Anda di halaman 1dari 23

Oleh:

Felicia Anastasia Limanu


S1 Akuntansi Kelas B
Semester 4

A. Apa yang Disebut dengan


Pembuat Keputusan
1.

Pemecahan Masalah dan Pembuatan


Keputusan
Pemecahan masalah (problem solving)
terdiri atas respons terhadap hal yang
berjalan dengan baik, serta terhadap hal
yang berjalan dengan buruk dengan cara
mendefinisikan masalah (problem).
Pembuatan keputusan (decision making)
yaitu tindakan memilih di antara berbagai
alternatif solusi pemecahan masalah.

Fase Pemecahan Masalah


Aktivitas intelijen
Aktivitas perancangan
Aktivitas pemilihan
Aktivitas pengkajian

2.

3.

Kerangka Pikiran Pemecahan Masalah


Dua kerangka berpikir yang berguna
dalam pemecahan masalah yaitu model
sistem umum perusahaan dan model
delapan elemen lingkungan.

4.

Pendekatan Sistem
Pendekatan sistem yaitu sederetan
langkah yang dikelompokkan ke dalam tiga
tahap-upaya persiapan, upaya pendefinisian
dan upaya pemecahan.

5.

Pentingnya Cara Pandang Sistem


Cara pandang sistem (systems view)
memandang operasional usaha sebagai
sistem yang menjadi bagian dari lingkungan
yang lebih luas.

B. Membangun Konsep
Elemen Proses Pemecahan Masalah
Standar
Informasi
Solusi
Alternatif solusi
Batasan

1.

Memilih Solusi Terbaik


Herry Mintzberg, seorang ahli
manajemen,
telah
mengidentifikasi
pendekatan:
Analisis
Penilaian
Penawaran
2.

3.

teori
tiga

Permasalahan versus Gejala


Gejala (symptom) adalah kondisi yang
dihasilkan masalah. Bahkan, kita dapat
memandang suatu masalah sebagai penyebab
permasalahan atau penyebab kesempatan.

Struktur Permasalahan
Masalah terstruktur (structured problem)
Masalah yang tidak terstruktur (unstructrured
problem
Masalah
semiterstruktur
(semistructured
problem)
4.

Jenis Keputusan
Keputusan terprogram (programmed decision)
Keputusan
yang
tidak
terprogram
(nonprogrammed decision)
5.

C. Sistem Pendukung
Pengambilan Keputusan
Istilah
sistem
pendukung
pengambilan
keputusan
(decision
support system - DSS) digunakan untuk
mendeskripsikan sistem yang didesain
untuk membantu manajer memecahkan
masalah tertentu.

D. Pemodelan Matematika
1.

Jenis Model
Model fisik (physical model)
Model naratif (narrative model)
Model grafis (graphic model)
Model matematis (mathematical model)

Penggunaan Model
Memberikan pengertian
Memfasilitasi komunikas
Memprediksi masa depan
2.

Kelas Model Matematis


Model statis (static model) atau model dinamis
(dynamic model)
Model probabilitas (probability model) atau
model deterministik (deterministic model)
Model optimisasi (optimizing model) atau model
suboptimisasi (suboptimizing model)

3.

Simulasi
Simulasi terjadi dalam:
Skenario (scenario)
Variabel keputusan (decision variable)

4.

5.

Teknik Simulasi
Manajer biasanya melakukan model
optimisasi hanya sekali. Setiap kali model
tersebut dijalankan, hanya satu dari berbagai
variabel keputusan yang harus diubah agar
pengaruhnya dapat terlihat.

Kelebihan dan Kelemahan Pemodelan


Kelebihan:
Proses
pemodelan
dapat
menjadi
pengalaman belajar.
Kecepatan proses simulasi memungkinkan
sejumlah
besar
alternatif
dapat
dipertimbangkan dengan cara memberikan
kemampuan untuk mengevaluasi keputusan
dalam waktu yang singkat.
Model memberikan kemampuan prediksi
pandangan ke masa depan.

6.

Kelemahan:
Kesulitan untuk membuat model bisnis akan
menghasilkan model yang tidak mencakup
semua pengaruh terhadap entitas.
Kemampuan
matematis tingkat tinggi
dibutuhkan untuk merancang model yang
lebih kompleks.

E. Pemodelan Matematika
Menggunakan Lembar Kerja
Elektronik
1.
2.
3.
4.

Kapabilitas Pemodelan Statis


Kapabilitas pemodelan dinamis
Memainkan permainan bagaimana jika
Antarmuka model lembar kerja

F. Kecerdasan Buatan
Kecerdasan
buatan
(artifical
intelligence - AI) adalah aktivitas
penyediaan mesin seperti komputer
dengan
kemampuan
untuk
menampilkan perilaku yang akan
dianggap sama cerdasnya dengan jika
kemampuan tersebut ditampilkan oleh
manusia.

1.

Sejarah AI
Bibit AI pertama kali disebar hanya 2 tahun
setelah General Electric menerapkan komputer
yang pertama kali digunakan untuk penggunaan
bisnis.

2.

Wilayah AI
AI diterapkan di dalam dunia bisnis dalam
bentuk:
Sistem pakar (expert system)
Jaringan saraf tiruan (neural networks)
Algoritme genetik (genetic algorithms)
Agen cerdas (intelligent agent)

3.

a.

b.

Daya Tarik Sistem Pakar


Sistem pakar menawarkan kemampuan
yang unik sebagai sistem pendukung
keputusan, karena:
Sistem pakar memberikan kesempatan
untuk membuat keputusan yang melebihi
kemampuan seorang manajer.
Sistem pakar tersebut dapat menjelaskan
alasannya hingga menuju ke suatu
keputusan.

4.

Konfigurasi Sistem Pakar


Sistem pakar terdiri atas 4 bagian utama,
yaitu:
Antarmuka pengguna
Basis pengetahuan (knowledge basis)
Mesin inferensi (inference engine)
Mesin pengembangan

G. Sistem Pendukung
Pengambilan Keputusan
Kelompok
1.

Konsep GDSS
Sistem
pendukung
pengambilan
keputusan kelompok (group decision
suppot system - GDSS) adalah sistem
berbasis komputer yang membantu
sekelompok orang melakukan tugas
(atau mencapai tujuan) yang sama dan
memberikan
antarmuka
untuk
digunakan bersama.

2.

Bagaimana GDSS Membantu Pemecahan


Masalah
Asumsi yang mendasari GDSS adalah
komunikasi yang lebih baik memungkinkan
dibuatnya keputusan yang lebih baik.

H. Letak Lingkungan GDSS

GDSS membantu pemecahan masalah


dengan cara menyediakan lokasi yang
kondusif untuk komunikasi. Empat lokasi
GDSS berdasarkan ukuran kelompok dan
di mana lokasi para anggota adalah:
Ruang keputusan (decision room)
Jaringan keputusan wilayah lokal
Sesi legislatif
Konferensi yang dimediasi komputer

I. Meletakkan GDSS pada


Tempatnya
Seseorang
pernah
menggambarkan
perbedaan antara DSS dan sistem pakar
dengan cara menjelaskan bahwa ketika
seorang manajer menggunakan DSS, maka ia
duduk di depan komputer dan berusaha
menemukan bagaimana cara menggunakan
tampilan informasi untuk menyelesaikan
masalah.
Ketika manajer menggunakan sistem pakar,
manajer duduk di depan komputer, namun
seorang konsultan duduk di sebelah manajer
dan memberi saran mengenai bagaimana
memecahkan masalah.

TERIMA KASIH