Anda di halaman 1dari 4

Surabaya Madura

Obyek Wisata Surabaya / Surabaya Tourism Object

PELABUHAN TANJUNG PERAK


Surabaya merupakan kota pelabuhan laut. Sekarang Pelabuhan Tanjung Perak
telah berkembang menjadi Pelabuhan Internasional terbesar kawasan Indonesia
Timur, Disamping sebagai pelabuhan kargo dan penumpang, Tanjung Perak
dilengkapi pula dengan terminal peti kemas.

PELABUHAN KALI MAS


Pelabuhan perahu Kali Mas terletak bersebelahan dengan Pelabuhan Tanjung
Perak Surabaya. Pelabuhan ini merupakan pelabuhan antar pulau yang padat
dengan kegiatan bongkar muat barang-barang. Daya tarik wisata utama adalah
aneka macam perahu layar motor dengan segala kegiatannya.

TUGU PAHLAWAN SURABAYA


Surabaya dikenal dengan sebutan Kota Pahlawan, di Surabayalah Arek-arek
Suroboyo dengan gagah berani bertempur melawan penjajah Belanda yang
menumpang tentara Inggris di Tahun 1945 saat kita memperjuangkan
Kemerdekaan Indonesia. Untuk mengenang perjuangan itulah lalu didirikan Tugu
Pahlawan. Tugu persegi 10 dengan ketinggian 45 yard yang terbagi dalam 11
keratan ini bermakna 10 Nopember 45 yang sampai sekarang diperingati sebagai
hari Pahlawan. Sekarang Tugu Pahlawan telah dilengkapi diorama tentang
perjuangan Arek-arek Suroboyo dalam mempertahankan Bumi Pertiwi dari
serangan penjajah.

GEDUNG GRAHADI
Gedung Negara Grahadi Surabaya dimasa penjajahan belanda adalah tempat
tinggal Gubernur Belanda. Sekarang digunakan sebagai tempat upacara dan secara
resmi kenegaraan.

MUSIUM MPU TANTULAR


Musium Mpu Tantular Surabaya memiliki koleksi benda-benda peninggalan
Majapahit, porselin dari Cina. Wayang Kulit serta berbagai benda-benda
bersejarah lainnya.

KEBUN BINATANG SURABAYA


Berseberangan dengan Museum Mpu Tantular terletak Kebun Binatang Surabaya
yang merupakan kebun binatang terlengkap koleksinya se Asia Tenggara. Tidak
kurang dari 500 satwa dapat dilihat disini. Wisatawan mancanegara paling
menyenangi binatang Komodo yang menjadi salah satu koleksi kebun binatang ini.

HOTEL MAJAPAHIT MANDARIN ORIENTAL


Hotel di tengah kota Surabaya ini menjadi asset tujuan wisata karena memiliki
latar belakang sejarah perjuangan Arek-arek Suroboyo dimasa revolusi fisik
mempertahankan kota Surabaya dari Pendudukan Belanda di Tahun 1945. Puncak
Paristiwa heroik terjadi saat Arek-arek Suroboyo menyobek warna biru bendera
Belanda yang dikibarkan disini lalu menaikkan kembali bendera tersebut dengan
warna merah putih. Dari awalnya hotel ini telah berganti-ganti nama, dari nama
LMS-Oranje [Zaman Belanda]. Yamato [Zaman Jepang] dan terakhir menjadi
Hotel Mojopahit ini.

MONUMEN KAPAL SELAM [MONKASEL]


Monumen ini adalah ujud asli KRI Pasopati 410, Salah satu kapal selam TNI
Angkatan Laut dari Satuan Kapal Selam Armada RI Kawasan Timur. Kapal
buatan Rusia th. 1952 ini termasuk jenis SS tipe Whiskey class. Kapal Selam
Pasopati berjasa pada saat perang pembebasan Irian Barat masuk kewilayah
Indonesia.
Monkasel dilengkapi dengan sarana video rama yang mengisahkan sejarah
perjuangan Angkatan Laut Republik Indonesia serta darma baktunya kepada ibi
Pertiwi. Media Audio Visual ini akan diharapkan akan menggugah serta
menumbuh kembangkan semangat perjuangan bagi kita semua. Dilokasi ini
dilengkapi pula dengan sarana wisata air menyusuri sebagian kali Mas. Taman
Swarga Puspitaloka ini cocok untuk berwisata bersama keluarga di hari libur.

English Version

Welcome to Surabaya Tourism

Surabaya, provincial capital of East Java and Indonesia’s second largest city,
served for over half a millenium as trading port for the inland empires of
Java. Situated at the mouth of the Brantas River, the city was officially
founded in 1293 when raden Wijaya established Majapahit, Indonesia’s
most glorious empire on the site of a legendary battle between a shark
(sura) and crocodile (baya).

Surabaya, known as the “City of Heroes” because of its role


in nation’s independence struggle, has grown into an
elegant city of large, colonnaded buildings bordering broad,
tree shaded avenues. It serves as the commercial centre of
athriving industrial and agricultural hinterland. The city’s
historical sites include Kali Mas harbour with its tall-
mastered trading schooners and, nearby, the narrow
alleyways and shops of the Arab quarter, redolent of the
Middle East.

