Anda di halaman 1dari 5

5.1.

1 Grit Chamber
A. Pengertian
Grit chamber yang direncanakan untuk IPAL Malang adalah grit chamber aliran
horizontal dengan kontrol kecepatan. Grit chamber ini berupa bak pengendap panjang dan
sempit dengan kontrol kecepatan yang baik. Aliran masuk ke bak arah horizontal dengan
kecepatan horizontal dikontrol oleh dimensi, pintu distribusi influen dan proporsional weir
pada akhir bak. Grit chamber aliran horizontal didesain untuk mencapai kecepatan pengaliran
0,3 m/det dan waktu yang cukup untuk mengendapkan partikel grit di dasar saluran.

B. Kriteria Desain
Kriteria desain untuk grit chamber dapat dilihat pada Tabel 5.17 di bawah ini :

Tabel 5.17 : Kriteria Desain Grit Chamber


Parameter

Simbol

Satuan

Besaran

Sumber

Waktu detensi

td

detik

45 90

Metcalf &Eddy

Kecepatan horizontal

vh

m/det

0,24 0,4

Edward JM

Ft/mnt

3,2 4,2
23
1,5 2,7

Metcalf &Eddy

1,02

Qasim

m3/m2/det

0,021198 0,02353

Tom D Reynold

m3/106/m3

5 200

Qasim

30 40

Qasim

unit

Kawamura

Kecepatan mengendap
Diameter 0,2 mm
Diameter 0,15 mm
Specific gravity grit

gs

Specific gravity material


organik
Over flow rate debit maks
Jumlah grit yang
disisihkan
Head loss melalui grit

OR

hL

Jumlah bak minimal

C. Rumus yang Digunakan

Over flow rate (OR) = 900 x Vsettling


Dimana

OR

= over flow rate, gal/hr/ft3

Vsettling = kecepatan mengendap, inch/mnt


2

1
V R3S 2
n

Qasim

hL
S
L

dan

V x n
hL 2 x L
R 3

Dimana:

hL

= Head loss melalui grit chamber, m

= Kecepatan pada saluran grit chamber, m/det

= Koefisien Manning

= Jari jari hidrolis

= Panjang saluran grit chamber, m

Q 4,917 a

b h
3

= Debit aliran melaui Proporsional Weir

D. Data Perencanaan
Tabel 5.18 : Data Perencanaan Grit Chamber
Parameter
Jumlah bak
Debit tahap I
Minimum
Rata rata
Maksimum
Debit tahap II
Minimum
Rata rata
Maksimum
Waktu detensi

Simbol

Satuan

Besaran

unit

m3/det
Qmin
Qr
Qmaks

0,20
0,75
1,50
m3/det

Qmin
Qr
Qmaks
td

detik

0,18
0,98
1,80
50

Kecepatan horizontal

Vh

m/det

0,32

Kecepatan pengendapan
( = 0.2 mm)
Koefisien Mannning

Vs

ft/mnt

3,8

Head loss di proporsional weir


(% tinggi muka air maks di
saluran Grit chamber)
Jumlah grit disisihkan

E. Perhitungan
1. Dimensi grit chamber

0,013

hL

30

m3/106 m3

30

Direncanakan dibuat 2 unit grit chamber dimana kedua unit akan beroperasi apabila
pada kondisi maksimum, sedangkan pada kondisi minimum dapat dioperasikan 1 unit saja.
Setiap unit grit chamber didesain dengan kapasitas setengah dari pengaliran puncak. Debit
yang digunakan dalam mendesain adalah debit maksimum tahap II, Q = 1,8 m3/det / 2 = 0,9
m3/det.

Asumsi kecepatan pengendapan (Vs) partikel berdiameter 0,2 mm adalah 4,3 ft/menit
= 51,6 inch/menit

Maka OR = 900 x Vs = 900 x 48 inch/mnt = 46440 gpd/ft3 =

Luas permukaan bak (A surface) = Qmaks / OR

A surfece=

0, 9 m3 / det
= 41,04 m2
3
2
0, 02193 m / m / det

Luas penampang melintang (A cross)

0, 9 m3 / det
A cross =
= 3 m2
0, 3 m / det

Volume bak (V)


V=

Tinggi muka air di bak pada saat maksimum (d)


d =

V
A

surface

45 m3
= 1,0965 m
41, 04 m 2

Lebar bak (w)


w=

0, 9 m3 / det
= 0.015 m3
60 det

cross

Panjang (p)

3 m2
= 2,736 m
1, 0965m
= A surface / w
= 41,04 m2 / 2,736 m
= 15.00012 m

2. Kontrol desain

Periksa volume bak pada debit maksimum tahap II

Volume (V)

=pxwxd
= 15.0012 m x 3 m x 1,09 m
= 49,0504 m3

Waktu detensi pada debit maksimum (td)

0,02193 m3/m2 det

volume 49, 0504 m3


=
= 54.500 det
Qmaks 0, 9 m3 / det

OR =

Q maks 0, 9 m3 / det
= 0,02192982 m3/m2 det (memenuhi)
=
2
A surface
41, 04 m

Pada pengaliran rata rata (Qr) tahap II

Volume bak = Qr x td = (0,98 m3/det / 2) x 50 det = 24,5 m3

Tinggi muka air dalam bak (d) =

Kecepatan aliran horizontal (Vh)


=

volume
24.5 m3
= 0,58 m
=
L x w 16, 25 m x 2, 6 m

Qr
0, 98 m3 / det / 2
=
= 0, 325 m 2 / det (memenuhi kriteria desain)
d x w 0, 58 m x 2, 6 m

Periksa kecepatan aliran horizontal tiap debit

Tabel 5.19 : Volume Bak Terisi Tiap Debit


Debit

Volume Terisi (m3)


Tahap I

Tahap II

Maks

36

45

Rata

19

24

Min

Tabel 5.20 : Tinggi Muka Air Dalam Bak (d)


Debit

d (m)
Tahap I

Tahap II

Maks

0,84

1,0965

Rata

0,44

0,57

Min

0,12

0,11

Tabel 5.21 : Kecepatan Horizontal (Vh)


Debit

Vh (m/det)
Tahap I

Tahap II

Maks

0,32

0,32

Rata

0,32

0,32

Min

0,32

0,32

Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa kontrol desain dengan acuan kecepatan
horizontal memenuhi kriteria desain yang ada. Jadi dapat diyakini bahwa dimensi grit
chamber telah memenuhi kriteria.