Anda di halaman 1dari 5

POLAROGRAFI

Nama Kelompok :
Selly Yolanda
Septi Nur M
Teresia Enendita
Ummu Salamah
Widyaz Dwi Pangesti
Semester : III/A

Polarografi adalah metoda analisa elektrokimia


dimana sejumlah kecil senyawa yang akan
dianalisis direduksi pada elektroda tetes raksa
(DME = Dropping Mercury Electrode).
Arus listrik diukur sebagai fungsi dari tegangan
yang dipasang pada elektroda dan direkam
sebagai polarogram.
Polarografi dapat digunakan untuk analisis
kualitatif ataupun kuantitatif,dengan
konsentrasi sampel yang sangat kecil sampai
sekitar 10-6 mol.
1

Prinsip Pengukuran dan


Pelaksanaan Percobaan
Proses elektrometri berlangsung pada
elektroda tetes raksa, elektroda ini terdiri
dari suatu kapiler gelas yang dihubungkan
dengan tabung persediaan raksa. Elektroda
ini dipasang sebagai katode dan tercelup di
dalam larutan analisis. Dari kapiler keluar
tetesan raksa, setelah 2-6 detik akan jatuh
dan digantikan oleh tetesan yang baru.
Anoda berupa raksa pada dasar tabung atau
suatu elektroda pembanding.
2

Arus sisa (arus dasar) adalah arus yang


disebabkan oleh elektrolit dasar,yang
dengan tegangan menaik hanya
bertambah dengan lambat. Arus batas
difusi,tingginya arus batas difusi
sebanding dengan konsentrasi senyawa
yang hendak ditentukan, sehingga dapat
digunakan untuk penetapan secara
kuantitatif dengan menggunakan
3
persamaan ILKOVIC.

Penggunaan Polarografi
Persyaratan untuk senyawa organik agar
dapat ditetapkan secara polarografi
adalah adanya gugus yang dapat
direduksi, seperti gugus karbonil
antrakinon, ikatan rangkap atau ikatan
rangkap tiga terkonjugasi dari alkina
atau alkuna, gugus nitro kloramfenikol
atau ikatan N-N-hidrazid asam seperti
hidrazid asam nikotinat.
4