Anda di halaman 1dari 3

August 1,

KUNCI KESUKSESAN 2009

KUASA ILAHI DATANG TEPAT PADA WAKTUNYA.

Tuhan tahu kapan waktu yang tepat untuk kita menjadi SUKSES dan
BERHASIL.
Sebagai manusia, kita memang harus selalu berikhtiar
dengan sebaik mungkin demi pencapaian hasil yang
maksimal. Disamping berikhtiar, kita pun senantiasa
berdoa kepada Allah SWT untuk diberi kelancaran dan
kebaikan dalam setiap usaha atau pekerjaan kita.

Satu pertanyaan penting, “Anda percaya dan yakin


ngga, bahwa doa Anda akan dikabulkan oleh Allah
SWT?”. Saya yakin Anda juga berdoa kepada Allah SWT
untuk minta diberikan yang terbaik, betul? Itu dia
masalahnya. Kalau hal ini Anda benar-benar pahami,
saya kira tidak akan ada keluhan lagi. Terus berusaha
dan belajar untuk meningkatkan kualitas usaha. Karena
Anda yakin, DOA SAYA PASTI DIKABULKAN, hanya
saja ALLAH TAHU WAKTU TERBAIK UNTUK
MENGABULKAN DOA SAYA itu kapan.

Ada sebuah cerita yang mungkin bisa menjadi sebuah


analogi yang mirip dengan kehidupan kita.

Apakah saat ini Anda sudah memiliki anak? Kira-kira usianya 7-10 tahun lah (SD). Kalau
belum dibayangkan saja.

Katakanlah Anda adalah orang sukses yang sudah memiliki segalanya. Harta melimpah dan
bisnis semuanya berjalan dengan baik, sehingga andai Anda membuang 5 Miliar ke jalan
pun masih tidak ada artinya, saking kayanya Anda.

Pada suatu pagi, anak Anda (masih SD) yang sangat disayangi datang kepada Anda dengan
muka manja dan mengharapkan sesuatu. Dia mengiba meminta uang saku kepada Anda.
Tapi uang saku yang diminta ternyata tidak seperti biasanya. Mulai sekarang ia meminta
uang saku sebesar 10 juta/hari. Saya yakin buat Anda membuang uang segitu tidak
masalah. Tapi pertanyaannya adalah, “Kira-kira, Anda bakal kasih uang itu apa tidak? Atau
Anda bakal kasih jika umur anak Anda sudah sepantasnya untuk mendapatkan uang saku
10 juta/hari?”

Saya yakin sesayang apapun Anda pada anak, uang 10 juta/hari tersebut tidak akan Anda
berikan. Kenapa? Anda tentu berpikir bahwa anak sekecil itu, belum pantas memiliki uang
jajan sebanyak 10 juta (walau Anda mampu memberikannya). Belum waktunya, itu kata
Anda. Mungkin kalau sedikit lebih besar, sudah kuliah misalnya, 10 juta tersebut akan Anda
berikan padanya.

Nah seperti itulah Allah. Kalau kita sudah berusaha maksimal, berdoa, dsb, belum juga
diberi, maka itu artinya belum tepat waktunya bagi kita untuk menerima berkat dan rahmat
melimpah (kesuksesan) dari Allah. Selalu ada alasan yang baik di balik itu semua.
Sayangnya kita tidak pernah tahu. Namun, jika memang Anda beriman dan yakin
semestinya Anda percaya bahwa Allah tahu apa yang terbaik untuk kita.
August 1,
KUNCI KESUKSESAN 2009
Ingat rekan-rekan, jangan sekali-kali “meragukan Allah” dengan mengatakan, “Kok
doaku ngga terkabul? Kan udah berusaha dan berdoa mati-matian. Ini bener ngga
sih” Kalau itu Anda lakukan, bagaimana Dia akan mengabulkannya? Bukankah di Al-Qur’an
juga ada ayat yang berbunyi, “…Aku adalah sesuai prasangka hambaKu…”. Jadi kalau
jalan yang Anda lakukan sudah benar dan Anda sudah berusaha maksimal ya sudah…
pasrahkan saja selebihnya.

