Anda di halaman 1dari 7

BAB III

TEKNIK ISOLASI DAN HITUNGAN CAWAN


PRELAB

1. Mengapa dalam teknik isolasi goresan kuadran, cawan petri harus dibagi menjadi
beberapa kuadran ? Jelaskan.
Metode penggoresan kuadran maupun cawan tuang merupakan metode untuk
memisahkan koloni mikroorganisme menjadi satu spesiae atu sebagai biakan
murni , dimana prinsip metode ini mengencerkan media sedemikian rupa dan di
goreskan pada media bertujuan untuk memisahkan koloni organism dimana koloni
yang terpisah dianggap sebagai organisme yang murni atau yang sudah terpisah
dengan organisme lainnya bertujuan untuk mengisolasi mikroorganisme dari
campurannya atau meremajakan kultur ke dalam medium baru (Effendi, 2009)
.
2. Apa tujuan dari teknik isolasi dalam dunia mikrobiologi ?
Teknik isolasi mikroba adalah suatu usaha untuk menumbuhkan mikroba diluar
dari lingkungan alamiahnya. Mikroorganisme dapat diperoleh dari lingkungan air,
tanah, udara, substrat yang berupa bahan pangan, tanaman dan hewan. Jenis
mikroorganismenya dapat berupa bakteri, khamir, jamur, kapang dll (Postlethwait
2006)
.
3. Apa tujuan transfer kultur pada agar miring ? Jelaskan
Tujuan dari transfer kultur pada agar miring ntuk membiakkan bakteri pada
medium tegak dan miring dalam tabung reaksi (Effendi 2009).
4

.Bagaimana cara transfer kultur dari medium cair ke agar tegak ? Jelaskan.
Media yang telah dimasukkan dalam tabung reaksi dan disterilisasi, diletakkan
dalam posisi tegak (pada rak tabung reaksi) hingga benar-benar memadat (Dwyana,
2011)
.

5. Jelaskan prinsip hitungan dari metode cawan!


Prinsip dari metode hitungan cawan ini adalah jika sel mikroba yang masih hidup
ditumbuhkan pada medium agar, maka sel mikroba akan berkembang biak dan
membentuk koloni yang dapat dilihat langsung dan dihitung dengan menggunakan
mata telanjang tanpa harus dengan menggunakan mikroskop (Betsy, 2005).

6. Apa yang dimaksud dengan metode pour plate dan spread plate pada hitungan cawan? Jelaskan!

Metode pour plate (lempeng tuang) adalah suatu teknik di dalam menumbuhkan
mikroorganisme di dalam media agar dengan cara mencampurkan media agar yang
masih cair dengan stok kultur bakteri (agar) sehingga sel-sel tersebut tersebar
merata dan diam baik di permukaan agar atau di dalam agar. Dalam metode ini
memerlukan perlakuan pengenceran sebelum ditumbuhkan pada medium agar di
dalam cawan petri, sehingga setelah inkubasi akan terbentuk koloni pada cawan
tersebut dalam jumlah yang dapat dihitung. Pengenceran biasanya dilakukan secara
desimal yaitu 1 : 10, 1 : 100, 1 : 1000, dan seterusnya, atau 1 : 100, 1 : 10000, 1 :
1000000 dan seterusnya (Dwyana,2011).
a.
b. Metode spread plate dilakukan dengan menyemprotkan suspensi ke atas medium
agar kemudian menyebarkannya secara merata dengan trigalski. Dengan ini
diharapkan bakteri terpisah secara individual, kemudian dapat tumbuh menjadi
koloni tunggal. Metode pemaparan pada udara terbuka adalah metode untuk
mengisolasi bakteri udara. Metode ini sangat simpel, yaitu dengan memaparkan
medium pada udara terbuka, dengan harapan ada bakteri yang menempel dan
kemudian akan tumbuh menjadi koloni (Dwyana, 2011).
c. .

