Anda di halaman 1dari 112

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

WEB DATABASE Programming


with
Active Server Pages
Versi Online 1.0

Oleh
Ruth
(penulis utama)

&
Sto
(penulis pembantu)

Persembahan dari :
(http://www.jasakom.com/penerbitan)

Peringatan !!!
eBook ini merupakan buku gratis yang tidak pernah diterbitkan dalam bentuk hardcopy
oleh penerbit manapun. Buku ini merupakan persembahan kami (penerbitan Jasakom
www.jasakom.com/penerbitan)) kepada komunitas IT di tanah air.
Setiap orang berhak menggunakannya, mengcopy dan menyebarkannya sejauh tidak
melakukan perubahan ataupun mencetak dan menjualnya tanpa ijin tertulis dari penulis
asli (Ruth & Sto). Mencetak dan menjualnya tanpa ijin tertulis merupakan pelanggaran
berat akan Undang-Undang hak cipta pasal 72 UU No. 19 Tahun 2002.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Daftar Isi
1. Getting Started
1.1. Dynamic Web Page
1.2. Penggunaan Dynamic Pages
1.3. Konsep Client-Server
1.3.1. Keuntungan menggunakan Server-side technology
1.3.2. 2 tier programming
1.3.3. 3 tier programming
2. Installasi & Konfigurasi
2.1. Web Server
2.1.1. Installing IIS 5.0
2.1.2. Testing web server
2.2. Database
2.2.1. Installing MS SQL Server 2000/MS ACCESS 2000
2.2.2. Create Database structure
3. Membangun web page
3.1. Dasar-dasar ASP
3.2. Bentuk dari ASP
4. Aplikasi dengan ADO
4.1. Penggunaan ADO
4.2. ADO component
4.2.1. Connection
4.3. Manipulasi data dengan MS ACCESS 2000
4.3.1. Penggunaan Recordset
4.3.2. Menambah record dalam recordset ADO
4.3.3. Modifikasi record dalam recordset ADO
4.3.4. Menghapus record dalam recordset ADO
4.3.5. Menutup object recordset ADO
5. OBJECT ASP
5.1. Menggunakan Request.ClientCertificate
5.2. Menggunakan Request.Cookies
5.3. Menggunakan Request.Form
5.4. Menggunakan Request.QueryStrings
5.5. Menggunakan Request.ServerVariables
6. Special menu
6.1. Search
6.2. pooling
7. ASP .NET, what the different ?
7.1. .NET Platform
7.2. Using web form
7.3. Using web service
7.4. JIT compiling to nativecode
7.5. ASP compatible to ASP .NET

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

1. HTML Frontpage
Objective :

Memahami format penulisan HTML.

Memahami komponen HTML.

Memahami penggunaan MS Frontpage.


1.1. Apakah itu HTML ?
HTML (Hyper Text Markup Language) adalah bahasa yang digunakan untuk publish
informasi yang dapat dimengerti oleh semua jenis browser yang ada di seluruh dunia.
HTML ini digunakan dalam World Wide Web.

Beberapa hal yang dapat anda peroleh dengan menggunakan HTML :


Publish dokumen secara online yang mengandung heading, text, table, photo, dll.
Mendapatkan informasi online melalui hypertext link, khususnya pada saat anda klik
tombol atau link.
Merancang suatu form yang digunakan untuk transaksi misalnya untuk order produk,
reservasi pada kamar hotel, ataupun mencari informasi.
Selain itu dapat juga diperoleh infomasi dalam bentuk video, spread sheet, sound
clips dan masih banyak dokumen dalam bentuk lainnya.

1.2. Apa yang dapat dilakukan untuk disain HTML ?


Banyak fungsi yang dapat digunakan di dalam HTML. Feature-feature yang dapat
dilakukan adalah :
1.2.1.Table
1.2.2.Compound document (image, video, sound dll)
1.2.3.Style Sheet (font information, color, alignment). Style sheet dapat dibuat
independen tersendiri sehingga tidak harus dilakukan penulisannya beberapa kali
pada satu/beberapa page di HTML.

1.2.4. Scripting

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

1.3. Cascading Style Sheet (CSS)


CSS digunakan untuk mendefinisikan style (gaya) penulisan yang akan digunakan pada
HTML yang akan dibuat. Misalnya mengenai font yang akan digunakan tidak perlu anda
definisikan berkali-kali di dalam suatu page.
Keunggulan yang ke 2 dari CSS ini adalah anda dapat menggunakan kembali code tsb
di semua page lain yang telah anda buat.

Latihan 2.1
Buatlah file style.css seperti code yang ada di bawah ini :
.plain
{
font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size: 8pt;
}
.mini
{
font-size: 7pt;
font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;
color: #000000
}
Kemudian buat juga file MyStyle.asp dengan code seperti di bawah ini :
<link rel="stylesheet" href="style.css" type="text/css">
<html>
<head>
<title>Using CSS</title>
</head>
<body>
<font class=mini> Line 1 with Style 1 </font>
<br>
<font class=plain>Line 2 with Style 2</font>
</body>
</html>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

1.4. Element
Element adalah bagian dari HTML yang sering di sebut sebagai HTML tag. Cara
penulisan elemet : < nama element > dan end tag </nama element>, element berada di
dalam tag.
Contoh dari element adalah :
<P> </P> paragraph (P bukan merupakan tag tapi element.)
<BR> Salah satu element yang tidak memiliki end tag.
<textarea> </textarea> Element untuk text box

1.5. Comment
Di dalam HTML juga dapat menambahkan comment. Comment digunakan untuk
menuliskan komentar ke dalam code HTML yang telah dibuat. Cara penulisan komentar
yaitu dengan syntax sbb :

<! - -ini adalah comment- - >


<! - - comment yang lebih,
dari 1 baris - - >

1.6. Frontpage
Tool yang digunakan untuk design, create dan publish web site. Segala dokumen dan
komponen HTML yang telah di bahas di atas dapat dibuat dengan menggunakan
frontpage tanpa harus menghafalkan tag-tag yang ada.

1.6.1.Frontpage editor
Editor ini yang akan digunakan untuk membantu dalam programming ASP. Yaitu
untuk merancang form, button, hyperlink dll. Selain itu juga dapat mengontrol page
yang ada di web site yang anda buat.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

User dapat meng-copy HTML dan script yang ada di notepad ke MS Frontpage editor.

User dapat membuat design dari page baik HTML ataupun form lebih mudah tanpa harus
memperhatikan atau mengingat tag-tag yang ada. Contoh editing desing pada normal
view.

Editing juga dapat di lakukan pada HTML editor dan formatnyapun akan tetap sama
sepeti yang dilakukan di normal view. Insert code pada HTML view .

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

http://www.jasakom.com/penerbitan .

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

Oleh Ruth dan Sto

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Bagian 2
Web Server
Objective :

Memahami cara instalasi IIS

Memahami pengertian dari Web Server

Memahami direktory default instalasi

Memahami konfigurasi Web Server

Pada Windows 2000, Microsoft mendistribusikan web server dalam satu paket software, yaitu
Internet nformation Server 5.0. Jadi jika anda memang ingin menggunakan web server tsb maka
software tsb telah siap bagi anda untuk digunakan. Pada bagian ini akan dibahas dari dasar
bagaimana installing web server sampai dengan hacking ke web server.

6.1.

Installing Internet Information Services 5.0 (IIS 5.0)

Sebelum masuk ke hacking web server, cara installnya juga anda harus tahu. Karena satu hal
yang perlu anda ke tahui bahwa untuk menyerang musuh anda, maka harus pelajari dahulu
semua informasi dan keadaan dari target.
Langkah-langkah instalasi IIS 5.0 adalah sbb :

1. Ke Control Panel ( Start Setting Control Panel), dan kemudian pilih icon Add/Remove
Programs. Setelah itu akan ditampilkan dialog berikut :

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

2. Kemudian anda pilih Add/Remove Windows Components yang ada di kolom sebelah kiri,
yang kemudian akan ditampilkan dialog box sbb :

3. Setelah melihat dialog box yang ada di atas, anda klik check box yang ada di sebelah kiri dari
Internet Information Services (IIS). Check box tsb secara default tidak akan dicheck pada
saat anda install Windows 2000 dengan type Typical, kecuali anda telah menginstallnya
dengan type Customize.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

4. Apabila checkbox tsb telah anda klik maka anda lanjutkan dengan klik tombol Details.
Setelah anda klik tombol tsb maka dapat dilihat bebeapa option yang ditampilkan mengenai
komponen dari IIS yang perlu anda install. Jika World Wide Web option di check maka web
server anda akan di install sehingga anda dapat melakukan managing web page dan aplikasi
yang ada. Jika anda juga bermaksud menggunakan FrontPage 2000 Server Extension maka
checkbox tsb juga harus anda pilih.

6.2. Cara kerja web server


Pada saat instalasi tsb selesai maka web service akan segera di jalankan, dan apabila mesin tsb
di reboot anda tidak perlu menjalankan service tsb dengan klik suatu menu atau link lagi.
IIS akan menginstal file-file yang berhubungan dengan system ke directory
\\%SystemRoot%\system32\inetsrv. Kita tidak akan membahas file-file tsb dalam hal ini, yang
lebih menarik adalah yang ada di \\Inetpub, dimana di directory ini lah nanti kita akan melakukan
kegiatan hacking, karena directory ini juga akan menjadi home dari file-file web page yang akan
dibuat nantinya.

Sekarang akan dibahas satu persatu subfolder yang ada di dalam Inetpub :

\iissamples\homepage
Contoh file ASP dapat ditemukan difolder ini.

\iissamples\sdk
Subdirectory yang menyimpan script-script ASP yang digunakan untuk demo objek dan
komponen.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

10

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

\scripts
Directory ini kosong pada saat pertama kali diinstall. Tetapi nantinya akan berisi file script
yang akan anda create.

\webpub
Directory ini juga kosong pada saat pertama kali instalasi. Fungsi dari directory ini adalah
untuk pembuatan virtual directory yang khusus. Directory tsb berfungsi pada saat publish
file dengan menggunakan Publishing wizard. Directory ini hanya dapat ditemukan pada
Windows 200 Profesional.

\wwwroot
Directory ini merupakan direktori utama dari web site anda. Semua file yang akan anda
tampilkan harus ditempatkan di direktori ini. Subdirektori yang ada di dalam nya ada yang
merupakan bagian dari file-file IIS sendiri.

\ftproot, \mailroot dan \nntproot


Direktori diatas juga merupakan anggota yang membentuk tree dari direktori inetpub.
File-file tsb hanya ada jika anda menginstallnya.

6.3. Managing IIS 5.0


Setelah menginstall IIS, tentunya harus dilanjutkan dengan seting dan konfigurasi. Untuk dapat
melakukan hal tsb, maka anda harus mengetahui cara penggunaan interface yang ada di IIS ini.
User interface yang ada untuk me-manage IIS adalah dengan menggunakan MMC .

6.3.1.

MMC

Grafik user interface yang digunakan untuk memanage IIS ini di kemas di dalam Microsoft
Management Consoles (MMC). MMC ini banyak digunakan sebagai container untuk
administrative tool di dalam Windows 2000, e.g SQL Server, IIS, dll. Tool tsb di import ke
dalam MMC melalui snap-in.
Hanya saja jika menggunakan MMC ini, anda harus menambahkan snap-in ke dalamnya.
Tetapi untungnya IIS memiliki snap-in sendiri yang sudah ada.

Administrasi dengan menggunakan MMC


Langkah-langkah dalam melakukan administrasi dengan menggunakan MMC.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

11

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Klik menu Run yang ada di Start Run, ketikkan MMC dan tekan tombol OK

Pilih Console Add/Remove Snap-In

Klik Add

Pilih Internet Information Services

Klik Add

Klik Close

Klik OK

Setelah menambahkan snap-in tsb ke dalam MMC, maka anda telah siap melakukan
administering IIS dengan menu-menu yang ada.

6.3.2.

