P. 1
Rangkuman

Rangkuman

|Views: 527|Likes:
Dipublikasikan oleh arichaw

More info:

Published by: arichaw on Jan 01, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/10/2012

pdf

text

original

Rangkuman

Materi I Rumus dan sifat-sifat air Materi 2 Siklus Hidrologi Sub Materi I Rumus kimia air murni dan rumus air dan penambahan unsur X (unsur biotik dan abiotik) Sub Materi 2 Skema Siklus hidrologi dan peristiwa-peristiwa di dalamnya (penguapan, hujan, aliran air permukaan, air tanah, dan lain-lain) Serta istilah-istilah dalam peristiwa siklus hidrologi seperti : evaporasi, evapotranspirasi, infiltrasi, perkolasi dan kondensasi.

I. Rumus dan sifat air Air merupakan unsur alami yang mempunyai sifat-sifat kimia maupun fisika di dalam struktur atomnya

Informasi dan sifat-sifat Nama sistematis air aqua, dihidrogen monoksida, Nama alternatif hidrogen hidroksida Rumus molekul H2O Massa molar 18.0153 g/mol 0.998 g/cm³ (cariran pada 20 °C) Densitas dan fase 0.92 g/cm³ (padatan) Titik lebur 0 °C (273.15 K) (32 ºF)

Titik didih Kalor jenis

100 °C (373.15 K) (212 ºF) 4184 J/(kg·K) (cairan pada 20
°C)

 Rumus kimia air murni dan rumus air dengan penambahan unsur X (unsur biotik dan abiotik)  Rumus kimia air murni : H2O  Rumus kimia air dengan penambahan unsur X : XOH + H+  Gaya tarik menarik ini disebut sebagai ikatan hidrogen  Air sering disebut sebagai pelarut universal karena air melarutkan banyak zat kimia. II. Siklus Hidrologi  Siklus Hidrologi menurut Suyono (2006) adalah air yang menguap ke udara dari permukaan tanah dan laut berubah menjadi awan sesudah melalui beberapa proses dan kemudian jatuh sebagai hujan atau salju ke permukaan laut dan daratan  Sedangkan siklus hidrologi menurut Soemarto (1987) adalah gerakan air laut ke udara, yang kemudian jatuh ke permukaan tanah lagi sebagai hujan atau bentuk presipitasi lain, dan akhirnya mengalir ke laut.  Siklus hidrologi merupakan siklus air yang tidak pernah berhenti dari Dalam siklus hidrologi ini terdapat beberapa proses yang saling terkait atmosfer ke bumi dan akan kembali ke atmosfer.  yaitu antara proses hujan (presipitation), penguapan (evaporation), transpirasi, infiltrasi, perkolasi, aliran limpasan (run off), dan aliran bawah tanah.

 1.

Istilah-istilah dalam peristiwa Siklus hidrologi Evaporasi Evaporasi merupakan proses fisis perubahan cairan menjadi uap atau proses penguapan air menuju ke atmosfer. Air yang ada di laut, di daratan, di sungai, dan sebagainya akan menguap ke angkasa (atmosfer) dan kemudian akan menjadi awan. 2. Evapotranspirasi

Evapotranspirasi pada dasarnya merupakan salah satu proses evaporasi yang dikendalikan oleh proses fotosintesis pada permukaan daun (tajuk) 3. Infiltrasi/Perkolasi

Infiltrasi merupakan proses meresapnya air hujan ke dalam tanah. Air bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah dan batuan menuju muka air tanah (water table). Air dapat bergerak akibat aksi kapiler atau air dapat bergerak secara vertikal atau horisontal di bawah permukaan tanah hingga air tersebut memasuki kembali sistem air permukaan. 4. Kondensasi

Kondensasi atau pengembunan adalah perubahan wujud benda ke wujud yang lebih padat, seperti gas (atau uap) menjadi cairan. Kondensasi terjadi ketika

uap didinginkan menjadi cairan, tetapi dapat juga terjadi bila sebuah uap dikompresi (yaitu, tekanan ditingkatkan) menjadi cairan, atau mengalami kombinasi dari pendinginan dan kompresi. 5. Presipitasi

Presipitasi merupakan proses jatuhnya uap air dari awan menuju bumi. Presipitasi sering dikenal sebagai peristiwa hujan.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->