Anda di halaman 1dari 45

PEMANTAPAN KEMAMPUAN PROFESIONAL

( LAPORAN )

PENGGUNAAN ALAT PERAGA PETA DALAM UPAYA


MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA
MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IV
SDN 3 DEPOKREJO KEC. TRIMURJO
KABUPATEN LAMPUNG TENGAH
TAHUN PELAJARAN 2009/2010

OLEH
NAMA

SRI SEKARWATI

NIM

817367687

PROGRAM STUDY

S 1 PGSD

MASA UJIAN

2010.1

POKJAR

: TRIMURJO

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN


UPBJJ-BANDAR LAMPUNG
UNIVERSITAS TERBUKA
2010

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, Tuhan Yang Maha Esa yang telah
melimpahkan rahmat dan hidayahNya sehingga laporan pemantapan kemampuan
professional dapat selesai tepat pada waktunya dan mudah-mudahan dapat
meningkatkan prestasi hasil belajar siswa.
Penulisan laporan pemantapan kemampuan professional ini di susun
berdasarkan pengalaman selama penulis melakukan kegiatan pembelajaran,
perbaikan, di Sekolah Dasar Negeri 3 Depokrejo dalam rangka memenuhi tugas
sebagai mahasiswa S1 PGSD di Universitas Terbuka.
Penulis menyadari hasil karya ini masih terdapat kekurangan, oleh sebab
itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi
perbaikan di masa-masa yang akan datang.
Semoga hasil pemantapan pembelajaran ini dapat bermanfaat bagi penulis
khususnya dan juga teman-teman guru sebagai hasil untuk meningkatkan kualitas
pembelajaran siswa SD.
Penulis mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Dewan Guru
SDN 3 Depokrejo yang telah membantu dalam penyelesaian pelaksanaan tugas
pemantapan kemampuan profesional dalam memperbaiki proses pembelajaran.
Harapan penulis semoga karya laporan ini dapat bermanfaat bagi
pembacanya. Amin ya robbal alamin.
Penulis

SRI SEKARWATI
NIM. 815927286

LEMBAR PENGESAHAN

NAMA MAHASISWA

: SRI SEKARWATI

NIM

: 817367687

PROGRAM STUDY

: S 1 PGSD

TEMPAT MENGAJAR

: SD NEGERI 3 DEPOKREJO

KECAMATAN

: TRIMURJO

KABUPATEN

: LAMPUNG TENGAH

JUMLAH PEMBELAJARAN

: 3 SIKLUS

TEMPAT DAN TANGGAL


PELAKSANAAN

: SD NEGERI 3 DEPOKREJO

TANGGAL

: 11 30 MEI 2010

Masalah yang menjadi fokus perbaikan :


Penggunaan Alat Peraga gambar mata pelajaran Matematika dalam meningkatkan
hasil belajar siswa kelas IV SDN 3 Depokrejo Kec. Trimurjo Kab. Lampung
Tengah Tahun Pelajaran 2009/2010.

Mengetahui,
Dosen Pembimbing

Trimurjo,

Mei 2010

Mahasiswa

M. KHOLID, M. Pd.MUNCARNO, M. Pd. SRI SEKARWATI


NIP. 197807062003121004

NIM. 817367687

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL.
KATA PENGANTAR..
LEMBAR PENGESAHAN..

i
ii
iii
iv
v
vi

DAFTAR ISI.. ..
LAPORAN HASIL PERBAIKAN. .
SISTEMATIKA LAPORAN
I. PENDAHULUAN...
A. Latar Belakang Masalah
B. Rumusan Masalah.

1
1
3
3
3
5
5
5
5
6
6

C. Tujuan Perbaikan Pembelajaran.


D. Manfaat Perbaikan Pembelajaran..
II. KAJIAN PUSTAKA.
A. Pengertian Alat Peraga Gambar dan Peta..
B. Pengertian Hasil Belajar.
C. Pengertian Pembelajaran
D. Penguasaan Konsep Matematika...
E. Pengertian IPS
III. PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN
A. Subjek Penelitian...

7
7
8
12
12
18
19
19
19

B. Deskripsi Per Siklus..


IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN..
A. Deskripsi Per Siklus..
B. Pembahasan dari setiap siklus..
V. KESIMPULAN DAN SARAN.
A. Kesimpulan.
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

LAPORAN HASIL PERBAIKAN

NAMA MAHASISWA

: SRI SEKARWATI

NIM

: 817367687

PROGRAM STUDY

: S 1 PGSD

TEMPAT MENGAJAR

: SD NEGERI 3 DEPOKREJO

KECAMATAN

: TRIMURJO

KABUPATEN

: LAMPUNG TENGAH

JUMLAH PEMBELAJARAN

: 3 SIKLUS

TEMPAT DAN TANGGAL


PELAKSANAAN

: SD NEGERI 3 DEPOKREJO

TANGGAL

: 11 30 MEI 2010

Masalah yang menjadi fokus perbaikan :


1. Penggunaan alat peraga gambar dapat memotivasi belajar siswa pada mata
pelajaran Matematika.
2. Penggunaan alat peraga gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada
mata pelajaran Matematika.

Mengetahui,

Trimurjo,

Dosen Pembimbing

Mei 2010

Mahasiswa

M. KHOLID, M. Pd.MUNCARNO, M. Pd. SRI SEKARWATI


NIP. 197807062003121004

NIM. 817367687

SISTEMATIKA LAPORAN

Mata Pelajaran

: Matematika

Kelas

: IV (Empat)

Waktu

: 2 x 35 Menit

1) Masalah Yang Diatasi


Bagaimana cara meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran
Matematika.
2) Cara Mengatasinya
Penggunaan alat peraga gambar dapat membantu guru dalam menyampaikan
pesan dan materi yang diajarkan, memudahkan siswa dalam memahami materi
yang diajarkan. Sehingga hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan hasil
belajar siswa pada mata pelajaran Matematika.

