Anda di halaman 1dari 2

Setting Load Balancing Webserver

menggunakan NGINX
Dalam artikel ini, kami akan membahas bagaimana melakukan setting load balancing antara
2 buah webserver. Menggunakan sebuah gateway yang dibangun dengan Nginx pada Linux
CentOS.

Maka, tentunya yang harus disiapkan adalah 2 buah webserver, bisa Apache/Nginx, dan 1
buah server khusus untuk gateway yang menggunakan Nginx.
Untuk setting 2 webserver, anda setting saja seperti biasa sesuai kebutuhan. Kurang lebih
seperti Tutorial Konfigurasi Service di VPS berikut. Usahakan agar keduanya bisa melakukan
transfer data melalui RSYNC, seperti Tutorial Transfer File antar Server dengan SCP&RSYNC
berikut.
Adapun untuk setting server gateway berbasis Nginx, berikut langkah-langkahnya:
1. Setting konfigurasi dari package NginX
# nano /etc/yum.repos.d/nginx.repo
Isikan:
[nginx]
name=nginx repo
baseurl=http://nginx.org/packages/centos/$releasever/$basearch/
gpgcheck=0
enabled=1
Ganti variabel $releasever dengan versi centos yang digunakan, 5 atau 6. Kemudian Save
2. Install NginX.
# yum install nginx

3. Setting server gateway agar dapat menerima 2 webserver anda.


# nano /etc/nginx/conf.d/namadomain.com.conf
Isikan:
upstream balance {
server ipwebserver1;
server ipwebserver2;
}
server {
listen 80;
server_name namadomain.com www.namadomain.com;
location / {
proxy_pass http://balance;
}
}
4. Restart server Gateway anda.
# /etc/init.d/nginx restart
5. load balancing antara webserver-webserver anda sekarang sudah berjalan. Sebelum
menjalankan NginX, pastikan tidak ada service webserver lain (Apache misalnya) yang
sedang berjalan. Selamat mencoba..