Anda di halaman 1dari 48
DEMOGRAFI Demos (rakyat/penduduk) & Grafein (menulis) = tulisan/karangan mengenai rakyat atau penduduk Istilah pertama kali dipergunakan
DEMOGRAFI Demos (rakyat/penduduk) & Grafein (menulis) = tulisan/karangan mengenai rakyat atau penduduk Istilah pertama kali dipergunakan

DEMOGRAFI Demos (rakyat/penduduk) & Grafein (menulis) = tulisan/karangan mengenai rakyat atau penduduk

Istilah pertama kali dipergunakan oleh Aschille Guillard dalam bukunya(1885)

Yang dipelajari oleh demografi:

Donald J Bogue : ilmu yg mempelajari secara statistik dan sistematik tentang besar, komposisi dan distribusi penduduk dan perubahannya sepanjang masa melalui bekerjanya 5 komponen demografi , yaitu:fertilitas. Mortalitas, perkawinan, migrasi dan mobilitas sosial.

Kelahiran (fertilitas) kematian (mortalitas) perkawinan migrasi mobilitas sosial Definisi lain tentang demografi Aschille Guillard: mempelajari
Kelahiran (fertilitas) kematian (mortalitas) perkawinan migrasi mobilitas sosial Definisi lain tentang demografi Aschille Guillard: mempelajari

Kelahiran (fertilitas) kematian (mortalitas) perkawinan migrasi mobilitas sosial

Definisi lain tentang demografi Aschille Guillard: mempelajari segala sesuatu dari keadaan dan sikap manusia

yang dapat diuku

Barclay: demografi memberikan gambaran yg menarik dari penduduk yg digambarkan secara statistik. Mempelajari tingkah laku

Barclay: demografi memberikan gambaran yg menarik dari penduduk yg digambarkan secara statistik. Mempelajari tingkah laku keseluruhan dan bukan perseorangan Hauser&Duncan : mempelajari tentang jumlah, persebaran teritorial dan komposisi penduduk, perubahan serta sebab-sebab perubahan tsb.

Demografi ad ilmu yg mempelajari persoalan dan keadaan perubahan penduduk/segala hal yg bd komponen perubahan

Demografi ad ilmu yg mempelajari persoalan dan keadaan perubahan penduduk/segala hal yg bd komponen perubahan seperti (kelahiran, kematian, migrasi) shg menghasilkan suatu keadaan dan komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin tertentu.

John Graut (abad 17) bapak demografi. Analisa data kelahiran dan kematian dari catatan kematian gereja.

John Graut (abad 17) bapak demografi. Analisa data kelahiran dan kematian dari catatan kematian gereja. Laundry membuktikan secara matematik adanya hubungan antara unsur demografi. Menyarankan penggunaan istilah PURE DEMOGRAFI untuk cabang ilmu yg bersifat analitik matematik menghasilkan teknik menghitung data kependudukan , dpt memperkirakan keadaaan penduduk masa lalu dan masa depan.

Demografi lebih menyerupai Interdisciplinary Science

1. Mempelajari kuantitas & distribusi penduduk dalam suatu daerah tertentu 2. Menjelaskan pertumbuhan masa lampau, penurunan
  • 1. Mempelajari kuantitas & distribusi penduduk dalam suatu daerah tertentu

  • 2. Menjelaskan pertumbuhan masa lampau, penurunan dan persebaran dengan sebaik- baiknya dengan data yang tersedia.

  • 3. Mengembangkan hubungan sebab akibat antara perkembangan penduduk dengan bermacam-macam aspek organisasi sosial.

  • 4. Meramalkan pertumbuhan penduduk di masa datang dan kemungkinan konsekwensinya

Pertumbuhan penduduk merupakan keseimbangan dinamis antara kekuatan yg menambah dan kekuatan yg mengurangi jumlah penduduk.

Pertumbuhan penduduk merupakan keseimbangan dinamis antara kekuatan yg menambah dan kekuatan yg mengurangi jumlah penduduk. Pertumbuhan penduduk diakibatkan oleh 4 komponen yaitu: kelahiran, kemaian, in-migration (migrasi masuk), dan out-migration. Pertumbuhan penduduk hanya dipengaruhi 2 cara:

  • a) Selisih kelahiran dan kematian= productive change (perubahan reproduktif)/natural increase (pertumbuhan alamiah).