The historic Hotel Majapahit, where Indonesia’s


war of independence was begun, and the
elegant Grahadi State Buildings, an 18th century mansion, have
been restored as monuments to an era of colonial grace.
Surabaya is also home to one of Southeast Asia’s oldest and
largest zoos. For travelers in East Java , Surabaya serves as a
convenient base for exploring the regions many charms,
including Mt. Bromo, the cool mountain retreats of Tretes and
Malang and the natural wonders of several nature reserves.

Surabaya Tourism Objects (Obyek Wisata


Surabaya): Al Akbar Mosque, Bamboo Monument,
Bratang Flower Market, Budha Four Faces Statue, Bungkul Park, Bungurasih Bus
Station, Cheng Hoo Mosque, Ciputra Waterpark, Citra Raya City, Hall Tunjungan,
Street Governor Soeryo, Monument Grahadi Building, Gubeng Railway Station, Hong
Tiek Hian Temple, House of Batik, House of Sampoerna, Internatio Building, Jagad
Karana Temple, Jagir Dam Wonokromo, Jalesveva Jayamahe Monument, Jembatan
Merah / Red Bridge, Joko Dolog Statue, Juanda Airport International, Kalimas
Traditional Seaport, Karet Street, Kayoon Park & Flower Market, Kembang Jepun,
Kenjeran Beach, Kepanjen Church, Klenteng Sanggar Agung, Kya - Kya, Loka Jala
Srana Museum, Mpu Tantular Museum, Orchid Market, Pasar Genteng / Genteng
Market, Pasar Turi / Turi Market, Pasar Turi Station, Peneleh Fruit Market, Petekan
Bridge, PTPN Building, Semut Railway Station, Soedirman Monument, Sub Marine
Monument (MONKASEL), Sunan Ampel & Arabic Camp, Surabaya Zoo, Tanjung
Perak Harbour, The Heroes Monument, Tomb of WR. Soepratman, Wedoro Shoes
Center, Widodaren Fruit Market, WR Soepratman Museum.

Wisata di Bangkalan - Sampang - Pamekasan - Sumenep (Pulau Garam - Madura)

Pulau Madura adalah bagian dari provinsi Jawa Timur. Dipisahkan oleh selat
Madura, pulau ini dapat dicapai dalam waktu 40 menit dari terminal ferry di
Ujung. Saat ini, telah terhubung sebuah jembatan megah sepanjang 5.438 M
disebut dengan Jembatan Nasional Suramadu, diresmikan pada 10 Juni 2009 oleh
Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Pulau ini memiliki daya tarik yang
memikat. Banyak obyek dan daya tarik alam maupun budayanya yang mempesona.
Atraksi wisata yang sudah menjadi agenda tetap pariwisata Jawa Timur adalah
Kerapan Sapi yang diselenggarakan pada musim kemarau. Puncaknya adalah
Kerapan Sapi besar se-Madura. Namun begitu, Kerapan Sapi ini dapat
diselenggarakan atas pemesanan. Banyak Wisatawan mancanegara dalam bentuk
grup memesan atraksi ini untuk mereka saksikan, yang penyelenggaraannya
dilaksanakan di Bangkalan.

WISATA BANGKALAN
Dari terminal Ferry Kamal, Kota Bangkalan dapat ditempuh dengan segala
kendaraan hanya dalam waktu 25 menit. Daya tarik wisata Bangkalan antara lain
Makam Air Mata Ibu di Arosbaya, kurang lebih 11 km utara kota Bangkalan.
Makam ini adalah makam istri Raja Cakraningrat. Pahatan batu pada makam itu
begitu indah dan mempunyai ragam ukir yang spesifik. Cinderamata dari daerah
ini yang terkenal adalah batik tulis Tanjung Bumi, sebuah kecamatan di sebelah
utara Arosbaya. Dengan corak ragam hias yang khas dan memikat, batik Tanjung
Bumi banyak diminati oleh para perancang busana terkenal.

WISATA SAMPANG
Ke arah timur 62 km dari Bangkalan, Pantai Camplong dapat dijadikan tempat
persinggahan wisata jalur selatan. Taman rekreasi pantai ini dilengkapi dengan
arena bermain anak-anak. Fasilitas penginapan Camplong Cottage dilokasi ini
dapat menjadi sarana penginapan wisatawan yang nyaman.

WISATA PAMEKASAN
Pamekasan terletak 33 km sebelah timur Sampang. Di kecamatan Proppo terdapat
sentra kerajinan seni batik tulis Madura dengan corak yang berbeda dibandingkan
dengan corak batik Madura yang lain. Dari arah Sampang sebelum memasuki kota
Pamekasan terdapat sumber api alam abadi yang berlokasi tidak lebih dari 500
meter jalan raya Sampang-Pamekasan.

WISATA SUMENEP
Sumenep terletak di ujung timur pulau Madura. Banyak sekali Khasanah seni
budaya mewarnai kota ini antara lain Keraton Sumenep yang sampai saat ini masih
tetap terpelihara dengan baik. Keraton ini arsitekturnya bergaya campuran antara
gaya arsitektur Jawa, Cina, Barat bahkan Arab. Disamping itu masih banyak lagi
daya tarik wisata yang menarik, misalnya Masjid Jami’, makam keluarga Raja
Asta Tinggi. Kesenian klasik tari Mowang Sangkal, tari Topeng Dalang dan
beberapa tari tradisional yang lain adalah kekayaan budaya Sumenep. Obyek
wisata Pantai Slopeng dan Lombang dengan hamparan pasir putih dan cemara
udangnya menambah keaneka ragaman pesona Madura.

Search
Search for:
Our Partners