Testing Web Server

Langkah selanjutnya adalah melakukan testing terhadap web server yang telah diinstall,
apakah sudah dapat berjalan dengan baik.
Langkah-langkah melakukan testing web server adalah sbb :

Jalankan browser anda.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

12

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Ketikkan nama komputer anda pada URL address atau dengan mengetikkan 127.0.0.1

Secara default page yang akan di tampilkan adalah localstart.asp. Jika page tsb dapat
ditampilkan dengan baik maka web server anda dapat dipastikan sudah diinstall dengan
baik dan benar.

Cara mendeteksi nama web server yang anda install.

Pilih Start Setting Network and Dial Up Connection

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

13

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Pada menu bar Advance, pilih Network Identification

Apabila Web server tidak jalan, apa yang dapat anda lakukan ?
Anda dapat kembali ke MMC tsb dan meklik Tanda > (Start service) pada menu bar di bagian
atas.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

14

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Apabila komputer anda menggunakan modem yang digunakan untuk konek ke internet
maka pada saat anda mengetikkan nama komputer anda di URL nya akan tampil
pertanyaan berikut :

Agar dapat menampilkan page default di browser maka anda tinggal klik tombol Connect
tsb.

6.3.3.Managing Directory pada Web Server


Untuk menampilkan file .htm atau .asp yang berlokasi di C:\Documents\ di browser, maka anda
dapat juga dapat melihat nya, hanya saja apa yang anda lihat bukan web publishing yang
sesungguhnya.
Web page yang sebenarnya menggunakan transfer protocol yaitu HTTP, sedangkan file anda
yang ditampilkan di browser dengan alamat C:\Document\mypage.htm hanya menunjukkan
bahwa file tersebut memang exist di direktori tsb.

6.3.4. Virtual Directory


Pada bagian ini ada dua pengertian yang perlu dimerngerti.
Yang pertama adalah mengenai fisikal direktori. Apa yang dimaksud dengan fisikal directory ?
Fisikal directory adalah direktori yang biasa dapat dilihat di windows explorer, contohnya adalah
C:\My Documents\

Sedangkan yang pe dua adalah directori pada web site. Direktori yang ada di web site terdiri dari
kumpulan virtual direktori.
Sekarang masalahnya bagaimana menghubungkan file yang ada di fisikal direktori dengan Web
direktory ? Untuk menghubungkannya maka anda dapat membuat virtual directory dari fisikal
direktori yang sudah ada.
Virtual direktori merupakan nama alias dari nama fisikal direktori. Jadi pada saat orang lain
browsing web anda, mereka tidak menggunakan nama fisikal direktori melainkan menggunakan
nama alias yang telah anda buat.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

15

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Untuk membuat virtual directory, anda dapat menggunakan IIS admin tool.
Langkah-langkah membuat virtual directory :

Jalankan Windows Explorer dan kemudian buat suatu file dengan nama HackingFile, di
bawah direktori \inetpub\wwwroot yang telah anda install sebelumnya.

Jalankan IIS admin tool anda dengan menggunakan MMC seperti yang telah dilakukan
sebelumnya. Klik kanan pada Default Web Site yang ada di frame sebelah kanan.
Setelah itu pilih menu New - Virtual Directory, yang kemudian akan di tampilkan Virtual
Directory Wizard. Creation, kemudian klik Next

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

16

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Ketikkan Hacking pada text box Alias dan dilanjutkan dengan klik next

Klik tombol Browse untuk mencari direktori HackingFile yang telah dibuat sebelumnya
dan dilanjutkan dengan klik tombol Next

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

17

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Pastikan bahwa Read and Run scripts checkboxes dan Execute checkbox tidak di
check, Klik Next dan akhiri dengan klik tombol Finish

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

18

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Virtual Directory Hacking dapat anda temukan di window IIS admin

Untuk mencoba virtual directory tsb dapat berjalan dengan baik maka anda apat
mengetikkan \\<nama_komputer>\HackingFile\

6.3.5.

Setting Permission

Untuk virtual direktori yang baru dibuat tsb, anda apat melakukan assign permission tsb
dengan melakukan klik kanan pada Hacking yang ada di IIS admin tool, setelah itu pilih
Properties yang kemudian akan menampilkan layar berikut:

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

19

http://www.jasakom.com/penerbitan .

6.3.6.

Oleh Ruth dan Sto

Access Permission

Permission yang ada di dalam direktori tsb akan diatur oleh beberapa permission yang ada di
4 checkbox sebelah kiri seperti yang telihat pada gambar di atas.

Script source access


Permission ini adalah untuk memberikan hak kepada user untuk melihat script yang
ada di web server anda. Contohnya adalah ASP script. Secara default chkeck box ini
disable. Permission ini hanya dapat diberikan jika hak Read dan Write telah di
assign.

Read

permission ini untuk memberikan hak kepada user untuk melihat web page anda.
Apabila hak ini dibatasi (uncheck) maka error akan timbul seperti yang terjadi di
bawah ini:

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

20

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Write
Permission yang memberikan hak kepada user untuk memodifikasi dan mengubah
properti pada file yang ada di virtual direktori tsb.

Directory browsing
permission yang memberbolehkan user untuk melihat listing file-file yang ada di
virtual direktori tsb. User tidak dapat browsing ke directori yang memiliki hak akses
Directory browsing enable tetapi dengan hak Read disable.

Execute Permission
Text box yang berada di bagian bawah windows properties ini, digunakan untuk
melakukan setting terhadap level eksekusi dari suatu program. Level-level yang
digunakan adalah sbb :
o

None menunjukkan bahwa user hanya dapat mengakses file-file yang


static saja seperti HTML file dan image. User tidak akan dapat menjalankan
script dengan option seperti ini

Script Only User dapat mengakses ASP page yang kemudian akan
menmpilkan HTML file yang akan dikirimkan ke browser. Setting ini khusus
untuk direktori yang menggunakan ASP script.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

21

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

o Script and Executeables user dapat menjalankan script maupun program


yang ada di dalam direktori tsb. Sangat disarankan bahwa option ini tidak
diaktifkan karena untuk menghindari user-user yang kurang bertanggung
jawab.

Latihan 6.A
Instalasi dan manage Web site berbasis IIS 5.0 dari windows 2000.

1. Install Web Server pada komputer anda masing-masing


2. Cobalah browsing ke web server anda
3. Buat 1 halaman dengan nama coba.htm dengan frontpage dan simpan dalam direktory root
4. Rubah halaman default menjadi coba.htm
5. Cobalah browsing ke web server anda lagi, apa yang didapatkan ?
5. Buatlah sebuah Virtual Direktory dengan nama VirtualD
6. Buat sebuah dokumen dengan nama default.htm kedalamnya
7. Browsinglah ke dalam virtual direktory tersebut dengan alamat http://ipaddr/VirtualD
8. Apa yang anda dapatkan ?

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

22

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Bagian 3
Perkenalan dengan ASP
Objective :

Memahami static dan dynamic web page

Memahami cara kerja client side dan server side scripting


3.1.

Static dan Dynamic Web


Web static adalah web site yang akan selalu ditampilkan sama, tidak tergantung kepada
siapa dan kapan web site tersebut diakses. Sebaliknya dengan web site dynamic adalah
web site yang bisa berubah-ubah sesuai dengan keadaan yang diinginkan oleh web
masternya.

Contoh dari page statis adalah page dengan extention htm atau html, sedangkan contoh
dari page dynamic adalah ASP.

3.2.

Server Side Scripting dan Client Side Scripting


Server Side Script adalah script yang di proses di server kemudian hasilnya yang dalam
bentuk html di kirimkan ke pada client

Client Side Scripting adalah script yang dikirim ke komputer client kemudian akan di
proses oleh browser client.

Baik Server Side Scripting maupun Client Side Scripting membutuhkan interpreter yang
digunakan untuk melakukan proses terhadap script yang diberikan.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

23

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Server Side Scripting

3.3.

Untuk menuliskan Script Server Side, gunakan cara berikut :

Gunakan tanda <%.....%> dan disimpan dalam halaman .ASP

Gunakan tag <SCRIPT> dan berikan tanda RUNAT=SERVER yang disimpan


dalam .ASP.

Contoh dari server side scripting dengan inline asp script :

Latihan 3.1
Buatlah code dibawah ini untuk melihat cara kerja ASP . Save file tsb dengan extension .asp

<html>
<head>
<title>ASP Program</title>
</head>

<body>
<p>Today : <% response.write date %> </p>
</body>

</html>

Tampilan layar :

Today : 5/12/2002

Lakukan view source pada browser anda !

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

24

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Contoh melalui tag <SCRIPT>

<html>

<head>
<title>ASP Program</title>
</head>

<body>

Today :
<SCRIPT LANGUAGE=VBSCRIPT RUNAT=SERVER>
Response.Write Date
</SCRIPT>

</body>
</html>

Tampilan Layar :

Today :
5/12/2002

3.4.

Client Side Scripting


Client Site Script bisa adalah script yang di eksekusi pada komputer client atau
browser, jadi browser haruslah mensupport script ini.

Contoh script dengan VBScript :

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

25

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

<html>

<head>
<title>ASP Program</title>
</head>

<body>

Today :
<SCRIPT LANGUAGE=VBSCRIPT>
document.Write Date
</SCRIPT>

</body>
</html>

Untuk menghindari browser lama yang tidak mendukung dari client side script ini
menampilkan error maka bisa ditambahkan bentuk komentar kedalamnya. Contoh :

<html>

<head>
<title>ASP Program</title>
</head>

<body>

Today :
<SCRIPT LANGUAGE=VBSCRIPT>
<! - - Hide from older browser
document.Write Date
- - >
</SCRIPT>

</body>
</html>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

26

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Contoh lain client side script adalah dengan JAVA, Contoh :

<html>
<head>
<title>ASP Program</title>
</head>

<body>

Today :
<SCRIPT LANGUAGE=JAVASCRIPT RUNTAT=CLIENT>
D = new Date();
document.write (D);
</SCRIPT>

</body>
</html>

Tampilan Layar :

Today :
Sunday, 12 May 2002 23:52:30 GMT+0700 (SE Asia
Standard Time)

Untuk menghindari browser lama menampilkan error maka bisa ditambahkan


karakter komentar kedalamnya, contoh :

Today :
<SCRIPT LANGUAGE=JAVASCRIPT RUNTAT=CLIENT>
<!-D = new Date();
document.write (D);
//- ->
</SCRIPT>
</body>
http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

27

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

</html>

Latihan 3.2

Ketikkan script berikut utk melihat cara kerja scripting:


<body>
<SCRIPT LANGUAGE=VBSCRIPT>
Dim dtmHour
Dim strGreeting
dtmHour = Hour(Now())
If dtmHour < 12 Then
strGreeting = "Good Morning!"
Else
strGreeting = "Hello!"
End If
document.write strGreeting
</SCRIPT>
</body>

Bedakan dengan script di bawah ini :


<body>
<SCRIPT LANGUAGE=VBSCRIPT RUNAT=SERVER>
Dim dtmHour
Dim strGreeting
dtmHour = Hour(Now())

If dtmHour < 12 Then


strGreeting = "Good Morning!"
Else
strGreeting = "Hello!"
End If

response.write strGreeting
</SCRIPT>
</body>

Lihat hasilnya !

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

28

http://www.jasakom.com/penerbitan .
3.5.

Oleh Ruth dan Sto

Keuntungan dan Kerugian Server Side dan Client Side Scripting


Terdapat beberapa keuntungan dan kerugian dari server side dan client side scripting
karenanya anda perlu memperhatikan hal berikut sebelum memutuskan menggunakan
type yang mana.

Server Side Memungkinkan anda menutupi code dari program

Client Side Tidak memungkinkan anda menutupi code dari program

Server Side Memakan resource pada server

Client Side Mengurangi beban pada server

Client Side memerlukan browser spesifik

Server Side tidak memerlukan browser spesifik

Client Side umumnya lebih cepat karena dieksekusi disisi client

3.6.

Pemrosesan halaman ASP oleh IIS Web Server


Ketika terjadi permintaan halaman web dengan extension .ASP maka tugas
penerjemahan diserahkan kepada asp script engine, yaitu asp.dll.

File asp.dll ini biasanya terdapat pada direktory %Windir%\system32\inetsrv

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

29

http://www.jasakom.com/penerbitan .
3.7.