3) Hasil
Diharapkan setelah siswa mengikuti perbaikan-perbaikan yang dilakukan oleh
guru akan meningkatkan hasil belajar serta prestasi siswa pada mata pelajaran
Matematika.
4) Hal-hal yang unik
Hal-hal unik yang muncul saat perbaikan pembelajaran adalah sebagai berikut:
a. Siswa tertarik menggunakan alat peraga gambar yang diperlihatkan oleh
guru.
b. Siswa terlihat lebih semangat dalam mengikuti proses pembelajaran
c. Proses pembelajaran lebih interaktif.

I. PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang
Usia Sekolah Dasar merupakan masa awal kehidupan untuk
memperoleh pendidikan yang sangat berguna sebagai dasar untuk
menentukan pendidikan pada masa berikutnya. Sedangkan pendidikan pada
usia dini akan bermanfaat untuk menumbuhkembangkan potensi anak yang
dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan kemampuan dasar
dalam belajar di Sekolah Dasar, sebab pada umumnya di Sekolah Dasar
sudah ditanamkan tentang pengetahuan dasar yang meliputi tiga aspek
pengetahuan, yaitu aspek kognitif, afektif dan psikomotor. Agar ketiga aspek
itu dapat dikembangkan dengan baik, anak diperlukan pendidikan dan
pembinaan secara intensif, terencana dan terarah dan terprogram, yang
demikian itu sudah disiapkan melalui kurikulum pendidikan dasar.

Guru di Sekolah Dasar mempunyai peranan penting dalam rangka


memudahkan anak mengenal dan memahami konsepkonsep pengetahuan
yang diajarkan. Selain mengajar, guru sebagai pendidik artinya guru
berperan aktif dalam rangka membantu mendewasakan anak didik. Oleh
karena itu tenaga kependidikan di Sekolah Dasar harus profesional. Untuk
memenuhi

profesionalitas

itu

guru

sekolah

dasar

dituntut

untuk

meningkatkan pendidikannya pada program S1 PGSD.


S1 PGSD sebagai program yang menyelenggarakan pendidikan untuk
meningkatkan

profesionalitas

guru

sekolah

dasar

mengharuskan

mahasiswanya untuk melakukan penelitian tindakan kelas dalam rangka


untuk memproses pengalaman langsung mengenai perbaikan pembelajaran.
Pelaksanaan perbaikan pembelajaran sebagai penelitian tindakan kelas
dilaksanakan di SD Negeri 3 Depokrejo dengan jumlah 15 orang. Dalam
proses pembelajaran diketahui bahwa hasil tes sumatif masih rendah, hal ini
diduga pembelajaran yang dilaksanakan kurang penggunaan media / alat
peraga dan monoton sehingga siswa mengalami kejenuhan. Untuk itu yang
diangkat sebagai perbaikan pembelajaran dalam pemantapan kemampuan
profesional ini adalah penggunaan media gambar bangun datar mata
pelajaran Matematika dalam meningkatkan hasil belajar.
Penulisan laporan ini berdasarkan catatan yang dibuat ketika
merancang kegiatan perbaikan pembelajaran, selama pelaksanaan hasil
observasi dan hasil diskusi dengan Supervisior dan Teman Sejawat
mengenai pelaksanaan perbaikan pembelajaran mata pelajaran Matematika
masing-masing dilakukan setiap dua kali pembelajaran atau dua siklus
pembelajaran, pengelolaan data dan penulisan laporan hasil perbaikan
pembelajaran. Berkenaan dengan hal ini laporan ini memuat pendahuluan,
perencanaan dan pelaksanaan perbaikan pembelajaran, temuan atau hasil
yang diperoleh serta kesimpulan dan saran tindak lanjut.
1. Identifikasi Masalah
Dua kali proses pembelajaran dan hasil evaluasi setiap akhir
pembelajaran didapat hanya 5 orang anak yang dapat mencapai prestasi
tinggi yaitu 33,33% dari jumlah anak 15 siswa pada mata pelajaran
Matematika. Selama proses pembelajaran memang diketahui bahwa siswa

kurang tertarik dengan materi pelajaran yang diberikan oleh guru. Mereka
mengganggap bahwa pelajaran Matematika itu sulit.
Berdasarkan hal tersebut di atas, dan bantuan dari Kepala Sekolah
beserta teman sejawat untuk mendiskusikan masalah-masalah tersebut.
Beberapa masalah pembelajaran diantaranya sebagai berikut :
a. Penyampaian materi terlalu abstrak dan kurang dimengerti.
b. Kurangnya tingkat penguasaan kelas oleh guru.
c. Kurangnya penggunaan metode dan media dalam pembelajaran.
2. Analisis Masalah
Melalui diskusi dengan teman sejawat serta dosen pembimbing maka
dapat diketahui bahwa penyebab rendahnya hasil belajar siswa pada setiap
pembelajaran adalah sebagai berikut :
a. Penjelasan materi pembelajaran yang abstrak.
b. Kurangnya penggunaan media pembelajaran konkrit bagi siswa.
c. Penggunaan metode pembelajaran yang terlalu monoton.
Berdasarkan hasil tersebut, maka yang menjadi fokus perbaikan adalah
Bagaimana cara meningkatkan hasil belajar siswa terhadap mata pelajaran
Matematika melalui alat peraga gambar di kelas IV SD Negeri 3 Depokrejo
Kec. Trimurjo Kab. Lampung Tengah Tahun Ajaran 2009/2010
B.

Rumusan Masalah
Bagaimana cara menggunakan Media Gambar mata pelajaran
Matematika dalam meningkatkan hasil belajar kelas IV SD.

C.

Tujuan Perbaikan
Penelitian ini bertujuan untuk :
Mendiskripsikan penggunaan

media

gambar

dalam

pembelajaran

Matematika untuk meningkatkan hasil belajar.


D.

