Anda di halaman 1dari 10

SUB JUDUL / SUB HEADLINE

Copy Writing didorong untuk menulis Copy Iklan


dengan membayangkan & menggambarkan bentuk
visual iklan yang diharapkannya

Typografi bisa memberi penekanan dengan kontras &


bentuk warna
TUJUAN SUB JUDUL / SUB HEADLINE

1. Menjaga kesan gerakan sehingga mata pembaca


dapat diarahkan untuk tetap mengikuti &
membaca iklan
2. Menyediakan kekontrasan typografi
3. Menekankan nilai jual
4. Membagi iklan menjadi bagian-bagian, terutama
apabila ternyata terdapat ide atau item-item yang
berbeda
5. Menampung ketertarikan pembaca yang hanya
tertarik pada baris display (display line)
6. Menjadikan iklan lebih menarik, lebih mudah
dibaca, lebih jelas dan tidak seperti tampilan huruf
yang tampak kelabu (tidak jelas)
Baris display :
Headline, Sub headline,
Harga, Nama & Alamat
pengiklan, slogan
Teks Iklan :
Isi iklan / naskah iklan yang
dicetak dengan jenis huruf
yang lebih kecil daripada
display
Jenis-jenis Copy
Iklan / Cara
Menuliskan Copy
Iklan
1.Emosional
Memanfaatkan pendekatan emosi.
penampilan
Kebutuhan emosional dasar :

diri, seks & cinta kasih,


persahabatan, pemeliharaan
diri, rasa ingin memiliki, rasa
ingin tahu, serta rasa keamanan
& kenyamanan
2. Faktual – hard – selling
Jenis ini sangat kompetitif, persuasif & mendorong
pembaca untuk mengambil tindakan
Contoh : dipancing dengan tawaran gratis

3. Faktual – edukasional
Termasuk harda selling, tetapi bersifat informatif
Contoh : iklan model terbaru mobil

4. Narasi
Gaya bercerita
Contoh : iklan wisata
5. Prestise
Narasi tetapi lebih ke kehumasan

6. Gambar serta keterangannya


Contoh : gambar disertai cara menggunakan produk

7. Monolog atau dialog


Contoh : testimonial tokoh

8. Tipuan (Gimmick)
Sukar sekali efektif
Lebih disukai untuk penulisan di majalah
9. Pembaca (Reader)
Iklan ini biasanya diawali dengan suatu pernyataan bahwa
teks ini adalah pernyataan pengiklan
Contoh : pariwara / advertorial

10. Kesaksian (testimonial)


Dalam bentuk monolog, pernyataan kesaksian yang
dikaitkan dengan copy teks

11. Kutipan
Contoh : Frederick, “Saya tidak pernah…..”
12. Penjualan kembali
Memberikan pembaca tentang suatu materi, unsur, atau
komponen yang terkandung dalam produk yang diiklankan.
Tujuannya : mendorong kelanjutan penggunaan berikutnya
& mendorong pembeli agar tetap menggunakan produk
tersebut.