Anda di halaman 1dari 1

Tugas Management Control System 1

Okkytania E Parsetiorini/ 13/358200/PEK/18489

#Case 14-4 Piedmont University


Hugh Scott dinobatkan sebagai presiden ke 12 Piedmont University pada 1984. Pada saat
itu, Piedmont telah mengalami krisis selama beberapa tahun, pendapatan menurun dan biaya
meningkat. Diperkirakan, deficit ini merupakan akibat dari penggunaan prinsip pendanaan
Quasi-endowment (semi sumbangan) dimana dana dikumpulkan pada awal tahun dan untuk
keperluan operasional, pendapatan ini digunakan.
Scott melakukan perhitungan terhadap kondisi keuangan tersebut. Ia menaikkan biaya
pendidikan, membekukan rekruitmen fakultas dan staff, dan memotong biaya operasional.
Eskipun berasal dari sekolah lain, namun Scott cukup dapat dipercaya dan persuasive, sehingga
pada 30 Juni, mulai terlihat adanya laba. Seorang alumnus, Neil Malcom, menganalisa keadaan
keuangan Piedmont selama beberapa bulan dan menyarankan agar meningkatkan recruitment
dan penggalangan dana. Namun rekomendasi penting ini masih menjadi kontroversi dikarenakan
universitas ini akan diubah menjadi pusat laba.
Pada saat itu, pengendalian keuangan berupa anggaran pengeluaran tahunan dibuat oleh
masing-masing dekan dan kepala bagian administrasi . Setelah didiskusikan dan dimodifikasi,
anggaran tersebut disetujui. Malcom menyarankan agar kedepannya, dekan dan kepala bagian
administrasi menyerahkan anggaran disertai pendapatan dan pengeluaran masing-masing
aktifitas. Proposal juga mengakibatkan pergeseran beberapa tanggung jawab dan prosedur baru
dalam kredit pendapatan kepada pusat tanggung jawab yang menghasilkan pendapatan dan
mengganti pengeluaran kepada pusat laba yang bertanggung jawab pada pengeluaran.
Meskipun terdapat dukungan terhadap ide tersebut, namun ada beberapa ketidaksetujuan
dikarenakan alasan:
Biaya administrasi pusat: Proposal akan menjadi beban biaya bagi pusat laba, biaya
administrasi ini akan membebani biaya akademik dan dirasa tidak adil di mata dekan.
Hadiah dan sumbangan: Pendapatan dari hadiah akan berkurang dengan adanya biaya
penggalangan dana.
Tim Atletik: Tim atletik tidak memliki pendapatan. Proposal hanya diperuntukkan bagi
fasilitas seperti kolam renang, lapangan tenis, dan fasilitas individu lain yang ditarik
bayaran untuk penggunaannya.
Perawatan: perawatan rumah tangga universitas ini akan diserahkan pada pihak luar yang
biayanya lebih murah dibandingkan perawatan sendiri.
Komputer: Di dalam proposal, penggunaan komputer akan ditagihkan berdasarkan
penggunaan. Beberapa dekan tidak setuju dengan hal tersebut, karena penggunaan
komputer oleh siswa maupun fakultas merupakan salah sati bagian dari pendidikan.
Perpustakaan: Di dalam proposal, pengguna perpustakaan akan dikenakan biaya, baik
secara tahunan, maupun penggunaan per waktu yang dihabiskan di perpustakaan. Banyak
yang kurang setuju karena banyaknya kertas yang akan diunakan percuma.
Registrasi Silang: Saat ini, mahasiswa dengan bebas dapat mengambil mata kuliah lain di
kelas lain di fakultas lain. Namun dengan adanya proposal, terdapat tagihan biaya yang
bebankan pada biaya per semester.

Anda mungkin juga menyukai