Anda di halaman 1dari 3

Nama :

Dewita Fitri

NIM

J1E113066

Tugas Mata Kuliah Morfologi Anatomi Fisiologi Tumbuhan


STRUKTUR DAN FUNGSI ORGAN TUMBUHAN

Organ adalah kumpulan beberapa jaringan yang secara bersama-sama


melakukan fungsi khusus. Organ tumbuhan adalah akar, batang, dan daun, yang
tersusun dari tiga sistem jaringan, yaitu jaringan epidermis, jaringan vascular (berkas
pengangkut) dan jaringan dasar.
a. Akar (Radix)
Secara umum akar mempunyai fungsi sebagai berikut:
1. Untuk menunjang dan memperkokoh berdirinya tumbuhan di tempat
hidupnya.
2. Pada beberapa jenis tumbuhan, akar berfungsi sebagai alat bernapas, misalnya
pada bakau.
3. Sebagai tempat menyimpan cadangan makanan; misalnya wortel memiliki
akar tunggang yang membesar berfungsi sebagai tempat menyimpan makanan.
4. Sebagai alat perkembangbiakan vegetatif; pada tanahman sukun, dari bagian
akar dapat tumbuh tunas yang selanjutnya tumbuh menjadi individu baru.
5. Untuk menyerap air dan unsur hara dari dalam tanah. Proses penyerapan air
dari dalam tanah adalah:
Air dan mineral (unsur hara) dari tanah masuk ke tumbuhan melalui ujung
akar dan rambut-rambut akar.
Air dan mineral yang diserap oleh rambut-rambut akar akan menuju ke
pembuluh kayu (xilem). Pengangkutan air dan mineral yang larut tersebut
mengalir dari sel ke sel dengan arah horizontal, yaitu dari sel epidermis
menuju ke korteks dan endodermis sampai akhirnya ke pembuluh kayu
(xilem).
Jalur penyerapan air yaitu:
Larutan tanah - sel-sel epidermis akar (rambut akar) korteks endodermis
xilem akar.
Struktur anatomi akar, yaitu:
1. Epidermis; lapisan luar akar, terdiri dari selapis sel yang tersusun rapat,
dinding sel tipis dan mudah dilalui oleh air.

Nama :

Dewita Fitri

NIM

J1E113066

2. Korteks, terdiri dari beberapa lapis sel berdinding tipis, di dalamnya terdapat
ruang-ruang antarsel, berperan dalam pertukaran gas dan sebagai tempat
menyimpan cadangan makanan.
3. Endodermis, sebagai pengatur penyerapan air dan unsur hara dari tanah ke
daerah xilem dan terdiri dari selapis sel yang tebal.
4. Stele; tersusun atas perisikel, xilem, dan floem.
5. Empulur (akar monokotil); yang terdiri atas sel-sel parenkimatis atau
sklerenkimatis.

b. Batang (Caulis)
Secara umum batang mempunyai batang sebagai berikut:
1. Sebagai penunjang bagian atas tumbuhan
2. Sebagai penghubung antara akar dan daun
3. Sebagai pengangkut air dan mineral dari akar ke daun.
4. Berperan penting dalam proses pengangkutan zat-zat makanan.
Struktur anatomi batang:
Jaringan Penyusun
Epidermis

Batang Dikotil

Batang Monokotil

terdiri atas selapis sel, struktur

terluar

yang

tersusun, dan mempunyai disusun oleh satu lapis


kutikula.
Korteks

tersusun

sel, dengan trikomata.


atas

sel-sel terdiri

parenkim yang letaknya lapis

atas

beberapa

sel-sel

dengan

tidak teratur, berdinding rongga-rongga udara di


tipis.
Endodermis

antara sel-selnya.

tidak begitu jelas dan


menyatu dengan korteks.

Stele

terletak di sebelah dalam batas antara korteks dan


korteks,

terdiri

sel-sel stele biasanya tidak jelas.

parenkimatisdan jaringan
berkas pengangkut.

Nama :

Dewita Fitri

NIM

J1E113066

Empulur

terletak di bagian paling


dalam dan tersusun dari
jaringan parenkim.

c. Daun
Daun berfungsi pada proses fotosintesis, transpirasi dan pertukaran gas CO2 dan
O2. Struktur anatomi daun adalah:
1. Epidermis daun dan derivatnya, proteksi & pertukaran gas, susunan selnya
yang kompak, adanya kutikula, stomata, dan trikomata (rambut daun).
2. Mesofil daun; jaringan dasar daun, terdiri atas palisade parenkim, spons
parenkim.
3. Jaringan pembuluh, tersebar di seluruh helaian daun. Tulang daun: merupakan
penghubung jaringan pembuluh pada daun dengan batang, sebagai penyokong
struktur daun.
Fotosintesis pada bagian daun, terdiri dari reaksi terang yang terjadi di membran
tilakoid dan reaksi gelap yang terjadi di stomata. Reaksi terang mengubah energi
matahari menjadi energi kimia berupa ATP dan NADPH dan menghasilkan
Fotosistem I (ATP) dan Fotosistem II (O2 , ATP dan NADPH). Sedangkan reaksi
gelap memerlukan CO2 dari lingkungan, memerlukan ATP dan Ion H dari reaksi
terang, menghasilkan asam berkarbon 3, selanjutnya diubah menjadi gula
berkarbon 6 dan untuk bahan biosintesis senyawa lain. Ada Fotosintesis C3
(tanaman C3) dan Fotosintesis C4 (tanaman C4).