Oleh Ruth dan Sto

Caching
Seperti halnya pada web browser, pada server IIS juga dikenal dengan caching. Fungsi
dari caching ini adalah agar hasil pemrosesan HTML dari script ASP bisa segera
digunakan kembali tanpa harus melakukan pemrosesan ulang.
Karenanya pula terkadang anda akan mendapatkan hasil yang sama walaupun code
yang telah dirubah.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

30

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Bagian 4
ASP dan FORM
Objective :

Memahami penggunaan form

Memahami method penggunaan form

Memahami penggunaan komponen dalam form


4.1.

Input Dengan Form


Form input adalah yang terbanyak di gunakan untuk suatu program yang interaktif dan
membutuhkan input dari user. Format dari penggunaan form ini adalah :

<FORM ACTION=prosesform.asp METHOD={POST/GET}>

Kontrol

</FORM>

ACTION adalah file yang akan dipanggil ketika summit diberikan


METHOD adalah proses bagaimana suatu data akan dikirim kepada web server yang
secara default akan menggunakan GET. Terdapat 2 pilihan yaitu GET dan POST

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

31

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Method GET dan POST

4.2.

Pemilihan penggunaan dari GET dan POST sendiri sebenarnya sangat tergantung dari
kebutuhan, karena masing-masing menawarkan kelebihan dan juga kekurangan.

Berikut adalah perbedaan GET dan POST

GET

POST

4.3.

Variable terlihat pada URL, data setiap variable dipisahkan oleh &. Contoh
http://url/page.asp?get1=nilai2&get2=nilai2
Dibatasi oleh panjang string sebanyak 2047 char
Memungkinkan pengunjung langsung memasukkan nilai variable pada from
proses
Variable diambil dengan Request.QueryString
Nilai variable tersembunyi untuk pengunjung
Lebih aman karena lebih susah untuk dimainkan pengunjung melalui
pergantian nama variable
Tidak dibatasi oleh panjang string
Variable diambil dengan Request.Form

Text Box dan Form


Ketika anda membuat program yang memerlukan input dari pengunjung, salah satu cara
yang paling banyak dipakai adalah melalui text box. Input form yang digunakan adalah
dengan tampilan seperti di bawah ini

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

32

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

File kedua yang perlu disiapkan adalah file yang akan melakukan proses dari form.

Latihan 4.1
Buatlah script di bawah ini dengan menggunakan frontpage sebagai editor. Kemudian jalankan
script tsb dan lihat apa yang terjadi. Nama kan file tsb inputform.asp. Method yang digunakan
adalah GET

<html>
</head>
<body>

<form method="GET" action="prosesform.asp">


<br>
<b><font face="Arial">User
Id</font></b>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; :
<input type="text" name="vField1" size="10" tabindex="1"> <br>
<b><font face="Arial">Password</font></b> :
<input type="password" name="vField2" size="20" tabindex="2"> <br>
<br>
<input type="submit" value="Submit" name="B1"></p>
</form>
</body>
</html>

Buatlah file ke 2 yang akan digunakan untuk proses form di atas.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

33

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

<html>
<body>
<H1><font face="Arial"><b>Hello <%=request.querystring("vField1")%>
!</H1>
Welcome to the Neigbourhood !
</b><br>
</font>
</body>
</html>

Perhatikan cara kerjanya

Kini cobalah anda ganti dengan fungsi POST dan perhatikan perbedaannya :

Latihan 4.2
Buatlah script di bawah ini dengan menggunakan frontpage sebagai editor. Kemudian jalankan
script tsb dan lihat apa yang terjadi. Nama kan file tsb postinputform.asp. Method yang digunakan
adalah POST

<body>
<form method="POST" action="postprosesform.asp">
<br>
<b><font face="Arial">User

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

34

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Id</font></b>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; :
<input type="text" name="vField1" size="10" tabindex="1"> <br>
<b><font face="Arial">Password</font></b> :
<input type="password" name="vField2" size="20" tabindex="2"> <br>
<br>
<input type="submit" value="Submit" name="B1">
<input type="reset" value="Reset" name="B2"></p>
</form>
</body>

Buatlah file ke 2 untuk action dari form di atas:

<H1><font face="Arial"><b>Hello <%=request.form("vField1")%> !</H1>


Welcome to the Neigbourhood !
</b><br>
</font>

Lihatlah bedanya dengan script pada GET method

Sedangkan hasilnya akan berupa :

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

35

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Single Check Box dan Form

4.4.

Check box banyak dipakai dalam form yang membutuhkan konfirmasi antara iya dan
tidak.
Pada check box ini terdapat atribut VALUE yang menandakan isi dari check box
tersebut. Sedangkan attribut CHECKED yang jika diisi pada akhir, menandakan bahwa
check box tersebut dalam keadaan terpilih (ada tanda centangnya).

Latihan 4.3
Buatlah single checkbox dengan script dibawah ini :

<body>
<form method="POST" action="checkboxproses.asp"><p>
<input type="checkbox" name="myCheckbox" value="ON"> <b><font
face="Arial" size="2">ya,
saya bersedia dikirimin newsletter</font><br>
</b>
<br>
<input type="submit" value="Submit" name="B1"><input type="reset"
value="Reset" name="B2"></p>
</form>
</body>

File ke 2 yang berisi action dari form di atas adalah sbb :

<body>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

36

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

<%
If Request.Form("myCheckbox")="ON" Then
Response.Write "<font face='Arial'><B> OK, Anda akan segera dikirimi
Newsletter </B></font>"
Else
Response.Write "<font face='Arial'><B> Newsletter tidak akan kami
kirim atas permintaan anda</B></font>"
End If
%>
</body>

Lihat value yang digunakan, yaitu dengan menggunakan ON dan OFF

Sedangkan pada saat pengecekan anda bisa melakukannya dengan kontrol if yang akan
membandingkan nilai yang terdapat pada attribut VALUE.

4.5.

Multiple Check Box dan Form


Ketika anda menggunakan multiple check box tentunya akan sangat merepotkan jika
anda harus melakukan pemilihan if satu persatu. Solusi lainnya adalah dengan
menggunakan .COUNT dan Index

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

37

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Latihan 4.4
Buatlah multiple check box seperti code seperti di bawah ini :

<body>
<form method="POST" action="4.4action.asp">
Kentang <input type="checkbox" name="Chk" value="Kentang" checked>
<br>
Pepaya <input type="checkbox" name="Chk" value="Pepaya"><br>
<br>
<input type="submit" value="Submit" name="B1">
<input type="reset" value="Reset" name="B2">
</form>
</body>

File ke 2 untuk prosesnya berupa :


<body>
<p>Pilihan Anda &nbsp; :
<%
For MyCounter = 1 to Request.Form("chk").COUNT
Response.Write Request.Form("chk")(MyCounter)
Response.Write " "
Next
%>
</body>

Perhatikan cara kerjanya.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

38

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Pada bagian prosesnya anda bisa melakukannya dengan cara menggunakan counter dan index :

4.6.

Option Buttons dan Forms


Ketika anda menginginkan pengunjung web anda memilih salah satu option yang
tersedia, maka anda bisa menggunakan Option Buttons atau yang biasa disebut Radio
Buttons.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

39

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Latihan 4.5

Buatlah option button dengan menggunakan script di bawah ini :

<body>
<form method="POST" action="4.5action.asp">
Anda adalah seorang :<br>
<br>
<input type="radio" value="Pelajar" checked name="R1">Pelajar<br>
<input type="radio" name="R1" value="Profesional">Profesional<br>
<input type="radio" name="R1" value="Hacker">Hacker<br>
<br>

<input type="submit" value="Submit" name="B1">


<input type="reset" value="Reset" name="B2">
</form>
</body>

File ke 2 untuk menangani action di atas adalah :

<body>

<p>Pilihan Anda &nbsp; :


<%
Select Case Request.Form("R1")
Case "Pelajar"
Response.Write "Pelajar"
Case "Profesional"
Response.Write "Profesional"
Case "Hacker"
Response.Write "Hacker"
End Select
%>
</body>

Perhatikan cara kerjanya!

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

40

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Setelah diisi dan dilakukan summit, kita bisa memilih isian dari pengunjung dengan case.

4.7.

Drop Down Boxes dan Forms


Ketika anda menginginkan pengunjung memilih pilihan yang telah tersedia, selain
dengan Radio Button, anda bisa menggunakan dropdown boxes.

Untuk mengambil nilai pada Dropdown list, anda bisa menggunakan perintah
berdasarkan get atau post.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

41

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Latihan 4.6

Buatlah drop down box dengan menggunakan script berikut ini :

<body>
<form method="POST" action="4.6action.asp">
Makanan yang paling anda sukai adalah&nbsp; :<br>
<select size="1" name="D1">

<option>Kentang</option>
<option>Pepaya</option>
<option>Pisang</option>
</select><br>

<input type="submit" value="Submit" name="B1">


<input type="reset" value="Reset" name="B2">
</form>
</body>

File ke 2 untuk menangani action di atas adalah :


<body>
<p>Pilihan Anda &nbsp; :
<%
Response.Write Request.Form("D1")
%>
</body>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

42

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Bagian 5
Variables dan Operator
Objective :

Memahami cara deklarasi variable

Memahami cara penggunaan variable

Memahami tipe-tipe variable

5.1.

Variable di ASP
Variable digunakan oleh programmer untuk menyimpan informasi yang akan di proses.
Variable ini biasanya digunakan sebagai media penyimpan sementara yang akan hilang
ketika program selesai.

Untuk mendeklarasikan variable di ASP gunakan perintah DIM di awal program.

Dim myVar1
Dim myVar2
Dim myVar3

5.2.

Variable VBScript : One For All, All For One

Variable di VBScript adalah sedikit berbeda dengan programming yang biasa dipakai.
Pada programming biasa, kita harus mendefinisikan type variable yang akan digunakan,
sedangkan pada VBScript type variable tidak perlu di deklarasikan jenisnya.
Type ini disebut sebagai variant yang artinya variable yang akan dideklarasikan secara
otomatis ketika suatu data dimasukkan.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

43

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Latihan 5.1

Ketik script berikut untuk mengetahui tipe variable

<body>

<%
Dim var1

Var1 = "ini String

: "

Response.Write Var1 & TypeName(Var1)


Response.Write "<BR>"

Var1 = 123
Response.Write Var1 & "

" & TypeName(Var1)

Response.Write "<BR>"

Var1 = TRUE
Response.Write Var1 & "

" & TypeName(Var1)

Response.Write "<BR>"

Var1 = #1/1/2001#
Response.Write Var1 & "

" & TypeName(Var1)

Response.Write "<BR>"

Var1 = 28374764
Response.Write Var1 & "

" & TypeName(Var1)

Response.Write "<BR>"

%>

</body>

Hasilnya akan seperti gb berikut :

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

44

http://www.jasakom.com/penerbitan .

5.3.

Oleh Ruth dan Sto

Type Spesial
Selain dari type yang telah disebutkan, terdapat pula type spesial yang terkadang
sangat membingungkan.
* Empty
Empty menandakan bahwa variable tersebut belum di iniliasisasi atau belum diberikan
nilai.

* NULL
Null biasanya berhubungan dengan database yang menandakan bahwa field tersebut
belum diisi dengan data. Null tidak sama dengan 0 ataupun empty.

5.4.

Tata Penamaan Variable


Tidak ada aturan yang mengharuskan programmer untuk menamakan sebuah variable
dengan nama tertentu. Tapi sebagai paduan agar tidak menjadi binggung dan
memudahkan didalam trace program, kode prefik berikut ini bisa digunakan.

Type Data
Boolean
Byte
Date/Time
Double
Error
Integer
Long
Object
Single
String

Prefik
Bln
Byt
Dat
Dbl
Err
Int
Lng
Obj
Sng
Str

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

45

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Deklarasi Variable / Option Explicit

5.5.

Banyak bahasa program yang mengharuskan kita untuk mendeklarasikan variable


sebelum menggunakannya. Pada VBScript anda tidak diharuskan untuk
mendeklarasikan variable terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Cara ini
dinamakan Implicit Declaration.

Implicit Declaration walaupun bisa digunakan tapi bukanlah suatu bentuk programming
yang baik. Hal ini dikarenakan akan membingungkan untuk suatu program dan
terkadang tercipta variable-variable berlebih yang tidak perlu. Karenanya anda di
sarankan untuk mendeklarasikan variable sebelum digunakan yang disebut sebagai
explicit declaration.