Manfaat Perbaikan
Hasil penelitian
memperbaiki

bermanfaat

pembelajaran,

bagi guru yang

meningkatkan

rasa

meneliti

percaya

diri

untuk
serta

memungkinkan guru secara aktif mengembangkan pengetahuan dan


keterampilan, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan dasar.
Penelitian dari perbaikan-perbaikan yang dilakukan tersebut dapat
bermanfaat bagi pendidikan secara umum dapat menjadi pedoman kegiatan

pembelajaran siswa berikutnya. Sehingga kualitas pendidikan dapat


ditingkatkan dan menciptakan prestasi hasil belajar siswa serta tercapainya
tujuan lembaga pendidikan.
1. Siswa
a.Meningkatkan minat dan aktivitas belajar siswa.
b. Siswa akan lebih mudah dalam mengikuti proses pembelajaran.
c.Siswa akan lebih memahami materi pelajaran yang disampaikan.
2. Guru
a. Meningkatkan profesionalisme guru sebagai motivator dan
fasilitator, sebagai bahan sumber informasi.
b. Dapat memperluas wawasan dengan penggunaan alat peraga.
3. Sekolah
Sebagai salah satu upaya untuk perbaikan dan peningkatan proses hasil
belajar adalah pada mata pelajaran Matematika.

II. KAJIAN PUSTAKA

A.

Pengertian Alat Peraga Gambar dan Peta


Terdapat beberapa kelompok media sederhana, yaitu gambar diam,
grafis, display dan realia. Gambar diam terdiri dari berbagai jenis gambar
yaitu ada yang berupa foto, gambar, peta, dan sebagainya.
Gambar dapat memberikan ilustrasi visual yang menarik pada anak
didik. Gambar dapat menjelaskan apa yang tidak dapat dijelaskan secara
verbal. Untuk membuat gambar sendiri diperlukan kemauan dan sedikit
bakat. (dikutip dari buku Komputer dan Media Pembelajaran)
Peta adalah gambaran permukaan bumi yang dilukiskan dalam bidang
datar. Peta merupakan gambar tiruan bumi dalam kertas datar.

B. Pengertian Hasil Belajar


Hasil belajar adalah merupakan akibat dari perbuatan belajar. Menurut
Ahmadi (1984: 21) menjelaskan bahwa Hasil belajar tercapai dari suatu
usaha. Dalam hal ini usaha belajar atau hasil belajar dapat dilihat dari nilai
yang diperoleh dalam setiap mengikuti tes.

C.

Pengertian Pembelajaran
Pembelajaran adalah rangkaian kejutan yang dirancang untuk
memungkinkan terjadinya proses belajar pada siswa. ( GAGNE, BRIEGAS
dan WAGER, 1992, HAL 3 ). Proses pembelajaran yang halus dengan
sengaja diorganisasikan dengan baik agar dapat menumbuhkan proses
belajar yang baik yang pada gilirannya dengan mencapai hasil belajar yang

optimal. Kegiatan pembelajaran mengacu pada penggunaan pendekatan,


strategi metode dan media pembelajaran
D.

Penguasaan Konsep Matematika


Siswa dalam mempelajari matematika,diperlukan sekali penguasaan
konsep awal sebagai dasar untuk mempelajari konsep berikutnya. Menurut
Ruseffendi (1990;138) konsep diartikan sebagai berikut:
Konsep adalah ide abstrak yang memungkinkan kita mengelompokkan
benda-benda (obyek) ke dalam contoh dan non contoh. Ambil contoh suatu
konsep adalah garis lurus dengan adanya konsep itu memungkinkan kita
memisahkan obyek-obyek, apakah itu garis lurus atau bukan.
Konsep-konsep matematika disusun sedemikian sehingga berurutan
dan merupakan satu kesatuan yang utuh, suatu konsep yang diajarkan pada
suatu tingkat berkaitan dengan tingkat sebelumnya atau berikutnya.

E.

Pengertian IPS
IPS merupakan program pendidikan social pada jalur pendidikan
sekolah dan luar sekolah yang mencakup pelajaran Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan, IPS terpadu di Sekolah Dasar, IPS terkorelasi di SLTP
dan IPS terpisah di SMU. Tujuan utama program pendidikan tersebut adalah
menyiapkan peserta didik sebagai anggota masyarakat dan warga negara
yang baik dan memberi dasar pengetahuan dalam masing-masing bidangnya
untuk kelanjutan pendidikan di atasnya (Depdikbud, 1994; 1984; 1975).

III. PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN

A.

Subjek Penelitian
1. Lokasi
Tempat pelaksanaan perbaikan pembelajaran adalah di kelas IV SD Negeri
3 Depokrejo Kec. Trimurjo Kab. Lampung Tengah Tahun Ajaran
2009/2010
2. Waktu
Adapun waktu pelaksanaan perbaikan pembelajaran mulai tanggal 11
sampai dengan tanggal 30 Mei 2010, adapun jadwal pelaksanaan
perbaikan pembelajaran untuk masing-masing sebagai berikut
Tabel jadwal pelaksanaan perbaikan kelas IV
No

Hari / tanggal

Selasa, 11-05-2010

Jumat, 14-05-2010

Senin, 17-05-2010

Mata Pelajaran

Keterangan

Jam ke Matematika

Pembelajaran

1-2
Matematika

Orientasi
Pembelajaran

1-2
Matematika

Perbaikan I
Pembelajaran

1-2

Perbaikan II

3. Mata Pelajaran
Mata pelajaran yang diperbaiki adalah mata pelajaran Matematika.
4. Kelas / Semester
Kelas yang diadakan perbaikan adalah Kelas IV (Empat) semester II (Dua)

5. Karakteristik Siswa
Siswa kelas IV SD Negeri 3 Depokrejo Kec. Trimurjo Kab. Lampung
Tengah berjumlah 15 orang siswa. Berasal dari berbagai lapisan keluarga,
hal tersebut menyebabkan tingkat kecerdasan siswa pun berbeda-beda.
Sehingga timbul keragaman nilai yang harus diperbaiki.

B.

Diskripsi Per Siklus


1.

Rencana
Memperhatikan identifikasi masalah dan rumusan masalah, penulis
akan melaksanakan perbaikan pembelajaran. Rencana perbaikan
pembelajaran ini akan dilaksanakan dalam mencari jalan keluar atau
solusi serta mengatasi masalah-masalah yang ada dalam mata pelajaran
Matematika kelas IV SD Negeri 3 Depokrejo Kec. Trimurjo Kab.
Lampung Tengah Tahun Ajaran 2009/2010.
Kegiatan pembelajaran topik pecahan dengan langkah-langkah
sebagai berikut :
a. Mengadakan apersepsi sebagai awal kegiatan pembelajaran.
b. Menjelaskan materi pelajaran.
c. Menyimpulkan materi pelajaran yang telah dibahas.
d. Mengadakan tes formatif.

