Anda di halaman 1dari 26

Problem Based Learning (PBL)

Manufaktur Kefarmasian

Saintifikasi Jamu
Kunci Suruh

Kelas A-Kelompok 5

Aisyah Asmi
Ani Putri Ayu S.
Clairine Dione H.
Debora Liudi M.
Nur Farida A.
Nurul Eka W.
Tita Alvinda K.
Lia Yunita
Riska Rovitasari
Rohman Hadi
M. Asyraf

051111093
051111095
051111097
051111099
051111103
051111105
051111107
051111111
051111115
051111117
051111135

Latar Belakang

Jamu (herbal medicine)


sebagai salah satu
bentuk pengobatan
tradisional, memegang
peranan penting dalam
pengobatan penduduk
di negara berkembang.

Jamu banyak
dimanfaatkan oleh
kaum wanita untuk
berbagai hal, antara lain
untuk menjaga
kesehatan organ
reproduksi salah
satunya untuk
mencegah keputihan.

Jamu kunci suruh telah


digunakan turun
temurun untuk
mengurangi keluhan
keputihan
Untuk dapat
membuktikan manfaat
jamu dengan dosis yang
sesuai maka diperlukan
adanya saintifikasi jamu

Rumusan Masalah

Bagaimana saintifikasi jamu kunci suruh dari


ekstrak tanaman Boesenbergia pandurata (temu
kunci) dan Piper betle (sirih) agar dapat
digunakan sebagai alternatif pengobatan
keputihan pada wanita

Bagaimana membuat formulasi jamu


kunci suruh yang tersaintifikasi sehingga
terbukti khasiat untuk mengatasi
keputihan?

Tujuan
1

Merancang research plan untuk jamu kunci


suruh dan membuat rancangan klinik jamu
dalam upaya saintifikasi jamu kunci suruh.

Membuat formulasi jamu kunci suruh dari ekstrak


tanaman Boesenbergia pandurata (temu kunci) dan
Piper betle (sirih) agar dapat digunakan sebagai
alternatif pengobatan keputihan pada wanita

Temu kunci (Boensenbergiae pandurata)


Suku
Marga
Jenis

: Zingiberaceae
: Boesenbergia
: Boesenbergia pandurata (Roxb.) Schlect
Kandungan

Khasiat

Minyak atsiri (osinem,


geraniol)

Berkhasiat sebagai antibakteri, anti


fungi

Pinostrobin

Berkhasiat sebagai anti oksidan

Pinocembrin

Berkhasiat sebagai anti oksidan

Panduratin A

Berkhasiat sebagai anti kanker, antiHIV, anti-inflamasi

Chalcone

Berkhasiat sebagai beta laktamase


inhibitor, anti bakteri

Sirih (Piper betle )


Suku
Marga
Jenis
Kandungan
Allylpyrocatechol (APC)

: Diperaceae
: Piper
: Piper betle L.
Khasiat
Berkhasiat sebagai antibakteri anti
jamur, anti ulcer, antiinflamasi,
antialergi, pereda nyeri

Hydroxychavicol (HC)

Berkhasiat sebagai antibakteri anti


jamur, antioksidan, antikanker,
immunomodulator

Minyak atsiri

Berkhasiat sebagai antifilarial,


antioksidan

Chavibetol (CHV)

Berkhasiat sebagai antioksidan

Keputihan
Keputihan (fluor albus) adalah keluarnya
cairan selain darah dari liang vagina diluar
kebiasaan, baik berbau ataupun tidak, serta
rasa gatal setempat.
Fluor albus patologis sering disebabkan oleh
infeksi, 80-90% oleh candida albicans,
(Haryadi, 2011)

Kandungan rimpang Boesenbergia


pandurata (temu kunci)

M.a (osinem,
geraniol)

Berkhasiat sebagai antibakteri,


anti fungi

Pinostrobin

Berkhasiat sebagai anti oksidan

Pinocembrin

Berkhasiat sebagai anti oksidan

Panduratin A

Berkhasiat sebagai anti kanker,


anti-HIV, anti-inflamasi

Chalcone

Berkhasiat sebagai beta


laktamase inhibitor, anti bakteri

Kandungan daun Piper Betle (sirih)

Allylpyrocatechol
(APC)

Berkhasiat sebagai antibakteri


anti jamur, antiulcer,
antiinflamasi, antialergi, pereda
nyeri

hydroxychavicol
(HC)

