Anda di halaman 1dari 4

Persamaan LSM dan Pemerintah

LSM dan pemerintah memiliki tujuan yang sama yaitu bertujuan untuk menyejahterakan
masyarakat dalam segala aspek kehidupan khususnya pada kehidupan sosial dan politik. LSM
dan pemerintah memiliki aturan tersendiri untuk mengatur birokrasinya.
Perbedaan
Berdasarkan tujuan :
LSM lebih bertujuan dalam pembangunan sumberdaya manusia sedangkan pemerintah lebih
bertujuan dalam pembangunan infrastruktur.
Kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah bersifat umum karena mengkaji seluruh aspek
kehidupan. Sedangkan LSM lebih mengkaji sesuatu yang lebih spesifik dan mendalam karena
hanya berpusat dalam pengembangan sumberdaya manusia.
Berdasarkan cara :
LSM lebih menyukai aksi daripada teori.
LSM bersifat partisipatif dan debirokratif serta mementingkan aspirasi masyarakat.
Sedangkan pemerintah lebih mementingkan birokrasi.
Birokratisme
Birokratisme adalah pelanggaran tehadap enam ciri birokrasi yang telah dijelaskan oleh weber
oleh anggota organisasi sosial.
Dalam bacaan tersebut pemerintah menerapkan birokratisme yaitu dengan ditetapkannya
peraturan-peraturan dan undang-undang mengenai LSM. Ada anggapan kuat bahwa UU
organisasi kemasyarakatan yang dikeluarkan tahun 1985 akan sangat memukul otonomi
LSM/LPSM. Karena dengan UU keormasan ini memungkinkan pemerintah untuk menindak
keras organisasi-organisasi yang aktifitasnya dinilai mengancam stabilitas dan aktivitas nasional.
Kesimpulan
LSM merupakan salah satu bentuk alternatif dari birokrasi

Analisis Bacaan

1.

Persamaan atau perbedaan tujuan dan cara-cara pencapaiannya antara birokrasi pemerintahan dengan Lembaga Swadaya
Masyarakat (LSM) adalah :

Perbedaan
Berdasarkan tujuan :

LSM lebih bertujuan dalam pembangunan sumberdaya pemerintah sedangkan pemerintah lebih bertujuan dalam pembangunan
infrastruktur.

Kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah bersifat umum karena mengkaji seluruh aspek kehidupan. Sedangkan LSM lebih mengkaji
sesuatu yang lebih spesifik dan mendalam karena hanya berpusat dalam pengembangan sumber daya manusia.
Berdasarkan cara :

LSM lebih menyukai aksi daripada teori.

LSM bersifat partisipatif dan debirokratif serta mementingkan aspirasi masyarakat. Sedangkan pemerintah lebih mementingkan
birokratisasi.
Persamaan
Berdasarkan tujuan :
LSM dan pemerintah memiliki tujuan yang sama yaitu bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat dalam segala aspek
kehidupan khususnya pada kehidupan sosial dan politik.
Berdasarkan cara :
LSM dan pemerintah memiliki aturan tersendiri untuk mengatur birokrasinya. Contohnya, pemerintah memiliki UU
keormasan.
2.

Dalam bacaan tersebut pemerintah menerapkan birokratisasi yaitu dengan ditetapkannya peraturan-peraturan dan undangundang mengenai LSM.

Ada anggapan kuat bahwa UU organisasi kemasyarakatan yang dikeluarkan tahun 1985 akan sangat memukul otonomi
LSM/LPSM. Karena dengan UU keormasan ini memungkinkan pemerintah untuk menindak keras organisasi-organisasi yang aktifitasnya
dinilai mengancam stabilitas dan aktivitas nasional.
3.

LSM merupakan salah satu bentuk alternatif dari birokrasi

Pemerintah dalam hal ini mempunyai peran sebagai penjembatan masyarakat. Agar aspirasi masyarakat dapat tersalurkan kepada
pemerintah untuk itu diperlukan organisasi yang dapat menyalurkan aspirasi tersebut. Organisasi yang dimaksud adalah LSM. Sesuai
dengan tugasnya, LSM lebih menjalin komunikasi dengan masyarakat. Karena tujuan LSM yaitu mementingkan aspirasi masyarakat dalam
melakukan pendekatan pada pemerintah dan menyuarakan tuntutan perubahan kebijakan pemerintah. Sehingga hal-hal yang diinginkan
oleh masyarakat dapat tercapai.

Perbedaan antara LSM dengan Negara

Perbedaan tujuan:
LSM
umumnya
menyelenggarakan
program
berskala
mikro,
sedangkan negara
merupakan birokrasi nasionalsecara makro/nasional.
Negara merupakan Birokrasi nasional yang mengeluarkan kebijakan demi kelancaran pembangunan,
sedangkan LSM berpengaruh langsung dalam proses kebijakan pemerintahan dan opini publik.
Negara dan Pemerintah melaksanakan pembangunan secara luas, sedangkan LSM berorientasi
pembangunan dan mobilitasi.
Negara dan Pemerintah menekankan dalam berpolitk, sedangkan LSM menekankan dalam karakter
dan non politik.
Negara dan Pemerintah bertujuan untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat, sedangkan
LSM penguatan kelompok masyarakat.
dalam hal ini LSM lebih mengarah kepada organisasi sementara negara lebih kepada suatu birokrasi
Namun,

LSM lebih tepat sebagai alternative birokrasi karena:


Adanya peraturan yang mendasari jaringan kerja dalam pelaksanaan jaringan kerja
Mempunyai tujuan yang jelas
Struktur manajemen yang baik
Merupakan gabungan dari beberapa jejaring kolaborasi antar birokrasi pemerintah dengan pihak
organisasi bukan pemerintahan.