Siklus I
a.

Menetapkan hal-hal yang akan diperbaiki dari Siklus I.

b.

Menyusun rencana pembelajaran perbaikan I.

c.

Memperbaiki proses pembelajaran hasil Siklus I,


menghubungkan materi yang lalu dengan materi yang akan
diajarkan.

d.

Mendemonstrasikan

media

pembelajaran

berupa

gambar.
e.

Melakukan tanya jawab.

f.

Memberikan evaluasi tertulis.

g.

Merangkum kembali materi pelajaran yang baru


diajarkan.

h.

Mengambil data kegiatan pebelajaran dan menganalisa


data tersebut.

Perencanaan perbaikan tersebut di atas dilakukan untuk mata pelajaran


Matematika sebagai salah satu mata pelajaran Eksak. Kreatifitas siswa
dalam penggunaan media pembelajaran berupa gambar dapat
meningkat dengan kecenderungan semakin lebih baik.

Siklus II
a.

Menetapkan hal-hal yang akan diperbaiki dari Siklus II.

b.

Menyusun rencana pembelajaran perbaikan II.

c.

Memperbaiki proses pembelajaran hasil Siklus II,


menghubungkan materi yang lalu dengan materi yang akan
diajarkan.

d.

Mendemonstrasikan

media

pembelajaran

berupa

gambar.
e.

2.

Melakukan tanya jawab.

Pelaksanaan
Langkah-langkah

yang

ditempuh

penulis

dalam

perbaikan

pembelajaran Matematika adalah sebagai berikut :


a. Menyiapkan rencana pembelajaran, buku pelajaran yang sesuai
dengan materi yang akan disampaikan dalam pembelajaran.
b. Menyajikan pelajaran sesuai rencana yang dibuat.

c. Sambil menyajikan pelajaran melakukan pengamatan.


d. Mengadakan penilaian.

3.

Pengamatan / pengumpulan data


Pelaksanaan perbaikan pengajaran ini dilakukan penulis dari tanggal
11 s.d 30 Mei 2010 dengan jumlah siklus dua kali siklus. Pada
observasi pembelajaran secara umum dimana penulis melakukan tatap
muka sebagai titik tolak untuk mengetahui sejauh mana ada tidaknya
pengaruh yang berarti. Mengumpulkan informasi tentang kegiatan
pembelajaran.
Tabel Hasil tes formatif mata pelajaran Matematika Sebelum perbaikan :
No

Nama

Nilai

Nanda Saputra

Suciati

Riski Isnanda

Vera Dwi Saputri

Diyanti

Riski Lukman Hakim

Dendi Maulana

David Arwanto

Andika Saputra

10

Putri Lestanti

11

Arif Darmawan

12

Danang S

13

Galang Pratama

14

Yani Setiana

15

Edi Susanto

Dari kedua Siklus tersebut digambarkan sebagai berikut:

R1

L1

R2

L2

M1

R3

L3

M2

M3

Keterangan : M : Merencanakan
L : Melaksanakan
R : Refleksi

4.

Refleksi
Berdasarkan hasil tes formatif di atas, guru mengingat kembali apa
yang sudah berhasil dikerjakan dan lakukan yang perlu tindak
perbaikan yaitu penggunaan media gambar.
Guru sadar bahwa dalam proses pembelajaran banyak hal yang
mempengaruhi hasil belajar. Hal itu diketahui penggunaan media
pembelajaran berupa alat peraga dapat lebih membantu untuk
pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan.

IV. HASIL PENELITIAN PEMBAHASAN

A.

DATA PER SIKLUS


Berdasarkan data sebelum menggunakan media pembelajaran berupa alat
peraga gambar menunjukkan bahwa 66,67% siswa mendapatkan hasil yang
tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran. Berikut ini adalah data sebelum
penggunaan media pembelajaran berupa alat peraga gambar:
Tabel I: Data nilai siswa sebelum menggunakan alat peraga.
No

Nama

Nilai

Nanda Saputra

Suciati

Riski Isnanda

Vera Dwi Saputri

Diyanti

Riski Lukman Hakim

Dendi Maulana

David Arwanto

Andika Saputra

10

Putri Lestanti

11

Arif Darmawan

12

Danang S

13

Galang Pratama

14

Yani Setiana

15

Edi Susanto

Tabel II : Data awal mata pelajaran Matematika sebelum siswa diberi


perbaikan pembelajaran.

Nilai

F (Jumlah Siswa)

Presentase

Keterangan

10

Sangat Istimewa

Istimewa

Sangat baik

Baik

33.33 %

60,00 %

6,67%

Jml

15

100 %

Cukup baik
Cukup
Cukup buruk
Buruk
Sangat buruk
Sangat buruk sekali
-

Mata Pelajaran Matematika Siklus II


1.

Rencana Perbaikan
Sehubungan dengan masalah yang dihadapi, yaitu remdahnya hasil
belajar matematika siswa Kelas IV SD Negeri 3 Depokrejo yang
menjadi perhatian secara khusus dalam perbaikan pembelajaran adalah
penggunaan media gambar Bangun datar dalam kegiatan pembelajaran
topik pecahan.
a.

Membuat Rencana Perbaikan Pembelajaran

2.

b.

Mempersiapkan sarana pembelajaran

c.

Menentukan instrumen pengumpulan data

Pelaksanaan
a.

Menyajikan

pelajaran

berdasarkan

rencana

perbaikan

pembelajaran
b.
3.