  • b) Selisih antara in-migration dan out-migration disebut net-migration atau migrasi neto

1. Fertilitas(kemampuan ril seorang wanita untuk melahirkan, yg dicerminkan dari jumlah bayi yang dilahirkan) a) Crude
  • 1. Fertilitas(kemampuan ril seorang wanita untuk melahirkan, yg dicerminkan dari jumlah bayi yang dilahirkan)

    • a) Crude birth rate/Angka kelahiran kasar

    • b) Age spesifik rate/angka kelahiran menurut umur

    • c) Total Fertility rate/angka fertilitas total

  • 2. Mortalitas

    • a) Angka kematian kasar

    • b) Angka kematian menurut umur

  • 3. Migrasi (perpindahan penduduk yg relatif permanen dari suatu daerah ke daerah lain)

  • 4. Angka pertumbuhan penduduk

    • a) Pertumbuhan geometri

    • b) Pertumbuhan eksponensial

  • Pertumbuhan penduduk yang makin cepat mengundang banyak masalah Ex: filosofis cina memasalahkan jumlah optimum penduduk

    Pertumbuhan penduduk yang makin cepat mengundang banyak masalah Ex: filosofis cina memasalahkan jumlah optimum penduduk yang bekerja di areal pertanian.Mereka merumuskan suatu proporsi ideal antara luas tanah dengan jumlah penduduk. Anjuran filosofis: pemerintah memindahkan penduduk penduduk ke daerah yang kurang penduduk, karena persediaan pangan yang merosot angka kematian tinggi. Umur perkawinan terlalu muda-angka kematian bayi tinggi. Jika biaya perkawinan naik maka angka kematian turun

    Pendekatan yang digunakan untuk melihat masalah dan hubungan antar demografi,sosek dan faktor lain : 1. Besar/size,
    Pendekatan yang digunakan untuk melihat masalah dan hubungan antar demografi,sosek dan faktor lain : 1. Besar/size,

    Pendekatan yang digunakan untuk melihat masalah dan hubungan antar demografi,sosek dan faktor lain :

    1. Besar/size, komposisi dan distribusi penduduk akan mempengaruhi kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat 2. Keadaan ekonomi dan lingkungan akan menentukan tingkat dan pola kelahiran, mortalitas dan migrasi

    Teori Penduduk optimum jumlah penduduk suatu negara harus seimbang dengan jumlah sumber ekonominya, baru dapat diperoleh
    Teori Penduduk optimum jumlah penduduk suatu negara harus seimbang dengan jumlah sumber ekonominya, baru dapat diperoleh

    Teori Penduduk optimum jumlah penduduk suatu negara harus seimbang dengan jumlah sumber ekonominya, baru dapat diperoleh kenaikan pendapatan nasional.

    Komposisi Penduduk(menurut umur dan jenis kelamin)

    Ex. Jumlah penduduk umur > 45 lebih banyak diharapkan punya angka kelahiran rendah dan kematian tinggi,shg pertumbuhan penduduk rendah.

    Ketidakseimbangan antara jumlah lk dan pr akan mempengaruhi keadaan sosial, ekonomi dan keluarga Komposisi penduduk digambarkan

    Ketidakseimbangan antara jumlah lk dan pr

    akan mempengaruhi keadaan sosial, ekonomi dan keluarga Komposisi penduduk digambarkan dalam

    bentuk piramida penduduk yang mencerminkan apakah negara tsb mempunyai ciri penduduk tua atau muda Ciri komposisi dan distribusi umur dipakai sbg ukuran perbandingan beban tanggungan (angka yg menyatakan perbandingan antara banyaknya orang yang tidak produktif < 15 , > 65) dan banyaknya orang yang termasuk produktif secara ekonomi (15-64 th )

    TeoriTransisi demografi: perubahan penduduk dari tingkat pertumbuhan (kelahiran kematian) yang tinggi ke yang rendah 4 Kategori

    TeoriTransisi demografi: perubahan penduduk dari tingkat pertumbuhan (kelahiran kematian) yang tinggi ke yang rendah

    4 Kategori transisi demografis :

    1. Kelahiran dan kematian pada tingkat tinggi. Kelahiran tdk terkendali,kematian tiap tahun, panen gagar, harga tinggi, kelaparan, daya tahan tubuh lemah, meluasnya penyakit menular

    2. Angka kematian menurun karena peningkatan anggaran kesehatan dan penemuan obat.angka kelahiran tingggi pertumbuhan penduduk meningkat

