Anda di halaman 1dari 1

Pria 58 tahun

Pemx. Fisik

Anamnesis:

1 bulan lalu, defekasi keluar darah


Darah berwarna merah segar
Darah kadang menetes, kadang
seperti pancuran air
Tidak nyeri
Ada benjolan saat defekasi tapi
bisa masuk sendiri
1 minggu ini lemah, letih, lesu
Pekerja bangunan 5 tahun terakhir

Pemx. Penunjang

Konjungtiva anemis
Abdomen datar dan lembut,
peristaltik normal, tenderness
(-), defans muskular (-), massa
(-)
Rectal toucher : teraba massa
di jam 3 dan 7, mukosa licin,
ampula tidak kolaps, tonus
sfingter ani (+) normal

Enteroskopi dan
rontgen ( untuk
pendarahan usus
proksimal)
Barium/klonoskopi/
sigmoidoskopi (kolon)

DD

Hemoroid interna

-Prolaps (wasir
yang nongol
keluar dari
rektum) dan
keluarnya
mukus
-Perdarahan
bersifat
menetes
-Tidak nyeri
-Rasa tak
nyaman.
- Gatal

Dx sementara

Hemoroid eksterna

-Pembengkakan
bulat kebiruan
pada pinggir anus
- Sangat nyeri ( jika
mengalami
trombosis) dan
gatal
- Rasa terbakar

Prolaps recti

-Nyeri sekita
anus
-Perdarahan
-Pemeriksaan
perabaan otot
melingkar anus
(otot sfingter
ani) adanya
penurunan dari
tonus
(ketegangan)
otot

Karsinoma kolorectal

- Pasien kanker
kolorektal tahap
awal seringkali
asimtomatik.
-Perdarahan rektal
dan perubahan sifat
intestinal
-Dispepsia
-20% pasien
mempunyai
penyakit metastase
paling umum
adalah liver, paru

Non Farmakologis: mencegah perburukan memperbaiki cara


defekasi, pola makan, minum. BMP (bowel management program)
Farmakologi: pelicin defekasi (bulk forming laxative), obat
menghentikan pendarahan
Obat simptomatik: mengurangi rasa gatal dan nyeri