Observasi oleh teman sejawat

Pengumpulan data
Pengumpulan data yang dilakukan oleh teman sejawat menggunakan
instrumen : Lembar Observasi
Tabel III : Instrumen : Lembar Observasi Teman Sejawat

No
Aspek yang diamati
1 a. Guru menggunakan contoh

2
3

4
5
6

b. Guru menggunakan alat peraga


Bahasa yang digunakan guru jelas dan
sederhana
Guru memeriksa pemahaman siswa
dengan
mengerjakan pertanyaan / memberi
tugas
Guru memberi kesempatan bertanya
a. Siswa menjawab
b. Jawaban siswa logis
a. Siswa bertanya
b. Pertanyaan siswa :
- ditanggapi guru
- ditanggapi siswa lain
- tidak ditanggapi

Kemunculan
Komentar
III
Sangat sedikit
Tidak melibatkan
II
siswa
I

Bahasa jelas

II

Tidak semua siswa

I
I
I
II

Kurang inovasi
Ragu- ragu
Keberanian saja
Masih takut

I
I

Kesan umum : Siswa kurang aktif, siswa tidak terlibat secara langsung dalam
penggunaan alat peraga.
Teman sejawat

SOLIKIN, S. Pd.
4.

Refleksi
Berdasarkan hasil tes formatif perbaikan pembelajaran mata pelajaran
di atas menunjukkan peningkatan pemahaman dan hasil belajar siswa,
namun masih ada kelemahannya yaitu keaktifan siswa akan
penggunaan media saat guru menjelaskan materi pelajaran.

2.

Pengamatan
Data yang penulis dapatkan adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Data
kuantitatif diperoleh penulis dari lembar observasi setiap pembelajaran dari
mata pelajaran yang pokok bahasannya diperbaiki. Adapun data tersebut
adalah sebagai berikut :
a. Aktivitas siswa dalam mengikuti pelajaran.
b. Kreativitas

siswa

dalam

mengikuti

dan

keterlibatannya

pada

pembelajaran.
c. Hasil tes yang dikerjakan oleh siswa.
d. Aktivitas menulis rangkuman pembelajaran.

Sedangkan data kualitatif diperoleh penulis dengan menilai dan mengamati


siswa dalam pemahaman materi pembelajaran maupun pemahaman konsep
pembelajaran, meliputi :
a. Jawaban benar atau salah dalam menjawab tes formatif pada setiap akhir
pembelajaran.
b. Mengerjakan tugas-tugas tepat waktu atau tidak tepat waktu.
c. Ketuntasan belajar pada materi pembelajaran.

Berdasarkan hasil tes formatif setiap kali perbaikan pembelajaran digunakan


sebagai data dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adapun hasil sebagai
berikut :
Tabel IV: Hasil Tes Formatif

Nilai

Siklus I

Siklus II

Keterangan

Jml

Jml

10

20,00

46,67

33,33

33,33

Cukup

60,00

Cukup buruk

Buruk

6,67

Sangat buruk

Sangat buruk sekali

Jml

15

100 %

15

100 %

Sangat Istimewa
Istimewa
Sangat baik
Baik
Cukup baik

Hasil temuan data yang telah diperoleh penulis berdasarkan diskusi


dengan teman sejawat serta dosen pembimbing bahwa selain pelajaran
perbaikan dilaksanakan, yaitu dua siklus, baik siklus orientasi maupun siklus
I terdapat kemajuan yang berarti.
Hasil observasi dilaksanakan pencapaian

harapan berdasarkan

presentase yang ada. Sebagai titik awal untuk mengetahui ada tidaknya
kemajuan minat dan kreatifitas dan hasil belajar siswa.
Hasil siklus I dilaksanakan, boleh dikatakan bahwa proses perbaikan
pembelajaran berjalan dengan baik. Boleh jadi materi yang diberikan juga
menarik minat siswa sehingga mudah menerima materi.

Berdasarkan presentase keberhasilan siswa dari nilai tes formatif


ternyata terdapat kemajuan yang cukup baik. Dari hasil perbaikan
pembelajaran dapat dicapai dengan harapan dan tujuan meskipun dari ketiga
siklus tidak satupun yang mencapai 100% keberhasilan. Hal ini penulis
sadari karena dalam satu kelas tingkat intelegensi siswa tidak sama.
3.

Deskripsi Temuan dan Refeleksi


a. Deskripsi Temuan
Dari hasil perbaikan pembelajaran dapat dicapai sesuai dengan harapan
dan tujuan meskipun dari kedua siklus tidak satupun yang mencapai
100%. Hal tersebut disebabkan oleh tingkat intelegensi siswa yang
berbeda serta hal-hal lain yang mempengaruhi hasil belajar siswa.

b. Refleksi
Berdasarkan deskripsi temuan dan hasil pengolahan data, penulis
merenungkan dan mengingat kembali apa yang telah dilaksanakan
selama orintasi pembelajaran dan perbaikan. Hasil pembelajaran siklus
I direfleksikan tindakan perbaikan di siklus I. Oleh karena itu, melihat
deskripsi temuan di atas diharapkan dalam setiap pembelajaran
hendaknya guru harus :
a. Memberikan motivasi belajar kepada siswa agar berdamak positif
yang diharapkan tidak menurun dan hilang.
b. Penggunaan media pembelajaran diberikan variasi sehingga
berdampak cukup tinggi bagi siswa yang menerimanya.
c. Menggunakan media pembelajaran yang tepat sasaran dan tujuan
bagi keseluruhan siswa.
B. PEMBAHASAN
Berdasarkan hasil pelaksanaan menunjukkan perbaikan sebesar
66,67% ke atas siswa mendapatkan hasil yang baik sekali dan baik. Hal

tersebut dapat dilihat bahwa aktivitas kegiatan siswa dalam proses


pembelajaran meningkat.
Dalam menggunakan media pembelajaran Matematika, siswa menjadi
lebik aktif terhadap materi yang disampaikan oleh guru. Proses
pembelajaran menjadi lebih hidup dan bermakna. Hal tersebut dapat
memacu pemahaman siswa terhadap materi dan berdampak positif terhadap
hasil belajar yang dicapai oleh siswa.

V. KESIMPULAN DAN SARAN

A.

Kesimpulan
Dari hasil perbaikan pembelajaran yang menggunakan media gambar yang
telah dilaksanakan dapat ditarik kesimpulan bahwa:
a.

