Anda di halaman 1dari 7

PENGUJIAN SEMEN

BY : PUPUT RISDANARENI , ST, MT

TYPE SEMEN
Jenis I
Semen portland yang digunakan untuk tujuan umum.
Jenis II
Semen portland yang penggunaannya memerlukan
ketahanan terhadap sulfat dan panas hidrasi sedang.
Jenis III
Semen portland yang penggunaannya memerlukan
persyaratan awal yang tinggi setelah pengikatan terjadi.
Jenis IV
Semen portland yang dalam penggunaannya menuntut
panas hidrasi yang rendah
Jenis V
Semen portland yang dalam penggunaannya menuntut
ketahanan yang kuat terhadap sulfat.

Pengujian Semen
Uji Konsistensi Normal
Uji waktu ikat semen (setting time)
Uji berat jenis semen
Uji berat volume semen

UJI KONSISTENSI NORMAL (ASTM C 18786)


Tujuan :
Mengetahui kadar air normal untuk mencapai kondisi kebasahan pasta
yang standart

Alat dan bahan :

Seperangkat alat vicat

Timbangan analisa 2600 gr

Stop watch / pengukur waktu

Gelas ukur 100 cc / 200 cc

Semen gresik type 1

Hasil Percobaan :
Konsistensi normal = ( berat air / berat semen ) x 100%

Percobaan
Berat semen (gr)
Berat air (ml)
Penurunan (mm)

Konsistensi (%)

UJI WAKTU IKAT (ASTM C19192)


Tujuan :
Menentukan waktu pengikatan awal ( mulai mengikat ) dan pengikatan
akhir (mulai mengeras) semen portland
Alat dan Bahan :

WAKTU PENGIKATAN DAN PENGERASAN

Seperangkat alat vicat

Timbangan analisa 2600 gr

Stop watch / pengukur waktu

Gelas ukur 100 cc / 200 cc

Semen type 1

Hasil Percobaan
No

Waktu
penurunan

penurunan

SEM EN ( ASTM C119-92 )

PENURUNAN ( mm )

40
35
30
25
20
15
10
5
0
0

50

100

WAKTU PENURUNAN ( MENIT )

150

UJI BERAT JENIS SEMEN (ASTM C


188-89)
Tujuan :
Menentukan berat jenis semen
Alat dan Bahan :

Timbangan analisa 260 gr

Labu takar 500 cc

Corong

Cawan alumunium

Semen type 1 dan minyak tanah

Hasil Percobaan :
Percobaan
Berat semen (W1)
Berat semen+minyak+labu
takar (W2)
Berat labu takar+minyak
(W3)
Bj = 0.8 W1 / (W1 + W3

UJI BERAT VOLUME SEMEN (ASTM C 18889)


Tujuan :

Menentukan berat volume semen baik


dalam keadaan lepas maupun padat.

Alat dan Bahan :

Timbangan

Takaran silinder volume 3 liter

Alat perojok

Semen type 1

Hasil Percobaan :
Percobaan
Berat silinder (W1)
Berat silinder + semen (W2)
Berat semen (W2-W1)
Volume silinder (V)
Berat Volume (W2-W1)/V

Dengan Rojokan

Tanpa Rojokan