Agar anda bisa dipaksa oleh program untuk menggunakan explicit declaration anda bisa
menambahkan baris Option Explicit pada baris pertama di program bahkan sebelum
syntax html sehingga semua variable yang akan dipakai harus di deklarasikan terlebih
dahulu.

Latihan 5.2
Buatlah script dengan menggunakan Option Explicit dan juga tanpa kalimat tsb.
<% Option Explicit %>
<html>
<head>
<body>

<%
Dim var1
Var1 = "ini String

: "

Response.Write Var1 & TypeName(Var1)


Response.Write "<BR>"

Response.Write Var2 & "

" & TypeName(Var2)

Response.Write "<BR>"
%>
</body>
</html>

Bandingkan hasilnya !

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

46

http://www.jasakom.com/penerbitan .

5.6.

Oleh Ruth dan Sto

Operator Perbandingan
Operator perbandingan di VBScript tidak begitu berbeda dengan program lainnya. Anda
bisa menggunakan operator perbandingan ini untuk membandingkan antara 2 variable
untuk menentukan keputusan yang akan diambil.

Fungsi
Sama dengan
Tidak Sama dengan
Kurang dari
Lebih dari
Kurang atau sama dengan
Besar atau sama dengan

5.7.

Tanda
=
<>
<
>
<=
>=

Contoh
1=1 hasil true
1<>1 hasil false
2<3 hasil true
3>2 hasil true
3<=3 hasil true
5>=1 hasil true

Operator Aritmatika
Operator aritmatika adalah operator yang digunakan untuk penambahan, pengurangan
dll.
Fungsi
Penambahan
Pengurangan
Perkalian
Pembagian
Pangkat
Negative
Sisa Bagi

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Tanda
+
*
\
^
MOD

Contoh
1+1 = 2
2-1 =1
3*4 = 12
5/2 = 2.5
2^3 = 8
-2+1 = -1
5 MOD 2 = 1

Oleh Ruth dan Sto

47

http://www.jasakom.com/penerbitan .
5.8.

Oleh Ruth dan Sto

Operator Logikal
Terdapat 3 operator yang paling banyak digunakan didalam ASP, yaitu AND, OR dan
NOT.

Fungsi
Dan
Atau
Tidak

5.9.

Tanda
AND
OR
NOT

Contoh
Var1 and var2
Var1 or var2
NOT Var1=1

Konstanta
Konstanta adalah suatu nilai tetap yang diberikan kepada suatu variable. Nilai ini akan
selalu sama dan tidak akan berubah. Tujuan dari constanta adalah memudahkan
program jika perlu di modifikasi. Deklarasi konstanta digunakan dengan cara :

Const PAJAK = 10

Selain dari konstanta yang dideklarasikan oleh user, VBScript sendiri juga menyediakan
konstantanya.

Konstanta
vbEmpty
vbNull
vbInteger
vbLong
vbSingle
vbDouble
vbCurrency
vbDate
vbString
vbObject
vbError
vbBoolean
vbVariant
vbDataObject
vbByte
vbArray

5.10.

Nilai
0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
17
8192

Array

Varible digunakan untuk menyimpan data, tapi jika data yang perlu anda simpan sangat
banyak maka tidaklah efisien jika anda harus menggunakan variable. Terlebih lagi jika
data anda tidak diketahui secara pasti ada berapa banyaknya. Untuk itulah anda
membutuhkan array. Array akan menyimpan data dengan satu nama variable dan anda

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

48

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

bisa mengambil ataupun menyimpan nilai didalamnya berdasarkan index.

Latihan 5.3
Buat fixed array dengan script dibawah ini :
<%
Dim myArray(5)

myArray(0) ="Nilai 0 <BR>"


myArray(1) ="Nilai 1 <BR>"
myArray(2) ="Nilai 2 <BR>"
myArray(3) ="Nilai 3 <BR>"
myArray(4) ="Nilai 4 <BR>"
myArray(5) ="Nilai 5 <BR>"

response.write myArray(0)
response.write myArray(1)
response.write myArray(2)
response.write myArray(3)
response.write myArray(4)
response.write myArray(5)
%>

Lihat hasilnya dengan browser

Array yang didefinisikan langsung dengan angka misalkan myArray(5) adalah array yang
dinamakan sebagai fixed-size array karena jumlah indexnya telah ditentukan.

Ketika suatu saat anda membutuhkan array yang dynamic maka anda bisa mendefinisikan array
dengan type dynamic dengan cara menuliskan myArray(), kemudian untuk definisi ulang jumlah
dari indexnya digunakan perintah ReDim. Jenis array ini dinamakan sebagai dynamic array.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

49

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Latihan 5.4
Buat dynamic array dengan script dibawah ini :
<%
Dim myArray()
Redim myArray(5)

myArray(0) ="Nilai 0 <BR>"


myArray(1) ="Nilai 1 <BR>"
myArray(2) ="Nilai 2 <BR>"
myArray(3) ="Nilai 3 <BR>"
myArray(4) ="Nilai 4 <BR>"
myArray(5) ="Nilai 5 <BR>"

response.write myArray(0)
response.write myArray(1)
response.write myArray(2)
response.write myArray(3)
response.write myArray(4)
response.write myArray(5)

Redim myArray(7)
myArray(6) ="Nilai 6 <BR>"
myArray(7) ="Nilai 7 <BR>"

response.write myArray(6)
response.write myArray(7)
%>

Buat Dimensional array


<%
Dim myArray2(2,2)

myArray2(0,0)=1
myArray2(0,1)=2
myArray2(0,2)=3

myArray2(1,0)=4

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

50

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

myArray2(1,1)=5
myArray2(1,2)=6

myArray2(2,0)=7
myArray2(2,1)=8
myArray2(2,2)=9

response.write myArray2(0,0) & "<BR>"


response.write myArray2(0,1) & "<BR>"
response.write myArray2(0,2)& "<BR>"

response.write myArray2(1,0)& "<BR>"


response.write myArray2(1,1)& "<BR>"
response.write myArray2(1,2)& "<BR>"

response.write myArray2(2,0)& "<BR>"


response.write myArray2(2,1)& "<BR>"
response.write myArray2(2,2)& "<BR>"
%>

Array juga bisa didefinisikan mempunyai dimensi, seperti myArray(2,2).

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

51

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Bagian 6
Variable Scope, Function dan
Procedure
Objective :

Memahami variable scope

Memahami penggunaan Function

Memahami penggunaan Procedure

6.1.

Procedure
Didalam program yang kompleks, penggunaan procedure akan sangat membantu.
Procedure digunakan untuk mengelompokkan fungsi-fungsi sehingga suatu program
akan mudah di lacak kesalahan dan juga dalam pengembangannya.

Syntak :

Sub namaprocedure

End Sub

Sedangkan untuk memanggil procedure yang telah dibuat, anda bisa langsung lakukan
dengan namaprocedure atau dengan Call namaprocredure

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

52

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Latihan 6.1
Buatlah prosedur seperti script yang ada di bawah ini :

<%
Sub procedure1(para1,para2)
response.write "Dalam prosedure1 <BR>"
response.write para1 & "<BR>"
response.write para2 & "<BR>"
End Sub

Sub procedure2
response.write "Terima Kasih <BR>"
End Sub

Procedure1 "Parameter 1","Parameter 2"


Procedure2
% >

Lihat apa yang terjadi

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

53

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

6.2. Fungsi
Berbeda dengan procedure yang tidak mengembalikan nilai, pada fungsi bisa digunakan
untuk mengembalikan nilai.
Syntak :

Function namafunction
.
End Function

sedangkan untuk memanggil suatu fungsi bisa dilakukan dengan menuliskan nama
fungsinya. Hasil eksekusi dari suatu fungsi juga bisa dimasukkan kedalam nama
fungsinya.

Latihan 6.2
Buatlah function berikut ini :
<%
Dim nilai1
Dim nixlai2
Function Func1(para1)
Func1 = "Angka dalam " & para1
End Function

Function Func2(para1, para2)


Func2 = para1 * para2
End Function

nilai1 = Func1("Parameter")
nilai2 = Func2(2, 3)

response.write "Hasil fungsi 1 : " & nilai1 & "<br>"


response.write "Hasil perhitungan fungsi 2 : " & nilai2
%>

Lihat hasilnya

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

54

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Variable Scope

6.3.

Level variable scope pada ASP terdapat dua macam, yaitu Local dan Script. Pada level
local, variable hanya di kenal pada file dimana ia di definisikan. Variable di definisikan
didalam procedure hanya di kenal oleh dalam procedure itu sendiri.

Latihan 6.3
Buatlah prosedur berikut!
<%
Dim myData
MyData = "Data Dari Root <BR>"

Sub Procedure1
Dim myData
myData = "Dalam Procedure 1 <BR>"
End Sub

Response.Write myData
Procedure1
Response.Write myData
%>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

55

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Sedangkan variable yand didefinisikan di atas program akan dikenal oleh semua fungsi maupun
procedure yang disebut sebagai script level.

Latihan 6.4
Buatlah procedure dibawah ini untuk mengetahui cara kerja script scope
<%
Dim myData

Sub Procedure1
myData = "Dalam Procedure 1 <BR>"
End Sub

Sub Procedure2
myData = "Dalam Procedure 2 <BR>"
End Sub

Procedure1
Response.Write myData
Procedure2
Response.Write myData
%>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

56

http://www.jasakom.com/penerbitan .

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

Oleh Ruth dan Sto

57

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Bagian 7
Manipulasi String
Objective :

Memahami cara memanipulasi string

Memahami fungsi-fungsi manipulasi string


7.1.

Merubah Case String


Untuk merubah case dari suatu string menjadi huruf besar maupun huruf kecil, bisa
digunakan perintah Lcase maupun Ucase. Fungsi ini akan merubah semua karakter
didalam string menjadi huruf kecil maupun besar yang berdasarkan fungsi yang
diberikan.

Latihan 7.1
Buatlah script dibawah ini, dan perhatikan cara kerja fungsi-fungsi tsb.
Ketik di frontpage edit dan save file tsb dengan nama CaseString.asp
<%
Dim myString
MyString = "Hallo Selamat Datang Di Jasakom.com Training Center <BR>"
Response.Write MyString
Response.Write LCase(MyString)
Response.Write Ucase(MyString)
%>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

58

http://www.jasakom.com/penerbitan .
7.2.

Oleh Ruth dan Sto

Menentukan Panjang Dari String


Untuk mengetahui banyaknya karakter didalam suatu string atau yang lebih sering
dikatakan untuk mengetahui panjang dari suatu string, anda bisa menggunakan perintah
Len.

Latihan 7.2
Buatlah script dibawah ini, dan perhatikan cara kerja fungsi-fungsi tsb.
Ketik di frontpage edit dan save file tsb dengan nama LenString.asp

<%
Dim myString

MyString = "Hallo Selamat Datang"


Response.Write Len(MyString)
%>

7.3. Melihat bagian karakter dari String


Jika anda membutuhkan informasi dari posisi karakter string tertentu, maka fungsi Left
dan Right akan bisa digunakan. Fungsi ini akan mengambil karakter dari posisi yang
ditentukan dari suatu string.

Format :
Left (string,Jumlah_karakter_dari_kiri)
Right(string, Jumlah_karakter_dari_kanan)

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

59

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Latihan 7.3

Buatlah script dibawah ini, dan perhatikan cara kerja fungsi-fungsi tsb.
Ketik di frontpage edit dan save file tsb dengan nama CharString.asp
<%
Dim myString

MyString = "Hallo Selamat Datang"


Response.Write Left(MyString,4)
Response.Write "<BR>"
Response.Write Right(MyString,4)
%>

Bagaimana jika anda memerlukan string yang terdapat di tengah ? maka fungsi Mid yang berasal
dari singkatan middle ini bisa digunakan dengan format :

Mid (string,posisi_string,jumlah_karakter)

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

60

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Latihan 7.4

Buatlah script dibawah ini, dan perhatikan cara kerja fungsi-fungsi tsb.
Ketik di frontpage editor dan save file tsb dengan nama MidString.asp
<%
Dim myString

MyString = "Hallo Selamat Datang"


Response.Write Mid(MyString,2,3)
%>

7.4.