Media gambar yang digunakan dalam proses pembelajaran mata


pelajaran Matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa, yang
berarti dapat meningkatkan penguasaan materi pelajaran bagi siswa.

b.

Penguasaan materi pelajaran Matematika dapat ditingkatkan dengan


contoh kongkret dan mengerjakan latihan-latihan, salah satunya contoh
adalah media gambar.

c.

Media gambar juga dapat membantu pemahaman siswa tentang suatu


peristiwa atau langkah-langkah kegiatan

Berdasarkan hasil pembahasan yang dilakukan penulis, setelah menganalisa


data dan penskoran temuan, penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa
melihat analisa baik keberhasilan siswa dalam mengikuti tes formatif
ataupun kegiatan lainnya menunjukkan kenaikan yang berarti dan positif.

B.

Saran
Berdasarkan kesimpulan di atas, banyak hal yang sebaiknya dilakukan
oleh guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya untuk
meningkatkan hasil belajar, diantaranya adalah:
a.Guru menyiapkan media atau alat peraga untuk menyajikan materi.
b.

Guru

selalu

berusaha

menciptakan

suasana

mengajar

yang

menyenangkan, sehingga siswa tidak mudah jenuh dalam mengerjakan


tugas-tugas yang diberikan.
c.Guru senantiasa memberi bimbingan dan memberi kesempatan bertanya
kepada siswa dalam proses pembelajaran.

d.

Bagi sekolah media sangat penting oleh karena itu pihak sekolah
maupun pemerintah dimohon agar media pembelajaran yang
diperlukan dalam pengajaran materi pelajaran Matematika dapat
disediakan.
Di samping itu, pengalaman yang diperoleh guru melalui penelitian

tindakan kelas hendaknya dapat didiskusikan dalam kegiatan KKG, dan


hasilnya dapat digunakan oleh masing-masing guru dalam proses
pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar.

DAFTAR PUSTAKA

Andayani dkk, Tim FKIP. (2008). Pemantapan Kemampuan Profesional.


Jakarta: Universitas Terbuka
Setiawan Denny, dkk.(2008). Komputer dan Media Pembelajaran. Jakarta:
Universitas Terbuka.
Wardani, IGAK, Wirhardit Kuswara, Nasution Noehi. (2007). Penelitian
Tindakan Kelas, Jakarta: Universitas Terbuka.
Winataputra Udin S dkk.(2008). Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta:
Universitas Terbuka.

LAMPIRAN

1) Surat Pernyataan Kesediaan


2) Kesediaan Sebagai Teman Sejawat dalam Penyelenggaraan Pemantapan
Kemampuan Profesional.
3) Lembar Observasi Matematika
4) Rencana Pembelajaran Matematika
5) APKG I
6) APKG II
7) Lembar Observasi Matematika Siklus I
8) Rencana Perbaikan Pembelajaran Matematika Siklus I
9) APKG I
10) APKG II
11) Lembar Observasi Matematika Siklus II
12) Rencana Perbaikan Pembelajaran Matematika Siklus II
13) APKG I
14) APKG II
15) Rekapitulasi Nilai Praktik Perbaikan Pembelajaran.

Lampiran 1
SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama

: SRI SEKARWATI

NIM

: 817367687

UPBJJ-UT

: Bandar Lampung

Menyatakan bahwa :
Nama

: SOLIKIN, S. Pd.

Tempat Mengajar

: SDN 3 DEPOKREJO

Guru

: Kelas VI

Adalah

teman

sejawat

yang

membantu

dalam

pelaksanaan

perbaikan

pembelajaran, yang merupakan tugas mata kuliah PDGK 4904 Pemantapan


Kemampuan Profesional (PKP)
Demikian surat ini dibuat untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Trimurjo, April 2010


Yang Membuat Pernyataan
Teman Sejawat

Mahasiwa

SOLIKIN, S. Pd

SRI SEKARWATI

NIP. 196506192005021001

NIM. 817367687

Lampiran 3
Format Kesediaan Sebagai Teman Sejawat Dalam
Penyelenggaraan PKP

Kepada
Kepala UPBJJ-UT Bandar Lampung
Di Bandar lampung

Yang bertanda tangan dibawah ini, menerangkan bahwa :


Nama

: SOLIKIN, S. Pd.

NIP

: 196506192005021001

Tempat Mengajar

: SDN 3 Depokrejo

Alamat Sekolah

: Depokrejo

Telepon

:-

Menyatakan bersedia sebagai teman sejawat untuk mendampingi dalam


pelaksanaan PKP atas nama :
Nama

: SRI SEKARWATI

NIM

: 817367687

Program Studi

: S1 PGSD UPBJJ-UT Bandar Lampung

Tempat Mengajar

: SDN 3 Depokrejo

Alamat Sekolah

: Depokrejo

Telepon

:-

Demikianlah surat pernyataan ini agar dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Mengetahui
Kepala Sekolah

Teman Sejawat

NURSYIDI, S. Pd. I.

SOLIKIN, S. Pd.

NIP. 195810011979121001

NIP. 196506192005021001

LEMBAR OBSERVASI

Mata Pelajaran

: Matematika

Kelas

: IV (Empat)

Hari / Tanggal : Selasa, 11 Mei 2010


Fokus Observasi

: Penggunaan Media Pembelajaran


(Alat Peraga / Metode Pembelajaran)

No

Aspek Yang di Observasi

Kemunculan
Ada

Tidak

Komentar

Suka berfikir abstrak

Suka pada ketepatan

Sangat suka menghafal

Suka keadaan teratur

Menggunakan struktur logis

Sangat suka memecahkan masalah

Suka bercerita dengan logis

Suka atlas/gambar/chart

Suka mencatat dengan teratur

10

Penggunaan alat peraga/metode

Pengamat

SRI SEKARWATI
NIM. 815927286

RENCANA PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran

: Matematika

Kelas / Semester

: IV (Empat) / II (Dua)

Alokasi Waktu: 2 x 35 menit

A. Standar Kompetensi
Menentukan sifat-sifat operasi hitung, faktor, kelipatan, bilangan bulat dan
pecahan serta menggunakannya dalam pemecahan sehari-hari.

