Anda di halaman 1dari 6

Fungsi Fungsi Eksponen dan Logaritma Umum

Kita mendefenisikan (rumus: e ), (rumus: e) dan semua paket e yang irasional lainnya dalam
subbab yang terdahulu. Tetapi bagaimana dengan bilangan-bilangan (rumus:

, , e,

),

dan pangkat-pangkat irasional serupa dari bilangan-bilangan lainnya? Kenyataanya, kita ingin
member makna ax untuk a < 0 dan x bilangan real sembarang. Sekarang jika r = p/q adalah
bilangan rasional, maka ar = (q akar dari a)p. Tetapi kita juga mengetahui bahwa
Rumus: ar = exp(In ar) = exp(r In a) = er In a
Ini menyarankan sebuah defenisi fungsi eksponen berbasis a.
Defenisi
Untuk a > 0 dan sebarang bilangan real x,
ax = e x In a
Defenisi tersebut tentunya akan cocok hanya jika sifat-sifat eksponen yang biasa tetap berlaku,
sesuatu yang akan kita bahas segera. Untung mendukung kepercyaan kita dalam defnisi tersebut,
kita gunakan defenisi tersebut menghitung 32 (dengan sedikit bantuan kalkulator):
32= e 2In3 e 2(1,0986123) 9.00000
Kalkulator anda mungkin memberikan hasil yang sedikit berbeda dari 9. Kalkulator
menggunakan hanpiran ex dan In x, dan dibulatkan pada sejumlah tempat decimal yang tetap
(biasanya sekitar delapan).
Sekarang kita dapat mengisi lebih kecil sifat dari logaritma asli yang tertinggal dari Subbab 7.1.
In (ax) = In (ex In a) = x In a

Sifat-sifat (a pangkat x)
Teorema A meringkaskan sifat-sifat eksponen yang lazim, yang semuanya dapat dibuktikan
secara cermat dang lengkap. Teorema B menunujukkan kita bagaimana mendefenisikan dan
mengintegrasikan ax.

Teorema A
Sifat-sifat Eksponen
Jika a > 0, b > 0, dan x dan y adalah bilangan-bilangan real, maka
(i) ax ay = ax + y;
(ii) (ax)y = axy;
(iii) ax / ay = ax y;
(iv) (ab)x = ax bx;
(v) (a/b)x = ax / bx;

Terorema B
Aturan-aturan Fungsi Eksponen
Dxax = ax In a
(rumus: integral axdx = (1/In a) ax + C,

a1

CONTOH 1
Cari Dx (

Penyelesaian : gunakan aturan rantai dengan u =

Dx (

)=

CONTOH 2
Carilah

jika

)5 +
(

Penyelesaian :

)4

[ (

[(

]
]

CONTOH 3
Carilah
Penyelesaian : Andaikan

maka

sehingga
)

Fungsi loga
Akhirnya, kita siap membuat hubungan dengan logaritma yang anda pelajari dalam aljabar. Kita
catat bahwa 0 < a < 1, maka f (x) = ax adalah fungsi yang menurun; jika a > 1, f tersebut fungsi
yang naik , yang dapat anda periksa dengan meninjau turunan. Dalam dua kasus itu f memiliki
balikan. Fungsi balikan ini dinamakan fungsi logaritma terhadap basis a. Ini setara dengan
defenisi berikut

Defenisi
Andaikan a adalah bilangan positif bukan 1. Maka
y = logax x = ay
Menurut sejarah, basis yang paling umum digunakan adalah basis sepuluh dan logritma yang
dihasilkan dinamakan logaritma biasa. Tetapi dalam kalkulus dan dalam semua matematika
lanjut, basis berarti adalah e. Perhatikan bahwa log, yang merupakan balikan f (x) = ex, adalah
lambing lain untuk In, yakni
loge x = In x
Perhatikan bahwa jika y = loga x sehingga x = ay, maka
In x = y In a
Dari sini dapat disimpulkan bahwa
Loga x = In x / In y
Dari ini, ternyata bahwa loga memenuhi sifat-sifat yang lazimnya dihubungkan dengan
logaritma. Juga
Dx loga x = 1 / x In a
CONTOH 4
Jika

Penyelesaian : Andaikan

dan terapkanlah aturan rantai


(

#contoh terlmpir dikertas


Fungsi-fungsi ax, xa dan xx
Mulailah dengan membandingkan tiga grafik. Secara lebih umum , andaikan a konstanta. Jangan
keliru dalam membedakan f (x) = ax, suatu fungsi eksponen, dengan g (x) = xa, fungsi pangkat.
4

Dan jangan keliri juga dalam membedakan turunan-turunannya. Kita baru saja mempelajari
bahwa
Dx (ax) = ax In a
Bagaimana dengan Dx(xa)? Untuk a bilangan rasional, telah kita buktikan dama Bab 3, bahwa
Dx(xa) = axa-1
Sekarang kita tegaskan bahwa ini benar bahkan jika a bilangan tak rasional. Untuk melihat ini
tuliskan
Dx(xa) = Dx(ea In x ) = ea In x . a/x = xa. a/x = axa-1
Akhirnya, kita tinjau f (x) = xx , peubah yang dipangkatkan peubah. Ada rumus untuk Dx(xx)
tetapi anda tidak dianjurkan untuk menghapalnya diluar kepala. Sebaliknya, anda disarankan
untuk mempelajari dua metode untuk menemukannya seperti diilustrasikan di bawah.
CONTOH 5
Jika

tentukan DxY dengan dua metode yang berlainan !

Penyelesaian
Metode 1 Kita dapat menuliskan :

Jadi, dengan menggunakan aturan rantai


(

Metode 2 Ingat kembali teknik diferensiasi logaritma dari subbab 7.1

)
5

CONTOH 6
Jika

carilah
(

Penyelesaian :

CONTOH 7
Jika

, Carilah

Penyelesaian : Kita gunakan diferensiasi logaritma


(

) (

)
(

) (

)
) (

)+

CONTOH 8
Hitunglah
(

Penyelesaian : andaikan

Jadi, menurut teorema dasar kalkulus kedua