DITULISKAN kepada
Ummat islam yang
hanya DIAM
TIDAK MAU
BERUSAHA

Wajib adanya AMALAN


DAKWAH secara sungguhsungguh...
yang tujuan utamanya adalah
untuk mengamalkan seluruh
Syariat Islam
yaitu dengan menegakkan

Khilafah Islamiyah

KHILAFAH:
SEBENTAR LAGI, INSYA ALLAH

Di tengah-tengah kalian sedang berlangsung zaman kenabian. Selama Allah


berkehendak, ia akan tetap ada. Kemudian Dia mengakhirinya, jika Dia berkehendak
untuk mengakhirinya.

Kemudian ada zaman Khilafah yang mengikuti metode kenabian. Maka, dengan
kehendak Allah, ia akan tetap ada. Kemudian Dia pun mengakhirinya, jika Allah
berkehendak untuk mengakhirinya.
Kemudian akan ada para penguasa yang menggigit. Dengan kehendak Allah, ia pun
tetap ada, kemudian Dia pun mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk
mengakhirinya.

Kemudian akan ada para penguasa diktator. Dengan kehendak Allah, ia pun tetap
ada, kemudian Dia pun mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya.

Kemudian akan ada khilafah yang mengikuti tuntunan kenabian. Setelah itu, beliau
diam. (Hr. Ahmad dalam Musnad-nya, dimana semua perawinya adalah tsiqqat)

Masa al-Nubuwwah, kenabian, telah berlalu ketika Rasulullah saw


berpulang.
Masa khilfah al minhj al-nubuwwah adalah khilafah yang benarbenar mengikuti jalan kenabian. Inilah masa al-khulaf` al-rsyidn,
yakni Khalifah Abu Bakar, Umar bin al-Khaththab, Utsman bin Affan,
dan Ali bin Abi Thalib.
Masa mulk*an+ dhdh*an+, kekuasaan yang menggigit. Artinya,
kekuasaan digigit oleh para penguasa itu dan tidak dilepaskan dari
keluarganya. Kekuasaan itu diturunkan kepada keluarganya seperti
warisan. Ini adalah masa Khilafah Umawiyyah, Khilafah Abassiyyah,
dan Khilafah Utsmaniyyah.

Masa mulk[an] jabriyyah, kekuasaan diktator. Ini adalah kekuasan


para penguasa di negeri Islam pasca runtuhnya khilafah
Utsmaniyyah. Para penguasa itu bersikap tiran dan diktator, tidak
berpedoman kepada syariah. Bahkan, menentang syariah dan
memusuhi pejuangnya. Masa inilah yang kini sedang berlangsung.
Masa khilfah ala minhaj al-nubuwwah. Ini adalah kembalinya
khilafah yang mengikuti metode dan jalan kenabian. Masa ini akan
terjadi setelah masa berakhirnya kekuasaan diktator.
Insya Allah masa ini akan segera terjadi. Sebab, para penguasa
diktator telah jatuh satu persatu.

KERETA TERAKHIR

FILM ILAMATA 2013


http://www.youtube.com/watch?v=5eCPLxY02mw

BERGABUNG DAN BERJUANGLAH


BERSAMA KAMI

PERUBAHAAN BESAR DUNIA


MENUJU KHILAFAH
Gelora Bung Karno Senayan
Jakarta 2 Juni 2013

FILM HADIRILAH MUKTAMAR KHILAFAH 2013


www.youtube.com/watch?v=omCXnBIh2Js

UPAYA MEWUJUDKAN OPINI UMUM DAN


MEMPERSIAPKAN SUASANA NUSHRAH

Kesempatan kita untuk taat pada syariah


dan bergiat dalam dakwah hanya selama
hidup di dunia. Setelah mati, tidak ada
lagi kesempatan.

KESEMPATAN KITA
SUNGGUH HANYA
SEKALI INI

Kita pasti mati, maka gunakan


kesempatan yang ada dengan sebaikbaiknya sebelum semua berakhir dan
tinggallah penyesalan.

JANGAN
DITUNDA-TUNDA

Sesal dahulu pendapatan, sesal


kemudian setelah tiba di akhirat tidak
ada gunanya.

Bukankah kita tak hendak menyesal


nanti? So, hurry up brothers/sisters in
Islam