Anda di halaman 1dari 3

1.

Mengapa informasi biaya yang akurat mengenai pelanggan dan pemasok adalah
informasi yang penting?
Jawab:
Informasi biaya yang akurat mengenai pelanggan dan pemasok merupakan
informasi yang penting sekali karena penerapan biaya yang tepat dapat
digunakan untuk membantu proses perencanaan, pengendalian, dan pembuatan
keputusan ekonomi. Ketidaktepatan atau kesalahtafsiran biaya, bisa berakibat
pembuatan keputusan yang kurang tepat. Biaya didefinisikan sebagai
pengorbanan ekonomis yang dibuat untuk memperoleh barang atau jasa.
Dengan kata lain biaya adalah harga perolehan barang atau jasa yang
diperlukan oleh perusahaan dalam menjalankan proses bisnisnya dari pemasok
kepada konsumen.
2. Apa yang salah dengan pernyataan bahwa semua pelanggan adalah pelanggan yang
baik bagi perusahaan?
Jawab:
Tidak setiap pelanggan itu adalah raja. Secara lebih rinci, kita mungkin bisa
membagi jenis pelanggan menjadi tiga : bad customers, good customers dan
great customers. Bad customers juga bisa merujuk pada pelanggan yang tidak
begitu care dengan prosedur. Bagi para bad customers ini, proses edukasi yang
tekun mungkin perlu dilakoni dengan supaya pelanggan menjadi lebih tertib
dalam melakukan pembayaran, dan juga agar mereka kian sadar dengan
tanggung jawabnya sebagai konsumen yang cerdas.
Good customers mungkin adalah mayoritas tipikal pelanggan yang ada. Mereka
memiliki nilai transaksi yang cukup memadai, memiliki respek yang win-win
dengan para produsen, dan juga relatif memiliki kepedulian dengan
tanggungjawabnya sebagai konsumen yang baik (good consumers).
Great customers adalah mereka yang termasuk pelanggan premium, memiliki
nilai transaksi yang amat tinggi, dan mampu memberikan sumbangan besar bagi
profit produsen. Dalam dunia perbankan misalnya, kita mengenal mereka
sebagai priority bank customers. Great customers juga cenderung merupakan
pelanggan yang loyal, dan mampu membangun long term and mutual
relationship dengan para perusahaan penyedia jasa dan produk.
Pihak perusahaan tentu saja berharap agar mayoritas pelanggan mereka masuk
kategori great customers (atau paling tidak good customers). Sebab dengan itu,
proses pelayanan terbaik dan kinerja bisnis yang cemerlang bisa terus dirajut
dan dikembangkan.
3. Apakah informasi biaya yang akurat menjamin perusahaan akan bersaing?
Jawab:
Karena Informasi biaya yang akurat dapat membantu manajeman dalam
penerapan biaya yang tepat dapat yang digunakan untuk membantu proses
perencanaan, pengendalian, dan pembuatan keputusan ekonomi, maka
informasi biaya yang akurat akan menjamin perusahaan menjadi lebih kompetitif
dalam hal efisiensi dan efektivitas.

4. Dalam hal apa pengelolaan berbagai aktivitas akan meningkatkan efisiensi?


Jawab:
Efisiensi adalah sebuah ukuran apakah jumlah sumber daya yang tepat telah
digunakan untuk menjalankan proses, layanan atau kegiatan. Proses yang
efisien mencapai tujuannya dengan menggunakan jumlah waktu, uang, orang
atau sumber lainnya secara seminimal mungkin. Majamen berbasis aktivitas
membantu dalam menganalisa pengendalian biaya sehingga dapat menjalankan
aktivitas operasi perusahaan dengan seminimal mungkin tanpa mengorbankan
kualitas produk dan kepuasan pelanggan. Dengan demikian, maka efisiensi
kinerja suatu perusahaan dapat ditingkatkan.
5. Bagaimana cara kita menentukan nilai aktivitas bagi perusahaan?
Jawab:
Menentukan nilai aktivitas sebuah perusahaan adalah dengan metode Value
Chain Analysis (VCA) yang bertujuan untuk mengidentifikasi dimana advantage
atau disadvantage biaya rendah yang ada di sepanjang rantai nilai. Penilaian
substansial kiranya dibutuhkan dalam melakukan VCA karena hal-hal yang
berbeda dalam rantai nilai bisa berdampak secara positif atau negatif terhadap
hal yang lain, sehingga terdapat keterkaitan yang kompleks. Terlepas dari
kompleksitasnya, prosedur analisis ini dapat dilakukan dengan menerapkan
prosedur sebagai berikut :
a. Pertama, proses operasi suatu perusahaan dibagi ke dalam berbagai
aktivitas atau proses bisnis yang spesifik.
b. Kedua, berusaha untuk mengenakan biaya pada setiap aktivitas dan biaya
tersebut bisa dalam bentu waktu dan uang.
c. Ketiga, mengubah data biaya itu menjadi informasi yang mungkin
menghasilkan keunggulan atau kelemahan kompetitif.
6. Jika ada, peran apa yang dilakukan laporan biaya dalam mengelola berbagai aktivitas?
Jawab:
Data dari laporan biaya akan dapat dimanfaatkan oleh manajemen untuk
berbagai tujuan. Manfaat dari laporan biaya antara lain :
a. Untuk Tujuan Pengawasan
Data biaya yang dihasilkan dari akuntansi biaya merupakan salah satu data
yang digunakan manajemen dalam membuat perencanaan baik rencana
produksi, bahan baku, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik. Selain itu
akuntansi biaya juga melakukan pencatatan-pencatatan biaya yang terjadi.
Dalam proses pencatatan tersebut data biaya dapat digunakan untuk
mengawasi kegiatan perusahaan yaitu dengan membandingkan antara biaya
sesungguhnya dengan biaya yang ditargetkan.
b. Membantu dalam Penetapan Harga Jual
Penentuan harga jual dapat dilakukan untuk suatu periode yang diinginkan,
melalui pengetahuan tentang data biaya dan volume penjualan masa lalu.
Harga jual yang ditentukan tentu saja diusahakan haga jual yang minimal
dapat menutup semua biaya yang terjadi.
c. Untuk Menghitung R/L Periodik

Perhitungan rugi laba periodik untuk suatu perusahaan dilakukan dengan


jelas, mempertemukan antara penghasilan (dalam hal ini hasil penjualan)
dengan biaya-biaya yang terjadi.
d. Untuk Pengendalian Biaya
Yang dimaksud pengendalian biaya dalam hal ini adalah pengendalian
melalui akuntansi pertanggungjawaban. Akuntansi pertanggungjawaban
merupakan sistem akuntansi yang disusun sedemikian rupa sehingga
pengumpulan dan pelaporan biaya dan penghasilan sesuai dengan bidang
pertanggungjawaban dalam organisasi.
e. Untuk Pengambilan Keputusan
Data biaya sangat diperlukan oleh manajemen dalam pengambilan
keputusan. Pentingnya data biaya untuk pengambilan keputusan manajemen
misalnya keputusan untuk memproduksi sendiri komponen yang diproduksi
atau membeli di pasaran bebas guna merakit suatu model produk.