Anda di halaman 1dari 9

MANFAAT WUDHU DAN SHOLAT DARI SEGI KESEHATAN MODERN

KHOTBAH I


ADZAN

.






.


.
.


.

Maaasyiral Muslimin Rahimakumullah

Alhamdulillah, puja dan puji syukur ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan
karunia-Nya kepada kita. Sehingga dengan karunia tersebut pada kesempatan kali ini
kita masih merasakan betapa manisnya iman, manisnya Islam, dan manisnya sebuah
ukhuwah Islamiyah di antara kaum Muslimin. Sholawat serta salam semoga tetap
tercurahkan kepada Nabi Allah junjungan kita, Nabi Muhammad SAW beserta para
istrinya, para sahabatnya dan orang-orang shalih yang senantiasa mengikuti risalahnya
sampai hari akhir nanti.

Tak lupa, khatib berwasiat kepada diri khatib pribadi dan kepada jamaah sekalian
untuk senantiasa meningkatkan kadar keimanan dan ketakwaan kita, dengan
menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. .

Muslimin Rahimakumullah
Sebgai seorang muslim tentu kita tidak asing dengan berwudhu. Wudhu merupakan
salah satu bentuk kegiatan mensucikan diri dari hadas. Wudu menurut bahasa berarti
bersih. Menurut istilah syara berarti membasuh anggota badan tertentu dengan air
suci yang menyucikan (air mutlak) dengan tujuan menghilangkan hadas kecil sesuai
syarat dan rukunnya. Tujuan dari berwudhu adalah mensucikan diri dari hadas kecil.
Seperti yang tertuang dalam ayat suci Q. S. Almaidah ayat 6 yg khatib bacakan di
depan tadi yang artinya :

Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian hendak mengerjakan shalat,


maka cucilah wajah-wajah kalian dan tangan-tangan kalian sampai dengan siku,
dan usaplah kepala-kepala kalian dan (cucilah) kaki-kaki kalian sampai pada
kedua mata kaki. (QS. Al-Maidah: 6)

Ada banyak manfaat yang bias kita dapatkan dari berwudhu salah satunya di tinjau
dari segi kesehatan. Adapun manfaat wudu adalah sebagai berikut:
1. Manfaat secara umum
Kulit merupakan organ yang terbesar tubuh kita yang fungsi utamanya
membungkus tubuh serta melindungi tubuh dari berbagai ancaman kuman, racun,
radiasi juga mengatur suhu tubuh, fungsi ekskresi ( tempat pembuangan zat-zat
yang tak berguna melalui pori-pori ) dan media komunikasi antar sel syaraf untuk
rangsang nyeri, panas, sentuhan secara tekanan.
Begitu besar fungsi kulit maka kestabilannya ditentukan oleh pH (derajat
keasaman) dan kelembaban. Bersuci merupakan salah satu metode menjaga
kestabilan tersebut khususnya kelembaban kulit. Kalau kulit sering kering akan
sangat berbahaya bagi kesehatan kulit terutama mudah terinfeksi kuman. Dengan
bersuci berarti terjadinya proses peremajaan dan pencucian kulit, selaput lendir,

dan juga lubang-lubang tubuh yang berhubungan dengan dunia luar (pori kulit,
rongga mulut, hidung, telinga). Seperti kita ketahui kulit merupakan tempat
berkembangnya banyak kuman yang dapat menyebabkan penyakit. Begitu juga
dengan rongga hidung terdapat kuman yang dapat menginfeksi saluran pernafasan. .
Dalam dunia kedokteran modern, seorang ahli bedah diwajibkan membasuh
kedua belah tangan setiap kali melakukan operasi sebagai proses sterilisasi dari
kuman. Cara ini baru dikenal abad ke-20,sebagaimana kita tahu umat Islam sudah
membudayakan sejak abad ke-14 yang lalu. Luar Biasa!
2. Keutamaan Berkumur kumur
Berkumur kumur berarti membersihkan rongga mulut dari penularan penyakit.
Sisa makanan sering mengendap atau tersangkut di antara sela gigi yang jika tidak
dibersihkan ( dengan berkumur-kumur atau menggosok gigi) akhirnya akan
menjadi mediasi pertumbuhan kuman. Dengan berkumur-kumur secara benar dan
dilakukan lima kali sehari berarti tanpa kita sadari dapat mencegah dari infeksi gigi
dan mulut.
Penelitian modern membuktikan bahwa berkumur dapat menjaga mulut dan
tenggorokan dari radang dan menjaga gusi dari luka. Berkumur juga dapat menjaga
dan membersihkan gigi dengan menghilangkan sisa-sisa makanan yang terdapat di
sela-sela gigi setelah makan. Manfaat berkumur lainnya yg juga penting adalah
menguatkan sebagian otot-otot wajah dan menjaga kesegarannya. Berkumur
merupakan latihan penting yang diakui oleh pakar dalam bidang olahraga, karena
berkumur jika dilakukan dengan menggerakkan otot-otot wajah dengan baik dapat
menjadikan jiwa seseorang tenang.
3. Istinsyaq
Istinsyaq berarti menghirup air dengan lubang hidung, melalui rongga hidung
sampai ke tenggorokan bagian hidung (nasofaring). Fungsinya untuk mensucikan
selaput dan lendir hidung yang tercemar oleh udara kotor dan juga kuman. Selama
ini kita ketahui selaput dan lendir hidung merupakan basis pertahanan pertama
pernapasan.
Dengan istinsyaq mudah-mudahan infeksi dari kuman yang terbawa udara

pernafasan dapat dicegah.


