Anda di halaman 1dari 5

BIOTEKNOLOGI (TEKNOLOGI ULTRASONOGRAFI)

USG (Ultrasonografi) adalah suatu alat teknologi kesehatan yang digunakan oleh tenaga
medis untuk mendapatkan gambar/citra digital dari tubuh manusia. Alat kesehatan yang
bebas radiasi ini membantu dokter spesialis kandungan (DSOG) untuk melakukan
diagnosa atas kesehatan pasien dan janin,atau energy yang dihasilkan oleh gelombang
suara 20.000 atau lebih getaran perdetik.Usg menggunakan gelombang suara yang jauh di
atas frekuensi, yang telinga manusia dapat diartikan. Operasi yang didasarkan pada
teknologi dari transduser memancarkan gelombang suara, yang menembus tubuh- tubuh
manusia tanpa resiko.

Memasuki tubuh, gelombang ini perjumpaan tulang dan berbagai organ dalam.
Gelombang frekuensi tinggi ini kemudian dipantulkan kembali dari organ-organ dan
jaringan membentuk tubuh internal gambar pada layar bagian dari sumber. Sifat refleksi
memungkinkan dokter untuk mengidentifikasi jenis jaringan.

Penemuan USG telah menjadi tengara dalam sejarah medis. Ini telah terbukti menjadi
batu loncatan yang luas terhadap penelitian medis. USG telah membantu penelitian medis
dalam memperoleh suatu pemahaman fungsi tubuh manusia. Sejarah dari penemuan
kembali ke zaman Perang Dunia II. Studi radar dan sonar itu adalah pendahulu untuk
pengembangan perangkat USG.

Nama dua ilmuwan menonjol dalam huruf tebal dalam sejarah USG dan pencitraan
medis. Yang pertama adalah bahwa dari Dokter Karl Theodore Dussik dari Austria.
Dokter Karl melakukan penelitian tentang investigasi USG transmisi otak. Berdasarkan
temuan-temuannya, ia menerbitkan makalah pertama ultrasonik medis pada tahun 1942.
Nama kedua adalah, tentu saja, terkenal di dunia. Itu adalah Profesor Ian Donald dari
Skotlandia yang mengembangkan teknologi dan aplikasi praktis untuk USG pada 1950-
an. USG pertama kali diuji oleh dia pada tahun 1957 dan setahun kemudian, fungsiny
telah diuji pada wanita hamil.

Aplikasi yang paling luas dari teknik ini adalah penggunaannya dalam sonografi untuk
menghasilkan gambar janin dalam rahim manusia. USG Kebidanan membantu untuk
memeriksa kesehatan anak yang belum lahir. Ini membantu dalam mengevaluasi usia
kehamilan, janin kelangsungan hidup dan pertumbuhan, lokasi plasenta dan di atas semua
memeriksa kelainan fisik yang besar. USG memiliki berbagai keuntungan lain juga.
Jaringan lunak pencitraan dari banyak bagian tubuh dilakukan dengan USG. Jantung,
ginjal, hati dan kantong empedu scan sangat umum days.Ultrasound ini dapat digunakan
untuk mencari tumor dan menganalisis struktur tulang. Teknik Doppler mesin ini
membantu untuk memvisualisasikan arteri dan vena dan dengan demikian, memonitor
aliran darah dalam setiap organ. Hal ini semakin sering digunakan dalam trauma dan
pertolongan pertama kasus juga.

Kemajuan bioteknologi dalam penelitian ilmiah telah menyebabkan kemajuan dalam


perangkat USG. Prinsip dasar tetap sama, perangkat medis baru bernama CAVITRON
telah dibuat pada tahun 1980. Perangkat ini memiliki potensi untuk menghancurkan
tumor dalam tubuh.

Contoh gambar alat ultrasonografi :

CARA KERJA USG

Berdasarkan cara kerjanya dibedakan menjadi dua, yang pertama transduser ditempelkan
di permukaan kulit tubuh (bagian perut) yang disebut USG Transabdominal. Sebelum
transduser ditempelkan dipermukaan perut, permukaan kulit dilapisi dengan suatu
ultrasound gel agar-agar khusus. Lalu transduser digerakkan keatas dan kebawah. Pada
saat itu juga komputer akan menerjemahkan gelombang suara kedalam suatu bentuk
gambar. Sebelum menjalani pemeriksaan ultrasonografi ini, pasien diminta untuk
meminum air putih dalam jumlah yang cukup banyak, untuk memudahkan pemeriksaan
karena gelombang suara merambat lebih baik dalam air.

Cara yang kedua, transduser dimasukkan ke dalam tubuh melalui vagina sehingga disebut
USG Transvaginal. Biasanya cara yang kedua ini dilakukan pada kehamilan muda.
Sebelum menjalani pemeriksaan, pasien diminta untuk mengosongkan kantung kemih
sehingga mempermudah masuknya transduser kedalam rahim.

Pada awalnya, metode Ultrasound yang dikembangkan adalah metode Ultrasound dua
dimensi. Ada dua macam Ultrasound dua dimensi, yaitu Ultrasound Doppler dan
Ultrasound berwarna. Ultrasound Doppler hanya menampilkan gambar hitam putih, dan
biasa digunakan untuk mengamati denyut jantung janin. Ultrasound dengan warna masih
menampilkan gambar dua dimensi, tetapi dalam warna-warna khusus yang biasanya
ditujukan untuk memperbaiki kualitas gambar. Namun bukan berarti warna organ yang
ditampilkan pada monitor adalah warna organ yang sesungguhnya.