Menghapus karakter spasi


Terkadang karakter spasi di depan maupun ke belakang suatu string perlu di hilangkan,
untuk itu disediakan 3 fungsi lagi di string yaitu :

Trim(String)

: Menghilangkan spasi di depan dan akhir string

Ltrim(String)

: Menghilangkan spasi didepan string

Rtrim(String)

: Menghilangkan spasi diakhir string

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

61

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Latihan 7.4

Buatlah script dibawah ini, dan perhatikan cara kerja fungsi-fungsi tsb.
Ketik di frontpage editor dan save file tsb dengan nama TrimString.asp
<%
MyString1 = "

Hallo

"

Response.Write "|" & Trim(MyString)

& "|"

Response.Write "|" & LTrim(mystring) & "|"


Response.Write "|" & RTrim(myString) & "|"
%>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

62

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Bagian 8
Control Structure
Objective :

Memahami cara-cara penggunaan control structure

Memahami jenis-jenis control structure

Memahami fungsi-fungsi control structure


8.1.

If Then Else Structure


Format dari control structure if then else mempunyai 2(dua) format dasar yaitu format
dengan satu baris perintah dan format dengan multiple perintah

IF THEN [ELSE]
IF ..
THEN

[ELSE]

END IF

Latihan 8.1
Buatlah script di bawah ini, dan save dengan nama ifcontrol.asp
<%
Dim i
Dim j
i = 5
j = 2

If i>j Then
response.write i & " Lebih besar daripada " & j
Else
Response.Write i & " Lebih kecil daripada " & j
End If
%>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

63

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Select Case Structure

8.2.

Terkadang untuk pilihan yang banyak, if then else statement bisa menjadi sangat
panjang untuk digunakana. Oleh karenanya terdapat lagi pilihan lain dengan
menggunakan select case. Formatnya adalah :

SELECT CASE variable


CASE nilai1
CASE nilai2
..
..
[ELSE]
.
END SELECT

Latihan 8.2

Buatlah script di bawah ini, dan save dengan nama selectcontrol.asp

<%
Response.Write " Sekarang Bulan

: "

SELECT CASE Month(Now)


Case 1
Response.Write "Januari"

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

64

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Case 2
Response.Write "Februari"
Case 3
Response.Write "Maret"
Case 4
Response.Write "April"
Case 5
Response.Write "Mei"
Case 6
Response.Write "Juni"
Case 7
Response.Write "Juli"
Case 8
Response.Write "Agustus"
Case 9
Response.Write "September"
Case 10
Response.Write "Oktober"
Case 11
Response.Write "November"
Case 12
Response.Write "Desember"
End Select
%>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

65

http://www.jasakom.com/penerbitan .

8.3.

Oleh Ruth dan Sto

For Next Structure


For Next control structure merupakan looping kontrol. Format penggunaannya adalah :

For . = .. To ..
..
..
Next

Latihan 8.3

Buatlah script di bawah ini, dan save dengan nama fornextcontrol.asp

<%
i = 1
j = 5

For myCounter = i to j
Response.Write myCounter & " -- "
Next
%>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

66

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

For Each Next Structure

8.4.

Jenis for Next lain yang sering dipakai juga, adalah yang digabungkan dengan For Each
Next. Jenis ini biasanya dipakai untuk collection ataupun jenis array.

Formatnya adalah :

FOR EACH .. IN .
.
.
NEXT

Latihan 8.4

Buatlah script di bawah ini, dan save dengan nama foreachcontrol.asp


<%
Dim myArray(2)
Dim Item

myArray(0) = "Nilai Array 1"


myArray(1) = "Nilai Array 2"
myArray(2) = "Nilai Array 3"

For each Item In myArray


Response.Write item & "<BR>"
Next
%>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

67

http://www.jasakom.com/penerbitan .

8.5.

Oleh Ruth dan Sto

Do While Loop Structure


Do While Loop biasanya digunakan ketika kita akan melakukan looping sampai tercapai
satu kondisi tertentu yang diinginkan. Formatnya adalah :

DO WHILE .
.
.
LOOP
Bentuk lain atau variant dari Do While ini adalah Do Loop Until dengan format :
DO UNTIL
..
LOOP

Latihan 8.5
Buatlah script di bawah ini, dan save dengan nama dowhilecontrol.asp
<%
i = 1
j = 5

Do While i < j
Response.Write i & "|"
i = i+1
Loop
%>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

68

http://www.jasakom.com/penerbitan .

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

Oleh Ruth dan Sto

69

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Bagian 9
COOKIES
9.1.

Cookies
Cookies adalah adalah informasi yang disimpan di komputer client. Dengan cara ini,
web server bisa melakukan deteksi tentang siapa yang telah berkunjung ke web
servernya.
Cookie yang disimpan oleh web abc.com hanya bisa digunakan dan dibaca oleh
abc.com sedangkan dari web site lain tidak akan bisa membacanya sehingga aman dari
usaha pengambilan informasi seperti email, dll.
Cookies akan disimpan didalam files yang terdapat pada temporary internet files.

9.2.

Menuliskan dan Membaca Cookies


Untuk menuliskan cookies kedalam komputer client, di ASP cukup mudah, anda hanya
perlu menggunakan perintah :

RESPONSE.COOKIES (namacookies)[(subkey)] = nilai

Sedangkan untuk melihat atau membaca nilai Cookies,


gunakan perintah :

variable = REQUEST.COOKIES(namacookies).

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

70

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Latihan 9.1

Buatlah file ASP dengan nama writecookies.asp untuk pembuatan cookies


seperti script yang ada di bawah ini :

<%
Response.Cookies("Test") = "Cookies Dalam Test"

Response.Cookies("Test Dua")("Key1") = "Cookies Test Dua, Key1"


Response.Cookies("Test Dua")("Key2") = "Cookies Test Dua, Key2"

Response.Write Request.Cookies("Test") & "<BR>"


Response.Write Request.Cookies("Test Dua")("Key1") & "<BR>"
Response.Write Request.Cookies("Test Dua")("Key2") & "<BR>"
%>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

71

http://www.jasakom.com/penerbitan .
9.3.

Oleh Ruth dan Sto

Perintah HasKeys
Karena cookies bisa mempunyai subkey maupun tidak, maka disediakan fungsi haskeys
untuk mengecek keberadaan subkey ini. Penggunaan dari haskey ini bisa anda
gunakan dengan syntak :

REQUEST.COOKIES(namacookie).Haskeys

Haskeys ini akan mengembalikan nilai False jika tidak terdapat subkey dalam cookies,
sedangkan jika terdapat subkey maka fungsi ini akan mengembalikan nilai true.

Latihan 9.2

Buatlah file ASP dengan nama testhaskey.asp untuk mengetahui haskey dari
cookies seperti script yang ada di bawah ini :

<%
Response.Cookies("Test 1") = "Cookies Dalam Test"
Response.Write Request.Cookies("Test") & "<BR>"
Response.Write "SubKey Pada Cookies Test : " &
Request.Cookies("Test").Haskeys & "<BR><BR>"

Response.Cookies("Test 2")("Key1") = "Cookies Test 2, Key 1"


Response.Cookies("Test 2")("Key2") = "Cookies Test 2, Key 2"
Response.Write Request.Cookies("Test 2")("Key1") & "<BR>"
Response.Write Request.Cookies("Test 2")("Key2") & "<BR>"
Response.Write "SubKey Cookies Test Dua : " & Request.Cookies("Test
Dua").Haskeys
%>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

72

http://www.jasakom.com/penerbitan .

9.4.

Oleh Ruth dan Sto

Daya Tahan Cookies didalam Komputer Client


Secara default, penggunaan cookies hanyalah sebentar, hal ini dikarenakan cookies
hanya disimpan didalam memory komputer. Begitu browser dari client anda ditutup,
maka cookies yang anda masukkan akan dihapus secara otomatis.

Agar cookies yang dibuat bisa bertahan di komputer client dalam jangka waktu yang
diinginkan, maka cookies anda perlu ditulis kedalam harddisk client, dengan cara
menset waktu expired dari cookie. Cookies ini biasanya akan ditulis kedalam tempolary
internet files IE.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

73

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Latihan 9.3

Buatlah ASP untuk mengetahui haskey dari cookies seperti script yang ada di
bawah ini :
Response.Cookies("Test").Expires = Date + 30
Response.Cookies("Test") = "Cookies Dalam Test"

Contoh diatas akan menset supaya cookies yang dibuat bisa bertahan selama 1
hari.

9.5.

Menghapus Cookies

Menghapus cookies yang berada didalam komputer client semudah anda


membuatnya. Gunakan perintah Expired dengan cara mengurangi
tanggalnya sehingga terjadi expired sehingga akan dihapus secara
otomatis.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

74

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Latihan 9.4

Buatlah file ASP dengan nama delcookies.asp untuk menghapus cookies seperti
script yang ada di bawah ini :

<%
Response.Cookies("Test") = "Cookies Dalam Test"
Response.Cookies("Test").Expires = Date - 1
%>

9.6.

Contoh penggunakan Cookies


Penggunaan cookies banyak digunakan oleh web server di internet untuk mengingat
username dan password sehingga pengunjung tidak perlu memasukkan kembali
username dan password setiap kali. Caranya adalah dengan melakukan setting Cookies
kedalam komputer client. Karena cookies disimpan dalam plain text, maka web server
sendiri perlu melakukan enkripsi sendiri datanya agar tidak terbaca secara manual.

Latihan 9.5
Buatlah script di bawah ini dengan nama file realcookies.asp, lihatlah cara
kerjanya :
<%
Response.cookies(MyCookie) (UserId) = Alexa
Response.cookies(MyCookie) (UserName) = Alexandria

Response.write Request.cookies(MyCookie)(UserId)
Response.write Request.cookies(MyCookie)(UserName)
%>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

75

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Bagian 10
Global.ASA, Session dan
Application
Objective :

Memahami aplikasi web

Memahami penggunaan dan fungsi global.asa

Memahami penggunaan session

Struktur Global.Asa
Global.asa adalah program spesial di IIS yang biasanya digunakan untuk menyimpan global
variable, koneksi ke database, password, dll. Setiap aplikasi hanya mempunyai 1(satu) file
global.asa yang disimpan didalam root direktory ataupun didalam virtual direktory. Adapun file
dari global.asa ini biasanya akan seperti berikut ini :

Buatlah file global asa dengan code seperti di bawah ini :

<SCRIPT LANGUAGE=Vbscript RUNAT=Server

Sub Application_OnStart
:::::: code here
End Sub

Sub Application_OnEnd
::::::: code here
End Sub

Sub Session_OnStart
:::::::code here
End Sub

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

76

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Sub Session_OnEnd
::::::code here
End Sub

</SCRIPT>

Procedure Application OnStart :


Procedure ini dijalankan hanya sekali ketika aplikasi dimulai atau ketika pengunjung pertama
memanggil halaman asp pertama. Karenanya procedure ini cocok digunakan untuk iniliasisasi
varible sebelum suatu program dijalankan.

Procedure Application OnEnd :


Procedure ini dijalankan ketika session terakhir dari pengunjung selesai atau time out yang
secara default adalah 20 menit. Untuk mengganti waktu timeout ini anda bisa mengeset dengan
perintah session.timeout atau setting melalui registry.

Selain itu, anda juga bisa secara manual mereset Application melalui IIS MMC dengan tombol
unload pada home direktory

Session_OnStart :
Setiap ada pengunjung ke web site anda, maka terjadi 1(satu) session. Pada saat itulah Session
OnStart dijalankan. Karenanya banyak yang menggunakan Session_OnStart ini untuk mengecek
jumlah user yang sedang online ke web site dalam waktu bersamaan.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

77

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Session_OnEnd :
Setelah pengunjung mengakhiri session atau time out yang secara defaultnya adalah 20 menit
maka session OnEnd akan dijalankan. Untuk mengeset time out dari session, anda bisa
menggunakan perintah Session.TimeOut.

10.1.