    2. Angka kematian menurun karena peningkatan anggaran kesehatan dan penemuan obat.angka kelahiran tingggi pertumbuhan penduduk meningkat pesat 3. Angka kematian terus menurun namun tdk secepat ketegori 2, angka kelahiran menurun karena urbanisasi, pendidikan, alat KB 4. Angka kelahiran kematian pada tingkat yg rendah

    Catatan teori ini tidak berlaku umum

    Fertilitas : hasil reproduksi nyata dari seorang wanita/sekelompok wanita. Fertilitas menyangkut banyaknya bayi yg lahir

    Fertilitas : hasil reproduksi nyata dari seorang wanita/sekelompok wanita. Fertilitas menyangkut banyaknya bayi yg lahir hidup dan mencakup peranan kelahiran pada perubahan penduduk. Natalitas : peranan kelahiran pada perubahan penduduk dan reproduksi manusia Fekunditas : potensi fisik untuk melahirkan anak.

    Lahir hidup (Live birth) WHO : Suatu kelahiran seorang bayi tanpa memperhitungkan lamanya di dalam kandungann,

    Lahir hidup (Live birth) WHO : Suatu kelahiran seorang bayi

    tanpa memperhitungkan lamanya di dalam kandungann, dimana si bayi menunjukan tanda-tanda kehidupan. Lahir mati (still birth) : kelahiran seorang bayi dari

    kandungan yg berumur paling sedikit 28 minggu tanpa menunjukan tanda-tanda kehidupan. Abortus : kematian bayi dalam kandungan dengan umur

    kehamilan < 28 minggu. Terdiri dari Induced abortion dan spontaneous abortion. Masa reproduksi/usia subur (childbearing age), masa dimasa seorang wanita mampu melahirkan.

    2.1Registrasi Data tersedia : statistic kelahiran (birth statistic) Kelemahan : ▪ Ketepatan definisi yg dipakai dan

    2.1Registrasi

    Data tersedia : statistic kelahiran (birth statistic)

    Kelemahan

    :

     

    Ketepatan definisi yg dipakai dan aplikasinya

    Kelengkapan (completeness) registrasi

    Ketepatan alokasi tempat

    Ketepatan alokasi waktu

    Ketepatan pengelompokan kelahiran bd karakteristik ekonomi/demografi

    Kelamahan timbul karena : penduduk/petugas tdk menyadari pentingnya registrasi kelahiran. Penduduk tidak mengerti bagaimana menjawab pertanyaan ex tgl kelahiran anak, umur ibu

    2.2 Sensus Data yang tersedia : Komposisi penduduk menurut umur dan JK Jumlah anak yg pernah

    2.2 Sensus

    Data yang tersedia

    :

     

    Komposisi penduduk menurut umur dan JK

    Jumlah anak yg pernah dilahirkan hidup

    Jumlah anak yg dilahirkan dalam satu periode yang lalu (missal 1 tahun yg lalu)

    Data penduduk yg bd variable fertilitas (ex pend usia kawin)

    Kelemahan

    :

     

    Keterangan jumlah anak yg pernah dilahirkan sangat tergantung daya ingat ibu

    Ket mengenai banyaknya anak yg lahir setahun yg lalu tergantung ketepatan dalam memperkirakan jangka waktu satu tahun sebelum sensus.

    Ket penduduk yg berkaitan dengan variabel fertilitas juga menanggung kesalahan pelaporan umur oleh penduduk.

    2.3 Survei Data yang tersedia sensus (a sd d) : = sama dengan keterangan tambahan ttg

    2.3 Survei

    Data yang tersedia sensus (a sd d)

    : = sama dengan

     

    keterangan tambahan ttg fertilitas lebih terinci

    ex. Riwayat kelahiran (birth history/pregnancy

    history) status kehamilan (pregnancy status)

    Kelemahan: sama dengan sensus karena kedua jenis sumber data tsb bd informasi yg sudah lampau

    1. Angka Kelahiran Kasar /Crude Birth Rate (CBR) Dimana : CBR = B / P x
    • 1. Angka Kelahiran Kasar /Crude Birth Rate (CBR)

    Dimana :

    CBR = B / P x k
    CBR = B / P x k

    B = Banyaknya kelahiran selama 1 tahun = Banyaknya penduduk pada pertengahan tahun = Konstanta