Penelitian ilmu modern yang dilakukan oleh tim kedokteran Universitas
Aleksandria membuktikan bahwa kebanyakan orang yg berwudhu secara kontinyu,
maka hidung mereka bersih dan bebas dari debu, bakteri dan mikroba yang dapat
menyebabkan penyakit. Tidak diragukan lagi bahwa lubang hidung merupakan
tempat yg rentan dihinggapi mikroba dan virus, tetapi dengan membasuh hidung
secara kontinyu den melakukan istinsyaq (memasukan dan mengeluarkan air ke
dan dari hidung di saat berwudhu), maka lubang hidung menjadi bersih dan
terbebas dari radang dan bakteri, dan ini mencerminkan kesehatan tubuh secara
keseluruhan. Proses ini dapat menjaga manusia akan bahaya pemindahan mikroba
dari hidung ke anggota tubuh yg lain
4. Membasuh Wajah dan Kedua Telapak Tangan
Membasuh wajah dan kedua telapak tangan sampai ke siku memiliki manfaat yang
sangat besar dalam menghilangkan debu dan mikroba, lebih dari membasuh
hidung. Membasuh wajah dan kedua telapak tangan sanpai ke siku juga daat
menghilangkan keringat dan permukaan kulit dan membersihkan kulit dari lemak
yg dipartisi oleh kelenjar kulit, dan ini biasanya menjadi tempat yg ideal untuk
berkembang biaknya bakteri.
Begitu pula dengan pembersihan telinga sampai dengan pensucian kaki beserta
telapak kaki yang tak kalah pentingnya untuk mencegah berbagai infeksi cacing
yang masih menjadi masalah terbesar di negara kita
5. Membasuh Kedua Telapak Kaki
Membasuh kedua telapak kaki dengan memijat secara baik danpat mendatangkan
perasaan tenang dan nyaman, karena telapak kaki merupakan cerminan seluruh
perangkat tubuh. Orang yang berwudhu seakan-akan memijat seluruh tubuhnya
satu-persatu, padahal ia hanya membasuh kedua telapak kakinya dengan air dan
memijatnya dengan baik. Ini merupakan salah satu rahasia timbulnya perasaan
tenang dan nyaman yang dirasakan oleh seorang muslim setelah berwudhu

Jamaah jumat rahimah kumullah


Ada rahasia yang besar dibalik wudhu. Salah satunya adalah sebagai berikut :
1. Rahasia Jumlah Tulang Manusia dan Ritual Wudhu
Menurut ahli anatomi, jumlah tulang manusia dewasa ada 206 ruas (Henry Netter,
1906). Akan tetapi secara embriologis pusat penulangan semasa kehidupan janin
dalam kandungan itu ada 350-an pusat penulangan (Leslie Brained Arey, 1934),
yang kemudian banyak pusat pusat penulangan yang menyatu, membentuk
tulang dewasa. Bilangan pusat penulangan itu dekat dengan bilangan hari dalam
satu tahun. Dalam kajian penulis, didapatkan adanya rahasia matematis tersebut.

Sahabat nabi Ali bin Abi Thalib pernh menyatakan :


Apabila kamu ditimpa demam satu hari, kemudian kamu bersabar, kamu akan
mendapat pahala seperti ibadah satu tahun (Atsar dari Ali bin Abi Thalib)
Dalam salah satu Hadist Riwayat Bukhari-Muslim, Nabi Muhammad saw
bersabda, yg artinya :
Tiap tiap ruas tulang anak adam itu ada sedekahnya setiap harinya
(HR Bukhari Muslim, termasuk Hadits Arbain)

Dari dua premis tersebut dapat dihubungkan, bahwa tubuh ini mengandung
sejumlah tulang yang mendekati bilangan hari dalam setahun. Tulang tulang
penyusun anggota wudhu jumlahnya tertentu, dikalikan masing masing dengan
jumlah kali pembasuhan pada ritual wudhu, akan menghasilkan sama dengan
bilangan keseluruhan jumlah tulang manusia.