Apa yang dimaksud dengan birokratisme ? Ceritakan contoh birokratisme yang pernah terjadi di
Indonesia
Jawab : Birokratisme adalah penyimpangan terhadap fungsi birokrasi. Birokratisme adalah
tindakan dari pelaku atau aktor yang berkecimpung dalam suatu organisasi yang menyimpang dari
kaedah dan tujuan awal pembentukan organisasi.Birokratisme terjadi karena adanya suatu tindakan
dari pelaku untuk dapat mengambil keuntungan pribadi dan kelompok atau karena adanya keegoisan
dari pelaku tersebut.
Bukti bahwa organisasi pemerintah pemerintah menerapkan birokratisme adalah:

Sempitnya ruang yang diberikan pemerintah untuk menyampaikan aspirasi melalui LSM yang ada
walaupun masih banyak juga LSM yang dapat mencari celah dalam kesempitan tersebut. Padahal
tujuan LSM tersebut untuk membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan.

Banyaknya LSM yang masih ketergantungan terhadap program pemerintah yang memang menjadi
tolak ukur kelemahan dalam organisasi LSM.

Adanya usaha pemerintah untuk terus menetralisir dan mecegah keterlibatan masyarakat yang
didasarkan pada kelompok-kelompok yang secara murni mengandalkan kekuatan sendiri.

Semua masalah tersebut tercantum dalam UU keormasan tahun 1985 yang mengenakan kontrol yang
lebih besar terhadap berkembangnya pengaruh LSM.

Menurut pemikiran anda, antara LSM dan Negara, mana yang lebih berakomodasikan kepentingan
masyarakat ? Jelaskan !
Menurut saya, yang lebih berakomodasikan terhadap kepentingan rakyat adalah LSM. Hal ini karena
LSM lebih berorientasi secara mikro sehingga lebih spesifik . LSM berpengaruh langsung dalam proses
kebijakan pemerintahan dan opini publik. LSM berorientasi pembangunan dan mobilitasi. LSM
menekankan dalam karakter, non politik dan LSM menguatkan kelompok masyarakat.

Analisis Bacaan
A.
Pengertian birokratisme dan contohnya.
Birokaratisme adalah gejala persoalan yang muncul akibat adanya perkembangan birokrasi yang
disebabkan para anggota birokrasi bertindak berbeda dengan maksud sebenarnya (berbeda dari ciri
birokrasi). Contohnya adalah:
1.
Pemerintah menetapkan UU Keormasan Tahun 1985 sebagai kontrol terhadap LSM,
yang seharusnya bekerja dengan lancar tetapi dipersulit dengan prosedur yang baru.

2.
Pemerintah menciptakan struktur paralel yang bertujuan memobilisasi kelompokkelompok sasaran seperti pemuda, petani, dan wanita. Ini membuktikan bahwa tujuan
pemerintah tidak sesuai dengan enam ciri-ciri birokrasi menurut Weber, 1954. Yang dimana
pemerintah telah pandang bulu dalam menjalankan tugasnya. Dalam kenyataannya,
organisasi-organisasi bentukan pemerintah ini pada umumnya sekedar menjadi wadah
kosong yang tak didukung masyarakat.
3.
Pemerintah terlalu membatasi ruang gerak untuk menyampaikan aspirasi dari LSM
sehingga LSM kesulitan dalam melaksanakan program- program yang dapat mendukung
program pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat.
4.
Pemeritah menarik ulur LSM, di satu sisi pemerintah menghambat kelangsungan
proses program- program yang akan dijalankan oleh LSM, namun di sisi lain pemerintah
malah memanfaatkan LSM.
5.
Banyaknya LSM yang masih ketergantungan terhadap program pemerintah yang
memang menjadi tolak ukur kelemahan dalam organisasi LSM.
6.
Tindakan yang dilakukan oleh Sekkab dalam hubungannya dengan donor luar negeri
sering kali tidak mengikuti prosedur yang berlaku, seperti keketatan persyaratan yang tak
harus dipenuhi pada setiap tahap.
B.

Bentuk alternatif birokrasi yang ada

Bentuk alternatif birokrasi yang paling sesuai untuk diterapkan adalah pengorganisasian pengelolaan
kegiatan dalam bentuk Jejaring Kolaborasi, yaitu LSM/LPSM. Dalam bacaan, membuktikan bahwa
penerapan jejaring ini sesuai, karena dapat terdiri dari berbagai pihak yang berbeda, seperti jejaring
kolaborasi antar birokrasi pemerintah dengan pihak organisasi bukan pemerintah yaitu Lembaga
Swadaya Masyarakat (LSM) itu sendiri. LPSM/LSM dapat digolongkan sebagai salah satu bentuk
alternatif dan birokrasi. Karena, berdasarkan sebab tumbuhnya birokrasi (Schoorl,1982).
1) LSM/LPSM telah mengalami proses Integrasi yaitu telah berhasil mengintegrasikan kedua
pendekatan, yaitu pendekatan pembangunan dan pendekatan mobilisasi.
2) LSM/LPSM telah mengalami pembesaran skala yang dimana sekarang telah menjadi luas dan
didukung masyarakat.
3) LSM/LPSM merupakan hasil dari proses Diferensiasi.