    P

    k

    2. Angka Kelahiran Umum / General Fertility Rate (GFR) Dimana : GFR = B / P

    2. Angka Kelahiran Umum / General Fertility Rate (GFR)

    Dimana :

    GFR = B / P f 15-49 x k
    GFR = B / P f 15-49 x k

    B

    = banyaknya kelahiran selama 1 tahun

    P f 15-49 = banyaknya penduduk yang berumur

    15 – 49 tahun pada pertengahan tahun

    3. Age spesific Fertility rate (ASFR) atau A Angka Kelahiran Menurut Kelompok Umur Dimana : ASFR

    3. Age spesific Fertility rate (ASFR) atau A Angka Kelahiran Menurut Kelompok Umur

    Dimana :

    ASFR i = b i / P f i x k ( i = 1 s/d
    ASFR i = b i / P f i x k ( i = 1 s/d 7)

    b i

    = Banyaknya kelahiran di dalam kelompok umur i selama 1 tahun

    P f i

    k

    =Banyaknya wanita kelompok umur i pada pertengahan tahun = 1000

    4. Angka Kelahiran Total /Total Fertility Rate (TFR) Dimana: 7 TFR = 5 Σ ASFR i

    4. Angka Kelahiran Total /Total Fertility Rate (TFR)

    Dimana:

    7 TFR = 5 Σ ASFR i (i = 1,2 .... ) i=1
    7
    TFR = 5 Σ ASFR i (i = 1,2
    ....
    )
    i=1

    ASFR

    = Angka Kelahiran menurut kelompok umur

    • i = Kelompok umur 5 tahunan dimulai dari 15 – 19

    Konsep Mati Menurut konsepnya, terdapat 3 keadaan vital, yg masing2 saling bersifat ‘mutually axclusive’ (keadaan yang

    Konsep Mati

    Menurut konsepnya, terdapat 3 keadaan vital, yg masing2 saling bersifat ‘mutually axclusive’

    (keadaan yang satu tidak mungkin terjadi bersamaan dg salah satu keadaan lainnya). 3 keadaan vital tersebut ialah:

    a.

    lahir hidup (live birth)

    b.

    mati (death)

    c.

    lahir mati (fetal death)

    Mati adalah keadaan menghilangnya semua tanda2

    kehidupan secara permanen, yang bisa terjadi setiap saat setelah kelahiran hidup

    Sistem Registrasi Vital. Di Indonesia hanya bersifat lokal Bentuk langsung (Direct Mortality Data). Sensus atau Survei

    Sistem Registrasi Vital. Di Indonesia hanya bersifat lokal

    Bentuk langsung (Direct Mortality Data).

    Sensus atau Survei Penduduk. Kejadian kematian dicatat

    stl sekian lama peristiwa terjadi.

    Bentuk tidak langsung (Indirect Mortality Data)

    Data kematian diperoleh dari : RS, Dinas pemakaman,

    Kantor Polisi. Tingkat kematian antara klp satu dan lainnya berbeda karena dipengaruhi oleh factor: social ekonomi, pekrjaan, Tempat tinggal, pendidikan, umur, JK.

    Ukuran Kematian : Suatu angka/indeks yang dipakai sebagai dasar untuk menentukan tinggi rendahnya tingkat kematian

    Ukuran Kematian : Suatu angka/indeks yang dipakai sebagai dasar untuk menentukan tinggi rendahnya tingkat kematian suatu penduduk. 1.Rate adalah suatu ukuran yg menunjukan terjadinya suatu kejadian (kematian, kelahiran, sakit dll ) selama periode waktu tertentu.

    Rate =

    Jml kejadian yg tjd wkt tertentu Jml pdd yg mempunyai resiko mengalami kejadian tsb selama periode yg sama.

    Komposisi penduduk menurut Urban – Rural (k/ perbedaan status kesehatan) Komposisi pekerjaan (kerja dipertambangan –

    Komposisi penduduk menurut Urban – Rural (k/ perbedaan status kesehatan) Komposisi pekerjaan (kerja dipertambangan – kantor). Komposisi pendapatan (orang kaya kesehatan lebih baik) Sex (laki > wanita)

    Status kawin

    (orang dewasa yang kawin

    resikonya << belum kawin).