Coba kita perhatikan jumlah tulang penyusun bagian bagian tubuh yang
dibasuh saat wudhu :
a. Lengan dan tangan : 30 buah
b. Tungkai dan kaki : 31 buah
c. Wajah : 12 buah
d. Rongga mulut dan hidung : 41 buah

e. Kepala : 12 buah
apabila bagian wajah, tangan, rongga mulut, dan kaki dijumlahkan akan
menghasilkan angka 114. Angka tersebut dikalikan 3 oleh karena pembasuhan
waktu melakukan wudhu sebanyak 3 kali, menghasilkan angka 342. Sedngkan
bagian kepala tidak dikalikan 3 karena memang hanya dibasuh 1 kali. Angka 342
dijumlahkan dengan 12, didapatkan angka 345, yakni sama dengan jumlah hari
dalam 1 tahun hijiriyah, sekaligus sama dengan jumlah seluruh tulang manusia.
Subhanallah.
2. Wudhu dan Aliran Darah Perifer
Dalam riwayat empat Imam (Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafii,
Imam Ahmad Hambali) diterangkan
Sempurnakanlah dalam berwudhu dan gosoklah sela sela jari kalian. . .
perintah ini secara medis sangat bermakna. Mengapa sela sela jari yang
disebut?, ternyata di bagian itulah berjalan serabut saraf, arteri, vena, dan
pembuluh limfe. Penggosokan daerah sela sela jari itu sudah barang tentu
memperlancar aliran darah perifer (terminal) yang menjamin pasokan makanan
dan oksigen. Kita tahu berapa banyak pasien yang mengalami sumbatan aliran
darah dan berakibat pembusukan jari jari. Tidak jarang diantara mereka harus
menjalani amputasi.
Selain itu, serabut saraf juga secara langsung distimulasi oleh perbuatan kita
menggosok sela sela jari. Ujung jari sampai telapak tangan adalah bagian yang
paling sensitif, karena paling banyak mengandung simpul reseptor saraf. Tiam 1
cm2 kulit di daerah itu, terdapat 120 230 ujung saraf peraba.
3. Titik titik penting terdapat di Anggota Wudhu
Kita dapat memahami bahwa anggota wudhu yang dibasuh adalah bagian
bagian tubuh yang biasanya banyak bersentuhan dengan dunia luar. Bagian
bagian tersebut umumnya tidak tertutup pakaian, bahakan memang menjadi alat
kontak tubuh kita dengan lingkungan, sehingga paling banyak mengalami
kontaminasi (kotoran), dan oleh karena secara logis paling perlu dibasuh. Inilah
aspek higine dalam ritual wudhu.

Disisi lain, daerah ujung lengan (siku ke bawah) dan ujung tungkai (lutut
kebawah) terdapat titik titik penting dalam akupuntur. Seluruh organ bagian
dalam memiliki lima buah titik penting apabila dilakukan stimulasi akam
memperbaiki fungsinya. Beberapa gangguan fungsi organ juga bisa dinormalkan
dengan cara menstimulasi titik titik penting tersebut.
4. Ear Acupunture
Akupuntur telinga berkembang menjadi suatu cabang spesialis kedokteran di
China. Menurut ilmu akupuntur telinga adalah representasi dari tubuh manusia.
Bentuk telinga serupa dengan bentuk tubuh saat masih berupa janin yang
meringkuk dalam rahim ibu. Kepalanya adalah bagian sering dipasan anting.
Daerah lubang adalah rongga tubuh tempat tersimpanya organ organ dalam.
Melakukan stimulasi seperti wudhu akan berpengaruh baik terhadap fungsi organ
dalam. Adapun lingkaran luar menggambarkan punggung. Pemijatannya juga
seakan akan melakukan stimulasi daerah punggung dan ruas ruas tulang
belakang.

Ilmu Brain Gym juga menjelaskan gerakan pasang telinga. Caranya, telinga
digosok gosok sendiri dengan lembut, hingga timbul warna kemerahan dan
dirasakan dengan sensasi yang lebih hangat. Metode ini menambah konsentrasi
dan daya serap belajar anak disekolah. Akibatnya prestasi juga meningkat.
Sebaiknya anak anak diajari untuk melakukan ini secara sadar, saat memulai
belajar, baik di sekolah maupun dirumah





KHOTBAH II

.






.


.
.


.

Maaasyiral Muslimin Rahimakumullah
Demikianlah, sedikit penjelasan tentang manfaat wudhu bagi kesehatan kita. Dari
penjabaran manfaat wudu terhadap kesehatan yang telah khatib paparkan di awal,
dapat kita simpulkan bahwa wudhu memiliki manfaat yang besar terhadap kesehatan
tubuh.
1. wudhu dapat meningkatkan kesehatan karena dapat membersihkan tubuh dari
kuman penyebab penyakit.
2. Islam adalah agama yang paling sempurna, rahmatan lilalamin, karena Allah
telah mengatur semua hal sedemikian sempurnanya sampai hal hal kecil
sekalipun.

Akhirnya marilah kita semua memohon kepada Allah semoga kita dimudahkan
dan diberi kemampuan untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah
kita terima, memahami dan menjalani kehidupan ini sesuai dengan ketentuan
syariat-Nya.




.

.




.

.

.

.
.




WALA DZIKRULLOH AKBAR.