Anda di halaman 1dari 6

Trigonometri

9 September 2009
Ivan Wangsa C.L.

1 Teori Singkat
Beberapa hal awal yang harus diingat:
1 1 1
csc x = , sec x = , cot x =
sin x cos x tan x
sin2 x + cos2 x = 1 untuk setiap sudut x
π rad = 180o
Sedikit turunan dari rumusan di atas:

cos2 x = 1 − sin2 x
sin2 x = 1 − cos2 x
Rumus jumlah:

sin(α ± β) = sin α cos β ± cos α sin β

cos(α ± β) = cos α cos β ∓ sin α sin β


tan α ± tan β
tan(α ± β) =
1 ∓ tan α tan β
Rumus sudut ganda:
sin 2x = 2 sin x cos x
cos 2x = cos2 x − sin2 x = 1 − 2 sin2 x = 2 cos2 x − 1
2 tan x
tan 2x =
1 − tan2 x
Rumus sudut setengah:
r
1 1 − cos x
sin x = ±
2 2
r
1 1 + cos x
cos x = ±
2 2
r
1 1 − cos x 1 − cos x sin x
tan x = ± = =
2 1 + cos x sin x 1 + cos x

1
Catatan: tanda plus minus pada rumus tergantung pada letak sudut 12 x. Seba-
gai contoh, kita mengambil tanda minus pada cos 21 x ketika sudut 12 x terletak
pada kuadran II.
Rumus sudut rangkap tiga:

sin 3x = 3 sin x − 4 sin3 x

cos 3x = 4 cos3 x − 3 cos x


3 tan x − tan3 x
tan 3x =
1 − 3 tan2 x
Beberapa hal tambahan yang dapat membantu:
1
sin 18o cos 36o =
4
1 √
sin 18o = ( 5 − 1)
4

2 Contoh Soal dan Ide-Ide


Berikut ini akan diberikan contoh soal dan penyelesaian, serta ide-ide yang
mungkin digunakan:

2.1 Berhitung
Contoh 1. Tentukan nilai sin 18o cos 36o .
Solusi.
Perhatikan bahwa 36o adalah 2 kali sudut 18o . Ingat rumus berikut ini:

sin 2θ = 2 sin θ cos θ

Dari bentuk sin 18o cos 36o , kita cukup melengkapkan bentuk berikut ini menjadi
seperti rumus di atas. Jadi,
1 1
sin 18o cos 18o cos 36o sin 36o cos 36o 4 sin 72
o
1
sin 18o cos 36o = = 2
= =
cos 18o cos 18o cos 18o 4
Strateginya adalah untuk memperhatikan bentuk-bentuk rumus yang mirip
dengan soal, pada contoh adalah rumus sudut rangkap. Sebagai latihan akan
diberikan soal-soal berikut.
1. Hitunglah nilai cos 20o cos 40o cos 80o . (Jawab: 18 )

1
2. Hitunglah nilai sin 6o sin 42o sin 66o sin 78o . (Jawab: 16 )

3. Buktikan bahwa (4 cos2 9o − 3)(4 cos2 27o − 3) = tan 9o

2
2.2 Terbukti
Membuktikan suatu identitas dapat dilakukan dengan 2 cara.

(1) Membuktikan dari salah satu sisi ruas, dan menuju ke ruas lain.
(2) Mulai dari sebuah identitas yang jelas benar, lalu diuraikan menjadi
identitas yang ingin dibuktikan.

Sebagai contoh demonstrasi pembuktian, akan diberikan satu contoh iden-


titas.

Contoh 2. Buktikan bahwa tan A + tan B + tan C = tan A tan B tan C, jika
A + B + C = 180o .

Bukti 1. Perhatikan bahwa:

tan A+tan B+tan C = tan A+tan B+tan(180−A−B) = tan A+tan B−tan(A+B)

= tan(A + B)(1 − tan A tan B) − tan(A + B) = tan(A + B)(1 − tan A tan B − 1)


= tan(180 − C)(− tan A tan B) = − tan C(− tan A tan B) = tan A tan B tan C
Terbukti.

Bukti 2. Perhatikan bahwa:


tan A + tan B
tan(A + B) =
1 − tan A tan B
tan A + tan B
tan(180 − C) =
1 − tan A tan B
tan A + tan B
− tan C =
1 − tan A tan B
− tan C + tan A tan B tan C = tan A + tan B
tan A + tan B + tan C = tan A tan B tan C
Terbukti.
Perhatikan bahwa bukti pertama dimulai dari ruas kiri ke ruas kanan, sedan-
gkan bukti kedua dimulai dari salah satu identitas yang benar, lalu identitas
tersebut diurai dan diarahkan menuju ke identitas yang akan dibuktikan.
Seringkali dalam membuktikan dengan cara pertama, banyak hal yang tidak
terpikir, sebagai contoh pada pembuktian identitas berikut ini:

Contoh 3. Buktikan:
1 − cos x 1 − cos x + sin x
=
sin x 1 + cos x + sin x

3
Ide. Kita dapat saja melakukan kali silang pada soal ini. Setelah kali silang
dilakukan, didapatkan:

(1 − cos x)(1 + cos x + sin x) = sin x(1 − cos x + sin x)

1 + cos x + sin x − cos x − cos2 x − cos x sin x = sin x − sin x cos x + sin2 x
1 − cos2 x = sin2 x
yang jelas benar. Akibatnya identitas di atas benar, dan kita selesai. Namun,
dalam melakukan penulisan pembuktian, harus dimulai dari sesuatu yang benar.
Sehingga kita cukup membalik hal yang kita dapat di atas. Penulisannya adalah:

Solusi. Perhatikan bahwa:

1 − cos2 x = sin2 x

1 + cos x + sin x − cos x − cos2 x − cos x sin x = sin x − sin x cos x + sin2 x
(1 − cos x)(1 + cos x + sin x) = sin x(1 − cos x + sin x)
1 − cos x 1 − cos x + sin x
=
sin x 1 + cos x + sin x
Terbukti.