    2. Ratio adalah ukuran yg berbentuk suatu angka tunggal yg menyatakan hasil perbandingan antara 2
    2. Ratio adalah ukuran yg berbentuk suatu angka tunggal yg menyatakan hasil perbandingan antara 2

    2. Ratio adalah ukuran yg berbentuk suatu angka tunggal yg menyatakan hasil perbandingan antara 2 angka.

    Syarat ratio sbg suatu ukuran, harus jelas:

    Kapan Siapa

    : waktu berlakunya ukuran tsb : ukuran tsb mengenai populasi yang mana

    Apa

    : ukuran tersebut merupakan ukuran kejadian apa

    Ratio kematian laki2

    =

    Jml kematian laki2

    x 100%

    Jml kematian wnta

    Angka Kematian Kasar (Crude Death Rate = CDR) Angka Kematian Kasar adalah angka yang menunjukkan

    Angka Kematian Kasar (Crude Death Rate = CDR) Angka Kematian Kasar adalah angka yang menunjukkan banyaknya kematian per 1000 penduduk pada pertengahan tahun tertentu, di suatu wilayah tertentu. Angka ini disebut kasar sebab belum memperhitungkan umur penduduk. Penduduk tua mempunyai risiko kematian yang lebih tinggi dibandingkan dengan penduduk yang masih muda

    Dimana : CDR = D x k P D: Jumlah kematian pada tahun x P :

    Dimana :

    CDR = D x k P
    CDR = D
    x
    k
    P

    D: Jumlah kematian pada tahun x P : Jumlah penduduk pada pertengahan thn x K : konstanta

    Angka Kematian Kasar adalah indikator sederhana yang tidak memperhitungkan pengaruh umur penduduk. Tetapi jika tidak

    Angka Kematian Kasar adalah indikator sederhana yang tidak memperhitungkan pengaruh umur penduduk. Tetapi jika tidak ada indikator kematian yang lain angka ini berguna untuk memberikan gambaran mengenai keadaan kesejahteraan penduduk pada suatu tahun yang bersangkutan.

    Angka kematian bayi/AKB .

    Angka Kematian Bayi (AKB) adalah banyaknya kematian bayi berusia dibawah satu tahun, per 1000 kelahiran hidup pada satu tahun tertentu.

    Cara Menghitung

    Angka kematian bayi/AKB . Angka Kematian Bayi (AKB) adalah banyaknya kematian bayi berusia dibawah satu tahun,
    AKB = Angka Kematian Bayi / Infant Mortality Rate (IMR) D 0-<1th =Jumlah Kematian Bayi

    AKB

    = Angka Kematian Bayi / Infant

    Mortality Rate (IMR)

    D 0-<1th

    =Jumlah Kematian Bayi (berumur

    kurang 1 tahun) pada satu tahun tertentu di

    daerah tertentu. ∑lahir hidup = Jumlah Kelahiran Hidup pada satu tahun tertentu di daerah tertentu (lihat modul fertilitas untuk definisi kelahiran hidup).

    Adalah jumlah seluruh kematian bayi (Umur dibawah 1 thn pada satu jangka waktu (1 thn) dibagi

    Adalah jumlah seluruh kematian bayi (Umur dibawah 1 thn pada satu jangka waktu (1 thn) dibagi dengan jumlah seluruh kelahiran hidup

    AKB = Jumlah Seluruh kematian bayi x 1000 Jumlah kelahiran hidup
    AKB = Jumlah Seluruh kematian bayi x 1000
    Jumlah kelahiran hidup
    Kematian bayi adalah kematian yang terjadi antara saat setelah bayi lahir sampai bayi belum berusia

    Kematian bayi adalah kematian yang terjadi antara saat setelah bayi lahir sampai bayi belum berusia tepat satu tahun. Penyebab kematian bayi ada dua macam yaitu :

    1. Kematian bayi endogen/kematian neonatal; adalah kematian bayi yang terjadi pada bulan pertama setelah dilahirkan, dan umumnya disebabkan oleh faktor-faktor yang dibawa anak sejak lahir, yang diperoleh dari orang tuanya pada saat konsepsi atau didapat selama kehamilan.

