Anda di halaman 1dari 2

Ketika aku menangis, tidak ada yang tahu..

Ketika aku menjerit oun, tidak aka nada yang tau…

Aku menangis dalam kesunyian,dan kehampaan dari hatiku yang terdalam…

Aku sendiri……

Aku sendirian didalam kegelapan, memejamkan mata, dan berusaha berfikir


bahwa semuanya akan baik-baik saja, walau aku tahu semua ini tidak akan
pernah membaik…

Aku kembali meneteskan air mata, entah sampai kapan akan seperti ini…

Aku berusaha menyelimuti diriku, dan membayangkan aku sedang tidak


dalam keadaan seperti ini…
Aku berusaha menenangkan diriku dan pikiranku, dengan memeluk diriku
sendiri, karena aku sadar,tidak ada yang ada disampingku sekarang,

Baik itu kebaikan……ataupun sesuatu yang dinamakan cinta……

Aku menangis sejadi-jadinya,

Aku terisak-isak, hingga seorang malaikat pun ikut bersedih melihat


kesedihanku mala mini…

Masalah dating bertubi-tubi, bagai derasnya hujan yang turun, sederas air
mata yang menetes membasahi tubuhku…

Aku hanya butuh malam ini..

Aku hanya butuh mala mini untuk sendirian…

Aku berfikir sekeras-kerasnya, dan merenungi semua yang telah terjadi,


sesaat aku pun terbesit untuk mengakhiri semuanya. Tapi aku tahu itu
bukan jalan terbaik dari tangisan kesendirianku malam ini…

Aku lelah…………………….

Aku telah habis daya untuk menangis, walaupun tubuhku telah melawannya,
tapi air mata ini tetap terus menetes….

Tidak ada yang bisa kuharapkan, tak satu prang pun juga,

Dan memang aku pun perlahan mulai berhenti berharap, dan mencoba
untuk sedikit tenang dan mencoba untuk tertidur,

Aku berharap ini adalah tangisanku yang terakhir,walaupun aku tahu itu
tidak akan mungkin…
Sekarang, Aku hanya ingin tertidur, aku hanya ingin beristirahat, walau
untuk selamanya pun aku tak peduli……

Itu saja…..

17 Mei ‘09

12 : 43 am