Anda di halaman 1dari 2

FISIKA DASAR III Tugas 2

Nama : Antonius Malvinas


David Simanjuntak
Dewi Wijayanti
Helim Siregar
Julyansyah Doger
Ray Henry
Ristiana P
Perpindahan Panas
Panas merupakan salah satu bentuk energi. Yang secara umum diindikasikan melalui
temperature. Jadi perpindahan panas dapat diartikan sebagai proses transfer energi
dari sesuatu yang berenergi lebih tinggi ke sesuatu yang lain yang berenergi lebih
rendah (ada perbedaan energi).
Salah satu contoh indikasi nyata yang dapat menunjukkannya adalah adanya
perbedaan temperature. Jadi pada benda yang memiliki perbedaan temperatur dengan
system ataupun benda lain, benda tersebut berpotensi untuk memindahkan energi
dalam bentuk panas. Sedangkan total nilai panas yang dilepas oleh benda tadi akan
sama besarnya dengan total nilai panas yang diterima oleh benda lain ataupun system.
Panas yang dilepas = Panas yang diterima
Secara umum ada 3 bentuk perpindahan panas yang dapat kita temui:
1.

Konduksi
Konduksi merupakan proses perpindahan panas melalui suatu media tanpa
diikuti perpindahan partikel media tersebut (hanya bergetar). Contohnya
perpindahan panas dari dasar wajan penggorengan ke pinggirannya pada
saat dipanaskan.
Perpindahan panas dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti luas penampang
media, panjang media dan perbedaan suhu.
Banyaknya panas per satuan waktu yang dihantarkan oleh sebuah batang yang
panjangnya L, luas penampang A dan perbedaan suhu antara ujung-ujungnya
t, adalah :
H = k .A.

t
L

k adalah koefisien konduksi panas dari bahan dan besarnya tergantung dari
macam bahan.
Bila k makin besar, benda adalah konduktor panas yang baik.
Bila k makin kecil, benda adalah isolator panas.
2.

Konveksi
Konveksi merupakan proses perpindahan panas melalui suatu media
dengan diikuti perpindahan partikel media tersebut. Contohnya perpindahan

panas dari bagian dasar panci yang berisi air yang direbus ke bagian atas
panci.
Perpindahan panas pada konveksi juga dipengaruhi oleh beberapa faktor
seperti luas penampang media dan perbedaan suhu.
H = h . A . t
Dengan h = koefisien konveksi
3.

Radiasi
Radiasi merupakan proses perpindahan panas tanpa melalui zat perantara.
Radiasi adalah pemindahan panas melalui radiasi energi gelombang
elektromagnetik. Energi panas tersebut dipancarkan dengan kecepatan yang
sama dengan gelombang-gelombang elektromagnetik lain di ruang hampa
(3 x 108 m/det)
W=e..T4

W = Intensitas radiasi yang dipancarkan per satuan luas, dinyatakan dalam : J/m2.det
atau watt/m2
e = Emisivitas (Daya pancaran) permukaan
= Konstanta umum = 5,672 x 10 8

watt
4
m (K)
2

T = Suhu mutlak benda


Besarnya harga e tergantung pada macam permukaan benda 0 e 1
e=1

Permukaan hitam sempurna (black body)


Sebagai pemancar panas ideal.
Sebagai penyerap panas yang baik.
Sebagai pemantul panas yang jelek.

e=0

Terdapat pada permukaan yang lebih halus.


Sebagai pemancar panas yang jelek.
Sebagai penyerap panas yang jelek.
Sebagai pemantul yang baik.

Botol thermos dibuat dengan dinding rangkap dua dan diantaranya terdapat ruang
hampa serta dinding-dindingnya dilapisi dengan perak, maksudnya adalah :
-

Karena adanya ruang hampa tersebut, praktis pemindahan


panas lewat konduksi dan konveksi tidak terjadi.

Lapisan mengkilap dari perak dimaksudkan untuk


memperkecil terjadinya pemindahan panas secara radiasi. (Permukaan mengkilap
e = 0)