Seringkali ketika kita sedang mengusahakan sesuatu, sikap tidak sabar selalu menyelimuti
diri. Kita sering terbawa nafsu emosi sehingga ingin cepat mendapatkan segala sesuatunya
dengan cepat. Apalagi ketika kita melihat ada orang lain dengan usaha sejenis bisa
mendapatkan segala sesuatunya dengan cepat.

Namun setelah mencoba, hasilnya ngga terlihat juga. Kemudian yang terjadi adalah kita
terus saja mempertanyakan dan mengeluh sepanjang hari, kenapa ngga ada income. Kalau
ini sudah terjadi (terus mengeluh dan mempertanyakan), saya cuma bisa bilang hati-hati
dengan hukum daya tarik atau the law of attraction.

Coba dipahami lagi bahwasanya segala


sesuatunya membutuhkan proses untuk
mencapai sebuah kesuksesan sekalipun
kesuksesan tersebut nilainya kecil. Karena
sukses adalah sebuah perjalanan yang panjang,
tidak secepat membalik telapak tangan.

Cermati sekali lagi, setiap kali kita berdoa pada


Allah, tentu kita selalu meminta diberikan yang
terbaik bukan. Tidak ada hamba yang berdoa
meminta sebuah keburukan. Tahukah Anda,
bahwa mungkin karena doa Anda tersebut
hingga saat ini Anda belum juga sukses.

Maksudnya apa? Apa kita harus berhenti


berusaha dan berdoa? BUKAN! Ketika Anda
berdoa meminta yang terbaik pada Tuhan, tentu
Dia akan mengabulkanNya. Efek sampingnya
apa? Ketika apa yang sedang Anda usahakan
tidak menjadi suatu kebaikan, maka boleh jadi
Anda tidak akan sukses di dalamnya.

Nah, disisi lain sebagai manusia kita tidak pernah tahu mana yang terbaik untuk diri kita.
Oleh karena itu kita sebagai manusia wajib berusaha dan terus berdoa. Yakinlah suatu saat
Anda akan menemukan jalur kesuksesan Anda.

Bisa juga ketika saat ini Anda tidak kunjung sukses, maka yang sedang terjadi adalah Allah
merasa ini belum waktunya untuk Anda. Mungkin saja ketika Anda diberikan
kesuksesan saat ini, Anda akan menjadi manusia sombong dan semakin menjauh dari Allah.
Dia ingin Anda lebih siap secara fisik, mental, dan spiritual ketika Anda mencapai
suatu kesuksesan. Berpikir positiflah kepada Allah. Dia tahu apa dan kapan saat yang
terbaik untuk membagikan berkahnya kepada umatnya dalam bentuk kesuksesan.

Itulah sebabnya mengapa setiap saya mencoba merintis sebuah usaha untuk mencapai
impian terbesar saya (passive income), saya selalu mencoba bersabar dan menikmati setiap
prosesnya. Bagi saya itu adalah sebuah pelajaran kehidupan yang diberikan Allah. Andaikata
saya masih harus berusaha, akan saya lakukan.
August 1,
KUNCI KESUKSESAN 2009

Dan alhamdulillah… paling tidak saat ini saya sudah masuk di zona passive income walau
masih terbilang kecil jumlahnya. Selebihnya kalaupun masuknya banyak itu masih
dikarenakan kerjaan aktif (active income). Someday… saya percaya akan berada di posisi
passive income dengan nominal besar, menyusul rekan-rekan yang sudah lebih dulu
menikmati itu semua.
Jadi sekali lagi, bersabarlah. Ingatlah bahwa rahmat, berkah, nikmat, kesuksesan,
bila sudah tiba waktunya menjadi milik kita pasti akan datang juga pada kita.
Selama kita terus berusaha dan selalu dekat padaNya. Maka dari itu, segera dekatkan diri
Anda kepadaNya.

Bukankah sudah menjadi janji Allah SWT, bila kita dekat maka segala bentuk upaya dan
usaha yang kita lakukan akan senantiasa mendapat bantuanNya. Coba pikir, siapa yang
menggerakkan hati manusia untuk membeli produk ataupun berbisnis dengan kita?

Salam Sukses,