Perkembangan selanjutnya, metode Ultrasound yang digunakan adalah Ultrasound tiga


dimensi (3D). Ultrasound 3D memberikan gambar yang berkualitas lebih baik, yaitu
memiliki volume. Gambar yang ditampilkan tidak datar (hanya terdiri dari panjang dan
lebar saja), tetapi juga memiliki ketebalan. Oleh sebab itu, jenis Ultrasound ini lebih
sering digunakan untuk mengamati organ yang perlu dilihat volumenya, misalnya melihat
adanya anomali atau keanehan congenital atau cacat pada kerangka janin.

Perkembangan terakhir dari metode Ultrasound ini adalah ditemukannya Ultrasound


empat dimensi (4D). Ultrasound 4D merupakan penyempurnaan dari Ultrasound 3D yang
tidak hanya menampilkan gambaran tiga dimensi, tetapi juga menciptakan gambaran
yang bergerak. Teknik Ultrasound 4D menghadirkan perbedaan antara video dengan
sekedar foto. Melalui revolusi teknologi ini, gambaran tiga dimensi janin dikembangkan
menjadi semacam “gambaran hidup”, sehingga perkembangan janin dapat dianalisis
dengan jauh lebih baik.

Yang Dapat Diperiksa oleh Alat USG

Konfirmasi kehamilan. Embrio dalam kantung kehamilan dapat dilihat pada awal
kehamilan 51/2 minggu dan detak jantung janin biasanya terobsevasi jelas dalam usia 7
minggu.

Mengetahui usia kehamilan. Untuk mengetahui usia kehamilan dapat dengan


mengunakan ukuran tubuh fetus sehingga dapat memperkirakan kapan tanggal persalinan
.

Menilai pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan.

Ancaman keguguran. Jika terjadi pendarahan vagina awal, USG dapat menilai kesehatan
dari fetus. Jika detak jantung janin jelas maka prospek yang baik untuk melanjutkan
kehamilan.

Masalah dengan plasenta. USG dapat menilai kondisi plaasenta dan menilai adanya
masalah-masalah seperti plasenta previa dsb.

Kehamilan ganda/ kembar. USG dapat memastikan apakah ada 1 / lebih fetus di rahim.

Mengukur cairan ketuban. Masalah terjadi ketika kandungan berlebihana caira ketuban
atau terlalu sedikit. Volume ( jumlah cairan) dapat dinilai/cek dengan USG.

Kelainan letak janin. Bukan saja kelainan letak janin dalam rahim tapi juga banyak
kelainan janin yang dapat di ketahui dengan USG, seperti: hidrosefalus, anesefali,
sumbing, kelainan jantung, kelainan kromoson (syndrome down), dll.

Waktu untuk melakukan USG

Umumnya USG pertama dilakukan pada kehamilan minggu ke 7 untuk memastikan


kehamilan, menilai detak jantung janin, mengukur panjang janin untuk menilai usia
kehamilan.

USG ke dua biasanya dilakukan pada kehamilan 18-22 minggu untuk menilai kelainan
congenital, kelainan bentuk, posisi plasenta, detak jantung janin, juga untuk menilai
perkembangan janin. Pada pemeriksaan di minggu ini anda mungkin dapat juga
mengetahui jenis kelamin bayi anda.
USG yang ketiga biasanya dilakukan pada kehamilan minggu ke 34 untuk mengevaluasi
ukuran fetus dan menilai pertumbuhan fetus, pergerakan dan pernafasaan, detak jantung
bayi juga jumlah air ketuban di sekeliling bayi serta posisi bayi dan plasenta..

Pada dasarnya USG dapat dilakukan kapan saja selama masa kehamilan karena USG
tidak berbahaya untuk bayi dan ibu. USG terutama dilakuka

Jenis-jenis USG

Pada dasarnya ada tujuh uji USG namun pada proses utamanya sama. Ketujuh tipe
prosedur tersebut adalah:

Pindai Transvaginal:
Sebuah alat pemindai yang dirancang khusus digunakan di dalam vagina untuk
menghasilkan citra sonogram. Paling sering digunakan di masa awal kehamilan.

Ultrasonografi standar:
Uji USG umum yang menggunakan sebuah pemindai untuk menghasilkan citra dua
dimensi dari janin yang berkembang.USG 2D hanya dapat melihat bayi dari salah satu
sisi saja.

Ultrasonografi lanjutan:
Uji ini mirip dengan USG standar, namun uji ini lebih ditujukan untuk memeriksa
penyakit tertentu dan menggunakan peralatan yang lebih canggih

USG Doppler:

Prosedur pencitraan ini mengukur perubahan pada frekuensi gelombang ultrasonografi


saat dipantulkan obyek bergerak, seperti sel darah.

contoh usg doppler :

USG 3-D:

Dilakukan dengan menggunakan pemindai yang dirancang khusus dan piranti lunak
untuk menghasilkan citra tiga dimensi dari janin yang sedang berkembang.Janin dapat
terlihat utuh dan jelas, seperti layaknya bayi yang sesungguhnya

contoh usg 3 dimensi :


USG 3-D dinamis atau 4-D:
Dilakukan dengan pemindai yang dirancang khusus untuk melihat wajah dan pergerakan
bayi sebelum kelahiran.seluruh tubuh bayi , berikut gerak-gerik seperti kita menonton
film animasi dapat dilihat.

contoh usg 4 dimensi :

Echokardiografi Janin:
Menggunakan gelombang suara ultra untuk mengetahui fungsi dan anatomi jantung bayi.
Ini digunakan untuk membantu pemeriksaan dugaan cacat jantung kongenital.