    2. Kematian bayi eksogen / kematian post neo- natal, adalah kematian bayi yang terjadi setelah usia

    2. Kematian bayi eksogen / kematian post neo- natal, adalah kematian bayi yang terjadi setelah usia satu bulan sampai menjelang usia satu tahun yang disebabkan oleh faktor- faktor yang bertalian dengan pengaruh lingkungan luar

    Adalah jumlah angka kematian bayi usia dibawah usia 28 hari pada jangka waktu (satu) thn

    Adalah jumlah angka kematian bayi usia dibawah usia 28 hari pada jangka waktu (satu) thn dibagi jumlah kelahiran hidup pada jangka waktu tahun yg sama

    Jumlah kematian bayi AKN = Usia dibawah 28 hari x 1000 Jumlah kelahiran hidup Pada tahun
    Jumlah kematian bayi
    AKN = Usia dibawah 28 hari
    x 1000
    Jumlah kelahiran hidup
    Pada tahun yang sam
    Adalah jumlah kematian bayi 1 minggu dalam satu tahun dibagi dengan jumlah kelahiran hidup pada

    Adalah jumlah kematian bayi 1 minggu dalam satu tahun dibagi dengan jumlah kelahiran hidup pada tahun yang sama

    AKP = Jumlah Kematian Bayi usia 1 minggu per thn x 1000 Jumlah kelahiran hidup pd
    AKP = Jumlah Kematian Bayi usia
    1 minggu per thn
    x 1000
    Jumlah kelahiran hidup pd thn yg sama
    Kegunaan Angka Kematian Bayi dan Balita Menggambarkan keadaan sosial ekonomi . pengembangan perencanaan berbeda antara

    Kegunaan Angka Kematian Bayi dan Balita Menggambarkan keadaan sosial ekonomi . pengembangan perencanaan berbeda antara kematian neo-natal dan kematian bayi yang lain. Karena kematian neo-natal disebabkan oleh faktor endogen yang berhubungan dengan kehamilan maka program-program untuk mengurangi angka kematian neo-natal adalah yang bersangkutan dengan program pelayanan kesehatan Ibu hamil, misalnya program pemberian pil besi dan suntikan anti tetanus.

    Sedangkan Angka Kematian Post-NeoNatal danAngka Kematian Anak serta Kematian Balita dapat berguna untuk mengembangkan program

    Sedangkan Angka Kematian Post-NeoNatal danAngka Kematian Anak serta Kematian Balita dapat berguna untuk mengembangkan program imunisasi, serta program-program pencegahan penyakit menular terutama pada anak-anak, program penerangan tentang gizi dan pemberian makanan sehat untuk anak dibawah usia 5 tahun.

    Angka kematianAnak mencerminkan kondisi kesehatan lingkugan yang langsung mempengaruhi tingkat kesehatan anak. AKA yang tinggi

    Angka kematianAnak mencerminkan kondisi kesehatan lingkugan yang langsung mempengaruhi tingkat kesehatan anak. AKA yang tinggi disebabkan karena gizi buruk, kebersihan diri yang buruk, tingginya prevalensi penyakit menular pada anak, atau kecelakaan yang terjadi sekitara rumah.

    Angka kematian ibu adalah banyaknya kematian perempuan pada saat hamil atau 42 hari sejak terminasi

    Angka kematian ibu adalah banyaknya kematian perempuan pada saat hamil atau 42 hari sejak terminasi kehamilan tanpa memandang lama dan tempat persalinan yang disebabkan oleh kehamilannya atau pengelolaannya dan bukan karena sebab- sebab lain, per 100 kelahiran hidup.

    Mengembangkan program kesehatan reproduksi, terutama pelayanan kehamilan dan pelayanan kehamilan yang aman,program peningkatan jumlah kelahiran

    Mengembangkan program kesehatan reproduksi, terutama pelayanan kehamilan dan pelayanan kehamilan yang aman,program peningkatan jumlah kelahiran yang dibantu oleh tenaga kesehatan, penyiapan keluarga dan suami siaga.

    Adalah jumlah kematian ibu karena kehamilan, persalinan dan nifas dalam satu tahun dibagi dengan jumlah kelahiran

    Adalah jumlah kematian ibu karena kehamilan, persalinan dan nifas dalam satu tahun dibagi dengan jumlah kelahiran hidup pada tahun yang sama

    AKI = Jumlah kematian Ibu karena Kehamilan, kelahiran & nifas x 1000 Jumlah kelahiran hidup Pada
    AKI
    =
    Jumlah kematian Ibu karena
    Kehamilan, kelahiran & nifas
    x 1000
    Jumlah kelahiran hidup
    Pada tahun yg sama
    TERIMA KASIH
    TERIMA KASIH