Anda di halaman 1dari 13

Sesi 11

GUGATAN DAN SANGGAHAN


DALAM KAITAN DENGAN
PROSES PENAGIHAN

Pengantar
1. Keberatan
Upaya
Hukum
oleh WP

4. Peninjauan
Kembali
3. Gugatan

Pengadilan
Pajak

DJP

Upaya Hukum
oleh Pihak
Ketiga

2. Banding

Sanggahan

Mahkamah
Agung

Dasar Hukum dan Pengertian


Dasar Hukum
Gugatan dan Sanggahan

Gugatan

Sanggahan

Pasal 23 ayat (2) UU KUP

Diajukan ke
Badan Peradilan
Pajak

Pasal 37 ayat (1) UU PPSP

Diajukan ke
Pengadilan
Negeri

Pengertian

Pengadilan Pajak

Sengketa Pajak

Gugatan atau
Sanggahan
Keputusan

Adalah badan peradilan yang melaksanakan kekuasaan


kehakiman bagi WP atau PP yang mencari keadilan terhadap
Sengketa pajak
sengketa yang timbul dalam bidang perpajakan antara WP atau
PP dengan pejabat yang berwenang sebagai akibat
dikeluarkannya keputusan yang dapat diajukan Banding atau
Gugatan kepada Pengadilan Pajak berdasarkan peratutan
perundang-undangan perpajakan, termasuk gugatan atas
pelaksanaan penagihan berdasrkan UU PPSP
Upaya hukum terhadap pelaksanaan penagihan pajak atau
kepemilikan barang sebagaimana diatur dalam peraturan
perundang-undangan yang bersangkutan
Keputusan adalah suatu penetapan tertulis dibidang perpajakan
yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang bedasarkan
peraturan perundang-undangan perpajakan dan dalam rangka
pelaksanaan UU Penagihan Pajak dengan Surat Paksa.

GUGATAN

Obyek Gugatan
a.
a. Pelaksanaan
-SP
-SPMP
-Pengumuman Lelang

Ps. 23 ayat (2)


UU KUP

Ps. 34 ayat (3)


UU PPSP

b. Keputusan Pencegahan
c. Keputusan terkait
pelaksanaan keputusan
perpajakan selain Ps 25
(1) dan 26
d. Penerbitan skp atau SK
Keberatan yang tidak
sesuai prosedur

Pelaksanaan
Penyanderaan

Ps. 37
ayat (1)
UU PPSP

Hanya
dapat
diajukan
pada

Badan
Peradilan
Pajak
Ps. 2 UU
14/2002

Pengadilan
Pajak
Pengadilan
Negeri

Syarat Gugatan

Pasal 40 UU 14 th 2002
Syarat :
a. Diajukan secara terulis dalam Bahasa Indonesia kepada Pengadilan
Pajak
b. Jangka waktu pengajuan gugatan terhadap pelaksanaan penagihan
pajak adalah 14 hari sejak tanggal pelaksanaan penagihan
c. Jangka waktu sebagaimana diatas tidak mengikat apabila terjadi
keadaan di luar kekuasaan
d. Perpanjanagan jangka waktu selama 14 hari terhitung sejak
berakhirnya keadaan di luar kekuasaan
e. Terhadap satu pelaksanaan penagihan diajukan satu gugatan

Jangka Waktu Pengajuan


Gugatan
Sejak Pemberitahuan SP
kepada PP

Surat Paksa

SPMP

Pengumuman
Lelang

14
hari

Sejak pembuatan BAPS

Pengumuman Lelang

Karakteristik
Gugatan
Diajukan oleh Penggugat, ahli waris, seorang
pengurus, kuasa hukum

Gugatan

Dapat diajukan surat pernyataan pencabutan


kepada Pengadilan Pajak kemudian dihapus
dari daftar sengketa dengan :
-penetapan Ketua bila diajukan sebelum
sidang
-putusan Majelis/ Hakim Tunggal melalui
pemeriksaan bila diajukan setelah sidang
Tidak menunda atau menghalangi penagihan
dan kewajiban perpajakan

Putusan Pengadilan Pajak merupakan


putusan akhir dan mempunyai kekuatan
hukum tetap

Tidak dapat
diajukan lagi

Kecuali ada
permohonan
dari PP dan
dikabulkan

Ps 77 ayat (3) :
Dapat mengajukan Peninjauan
Kembali kepada MA

Ganti Rugi
Ps 37 ayat (2) UU PPSP

Pemulihan
nama baik

Gugatan
dikabulkan

Gugatan
pelaksanaan
Penyanderaan
dikabulkan

WP dapat
meminta

Ganti Rugi

Maksimal Rp 5 juta,
(dapat diubah
dengan Keputusan
Menteri Keuangan

Rehabilitasi
WP dapat
meminta

Ganti Rugi

Rp 100.000/hari
untuk masa
penyanderaan yang
dijalani

Gugatan yang Diajukan ke


Selain Pengadilan Pajak

Yang diajukan sebelum


1 Januari 1998
(sebelum Pengadilan
Pajak terbentuk

Diselesaikan badan peradilan


yang bersangkutan

Sanggahan

Obyek Sanggahan
Ps. 37 ayat (1)
UU PPSP

Sanggahan Pihak Ketiga


terhadap kepemilikan
barang yang disita

Pengadilan
Negeri

Syarat Sanggahan
dilakukan oleh pihak ketiga terhadap kepemilikan barang yang disita
syarat :
a. Hanya dapat dijaukan kepada Pengadilan Negeri
b. Pengadilan Negeri yang menerima surat sanggahan memberitahukan secara tertulis
kepada Pejabat
c. Pejabat menangguhkan pelaksanaan penagihan hanya tehadap barang yang disanggah
kepemilikannya sejak menerima pemberitahuan dari Pengadilan Negeri tersebut
d. Tidak dapat diajukan setelah lelang dilaksanakan