Application

Variabel yang disimpan didalam procedure Application disebut sebagai ApplicationScope variable karena jenis variable ini dikenal di seluruh file dalam aplikasi.
Untuk membuat variable dalam cakupan global dengan procedure Application anda bisa
menggunakan syntax berikut ini :

Application(namavariable) = nilai

Contoh penggunakan dari variable Application ini didalam global.asa :

Latihan 10.1
Buatlah global.asa dengan contoh script seperti di bawah ini:
<SCRIPT LANGUAGE="VBSCRIPT" RUNAT="Server">

Sub Application_OnStart
Application("MyAppVar") = 1
End Sub

Sub Application_OnEnd
End Sub

Sub Session_OnStart
End Sub

Sub Session_OnEnd
End Sub

</SCRIPT>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

78

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Sedangkan pada file asp akan berisi :

Latihan 10.2

Buatlah file applicationvar.asp seperti script yang ada di bawah ini untuk melihat
cara pembuatan variabale yang digunakan untuk satu aplikasi web.
<%
Application("MyAppVar1")= Application("MyAppVar1") + 1
Response.Write Application("MyAppVar1") & "<BR>"
%>

Tekan tombol refresh untuk melihat apa yang terjadi !

Setiap kali anda menekan refresh maka angkanya akan bertambah terus.

10.1.1. Lock dan Unlock


Karena di web server kemungkinan adanya akses dari banyak orang dan dalam
waktu yang bersamaan kemungkinan terjadi maka pada ASP ini anda bisa
menggunakan Lock dan Unlock untuk mengunci status. Dengan Lock dan Unlock
ini anda akan meyakinkan bahwa tidak akan terjadi penulisan secara bersamaan
oleh dua session yang berbeda.

<%

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

79

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Application.Lock
Application("MyAppVar1")= Application("MyAppVar1") + 1
Response.Write Application("MyAppVar1") & "<BR>"
Application.UnLock
%>

10.2. Session Object


Object session didalam global.asa sangat efektif untuk mengontrol status online atau
status koneksi suatu user ke web site kita. Object session yang secara default akan time
out atau berakhir ketika user sudah tidak melakukan navigasi dari halaman ke halaman
dalam waktu 20 menit ini bisa juga dirubah melalui perintah session.timeout. Selain itu
object session juga akan berakhir ketika user menutup browsernya.

Latihan 10.3
Lakukan perubahan file global.asa yang sebelumnya seperti script yang ada di
bawah ini :

<SCRIPT LANGUAGE="VBSCRIPT" RUNAT="Server">

Sub Application_OnStart
Session.Timeout = 3
Application.Lock

Application("WhosOn") = 0
Application.UnLock
End Sub

Sub Application_OnEnd
End Sub

Sub Session_OnStart
Application.Lock
Application("WhosOn") = Application("WhosOn") + 1
Application.UnLock
End Sub

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

80

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Sub Session_OnEnd
Application.Lock
Application("WhosOn") = Application("WhosOn") 1
Application.UnLock
End Sub

</SCRIPT>

Pada program pengecekan jumlah user yang sedang online, gunakan ASP berikut :

Latihan 10.4
Buatlah file checkonlineuser.asp seperti script yang ada di bawah ini :

<%
Response.Write "User Yang Sedang Online Bersamaan : " & Application("whosOn")
%>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

81

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Bagian 11
Fungsi Dan Tips
Objective :

Mamahami tips dan trik fungsi dalam ASP

Memaksimalkan penggunaan perintah di dalam ASP

11.1.

Redirect

Untuk memindahkan kontrol program dari suatu tempat ke tempat lain, perintah yang
sering digunakan adalah redirect. Contoh dari penggunaan ini adalah ketika session
berakhir, maka user akan di redirect ke page login kembali seperti pada internet
banking. Fungsi redirect ini akan memindahkan semua kontrol ke tempat tujuan.

Latihan 11.1
Buatlah file redirectpage.asp dengan script seperti di bawah ini.
<%
Response.Write "Sebelum Perintah Redirect <BR>"
Response.Redirect http://localhost/asp/hasilredirect.asp
Response.Write "Setelah Perintah Redirect <BR>"
%>

Kemudian buat page ke 2 dengan nama hasilredirect.asp seperti contoh di


bawah ini :
(file tsb dapat berupa ASP atau HTML)
<html>
</head>
<body>
<p>Ini Halaman Kedua</p>
</body>
</html>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

82

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Dua fungsi baru yang kemudian diperkenalkan adalah fungsi server.transfer dan
server.execute.

Pada fungsi server.transfer, halaman utama akan di jalankan terlebih dahulu kemudian
barulah dijalankan code dari halaman tujuan.
Sedangkan pada fungsi server.execute, setelah menjalankan halaman tujuan, control akan
kembali lagi kehalaman utama.

Latihan 11.2
Buatlah file servertransfer.asp seperti script di bawah ini :
<%
Response.Write "Sebelum Perintah Transfer<BR>"
Server.Transfer "hasiltransfer.asp"
Response.Write "Setelah Perintah Transfer <BR>"
%>

Kemudian buat page ke 2 dengan nama hasiltransfer.asp seperti contoh di


bawah ini : (file tsb dapat berupa ASP atau HTML)
<html>
</head>
<body>
<p>Ini Halaman Kedua</p>
</body>
</html>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

83

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Latihan 11.3
Buatlah file serverexecute.asp dengan contoh seperti di bawah ini :

<%
Response.Write "Sebelum Perintah Execute <BR>"
Server.Execute "11.1.asp"
Response.Write "Setelah Perintah Execute<BR>"
%>

Kemudian buat page ke 2 dengan nama hasilxecute.asp seperti contoh di


bawah ini :
(file tsb dapat berupa ASP atau HTML)
<html>
</head>
<body>
<p>Ini Halaman Kedua</p>
</body>
</html>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

84

http://www.jasakom.com/penerbitan .

11.2.

Oleh Ruth dan Sto

Server Variable

Ketika anda melakukan browsing ke dalam suatu web site, tampak bahwa web site
tersebut cukup pintar dalam mengetahui informasi dari anda. Misalkan terdapat web site
yang mengetahui alamat IP anda, mengetahui jenis browser anda,dll.
Apa yang dilakukan oleh web site tersebut adalah menggunakan HTTP header yang
dikirimkan ketika terjadi komunikasi antara client dengan web server. Fungsi untuk
mengetahui ini adalah dengan perintah : Request.ServerVariables(SERVER
VARIABLE)

Latihan 11.4
Buatlah file servervar.asp seperti contoh di bawah ini :

<%
Response.Write "Server Variable No IP Pengakses : " &
Request.ServerVariables("REMOTE_ADDR")
%>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

85

http://www.jasakom.com/penerbitan .

11.3.

Oleh Ruth dan Sto

Include File

Terkadang pada suatu web site kita membutuhkan suatu text yang selalu tampil di
setiap halaman, misalkan saja logo dan moto perusahaan disetiap akhir halaman. Atau
pada setiap halaman yang membutuhkan akses database kita akan selalu membuat
suatu koneksi ke database yang selalu sama. Dengan mengubah setiap halaman ,
tentunya hal tersebut tidaklah praktis.
Apa yang bisa anda lakukan adalah dengan menggunakan perintah include yang akan
memasukkan isi file lain ke dalam halaman anda dengan syntak : #include file=nama
file

Latihan 11.5
Buatlah file main.asp seperti contoh script di bawah ini :
<!-- #include file = "include.asp" -->
<%
Response.Write "Ini Halaman main.asp <BR>"
%>

Kemudian buatlah file include.asp yang digunakan oleh file main.asp di atas
seperti script di bawah ini :
<%
Response.Write "Ini Halaman include.asp <BR>"
%>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

86

http://www.jasakom.com/penerbitan .

11.4.

Oleh Ruth dan Sto

Encode HTML

Ketika anda membuat suatu web site yang mempunyai fasilitas seperti guest book,
pemberian komentar yang memungkinkan pengunjung memberikan text kedalam web
site anda, maka fungsi encode menjadi sangat penting.
Seperti yang telah anda lihat sebelumnya, ketika anda memberikan tag html <BR> maka
perintah response.write akan menerjemahkan itu sebagai perintah ganti baris dan
bukannya menampilkan kata <BR>. Dengan demikian ketika anda memasukkan tag
tertentu seperti refresh, java, dll semua akan di eksekusi. Contoh artikel yang diberikan
oleh jps pada web site jasakom http://www.jasakom.com/Artikel.asp?ID=226

Sunday, April 28, 2002 - Jumlah Klik [1678] , Penulis : -jps

Menggiring mangsa dengan browser


Jasakom - Kali ini saya akan berbagi teknik sederhana yang bisa dilakukan oleh siapa saja.
Obyektif dari teknik ini adalah redirection atau 'menggiring' pengunjung sebuah Guestbook atau
online Forum untuk mengunjungi website yang kita buat. Kemudian di website yang kita buat itu
kita bisa menyelipkan kode/script untuk mengumpulkan informasi mengenai pengunjung tadi.

OK, langsung aja deh.


Langkah-langkah yang harus dilakukan:

1. Bikin setting anonymous proxy di browser kamu biar IP kamu nggak ketahuan. Contohnya,
bisa pakai proxy yang disediakan ISP, atau cari di Web.
2. Mencari situs-situs yang menyediakan Guestbook atau Online Forum yang memperbolehkan
penyisipan HTML Tags.
Contoh:

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

87

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

http://www.voy.com/
http://www.wagsouth.com/addguest.html

Bahkan beberapa situs pemerintah ada yang menyediakan Guestbook semacam itu. Lebih enak
lagi kalo kita bisa tahu bahwa site tersebut bikin Guestbooknya copy-n-paste dari Matt's Script
Archives.
3. Isi Guestbook tersebut dengan HTML Tag di bawah ini:

<META HTTP-EQUIV="refresh" CONTENT="1;URL=http://situs-yang-kamu-buat">


contoh:

<META HTTP-EQUIV="refresh"
CCNTENT="1;URL=http://www.jasakom.com">
4. Klik "OK" atau "Submit"
5. Lihat Guestbook atau forum yang baru kamu isi.

Dalam waktu beberapa detik (seharusnya sih 1 detik, tapi kalo pake dial-up bisa lama), browser
kamu akan secara otomatis pergi ke site yang kamu inginkan (dalam contoh di atas akan pergi ke
site ini).

OK, terus kamu pasti bertanya: "Habis itu terus ngapain?"


Nah sampai di sini ya tergantung kreatifitas kamu. Apakah kamu mau bikin malicious JavaScript,
ActiveX, VBScript, dsb. yang dimasukkan di situs buatan kamu tadi, atau kamu mau sekedar
iseng menggiring mangsa ke situs-situs tertentu. Metoda redirection ini juga mungkin berhasil
untuk mengibuli program Anti Virus gateway yang biasanya dipasang untuk memfilter scripts
namun tidak memfilter HTML tags. Caranya, kita cukup kirim e-mail dengan format HTML ke
korban dan menyisipkan kode di atas didalam e-mail tersebut. Saat si penerima membuka e-mail
yang kita kirimkan, maka dalam beberapa detik (kalau dia terhubung ke Internet) secara otomatis
browsernya akan menuju ke website yang kita maksud.

Masih bingung? Silakan praktekkan dulu.


Masih penasaran dan sebel kenapa artikel ini terkesan setengah-setengah? Jangan sebel
melulu, silakan lengkapi artikel ini.

Terimakasih,
-jps

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

88

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Latihan 11.6

Buatlah file htmlencode.asp seperti contoh script yang ada di bawah ini :

<%
Response.Write Server.HTMLEncode ("Ini Halaman asp <BR> yang ada HTML tag")
Response.Write "Ini Halaman asp <BR> yang ada HTML tag"
%>

11.5.