B. Kompetensi Dasar
Menjumlah dan mengurangkan pecahan.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat menentukan hasil
penjumlahan dari berbagai bentuk pecahan.

D. Indikator
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat :
1. menjumlahkan dua pecahan biasa berpenyebut sama.
2. menjumlahkan tiga pecahan biasa berpenyebut sama.
3. mengurangkan dua pecahan biasa berpenyebut sama
4. mengurangkan tiga pecahan berpenyebut sama.

E. Materi Pokok
Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan.

F. Metode

: - tanya jawab.
- pemberian tugas.

- ceramah.
- demonstrasi.

G. Langkah-langkah Pembelajaran
a. Kegiatan Awal ( 10 menit)
1. mengulang sepintas materi yang telah lalu yang berhubungan dengan pecahan.
2. mengingat kembali konsep tentang pecahan berpenyebut sama.

b. Kegiatan Inti ( 40 menit)


1. Siswa memperhatikan penjelasan guru cara mengerjakan penjumlahan dua
pecahan biasa berpenyebut sama dengan bantuan media gambar.
2. Dengan bimbingan guru siswa mengerjakan penjumlahan dua pecahan biasa
berpenyebut sama.
3. Beberapa siswa mengerjakan penjumlahan di papan tulis.
4. Siswa memperhatikan penjelasan guru cara mengerjakan pengurangan pecahan
biasa dengan berpenyebut sama dengan bantuan media gambar.
5. Siswa berlatih mengerjakan soal-soal latihan.

c. Kegiatan Akhir ( 20 menit)


1. Siswa mengerjakan soal latihan penjumlahan dan pengurangan pecahan.
2. Guru memberikan penguatan tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan.
3. Guru memberikan penilaian.

H. Sumber/ alat bahan :


a. Sumber

: KTSP Tingkat SD tahun 2006.

b. Bahan

: Buku Matematika kelas VI.

c. Alat

: Gambar pecahan bangun datar, buah semangka dan pisau.

I. Penilaian
A. Bentuk soal: Isian
Jumlahkan pecahan berikut !
1. 2/7 + 1/7 =
2. 5/10 + 2/10 + 3/10 = ..

4. 13/16 4/16 8/16 = .

3. 11/13 - 9/13 =

5. 18/20 13/20 + 2/20 =

Kunci Jawaban :
1. 3/7

2. 10/10 ( 1 )

3. 2/13

4. 1/16

5. 7/20

Setiap soal berbobot nilai 2 ( 5 x 2 = 10 )

Mengetahui,

Depokrejo, 11 Mei 2010

Kepala Sekolah

Guru Kelas IV

NURSYIDI, S. Pd. I.

SRI SEKARWATI

NIP. 195810011979121001

NPM. 817367687

LEMBAR OBSERVASI

Mata Pelajaran

: Matematika

Kelas

: IV (Empat)

Hari / Tanggal : Jumat, 14 Mei 2010


Fokus Observasi

: Penggunaan Media Pembelajaran


(Alat Peraga / Metode Pembelajaran)

No

Aspek Yang di Observasi

Kemunculan
Ada

Tidak

Suka berfikir abstrak

Suka pada ketepatan

Sangat suka menghafal

Suka keadaan teratur

Menggunakan struktur logis

Sangat suka memecahkan masalah

Suka bercerita dengan logis

Suka atlas/gambar/chart

Suka mencatat dengan teratur

10

Penggunaan alat peraga/metode

Komentar

Pengamat

SRI SEKARWATI
NIM. 817367687

RENCANA PERBAIKAN PEMBELAJARAN I

Mata Pelajaran

: Matematika

Kelas / Semester

: IV (Empat) / II (Dua)

Alokasi Waktu: 2 x 35 menit

A. Standar Kompetensi
Menentukan sifat-sifat operasi hitung, faktor, kelipatan, bilangan bulat dan
pecahan serta menggunakannya dalam pemecahan sehari-hari.

B. Kompetensi Dasar
Menjumlah dan mengurangkan pecahan.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat menentukan hasil
penjumlahan dari berbagai bentuk pecahan.

D. Indikator
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat :
1. menjumlahkan dua pecahan biasa berpenyebut sama.
2. menjumlahkan tiga pecahan biasa berpenyebut sama.
3. mengurangkan dua pecahan biasa berpenyebut sama
4. mengurangkan tiga pecahan berpenyebut sama.

E. Materi Pokok
Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan.

F. Tujuan Perbaikan
Meningkatkan pemahaman siswa melalui peragaan berupa gambar dan contoh.
Mengaktifkan siswa dengan memberi kesempatan menjawab pertanyaan,
mengajukan pertanyaan dan mengerjakan di papan tulis.

G. Metode

: - tanya jawab.
- pemberian tugas.

- ceramah.
- demonstrasi.

H. Langkah-langkah Pembelajaran
a. Kegiatan Awal ( 10 menit)
1. mengulang sepintas materi yang telah lalu yang berhubungan dengan pecahan.
2. mengingat kembali konsep tentang pecahan berpenyebut sama.
3. Menyampaikan tujuan dan kegiatan, yaitu anak-anak akan menjumlahkan
berbagai pecahan biasa dengan memperhatikan gambar bangun datar.
b. Kegiatan Inti ( 40 menit)
1. Guru menempelkan gambar bangun datar di papan tulis, meminta siswa
membaca/ menyebutkan nilai pecahan dari salah satu gambar bangun datar
yang ada di papan tulis.
2. Guru menjelaskan pecahan senilai, meminta siswa menunjukkan gambar yang
merupakan pecahan senilai dari gambar di papan tulis.
3. Siswa memperhatikan penjelasan guru cara mengerjakan penjumlahan dua
pecahan biasa berpenyebut sama dengan bantuan media gambar.
4. Dengan bimbingan guru siswa mengerjakan penjumlahan dua pecahan biasa
berpenyebut sama.