Berkhasiat sebagai antibakteri


anti jamur, antioksidan,
antikanker, immunomodulator

Minyak atsiri

Berkhasiat sebagai antifilarial,


antioksidan

Chavibetol
(CHV)

Berkhasiat sebagai antioksidan

Keduanya mempunyai khasiat yang sama sebagai


anti bakteri dan anti fungi
Dapat digunakan untuk mengurangi keluhan
keputihan yang disebabkan oleh bakteri dan jamur

Sediaan ekstrak kunci suruh

Ekstrak kunci suruh digunakan di klinik

Dilakukan monitoring terhadap efektifitas dan


efek samping jamu kunci suruh

Organoleptis

Uji lab

Dokter memeriksa gejala


keputihan pasien

Menguji aktifitas

Pasien diminta untuk kembali


memeriksaan diri setelah
mengkonsumsi jamu dalam
jangka waktu tertentu
Pasien berkonsultasi dengan
dokter mengenai khasiat dan
efek samping yang dirasakan

Pembuatan Serbuk Ekstrak Kunci Suruh


Simplisia kering

Rimpang Temu
kunci

Ekstrak Temu kunci

Ekstrak temu kunci


kering

Serbuk ekstrak temu


kunci

Daun Sirih
@Maserasi dengan
etanol 95% selama 7
hari
@ Dikeringkan
dengan rotavapor 550
C

Ekstrak sirih

Ekstrak sirih kering


Ditambah pengering
vivapur 101
perbandingan 1:1,
dioven 500 C 1 jam

Serbuk ekstrak sirih

Pembuatan Produk
Serbuk ekstrak temu
kunci 200 mg

Serbuk ekstrak sirih


250 mg

Aerosil 25 mg

Talk 20 mg

Mg Srearat 5 mg

Campur homogen
lalu Filling ke kapsul

Aerosil
Talk
Mg Srearat

Rancangan Sediaan

ekstraks

kisruh

Khasiat :
mengobati
keluhan
keputihan

Isi : 50 kapsul

Kemasan Sekunder
ekstraks

kisruh

Komposisi : Tiap kapsul


mengandung . mg ekstraks
kunci suruh
Khasiat : Mengobati keluhan
keputihan (flour albus)
Aturan pakai :

ekstraks

kisruh

Khasiat : mengobati keluhan


keputihan (fluor albus)

Komposisi : Tiap kapsul mengandung


. mg ekstraks kunci suruh
Khasiat : Mengobati keluhan
keputihan (flour albus)
Aturan pakai :

Isi : 50 kapsul
No. reg.: POM TR. 102 421 456

ekstraks

kisruh

Khasiat : mengobati keluhan


keputihan (fluor albus)

Isi : 50 kapsul
No. reg.: POM TR. 102 421 456

Berdasarkan PerMenKes RI Nomor


003/MENKES/PER/I/2010 tentang Saintifikasi Jamu
Dalam Penelitian Berbasis Pelayanan Kesehatan,
maka ruangan untuk klinik jamu tipe A :
a) Ruang tunggu.
b) Ruang pendaftaran dan rekam medis (medical
record).
c) Ruang konsultasi/pelaksanaan penelitian.
d) Ruang pemeriksaan/tindakan.
e) Ruang peracikan jamu.
f) Ruang penyimpanan jamu.
g) Ruang diskusi.
h) Ruang laboratorium sederhana.
i) Ruang apotek jamu.

Rencana Desain Ruang Klinik Jamu

A= ruang tunggu
B= ruang pendaftaran dan
rekam medis
C= kasir dan tempat
pengambilan obat
D= ruang konsulltasi dan
pemeriksaan
E= ruang SPA herbal
F= kamar mandi / WC
G= ruang peracikan jamu
H= ruang penyimpanan jamu
I= ruang laboratorium
sederhana
J= lahan parkir
K= Ruang Pijat Refleksi
L= Play Ground
M= Taman Toga

KESIMPULAN
Saintifikasi jamu kunci suruh ini akan
menjadi salah satu jembatan emas
diresepkannya jamu ini untuk obat non
konvensional praktek pengobatan modern.
Dengan saintifikasi jamu ini, dapat
digunakan sebagai landasan ilmiah
penggunaan jamu-jamu lain secara empiris
sehingga baik masyarakat maupun profesi
kesehatan menjadi yakin untuk
memanfaatkan jamu sebagai bagian dari
pengobatan resmi.

TERIMAKASIH ^^