Anda di halaman 1dari 4

Nama

: Nurhikmah Amalia

NIM

: 20120430097

Analisis Pendapatan Nasional


Data pendapatan nasional memberikan informasi yang berguna mengenai berbagai aspek
dari kegiatan ekonomi.Data pendaptan nasional pada suatu tahun tertentu memberi
gambaran mengenai tingkat kegiatan ekonomi yang dicapai dan nilai output yang
diproduksikan, komposisi dan perbelanjaan agregat, dan sumbangan berbagai sektor
dalam mewujudkan pendapatan nasional.
Produk Domestik Bruto menurut Pengeluaran Triwulanan Atas Dasar Harga
Berlaku Tahun 2010 (Miliar Rupiah)

Jenis Pengeluaran

Pengeluaran
Konsumsi
Rumahtangga
a. Makanan
b. Bukan
Makanan
Pengeluaran
Konsumsi
Pemerintah
(a+b-c)
a. Belanja
Barang
b. Belanja
Pegawai +
Penyusutan
(NTB)
c. Penerimaan
Barang dan
Jasa
Pembentukan
Modal Tetap
Domestik

2010

Jumlah

II

III

IV

865 662.81
407 740.09

891 163.77
423 153.39

936 136.33
447 143.44

950 462.12
455 764.44

3 643 425.03
1 733 801.36

457 922.72

468 010.38

488 992.89

494 697.68

1 909 623.66

100 512.71

136 124.19

148 125.93

202 520.04

587 282.86

37 807.05

58 467.76

72 924.56

112 505.35

281 704.71

71 297.47

93 104.50

91 510.42

103 928.48

359 840.87

8 591.81

15 448.08

16 309.05

13 913.79

54 262.72

468 941.81

498 150.57

542 283.00

555 618.72

2 064 994.10

Bruto
a. Bangunan
b. Mesin dan
Perlengkapan
Dalam Negeri
c. Mesin dan
Perlengkapan
Luar Negeri
d. Alat
Angkutan
Dalam Negeri
e. Alat
Angkutan Luar
Negeri
f. Lainnya
Dalam Negeri
g. Lainnya Luar
Negeri
4

404 030.94

431 022.89

462 914.10

475 763.01

1 773 730.95

5 830.82

5 875.07

6 110.96

6 199.03

24 015.87

33 483.77

35 521.02

44 099.64

45 562.13

158 666.55

3 345.29

3 521.63

3 607.98

3 724.57

14 199.47

11 639.85

11 581.77

14 271.87

12 893.58

50 387.07

6 921.97

7 124.87

7 225.11

7 428.97

28 700.93

3 689.18

3 503.32

4 053.35

4 047.43

15 293.27

13 201.78

15 501.60

20 408.94

- 30 747.90

18 364.42

24 115.50

28 868.27

16 956.70

- 45 208.48

24 731.99

Ekspor
Barang dan
Jasa
a. Barang
b. Jasa

363 104.80
333 159.00
29 945.80

374 567.60
341 149.20
33 418.40

384 924.90
349 135.40
35 789.50

462 076.50
424 480.30
37 596.20

1 584 673.80
1 447 923.90
136 749.90

Dikurangi
Impor Barang
dan Jasa
a. Barang
b. Jasa

329 682.40
265 597.30
64 085.10

355 528.30
286 409.00
69 119.30

378 268.70
304 870.70
73 398.00

413 140.90
336 184.80
76 956.10

1 476 620.30
1 193 061.80
283 558.50

1 505
857.00

1 588
847.70

1 670
567.10

1 681
580.10

6 446 851.90

- 43 415.83

- 46 224.40

- 45 382.73

- 45 945.93

- 180 968.89

a. Perubahan
Inventori
b. Diskrepansi
Statistik 1)

PRODUK
DOMESTIK
BRUTO
Pendapatan
Neto Terhadap
Luar Negeri
Atas Faktor
Produksi

a. Pendapatan
Dari Luar
Negeri
b. Pendapatan
Ke Luar Negeri
9

PRODUK
NASIONAL
BRUTO

Dikurangi
Pajak Tidak
10
Langsung
Neto (a-b)
a. Pajak Tidak
Langsung
b. Subsidi
11
12

Dikurangi
Penyusutan

6 470.07

6 539.06

6 627.10

6 789.93

26 426.15

49 885.90

52 763.46

52 009.83

52 735.86

207 395.04

1 462
441.17

1 542
623.30

1 625
184.38

1 635
634.17

6 265 883.01

74 234.88

34 754.27

55 753.85

60 450.55

225 193.56

74 234.88
.00

86 386.82
51 632.55

89 523.12
33 769.27

136 963.95
76 513.40

387 108.77
161 915.21

75 292.85

79 442.38

83 528.36

84 079.01

322 342.60

1 485
902.17

1 491
104.61

5 718 346.86

PENDAPATA
1 312
1 428
N NASIONAL
913.44
426.65
Sumber: http://www.bps.go.id/eng/

Data di atas menggunakan pendekatan pengeluaran, dengan cara menghitung jumlah


seluruh pengeluaran untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara
selama satu periode tertentu. Perhitungan dengan pendekatan ini dilakukan dengan
menghitung pengeluaran yang dilakukan oleh empat pelaku kegiatan ekonomi negara,
yaitu: Rumah tangga (Consumption), pemerintah (Government), pengeluaran investasi
(Investment), dan selisih antara nilai ekspor dikurangi impor (XM)
Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa pendapatan nasional di Indonesia terus
mengalami peningkatan pada setiap triwulannya, yang mana dapat dilihat bahwa yang
memberikan peranan yang sangat besar terhadap pendapatan nasional adalah berasal dari
pengeluaran konsusumsi rumah tangga yaitu sebesar Rp. 3 643 425.03 miliar. Pendapatan
neto terhadap luar negeri bertanda minus (-) hal ini karena pendapatan keluar negeri lebih
besar daripada pendapatan dari luar negeri.
Pengeluaran konsumsi rumah tangga memberikan peranan yang sangat besar

terhadap pendapatan nasional karena Indonesia memiliki jumlah penduduk yang banyak.
Namun bila Indonesia hanya berpusat atau berfokus pada konsumsi rumah tangga saja
tanpa meningkatkan faktor-faktor yang lain terutama ekspor maka negara Indonesia tidak
dapat meningkatkan derajat hidup rakyat Indonesia, karena peningkatan konsumsi yang
terus menerus berpotensi terjadinya invlasi. Oleh sebap itu dengan jumlah penduduk
Indonesia yang banyak, dengan peningkatan kualitas penduduk akan mendorong
peningkatan pendapatan nasional.