PERTANYAAN

1. Teknik Isolasi Metode Goresan Kuadran (Streak Plate)


Prinsip metode ini, yaitu mendapatkan koloni yang benar-benar terpisah dari koloni yang
lain, sehingga mempermudah proses isolasi.Cara ini dilakukan dengan membagi cawan
petri menjadi 3-4 bagian. Ose steril yang telah disiapkan dilekatkan pada sumber isolat,
kemudian menggoreskan ose tersebut pada cawan berisi media steril. Goresan dapat
dilakukan 3-4 kali membentuk garis horisontal di satu sisi cawan. Ose disterilkan lagi
dengan api bunsen, setelah kering ose tersebut digunakAn untuk menggores goresan
sebelumnya pada sisi cawan kedua. Langkah ini dilanjutkan hingga keempat sisi cawan
tergores.
2. Teknik Isolasi Metode Sebar (Spread Plate)
Teknik spread plate (lempeng sebar) adalah suatu teknik di dalam menumbuhkan
mikroorganisme di dalam media agar dengan cara menuangkan stok kultur bakteri atau
mengapuskannya di atas media agar yang telah memadat. Bedanya dengan pour plate
adalah, pencampuran stok kultur bakteri dilakukan setelah media agar memadat
sedangkan pour plate kultur dicampurkan ketika media masih cair (belum memadat).
Kelebihan teknik ini adalah mikroorganisme yang tumbuh dapat tersebar merata pada
bagian permukaan media agar.
3. Teknik Isolasi Agar Miring ke Agar Miring

4. Teknik Isolasi Agar Miring ke Agar Tegak


Dilakukan dengan cara menggoreskan secara zig-zag pada permukaan agar miring
menggunakan jarum ose yang bagian atasnya dilengkungkan. Selain itu dapat dilakukan
dengan cara menusukkan loop pada bagian tengah tabung. Cara ini juga dilakukan pada
agar tegak untuk meminimalisir pertumbuhan mikroba dalm keadaan kekurangan
oksigen,

5. Teknik Isolasi Agar Miring ke Broth

Daftar Pustaka
Effendi Irzal. 2009. Pegantar Akuakultur :Penebar Swadaya . Bogor . Jawabarat
Dwyana Z,. Nurhaedar. 2011. Mikroobiologi Dasar. Universitas Hasanuddin. Makassar
Betsy dan Keogh. 2005. Microbiology Demystifed. McGraw-Hill Publisher. USA.
Postlethwait dan Hopson. 2006. Modern Biology. Holt, Rinehart and Winston. Texas.

Daftar Pustaka

Effendi Irzal. 2009. Pegantar Akuakultur :Penebar Swadaya . Bogor . Jawabarat


Pelczar Michael J. Jr. dan Chan E.C.S. 2008. Dasar Dasar Mikrobiologi. Jakarta. UI
Press.
Dwyana Z,. Nurhaedar. 2011. Mikroobiologi Dasar. Universitas Hasanuddin. Makassar
Dwyana Z,. Abdullah. 2012. Penuntun Praktikum Mikrobiologi. Universitas Hasanuddin. Makassar

arrity MG, Bell JA, dan Lilburn TG. 2004. Taxonomic Outline of The Prokaryotes: Bergeys Manual of
Systematic Bacteriology Second Edition. New York: Springer.

Adams, M.R. 2000. Food Microbiology. University of Surrey. Guildford. New


YorkSuriawiria, U. 2005. Mikrobiologi Dasar. Papas Sinar Sinanti, Jakarta
Zubaidah, Elok. 2006. mikrobiologi umum. Universitas Brawijaya. Malang

Betsy dan Keogh. 2005. Microbiology Demystifed. McGraw-Hill Publisher. USA.


Harley dan Presscot. 2002. Laboratory Exercise in Microbiology. McGraw-Hill Publisher.
USA.
Postlethwait dan Hopson. 2006. Modern Biology. Holt, Rinehart and Winston. Texas.
Purves dan Sadava. 2003. Life The Science of Biology 7th Edition. Sinauer Associates Inc.
New York.
Singleton dan Sainsbury. 2006. Dictionary of Microbiology and Molecular Biology 3rd
Edition. John Wiley and Sons. Sussex, England.

Paraf Asisten

Nama: