Anda di halaman 1dari 4

MEMULAI BISNIS MELALUI

HEWAN PELIHARAAN

RATRI RACHMA PRAMESTI


D3 MANAJEMEN INFORMATIKA
10.02.7832

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA


Jalan Ring Road Utara, Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta
Telp. (0274) 884201 - 206
Faks. (0274) 884208
www.amikom.ac.id

A. ABSTRAK
Memelihara hewan rumahan seperti anjing, kucing, kelinci, hamster, burung,
kura-kura, dan lain-lain sering kali dijadikan sebagai kegemaran atau hobi. Kian hari
peminat hewan-hewan ini semakin meningkat dikarenakan selain lucu dan
menyenangkan, hewan seperti anjing juga dapat difungsikan sebagai penjaga rumah.
Untuk menyediakan kebutuhan tersebut dimulai dari pengadaan makanan, perawatan
kesehatan dan kebersihannya, maka pemelihara hewan tersebut mencari-cari pet shop
yang terdekat dan berkualitas bagus. Adanya kebutuhan untuk hewan ini membuka
peluang yang lebar melalui pet shop yang semakin diminati pemelihara hewan.

B. ISI
Pet adalah hewan yang dipelihara oleh manusia untuk dijadikan sebagai teman
yang dapat memberikan perasaan senang, bukan untuk dijual atau diambil hasilnya.
Hewan yang dipilih biasanya mempunyai sifat setia, senang bermain, mempunyai
bentuk dan suara yang indah atau unik. Pet yang banyak disukai adalah anjing, kucing,
hamster, ikan, kelinci, kura-kura, dan burung.

Berbisnis dari hobi yang dilatih


Dalam ilmu Psychology of Success, dari 2000 orang sukses yang teliti, ternyata
80 persennya adalah orang yang menyukai apa yang dia lakukan. Faktor menyukai
menghadirkan energi sukses yang mempunyai daya dorong yang luar biasa. Dari
menyukai hal-hal tertentu pun akhirnya juga dapat dikembangkan menjadi suatu bisnis
yang menjanjikan, seperti halnya dengan Hanny Marlita.
Berawal dari hobi memelihara dan bermain-main dengan anjingnya sendiri,
Hanny Marlita menemukan jalan untuk menyulap hobinya menjadi lahan bisnis yang
menguntungkan. Seiring dengan kepindahannya ke Tangerang, dia kesulitan untuk
menemukan salon (pet shop) untuk anjing kesayangannya. Menurutnya, merawat
anjing sendiri tanpa pengetahuan yang memadai malah akan menimbulkan hal yang
membahayakan bagi anjingnya.

Akhirnya demi mengurus anjing-anjingnya sendiri, dia memutuskan untuk


kursus salon anjing di Singapura. Dan setelah piawai mengurus anjingnya sendiri, dia
tergugah untuk membuka lahan bisnis.
Henny pun kemudian mendirikan Happy Pets, salon hewan peliharaan
semacam kucing, anjing, dan kelinci yang dirancang menjadi mobile salon dengan
sistem jemput bola atau mendatangi pelanggan. Sampai saat ini, bisnisnya pun
berjalan dengan lancar. Bahkan Henny ingin mewaralabakan usahanya ini.

Macam-macam pelayanan yang ditawarkan dalam bisnis seputar petshop


1.

Pet Sitting
Pet sitting merupakan layanan kontrak yang menawarkan jasa untuk
merawat dan mengasuh hewan peliharaan atau lainnya di rumah pelanggan
sendiri.

2.

Doggie Day Care


Doggie Day Care ini hampir sama seperti pet sitting, menawarkan jasa
merawat dan mengasuh hewan peliharaan di tempat penitipan khusus, seperti
halnya dengan tempat penitipan anak.

3.

Grooming
Grooming adalah layanan jasa perawatan kesehatan dan kecantikan hewan
peliharaan dengan tahap-tahap seperti memandikan, membersihkan telinga,
menggunting kuku, mencukur bulu, menyisiri, mendandani, dan lain sebagainya.

4.

Breeding
Selain perawatan, biasanya petshop juga menyediakan jasa adopsi hewan.
Jasa breeding ini bermaksud mengembangbiakkan indukan hewan yang
berkualitas baik agar dapat diadopsi oleh pelanggan.

5.

Retail Accessoris
Hewan peliharaan juga membutuhkan bermacam-macam aksesoris sebagai
tambahan agar berpenampilan lebih manis dan cantik. Aksesoris lain yang
banyak dicari seperti kandang, wadah makanan dan minuman, kalung dan tali
pengikat, pakaian, dan lain sebagainya.

Hal-hal yang menjadi kendala

Sifat setiap hewan tidaklah sama meskipun berada dalam satu turunan atau ras.
Ada yang sifatnya penurut dan juga ada yang bersifat pemalu dan galak. Sifat
hewan ini akan menentukan seberapa lama waktu yang diperlukan untuk
menyelesaikan perawatan.

Peralatan khusus untuk melakukan perawatan hewan tidak lah mudah ditemukan
di Indonesia. Kadang kala, para pemilik pet shop harus mengimpornya dari luar
negeri seperti Singapura, Amerika, dan China.

Kunci sukses berbisnis di pet shop

Memiliki pengetahuan yang sebanyak-banyaknya tentang hewan yang akan


dirawat atau dijual. Ketahuilah karakter dari masing-masing hewan tersebut.

Bekerja samalah dengan breeder (peternak) dan dokter hewan. Melalui ahlinya,
pemilik pet shop dapat memperoleh pengetahuan yang baru seputar hewanhewan itu.

Berbagilah ilmu kepada para pemelihara hewan dan pelanggan mengenai


karakter hewan, kendala, jenis penyakit, dan cara pemeliharaan yang baik dan
benar.

Perluaslah relasi pada sesama pecinta hewan dan pemilik pet shop baik yang ada
di dalam negeri maupun di luar negeri untuk menambah pengetahuan tentang
style atau model terbaru tentang hewan peliharaan dan untuk mempermudah
akses untuk mendapatkan peralatan kebutuhan untuk hewan-hewan itu.

C. REFERENSI
Suyanto, M. 2004. Smart In Entrepreneur : Belajar dari Kesuksesan Pengusaha Top
Dunia. Yogyakarta : Penerbit Andi.
Aiiih, Lucuuunya. [Be Fit]. kaWanku, No. 15, 10-16 April 2006, h. 52-53.
http://www.mypetbusiness.com/?gclid=CNPR77-x7KcCFUF66wodz2QraA
http://www.swa.co.id/swamajalah/artikellain/details.php?cid=1&id=4091
http://www.pedigree.com/