Beberapa hal yang harus diingat dalam pembuktian:


1. Arahkan dari bentuk awal yang kita punya ke bentuk yang ingin dibuk-
tikan.
2. Mulai dari bentuk yang lebih kompleks ke bentuk yang lebih sederhana.
3. Ubah segala sesuatu yang familiar, sebagai contoh, Anda dapat mengubah
1 − cos x menjadi 2 sin2 12 x.
4. Samakan semua sudutnya. Jika dalam suatu bentuk yang akan dibuktikan
ada berbagai sudut seperti 2α, 3α, dan α, maka usahakan untuk mengubah
semua sudutnya menjadi α.

2.3 Mencari Max dan Min


Contoh 4. Tentukan nilai maksimal dan minimal dari:
(a) cos 2x + cos x
(b) sin 2x − sin x
(c) cos 6x + 2 sin 3x
(d) cos 4x + 9 sin 2x

Solusi. Idenya adalah untuk mengubah bentuk sudut ganda. Sebagai con-
toh pada bagian (a),

cos 2x + cos x = 2 cos2 x − 1 + cos x


Didapat persamaan kuadrat dalam bentuk cos x. Untuk mencari nilai maksi-
mum dan minimum, dapat dilakukan 2 cara:

4
(a) Melengkapkan kuadrat
(b) Menggambar grafik

Cara (a) Kita dapat melengkapkan kuadrat pada persamaan kuadrat di


atas. Caranya adalah:
Kelompokkan bentuk-bentuk yang mengandung variabel (dalam hal ini cos x).
Setelah pengelompokkan, didapat:
 
2 2 1
2 cos x + cos x − 1 = 2 cos x + cos x − 1
2
Lalu kita lengkapkan kuadratnya, didapat:
 2  2 !
1 1
=2 cos x + − −1
4 4
 2
1 1
= 2 cos x + − −1
4 8
 2
1 9
= 2 cos x + −
4 8
Waktunya berlogika. Ingat bahwa nilai cos x (dan juga sin x) berkisar dari −1
sampai 1. Ingat juga bahwa bilangan kuadrat memiliki nilai terkecil 0.
Berdasarkan fakta di atas, waktunya mencari nilai maksimum terlebih dahulu.
2
Jika kita ingin memaksimalkan bentuk tersebut, maka bentuk cos x + 41 harus
dimaksimalkan, yang terjadi ketika cos x = 1, dan nilai maksimalnya adalah 2.
2
Untuk mencari nilai minimal, maka bentuk cos x + 14 harus diminimalkan,
yaitu ketika cos x = − 14 (ingat bahwa bilangan kuadrat memiliki nilai terkecil
0). Nilai minimalnya adalah − 89 .

Cara (b). Kita bisa mensketsa grafik dari persamaan kuadrat tersebut.
Dalam sketsa, kita butuh titik puncak dan arah grafik (terbuka ke atas atau ke
bawah).
Cara mencari titik puncak pada soal di atas dapat dilakukan dengan meng-
hapal rumus atau dengan menghitung langsung.

Dengan menghapal rumus, maka perhatikan bentuk persamaan kuadrat di


atas, yaitu 2 cos2 x+cos x−1. Dengan menggunakan rumus titik puncak, didapat
b 1
bahwa titik puncak ada pada cos x = − 2a = − 2·2 = − 41

Dengan mencari nilai secara langsung. Caranya adalah, kita ambil bentuk-
bentuk yang mengandung variabel, yaitu: 2 cos2 x + cos x. Selesaikan bentuk
tersebut jika 2 cos2 x + cos x = 0. Didapat cos x = 0 atau cos x = − 21 . Kita
ambil rata-rata 2 nilai tersebut, yaitu − 14 . Inilah titik puncaknya.

Setelah mendapat titik puncaknya, kita cukup memperhatikan nilai a pada


bentuk 2 cos2 x + cos x − 1. Jika a > 0, maka parabola terbuka ke atas. Jika

5
a < 0, maka parabola terbuka ke bawah. Karena a = 2, maka parabola terbuka
ke atas.

Setelah digambar seperti di atas, sekarang harus dicari posisi −1 dan 1 pada
kurva tersebut. Hasilnya adalah:

Cukup dilihat dari grafik di atas, di mana nilai minimum dan maksimum.
Maksimum terjadi ketika cos x = 1, dan minimum terjadi ketika cos x = − 14 .
Selanjutnya, masukkan nilai cos x ke bentuk 2 cos2 x + cos x − 1. Didapat nilai
maksimum 2 dan minimum − 98 .
Untuk 3 soal tersisa, dapat dikerjakan sebagai latihan.

3 Soal
1. Diketahui 0o < α < 180o , 180o < β < 360o , dan cos α = − 53 , tan β = 12
13 .
Tentukan nilai:
(a) tan 12 α
(b) sin(α + β)
(c) cos 2β.

2. Hitunglah nilai cos π7 cos 2π 4π 1


7 cos 7 . (Jawab: − 8 )

3. Hitunglah nilai

(cos 24o + 1)(cos 48o + 1)(cos 96o + 1)(cos 168o + 1)

4. Buktikan bahwa
cos A
tan A + = csc 2A
sin 2A
5. Buktikan bahwa

cos 6A = 1 − 18 sin2 A + 48 sin4 A − 32 sin6 A