Mengganti Karakter Tertentu

Ketika anda menggunakan perintah html encode, semua karakter akan di tampilkan
sehingga jika anda memasukkan kalimat dalam 2 baris, maka kedua baris tersebut akan
ditampilkan dalam 1 baris. Dengan menggabungkan perintah html encode dengan
perintah replace string maka masalah ini bisa anda atasi dengan syntax :
replace(string,karakter yang mau di ganti, karakter pengganti)

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

89

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Latihan 11.7
Buatlah file replacestr.asp dengan contoh script seperti di bawah ini :
<%
Response.Write
Replace(server.HTMLEncode(Request.Form("txtKomentar")),vbCrLf,"<br>")
%>

Sedangkan pada form yang memiliki text box yang dapat di isi adalah sbb :
Namakan file tsb replacestrform.asp

<form method="POST" action="replacestr.asp">


<textarea rows="6" name="txtKomentar" cols="36"></textarea><br>
<input type="submit" value="Submit" name="B1"><input type="reset"
value="Reset" name="B2"></p>
</form>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

90

http://www.jasakom.com/penerbitan .

11.6.

Oleh Ruth dan Sto

Response Dengan Satu Halaman, Mungkinkah ?

Pada contoh-contoh sebelumnya telah kita lihat bahwa halaman form dan halaman yang
melakukan proses selalu berbeda. Untuk menghemat dan supaya program kita menjadi
praktis.

Latihan 11.8
Buatlah file onepageaction.asp seperti contoh script yang ada di bawah ini :

<%
Dim Action

Action = Request.QueryString("Action")
Select Case Action
Case "Display"
Display
CASE Else
Form
End Select
%>

<% Sub Form %>


<form method="POST" action="onepageaction.asp?Action=Display">
<textarea rows="6" name="txtKomentar" cols="36"></textarea><br>
<input type="submit" value="Submit" name="B1"><input type="reset"
value="Reset" name="B2"></p>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

91

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

</form>
<%End Sub%>

<%
Sub Display
Response.Write
Replace(server.HTMLEncode(Request.Form("txtKomentar")), ,"<br>")
End Sub
%>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

92

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Bagian 12
Manipulasi Database
Objective :

Memahami komponen dan fungsi ADO

Memahami cara manipulasi data melalui ASP

12.1.

ActiveX Data Object (ADO) & OLE DB

ADO merupakan komponen yang dapat anda gunakan untuk berinteraksi dengan penyimpanan
data. Dengan menggunakan ADO, anda dapat memanipulasi data yang tersimpan di dalam
database.
OLEDB adalah teknologi yang merupakan interface antara program yang anda buat dengan
sumber data. ADO yang sesuai dengan namanya yaitu ActiveX object menyediakan cara yang
mudah untuk mengakses fungsi yang ada di OLE DB. Berikut ini dapat anda lihat arsitektur OLE
DB dan ADO :

VC++

VB

Application
Script

Java

ADO

OLEDB

RDBMS

http://www.jasakom.com/penerbitan.

E-mail

Directory
Services
Oleh Ruth dan Sto

93

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Bahasa programming yang dapat langsung mengakses OLE DB hanya Java dan VC++, namun
cara pengaksesan langsung ke OLE DB cukup complex sehingga digunakan ADO untuk
menyederhanakannya.

Dengan menggunakan ADO, memungkinkan anda mengganti database tanpa harus mengubah
coding yang telah di buat.

Sebelum masuk ke komponen ADO maka akan lebih mudah jika mengenal terlebih dahulu apa
yang ada di dalam ADO. Dalam hal ini anda hanya akan berhubungan dengan 3 object saya
yaitu Connection, Command dan Recordset.
ADO Object Model 2.5 dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

Connection
Errors

Command

Recordset

Parameters

Error

Record

Fields

Parameter

Field

Stream

Fields
Field
12.2.

Connection

Untuk melakukan koneksi ke tempat penyimpanan data anda harus menggunakan OLE DB
provider, yaitu yang memberikan data. Sedangkan yang akan menggunakan data di sebut
dengan istilah OLE DB consumer.

Beberapa contoh dari OLE DB provider adalah sbb :

Jet OLE DB 4.0 digunakan untuk MS Access database

DTS Packages digunakan untuk SQL Server Data Trasformation Services

ODBC Drivers digunakan untuk ODBC data source

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

94

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Oracle digunakan untuk database Oracle

Simple Provider digunakan untuk mengakses simple text files

Microsoft Directory Service digunakan untuk mengakses MS W2K Directory Services

Dengan menggunakan OLE DB, anda juga dapat mengakses melalui ODBC.

ADO

OLE DB

OLE DB Layer
JET

SQL

Oracle
ODBC

JET

Access

SQL

Oracle

SQL

Oracle

SQL

Access

ODBC Layer

Oracle

Connection string
Connection string merupakan sekumpulan informasi yang digunakan untuk mengadakan koneksi
ke sumber data.

Provider : Type OLE DB provider yang akan digunakan di dalam connection


Driver : Type ODBC driver, berupa MS ACCESS atau ODBC driver untuk SQL Server
Initial File Name atau Data Source : lokasi file dan nama file
Initial Catalog : Nama database
User Id : user yang digunakan untuk konek ke database
Password : password dari user yang digunakan untuk konek ke database

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

95

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Persist Security Info : type Boolean, nilainya harus True, agar windows ingat akan password yang
telah dimasukkan di atas.

Syntax connection string

Jika anda menggunakan Microsoft Access :

Provider = Microsoft.Jet.OLEDB; Data Source =filename.mdb; User Id=user_name; Pasword=


user_password

Contoh :
<%
Provider = Microsoft.Jet.OLEDB; Data Source =DataASP.mdb; User Id=admin; Password=
password
%>

Jika anda menggunakan Microsoft SQL Server:

Provider = SQLOLEDB; Data Source =server_name; Initial Catalog=database_name; User


Id=user_name; Pasword= user_password
Setelah membuat connection string dengan menggunakan connection state yang ada maka
selanjutnya adalah melihat bagaimana membuat connection tsb aktif.
Syntaxnya adalah sbb :
Connection.open [ConnectionString], [UserId], [Password], [Options]
Apabila user id di isi maka ia akan replace user id yang sudah di definisikan pada bagian
connection string, demikian juga dengan password

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

96

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Latihan 12.1
Buatlah connection state di file global.asa dengan script seperti di bawah ini :
pada bagian application_onstart
Sub Application_OnStart
Application("DBConn") = "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=f:\Training\myasp.mdb"

End Sub

Di setiap page ASP anda akan ada script connection seperti ini :
<%
set cn = server.CreateObject("ADODB.Connection")
set cmd=server.CreateObject("ADODB.command")
cn.Open(application("DBConn"))
%>

12.3.

Konstanta ADO

Konstanta ADO digunakan untuk nilai-nilai yang telah ditentukan di dalam ADO. Salah satu
contoh yang dapat anda lihat adalah tentang pilihat cursor untuk open database, dimana nilai tsb
dapat berupa Forward-only, Keyset, Dynamic dan Static.
Nilai-nilai yang telah di tentukan untuk masing-masing option tsb disimpan di dalam file yang akan
di include di dalam ASP yang anda buat nanti. Microsoft telah membuat file tsb dengan nama
adovbs.inc yang digunakan untuk VBSscript. Untuk menggunakan konstanta tsb anda harus
memasukkan nya ke dalam file ASP anda dengan cara sbb :

<! - - #include file=adovbs.inc - ->

File ini harus ditempatkan satu direktori dengan page ASP yang anda buat.
Apabila beda maka anda harus menuliskan juga lokasi dari file adovbs.inc tsb.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

97

http://www.jasakom.com/penerbitan .
12.4.

Oleh Ruth dan Sto

Command & ADO Recordset object

Command object digunakan dengan tujuan untuk eksekusi command yang anda berikan kepada
ASP. SQL statement yang telah anda buat untuk manipulasi database harus di eksekusi dengan
command yang ada di dalam ADO. Berikut cara menuliskan command di script dengan ADO :

set <nama_command>=server.CreateObject("ADODB.command")
set <nama_command>.ActiveConnection = <connection_name>
<nama_command>.CommandText=stSql
set <recordset_name> =<nama_command>.Execute
Pendefinisian untuk membuat recordset adalah dengan syntax sbb :
Recordset.open [Source], [ActiveConnection], [CursorType], [LockType],
[Options]

Source : Data yang akan digunakan. Dapat berupa SQL statement/strring, table, store
procedure.

ActiveConnection : Koneksi yang akan digunakan untuk recordset tsb.

CursorType :Tipe cursor yang digunakan. Default dari cursor yang digunakan adalah
adForwardOnly

LockType : Type lock yang akan digunakan. Defaultnya adalah adLockReadOnly.

LockType terdiri dari 4 jenis, yaitu:


o

Read Only adLockReadOnly : secara default nilai ini yang digunakan. Record
hanya dapat di baca saja.

Pessimistic adLockPessimistic : Record akan di lock secara full untuk di


adakan perubahan oleh proses tsb.

Optimistic adLockOptimistic : Record hanya di lock pada saat perintah update,


sehingga pihak lain masih dapat mengadakan perubahan.

Batch Optimnistic adLockBatchOptimistic : digunakan untuk modifikasi multiple


record. Lock hanya terjadi pada saat methode ini di call.

Options : Digunakan untuk memberikan informasi dari source yaitu berupa table atau text
strtring atau lainnya.

Option ini terdiri dari :


o

adCmdText apabila source menggunakan SQL string

adCmdTable apabila source menggunakan table

adCmdStoredProc menunjukkan source menggunakan stored procedure

adCmdFile menunjukkan nama file dari recordset yg akan di save

adCmdURLBind menunjukkan URL

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

98

http://www.jasakom.com/penerbitan .

12.4.1.

Oleh Ruth dan Sto

Create Record

Menambah record ke database dapat dilakukan dengan menggunakan perintah addnew,


update. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada latihan berikut ini :

Latihan 12.2
Buatlah file ASP dengan nama AddNew.asp seperti script yang ada di bawah ini
untuk menampilkan isi dari guestbook:
<% @language=VBScript %>
<!-- #include file="adovbs.asp" -->

<%
Dim Action
Action = Request.QueryString("Action")
if Action="input" then
add_New
else
form_input
end if
%>

<html>
<head>
<title>Add to Guest Book</title>
</head>
<body>
<p><font size="2" face="Arial"><a href="display.asp">View
Guesbook</a></font></p>
<%
sub form_input
%>
<form method="POST" action="addnew.asp?action=input">
<table>
<tr>
<td width="100%" bgcolor="#CC99FF" colspan="2">
<p>
&nbsp;</p>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

99

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

</td>
</tr>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF"><b><font size="2"
face="Arial">Your name :</font></b></td>
<td width="72%">
<input type="text" name="UserId" size="20" value="your
name"></td>
</tr>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF"><b><font face="Arial"
size="2">Date :</font></b></td>
<td width="72%">
<input type="text" name="date" size="20" value=<%=now%>></td>
</tr>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF"><b><font face="Arial"
size="2">Comment :</font></b></td>
<td width="72%">
<textarea rows="7" name="comment" cols="26"></textarea></td>
</tr>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF">&nbsp;</td>
<td width="72%">
&nbsp;</td>
</tr>
<tr>
<td width="28%">&nbsp;</td>
<td width="72%"><input type="submit" value="Add" name="B1"><input
type="reset" value="Reset" name="B2"><input type="Button"
name="btnBack" value="Back" OnClick="window.location='addnew.asp'"
class='TextForm12'><input type="button" name="btnMenu" value="Menu"
OnClick="window.location='menu.asp'" class='TextForm12'></td>
</tr>
</table>
</form>
<%end sub%>
<p>&nbsp;</p>

<%Sub Add_new
Dim cn
Dim rs
set cn = server.CreateObject("ADODB.Connection")
set rs = server.CreateObject("ADODB.Recordset")
cn.Open(application("DBConn"))
rs.Open "GuestBook", cn, adOpenDynamic, adLockOptimistic
rs.Addnew
rs("UserId") = request.form("UserId")
rs("Date")
= request.form("date")
rs("Comment")
= request.form("Comment")

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

100

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

rs.update
response.write "Thanx you !<BR><BR>"
%>
<input type="Button" name="btnBack" value="Back"
OnClick="window.location='addnew.asp'"><input type="button"
name="btnView" value="View"
OnClick="window.location='display.asp'"><br>
<%
end Sub%>
<br><br>&nbsp;</body></html>

12.4.2.

Menampilkan isi record

Pada bagian ini akan diberikan cara bagaimana menampilkan record yang ada di
dalam database, detil script dapat dilihat pada latihan berikut. Pada latihan di
bawah ini akan menampilkan data yang ada di MS Access Database.

