Anda di halaman 1dari 4

1.

Pengertian Penyakit Kanker


Kanker atau karsinoma (Yun. Karkinos=kepiting) adalah pembentukan jaringan
baru yang abnormal dan bersifat ganas (maligne). Suatu kelompok sel dengan mendadak
menjadi liar dan memperbanyak diri secara pesat dan terus menerus (proliferasi).
Akibatnya adalah pembengkakan atau benjolan yang disebut tumor atau
neoplasma (Lat. Neo=baru, plasma=pembentukan). Sel sel kanker ini meninfiltrasi
jaringan sekitarnya dan memusnahkannya. Tumor primer setempat itu seringkali sel
selnya melalui saluran darah dan limfe ke tempat lain di tubuh (metastase) untuk
selanjutnya berkembang tumor sekunder. Gejala gejala umum utama adalah nyeri
yang sangat hebat, penurunan berat badan mendadak, kepenatan total (cachexia), dan
berkeringat malam.
Jenis jenis kanker yang dikenal banyak sekali dan hamper semua organ dapat
dihinggapi penyakit ganas ini, termasuk limfe, darah, sumsum, dan otak. Kanker
merupakan penyebab kematian kedua didunia setelah penyakit jantung dan pembuluh.
Bentuk bentuk tumor dinamakan menurut jaringan tempat neoplasma berasal yaitu:

Adenoma: benjolan maligne pada kelenjar, misalnya pada prostat dan mamma.
Limfoma: kanker pada kelenjar limfe, misalnya penyakit (non) Hodgkin dan

p.Burkitt yang berciri benjolan rahang.


Sarcoma: neoplasma ganas yang berasal pembuluh darah, jaringan ikat, otot atau
tulang, misalnya sindroma Kaposi, suatu tumor pembuluh di bawah kulit tungkai

bawah dengan bercak bercak merah.


Leukemia: kanker darah yang berhubungan dengan produksi leukosit yang abnormal

tinggi dan eritrosit sangat berkurang.


Myeloma: kanker pada sumsum tulan misalnya penyakit Kahler (multiple myeloma)
dengan pertumbuhan liar sel sel plasma di sumusum. Sel plasma termasuk leukosit

dan membentuk antibody


Melanoma: neoplasma kulit yang luar biasa ganasnya, terdiri dari sel sel pigmen,
yang dapat meyebar dengan pesat.

Kanker terjadi melalui beberapa tingkat yaitu:


a. Fase inisiasi: DNA dirusak akibat dirusak radiasi atau zat karsinogen (radikal bebas). Zat
zat inisiator ini mengganggu proses reparasi normal, sehingga terjadi mutasi DNA

dengan kelainan pada kromosomnya. Kerusakan DNA diturunkan kepada anak anak sel
dan seterusnya.
b. Fase promosi: zat karsinogen tambahan (co-carcinogens) diperlukan sebagai promotor
untuk mencetuskan proliferasi sel. Dengan demikian, sel sel rusak menjadi ganas.
c. Fase progresi: gen gen pertumbuhan yang diaktivasi oleh kerusakan DNA
mengakibatkan mitose dipercepat dan pertumbuhan liar dari sel sel ganas ganas.
Tumor mejadi manifest.
2. Gejala-gejala Penyakit Kanker
Gejala penyakit kanker secara umum yang timbul tergantung dari jenis atau organ
tubuh yang terserang yaitu :

Perubahan kebiasaan buang air besar,

Luka yang tidak sembuh - sembuh.

Benjolan pada payudara .

Perubahan tahi lalat atau kulit yang mencolok.

Gangguan pencernaan, misalnya sukar menelan yang terus menerus.

Penurunan berat badan dengan cepat akibat kurang lemak dan protein (kaheksia)

Tuli, atau adanya suara - suara dalam telinga yang menetap.

Nyeri dapat terjadi akibat tumor yang meluas menekan syaraf dan pembuluh darah
disekitarnya, reaksi kekebalan dan peradangan terhadap kanker yang sedang tumbuh,
dan nyeri juga disebabkan karena ketakutan atau kecemasan.

3. Faktor-faktor Penyebab Penyakit Kanker


Penyebab Penyakit Kanker sulit untuk mengetahui secara pasti karena merupakan
gabungan dari sekumpulan faktor genetik dan lingkungan. Namun sebenarnya ada faktorfaktor yang diduga meningkatkan resiko terjadinya Penyakit Kanker, antara lain adalah :

Faktor keturunan
Faktor genetik menyebabkan beberapa keluarga memiliki resiko lebih tinggi untuk
menderita kanker tertentu bila dibandingkan dengan keluarga lainnya.

Faktor kejiwaan, emosional

Stres yang berati dapat menyebabkan ganggguan keseimbangan seluler tubuh.

Faktor prilaku
Perilaku yang dimaksud adalah merokok dan mengkonsumsi makanan yang banyak
mengandung lemak dan daging yang diawetkan juga peminum minuman beralkohol.
Perilaku seksual yaitu melakukan hubungan intim diusia dini dan sering berganti
ganti pasangan.

Faktor makanan yang mengandung bahan kimia


Makanan juga dapat menjadi faktor risiko penting lain penyebab kanker, terutama
kanker pada saluran pencernaan. Contoh jenis makanan yang dapat menyebabkan
kanker adalah. Makanan yang diasap dan diasamkan (dalam bentuk acar)
meningkatkan resiko terjadinya kanker lambung. Minuman yang mengandung
alkohol menyebabkan berisiko lebih tinggi terhadap kanker kerongkongan.

Zat pewarna makanan


Logam berat seperti merkuri yang sering terdapat pada makanan laut yang tercemar
seperti: kerang, ikan, dsb. Berbagai makanan (manis,tepung) yang diproses secara
berlebihan.

4. Faktor-Faktor yang dapat Meningkatan Resiko Terjadinya Kanker


Faktor-faktor yang dapat meningkatan resiko terjadinya kanker, antara lain :

Bahan Kimia
Zat-zat yang terdapat pada asap rokok dapat menyebabkan berbagai jenis
kanker pada perokok dan perokok pasif (orang bukan perokok yang tidak sengaja
menghirup asap rokok orang lain) dalam jangka waktu yang lama. Bahan kimia
untuk industri serta asap yang mengandung senyawa karbon dapat meningkatkan
kemungkinan seorang pekerja industri menderita kanker.
Penyinaran yang berlebihan sinar ultra violet yang berasal dari matahari dapat
menimbulkan kanker kulit. Sinar radio aktif, sinar X yang berlebihan atau sinar
radiasi dapat menimbulkan kanker kulit dan leukemia.

Virus
Beberapa jenis virus berhubungan erat dengan perubahan sel normal menjadi
sel kanker. Jenis virus ini disebut virus penyebab kanker atau virus onkogenik.

Hormon

Hormon adalah zat yang dihasilkan kelenjar tubuh yang fungsinya adalah
mengatur kegiatan alat-alat tubuh dari selaput tertentu. Pada beberapa penelitian
diketahui bahwa pemberian hormon tertentu secara berlebihan dapat menyebabkan
peningkatan terjadinya beberapa jenis kanker seperti payudara, rahim, indung telur
dan prostat (kelenjar kelamin pria).

Makanan
Zat atau bahan kimia yang terdapat pada makanan tertentu dapat
menyebabkan timbulnya kanker misalnya makanan yang lama tersimpan dan
berjamur dapat tercemar oleh aflatoxin. Aflatoxin adalah zat yang dihasilkan jamur
Aspergillus Flavus yang dapat meningkatkan resiko terkena kanker hati.