5. Beberapa siswa mengerjakan penjumlahan di papan tulis.


6. Siswa memperhatikan penjelasan guru cara mengerjakan pengurangan pecahan
biasa dengan berpenyebut sama dengan bantuan media gambar.
7. Siswa berlatih mengerjakan soal-soal latihan.

c. Kegiatan Akhir ( 20 menit)


1. Siswa mengerjakan soal latihan penjumlahan dan pengurangan pecahan.
2. Guru memberikan penguatan tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan.
3. Guru memberikan penilaian.

H. Sumber/ alat bahan :


a. Sumber

: KTSP Tingkat SD tahun 2006.

b. Bahan

: Buku Matematika kelas VI.

c. Alat

: Gambar pecahan bangun datar

I. Penilaian
A. Bentuk soal: Isian
Hitunglah soal berikut ini !
1. 3/8 + 1/8 =
2. 5/20 + 1/20 + 3/20 = ..

4. 10/16 4/16 2/16 = .

3. 10/15 - 9/15 =

5. 15/20 9/20 + 1/20 =

Kunci Jawaban :
1. 4/8

2. 9/20

3. 2/13

4. 4/16

5. 7/20

Setiap nomor berbobot nilai 2 ( 5 x 2 = 10)

Mengetahui,

Depokrejo, 14 Mei 2010

Kepala Sekolah

Guru Kelas IV

NURSYIDI, S. Pd. I.

SRI SEKARWATI

NIP. 195810011979121001

NPM. 817367687

LEMBAR OBSERVASI

Mata Pelajaran

: Matematika

Kelas

: IV (Empat)

Hari / Tanggal : Senin, 17 Mei 2010


Fokus Observasi

: Penggunaan Media Pembelajaran


(Alat Peraga / Metode Pembelajaran)

No

Aspek Yang di Observasi

Kemunculan
Ada

Tidak

Komentar

Suka berfikir abstrak

Suka pada ketepatan

Sangat suka menghafal

Suka keadaan teratur

Menggunakan struktur logis

Sangat suka memecahkan masalah

Suka bercerita dengan logis

Suka atlas/gambar/chart

Suka mencatat dengan teratur

10

Penggunaan alat peraga/metode

Pengamat

SRI SEKARWATI
NIM. 817367687

RENCANA PERBAIKAN PEMBELAJARAN II

Mata Pelajaran

: Matematika

Kelas / Semester

: IV (Empat) / II (Dua)

Alokasi Waktu: 2 x 35 menit

A. Standar Kompetensi
Menentukan sifat-sifat operasi hitung, faktor, kelipatan, bilangan bulat dan
pecahan serta menggunakannya dalam pemecahan sehari-hari.

B. Kompetensi Dasar
Menjumlah dan mengurangkan pecahan.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat menentukan hasil
penjumlahan dari berbagai bentuk pecahan.

D. Indikator
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat :
1. mengurangkan dua pecahan biasa berpenyebut sama
2. mengurangkan tiga pecahan berpenyebut sama.

E. Materi Pokok
Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan.
F. Tujuan Perbaikan

Meningkatkan pemahaman siswa melalui peragaan berupa gambar dan contoh.


Mengaktifkan siswa dengan memberi kesempatan menjawab pertanyaan,
mengajukan pertanyaan dan mengerjakan di papan tulis.

G. Metode

: - tanya jawab.
- pemberian tugas.

- ceramah.
- demonstrasi.

H. Langkah-langkah Pembelajaran
a. Kegiatan Awal ( 10 menit)
1. mengulang sepintas materi yang telah lalu yang berhubungan dengan pecahan.
2. mengingat kembali konsep tentang pecahan berpenyebut sama.
3. Menyampaikan tujuan dan kegiatan, yaitu anak-anak akan menjumlahkan
berbagai pecahan biasa dengan memperhatikan gambar bangun datar.
b. Kegiatan Inti ( 40 menit)
1. Guru menempelkan gambar bangun datar di papan tulis, meminta siswa
membaca/ menyebutkan nilai pecahan dari salah satu gambar bangun datar
yang ada di papan tulis.
2. Guru menjelaskan pecahan senilai, meminta siswa menunjukkan gambar yang
merupakan pecahan senilai dari gambar di papan tulis.
3. Siswa memperhatikan penjelasan guru cara mengerjakan pengurangan pecahan
biasa dengan berpenyebut sama dengan bantuan media gambar.
4. Siswa berlatih mengerjakan soal-soal latihan.

c. Kegiatan Akhir ( 20 menit)

1. Siswa mengerjakan soal latihan penjumlahan dan pengurangan pecahan.


2. Guru memberikan penguatan tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan.
3. Guru memberikan penilaian.

H. Sumber/ alat bahan :


a. Sumber

: KTSP Tingkat SD tahun 2006.

b. Bahan

: Buku Matematika kelas VI.

c. Alat

: Gambar pecahan bangun datar

I. Penilaian
A. Bentuk soal: Isian
Hitunglah soal berikut ini !
1. 3/8 - 1/8 =
2. 5/20 - 1/20 - 3/20 = ..

4. 10/16 4/16 2/16 = .

3. 10/15 - 9/15 =

5. 15/20 9/20 - 1/20 =

Kunci Jawaban :
a. 2/8

2. 1/20

3. 1/13

4. 4/16

5. 5/20

Setiap soal berbobot nilai 2 ( 5 x 2 = 10 )


Mengetahui,

Depokrejo, 17 Mei 2010

Kepala Sekolah

Guru Kelas IV

NURSYIDI, S. Pd. I.
NIP. 195810011979121001

SRI SEKARWATI
NPM. 817367687

Rekapitulasi Nilai Praktik Perbaikan Pembelajaran


Kelas IV (Empat) SD Negeri 3 Depokrejo
Mata Pelajaran : Matematika

No

Nama

Nilai
Sebelum
Perbaikan

Setelah
Setelah
Perbaikan Perbaikan
(Siklus I) (Siklus II)

Nanda Saputra

Suciati

Riski Isnanda

Vera Dwi Saputri

10

10

Diyanti

Riski Lukman Hakim

Dendi Maulana

David Arwanto

10

10

Andika Saputra

10

Putri Lestanti

11

Arif Darmawan

10

10

12

Danang S

13

Galang Pratama

14

Yani Setiana

15

Edi Susanto