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

101

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Latihan 12.2
Buatlah file ASP dengan nama display.asp, seperti script yang ada di bawah ini :
<% @language=VBScript %>
<!-- #include file="adovbs.asp" -->
<html>
<head>
<title>Display Guestbook</title>
</head>
<body>
<%
Dim stSql
set cn = server.CreateObject("ADODB.Connection")
set cmd=server.CreateObject("ADODB.Command")
cn.Open(application("DBConn"))
%>
<p><b><font face="Arial Black" size="4">My Guest's
Comment</font></b><br>
<b><font face="Tahoma" size="2"><a
href="login.asp">Login</a></font></b></p>
<table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" style="bordercollapse: collapse" bordercolor="red" width="80%" id="AutoNumber1">
<%
stSql ="SELECT TOP 10 * FROM GuestBook ORDER BY GuestId DESC "
set cmd.ActiveConnection = cn
cmd.CommandText=stSql
set rs =Cmd.Execute
rs.movefirst
DO while not rs.EOF
response.write("<tr width='25%' color = 'green'>")
response.write("<td width='25%'><font face='Arial' size='2'
Color = 'blue'>") & Rs("GuestId") & _
" Tgl : " & Rs("date") & " Guest name : "
& rs("UserId") & "<br><br>"
response.write rs("comment") & "<br><br></td></font>"
response.write("</tr>")
rs.movenext
loop
set rs = nothing
%>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
</body>
</html>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

102

http://www.jasakom.com/penerbitan .

12.4.3.

Oleh Ruth dan Sto

Update Records

Pada bagian ini akan mempelajari cara melakukan mengubah isi record yng sudah
dimasukkan di atas.

Latihan. 12.3
Buatlah file script di bawah ini dengan nama update.asp. Setelah itu jalankan
untuk melihat cara kerjanya.
<% @language=VBScript %>
<!-- #include file="adovbs.asp" -->
<%
Dim Action
Action = Request.QueryString("Action")
response.write "<p><u><b><font face='Arial' size='5'>Update
GuestBook</font></b></u></p>"
Select Case Action
Case "display"
Form_display
Case "Update"
form_proses_update
Case ""
form_input
end select
%>
<html>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

103

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

<head>
<title>Update Customer</title>
</head>
<body>
<%
sub form_input
%>
<form method="POST" action="update.asp?action=display">
<table>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF"><b><font face="Arial"
size="2">Guest Id :</font></b></td>
<td width="72%">
<input type="text" name="GuestId" size="20"><input type="submit"
value="Find" name="B1"></td>
</tr>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF"><b><font face="Arial"
size="2">User Id :</font></b></td>
<td width="72%">
<input type="text" name="UserId" size="20"></td>
</tr>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF"><b><font size="2"
face="Arial">Date :</font></b></td>
<td width="72%">
<input type="text" name="date" size="20"></td>
</tr>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF"><b><font size="2"
face="Arial">Comment :</font></b></td>
<td width="72%">
<textarea rows="8" name="Comment" cols="25"></textarea></td>
</tr>
<tr>
<td width="28%">&nbsp;</td>
<td width="72%"><input type="reset" value="Reset" name="B2"><input
type="Button" name="btnBack" value="Back"
OnClick="window.location='update.asp'" class='TextForm12'><input
type="button" name="btnMenu" value="Menu"
OnClick="window.location='menu.asp'" class='TextForm12'></td>
</tr>
</table>
</form>
<%end sub%>
<p>&nbsp;</p>

<%Sub Form_Display
Dim
Dim
Dim
Dim

cn
rs
stSql
cmd

set cn = server.CreateObject("ADODB.Connection")

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

104

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

set cmd = server.CreateObject("ADODB.Command")


set rs = server.CreateObject("ADODB.Recordset")
stSql = "SELECT * FROM GuestBook " & _
"WHERE GuestId= " & Request.form("GuestId")
cn.Open(application("DBConn"))
rs.Open "GuestBook", cn, adOpenDynamic, adLockOptimistic
set cmd.ActiveConnection = cn
cmd.CommandText=stSql
set rs =Cmd.Execute
If Not rs.EOF then
%>

<form method="POST" action="update.asp?action=Update">


<table>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF"><b><font face="Arial"
size="2">Guest Id :</font></b></td>
<td width="72%">
<input type="text" name="GuestId" size="9"
value="<%=rs("GuestId")%>"></td>
</tr>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF"><b><font face="Arial"
size="2">User Id :</font></b></td>
<td width="72%">
<p>
<input type="text" name="UserId" size="9"
value="<%=rs("UserId")%>"></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF"><b><font face="Arial"
size="2">Date:</font></b></td>
<td width="72%">
<input type="text" name="date" size="20" value="<%=rs("date")%>">
</tr>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF"><b><font size="2"
face="Arial">Comment :</font></b></td>
<td width="72%">
<textarea rows="8" name="Comment"
cols="25"><%=rs("comment")%></textarea></td>
</tr>
<tr>
<td width="28%">&nbsp;</td>
<td width="72%"><input type="submit" value="Save" name="B1"><input
type="reset" value="Reset" name="B2"><input type="Button"
name="btnBack" value="Back"

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

105

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

OnClick="window.location='update.asp'"></td>
</tr>
</table>
</form>
<%
response.write "Data Found !<BR><BR>"
else
response.write "Data NOT Found !<BR><BR>"
%>
<br><br></td></tr></table>
<input type="Button" name="btnBack" value="Back"
OnClick="window.location='update.asp'">
<%
end if
set rs = nothing
End sub
%>
<%Sub Form_Proses_Update
Dim cn
Dim rs
Dim stSql
set cn = server.CreateObject("ADODB.Connection")
set cmd = server.CreateObject("ADODB.Command")
set rs = server.CreateObject("ADODB.Recordset")
cn.Open(application("DBConn"))
'response.write typename(Request.form("GuestId"))
stSql = "SELECT * FROM GuestBook " & _
"WHERE GuestId=" & Request.form("GuestId")
rs.Open "GuestBook", cn, adOpenDynamic, adLockOptimistic
if not rs.EOF then
rs("UserId") = request.form("UserId")
rs("Date")
= request.form("date")
rs("Comment")= request.form("Comment")
rs.update
response.write "Data Updated Succesfully!<BR><BR>"
end if
rs.close
%>
<input type="Button" name="btnBack" value="Back"
OnClick="window.location='update.asp'" ><input type="button"
name="btnMenu" value="Menu"
OnClick="window.location='addnew.asp'"><br></td></tr></table>
<%
End Sub
%>
</body>
</html>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

106

http://www.jasakom.com/penerbitan .

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

Oleh Ruth dan Sto

107

http://www.jasakom.com/penerbitan .

12.4.4.

Oleh Ruth dan Sto

Deleting Record

Cara menghapus record yang ada di dalam database dapat dilakukan dengan perintah
dari SQL statement.
Script singkatnya adalah sbb :
Dim cn
Dim rs
Dim stSql

set cn = server.CreateObject("ADODB.Connection")
set cmd = server.CreateObject("ADODB.Command")
set rs = server.CreateObject("ADODB.Recordset")
cn.Open(application("DBConn"))
stSql = "DELETE FROM GuestBook where GuestId=" &
Request.form("GuestId")
set cmd.ActiveConnection = cn
cmd.CommandText=stSql
set rs =Cmd.Execute
response.write "<BR><BR>Data Deleted !<BR><BR>"
set rs=nothing

Namun untuk mudahnya akan lebih baik jika anda melihat pada latihan di bagian berikut
ini :

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

108

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

Latihan 12.4
Buatlah script seperti di bawah ini dengan nama file delete.asp .
<% @language=VBScript %>
<!-- #include file="adovbs.asp" -->
<b><font color="#008080" size="6">Delete Customer</font>
<%
Dim Action
Action = Request.QueryString("Action")
Select Case Action
Case "display"
Form_display
Case "Delete"
form_proses_delete
Case ""
form_input
end select
%>
<html>
<head>
<title>Delete Customer</title>
</head>
<body>
<%
sub form_input
%> <br>
&nbsp;</font></b><form method="POST"
action="delete.asp?action=display">
<table>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF"><b><font face="Arial"
size="2">Guest id :</font></b></td>
<td width="72%">
<p>
<input type="text" name="GuestId" size="9"><input type="submit"
value="Find" name="B1"></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF"><b><font face="Arial"
size="2">User Id :</font></b></td>
<td width="72%">
<input type="text" name="UserID" size="20"></td>
</tr>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF"><b><font face="Arial"
size="2">Date :</font></b></td>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

109

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

<td width="72%">
<input type="text" name="date" size="20"></td>
</tr>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF"><b><font size="2"
face="Arial">Comment :</font></b></td>
<td width="72%">
<textarea rows="9" name="comment" cols="27"></textarea></td>
</tr>
<tr>
<td width="28%">&nbsp;</td>
<td width="72%"><input type="reset" value="Reset" name="B2"><input
type="button" name="btnBack" value="Back"
OnClick="window.location='delete.asp'" class="TextForm12"><input
type="button" name="btnMenu" value="Menu"
OnClick="window.location='menu.asp'" class='TextForm12'></td>
</tr>
</table>
</form>
<%end sub%>
<p>&nbsp;</p>

<%Sub Form_Display
Dim
Dim
Dim
Dim

cn
rs
stSql
cmd

set cn = server.CreateObject("ADODB.Connection")
set cmd = server.CreateObject("ADODB.Command")
set rs = server.CreateObject("ADODB.Recordset")
stSql = "SELECT * FROM GuestBook " & _
"WHERE GuestId= " & Request.form("GuestId")
cn.Open(application("DBConn"))
rs.Open "GuestBook", cn, adOpenDynamic, adLockOptimistic
set cmd.ActiveConnection = cn
cmd.CommandText=stSql
set rs =Cmd.Execute
If Not rs.EOF then
response.write "<BR><BR>Data Found !<BR><BR>"
%>
<form method="POST" action="delete.asp?action=Delete">
<table>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF"><b><font face="Arial"
size="2">Guest id :</font></b></td>
<td width="72%">
<p>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

110

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

<input type="text" name="GuestId" size="9"


value="<%=rs("GuestId")%>"></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF"><b><font face="Arial"
size="2">User Id :</font></b></td>
<td width="72%">
<input type="text" name="UserId" size="20"
value="<%=rs("UserId")%>">
</tr>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF"><b><font face="Arial"
size="2">Date :</font></b></td>
<td width="72%">
<input type="text" name="date" size="20"
value="<%=rs("date")%>"></td>
</tr>
<tr>
<td width="28%" bgcolor="#CC99FF"><b><font size="2"
face="Arial">Comment :</font></b></td>
<td width="72%">
<textarea rows="8" name="comment"
cols="25"><%=rs("comment")%></textarea></td>
</tr>
<tr>
<td width="28%">&nbsp;</td>
<td width="72%"><input type="submit" value="Delete"
name="submit"><input type="reset" value="Reset" name="B2"><input
type="Button" name="btnBack" value="Back"
OnClick="window.location='delete.asp'"></td>
</tr>
</table>
</form>
<%
else
response.write "Data NOT Found !<BR><BR>"
end if%>
<%
set rs = nothing
End sub
%>

<%Sub Form_Proses_Delete
Dim cn
Dim rs
Dim stSql

set cn = server.CreateObject("ADODB.Connection")
set cmd = server.CreateObject("ADODB.Command")
set rs = server.CreateObject("ADODB.Recordset")
cn.Open(application("DBConn"))

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

111

http://www.jasakom.com/penerbitan .

Oleh Ruth dan Sto

stSql = "DELETE FROM GuestBook where GuestId=" &


Request.form("GuestId")
set cmd.ActiveConnection = cn
cmd.CommandText=stSql
set rs =Cmd.Execute
response.write "<BR><BR>Data Deleted !<BR><BR>"
set rs=nothing
%>
<input type="Button" name="btnBack" value="Back"
OnClick="window.location='delete.asp'"
class='TextForm12'><br><br></td></tr></table>
<%
End Sub
%>
</body>
</html>

http://www.jasakom.com/penerbitan.

Oleh Ruth dan Sto

112