Anda di halaman 1dari 3

Macam pemeriksaan teknik imunologi:

Radioimmunoassay (RIA)
Immunohistochemistry
Imunofluoresense
Enzyme-linked Immunosorbent Assayadalah
suatu teknik biokimia yang terutamadigunakan dalam bidang imunologi untukmendeteksi
kehadiran antibodi atau antigendalam suatu sampel

1. Radioimmunoassay (RIA)
Radioimmunoassay pertama kali dikembangkanoleh Rosalyn Yalow(1921-) dan Solomon A.Berson (19181972) dari amerika serikat,pertama kalimereka bekerja untuk mempelajaritentang hormon khusunya
insulin yaituhormonyang mengatur kadar gula dalam darah.
Radioimmunoassay adalah teknik nuklir yangbanyak digunakan untuk mengetahui konsentrasihormon.
Pengujian ini menggunakan antibodiyang spesifik untuk hormon sebagai proteinterikat
Prinsip ria

Prisip dasar dari radioimmunoassay ini adalah reaksiantara antigen dan antibody di dalam
reaksinya ini yang utama adalah sifat kekhususannya, sebuah antigent yang

bereaksi dengan antibody yang spesifik untuknya dantidak mengadakan reaksi silang (
cross reaction dengantipe antigent yang sama.

Bahan pereksi dalam radioimmunoassay ialah antigenradioaktif dan antibody spesifik.

Dasar kerja RIA adalah Untuk mengetahui perbandingankonsentrasi antibody yang terdapat
pada bagian dalamtabung dan antigen yang terdapat didalam sampel denganmenggunakan
radio aktif.

Persaingan konsentrasi antigen sampel dapat ditentukan dari reaksi reduksi pengikatan
konsentrasi antigen dari antibody yang terdapat pada bagian dalam tabung.

2. Immunohistochemistry

Immunohistochemistry (IHC) mengkombinasikanteknik histologi, imunologi dan biokimia

dentifikasi komponen jaringan tertentu dg reaksispesifik Ag atau Ab yang dapat divisualisasikandg


penempelan label

Ab mengikat Ag secara spesifik

Menunjukkan lokasi tertentu sel atau proteinpada jaringan/ organ di preparat/ slide

Dapat digunakan untuk mengidentifikasi proses-proses selular dalam jaringan/organ, cth


:apoptosis

3. Imunofluoresense
Metode imunologi (pengikatan spesifikantigen-antibodi) dengan studi penandafluorescent
dikombinasikan dengan antigenprotein spesifik dalam metode distribusiintraseluler. Ditempatkan
sebagai fluoresceinfluoresensi terdeteksi dalam mikroskopfluoresensi, lokalisasi demikian
selulerantigen.
Prinsip

Sitokimia imunofluoresensi didasarkan pada prinsip reaksiantigen-antibodi, yang pertama


dikenal antigen atau antibodi berlabel penanda fluorescent fluorescein dibuat,dan kemudian
antibodi fluorescent (atau antigen) sebagaiprobe molekul dalam sel atau pemeriksaan
jaringanantigen yang sesuai (atau antibodi)

Dalam sel atau jaringan kompleks antigen-antibodi yangdibentuk pada mengandung fluorescein
mikroskopfluoresensi spesimen fluoresensi dengan penyinaranmenggunakan sinar eksitasi
bersinar terang fluoresensi(kuning-hijau atau oranye), fluoresensi dapat dilihat dimana sel-sel
atau jaringan , untuk menentukan sifatantigen atau antibodi, positioning, dan konten
ditentukandengan menggunakan teknik kuantitatif

Metode
1. Direct Imunofluoresense

Ab dilabel dg marker fluorescent _ Ab secara langsungdiberikan pada jaringan yg diinginkan


2. Indirect immunoflouresense
Menggunakan Ab yg tdk berlabel thd Ag yg diuji denganAb sekunder yang berlabel (yang
berikatan spesifik dgAb pertama)

Semakin banyak ikatan Ab sekunder sinyal floresensemakin meningkat

4. Enzyme-linked Immunosorbent Assayadalah


suatu teknik biokimia yang terutamadigunakan dalam bidang imunologi untukmendeteksi kehadiran
antibodi atau antigendalam suatu sampel

prinsipPrinsip menggunakan reaksi perubahanwarna(Colorimetric assay)

Enzim yg ditambahkan akan bereaksi dengansubstrat memproduksi produk yg berubahwarna

Metode
Teknik Kualitatif
adalah Berdasarkan bahwatiap antibodi berikatan pada antigen yangspesifik.
Teknik kuantitatif
berdasarkan jumlah ikatanantigen-antibodi yang ditentukan dengannilai absorbansi.

Tipe
Direct
cth. Pada test kehamilan / test pack (hormon hCG)
Indirect
Test HIV (rapid test)
Sandwich

Imunologi merupakan pemeriksaan darahyang bertujuan untuk mendeteksi awaladanya infeksi virus,
mempekirakan statusimun dan pemantauan respon pascavaksinasi