Anda di halaman 1dari 4

STRATEGI PELAKSANAAN HALUSINASI

SP IV p MELATIH PASIEN MENGGUNAKAN OBAT SECARA TERATUR


DI BANGSAL SADEWA RUMAH SAKIT JIWA GHRASIA
Untuk Memenuhi Tugas Keperawatan Jiwa II

NURUL DIAN RAHMALIA IKAWATI


(P07120112068)

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN YOGYAKARTA
JURUSAN KEPERAWATAN
2014

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN HALUSINASI


(Melatih pasien menggunakan obat secara teratur)

A. Proses Keperawatan
1. Data Klien
Data Subjektif :

Pasien mengatakan berhenti minum obat sudah 1,5 bulan

Pasien mengatakan mendengar suara yang mengajak bercakapcakap.

Pasien mengatakan bingung ketika berhenti minum obat

Pasien mengatakan bosan minum obat

Pasien mengatakan sering membuang obat saat masih di rumah

Pasien mengatakan belum mengerti tentang obat yang dikonsumsi

Data objektif :

Pasien sering melamun dan menyendiri

Pasien marah-marah tanpa sebab

2. Diagnosa keperawatan
Gangguan persepsi sensori : halusinasi
3. Tujuan :
Pasien mampu minum obat secara teratur dan sesuai prinsip 5 benar
4. Tindakan keperawatan
a) Menjelaskan obat-obatan yang dikonsumsi
b) Menjelaskan manfaat dan kerugian jika tidak minum obat
c) Meminta pasien menjelaskan kembali tentang obat-obatan
d) Memantau penerapan cara ini, menguatkan perilaku pasien minum
obat

B.

Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan


SP 4 Pasien: Melatih pasien menggunakan obat secara teratur

Orientasi:
Selamat pagi. Masih ingat dengan saya? Saya perawat Nurul. Dengan bapak E
ya. Bagaimana perasaan bapak hari ini? Apakah suara-suaranya masih muncul?
Apakah sudah dipakai tiga cara yang telah kita latih kemarin? Apakah pagi ini
sudah minum obat? Baik. Sesuai janji kita kemarin hari ini kita akan
mendiskusikan tentang obat-obatan yang bapak minum. Kita akan diskusi
selama 15 20 menit, bagaimana pak? Dimana kita mau ngobrol-ngobrol? Disini
saja, baik.
Kerja:
bapak, adakah bedanya setelah minum obat secara teratur? Apakah suarasuara berkurang/hilang? Sebelumnya, saya mau bertanya seberapa pentingkah
obat bagi bapak? Berapa macam obat yang bapak minum?
(Perawat menyiapkan obat pasien) Ini yang warna orange namanya CPZ atau
chlorpromazine diminum 1 kali sehari setelah makan sore gunanya untuk
menghilangkan suara-suara dan agar tidak bingung. Ini yang putih THP atau
trihexyphenidyl 2 kali sehari setelah makan pagi dan setelah makan sore
gunanya untuk rileks dan tidak kaku. Sedangkan yang berwarna kuning kecil ini
namanya Persidal atau Risperidine diminum 2 kali sehari jamnya sama seperti
THP tadi dan gunanya untuk pikiran biar lebih tenang dan menghilangkan
gemetar dan kaku-kaku karena obat yang di konsumsi.
Dari semua obat-obat ini tentunya ada efek yang tidak diharapkan, kalau CPZ
efek yang tidak diharapkan adalah lesu, mengantuk, mulut kering, hidung
tersumbat, konstipasi. Kalau THP bisa mengantuk, pusing, penglihatan kabur,
disorientasi, hipotensi, mual, muntah, kencing berkurang. Sedangkan untuk
Persidal efek sampingnya yaitu insomnia, cemas, pusing, berat badan naik.
Walalupun ada efek yang tidak diharapkan, tetapi obat ini saling berkaitan antara
satu sama lain. Contohnya obat THP ini, jika ada gejala yang tidak diharapkan
dari kedua obat tersebut, THP bisa sebagai penetralisir dari efek samping obatobat lain.

Jadi jika bapak merasa pusing, mual, muntah, banyak keluar air liur, gemetar,
maupun kaku-kaku otot sebaiknya lapor pada perawat jaga atau dokter yang
bertugas.
Obat ini seperti kebutuhan bapak sehari-hari, jangan sampai terlambat walaupun
suara-suara sudah hilang dan bapak merasa tenang obatnya tidak boleh
diberhentikan dan jangan sampai bapak bosan meminum obatnya. Sebab kalau
putus obat, bapak akan kambuh dan masuk kembali ke rumah sakit. Kalau obat
habis bapak bisa minta ke dokter untuk mendapatkan obat lagi.
Bapak juga harus teliti saat menggunakan obat-obatan ini. Pastikan obatnya
benar, artinya bapak harus memastikan bahwa itu obat yang benar-benar punya
bapak jangan keliru dengan obat milik orang lain. Pastikan obat diminum pada
waktunya, dengan cara yang benar. Yaitu diminum sesudah makan dan tepat
pada jamnya bapak juga harus perhatikan berapa jumlah obat sekali minum,
dan harus cukup minum 6-8 gelas per hari

Terminasi:
Bagaimana perasaan bapak setelah kita bercakap-cakap tentang obat? Ada
yang belum jelas dan ingin ditanyakan? Berarti saya yang bertanya, nama obatobatnya tadi apa saja dan apa manfaatnya pak? Coba sebutkan! Lalu apa saja
cara

minum

obat

yang

benar,

coba

jelaskan!

Bagus! (jika

jawaban

benar). Jangan lupa jika sudah pada waktunya minum obat minta obat pada
perawat atau pada keluarga kalau di rumah. Bagaimana kalau nanti kita ketemu
lagi untuk melihat manfaat 4 cara mencegah suara yang telah kita bicarakan.
Mau jam berapa? Bagaimana kalau jam 11.00? terimakasih atas kerjasamanya
pak. Sampai jumpa.

Anda mungkin juga menyukai