Anda di halaman 1dari 3

Limbah cair yang dikeluarkan oleh industri-industri masih menjadi masalah bagi

lingkungan sekitarnya, karena pada umumnya industri-industri, terutama industri rumah


tangga mengalirkan langsung air limbahnya ke selokan atau sungai tanpa diolah terlebih
dahulu. Demikian pula dengan industri tahu/tempe yang pada umumnya merupakan
industri rumah tangga.
Keadaan ini akibat masih banyaknya pengrajin tahu/tempe yang belum mengerti
akan kebersihan lingkungan dan disamping itu pula tingkat ekonomi yang masih rendah,
sehingga pengolahan limbah akan menjadi beban yang cukup berat bagi mereka. Namun
demikian keberadaan industri tahu-tempe harus selalu didukung baik oleh pemerintah
maupun oleh masyarakat karena makanan tahu-tempe merupakan makanan yang
digemari oleh hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia, disamping nilai gizinya
tinggi harganya pun relatif murah.
Limbah industri tahu-tempe dapat menimbulkan pencemaran yang cukup berat
karena mengandung polutan organik yang cukup tinggi. Dari beberapa hasil penelitian,
konsentrasi COD (Chemical Oxygen Demand) di dalam air limbah industri tahu-tempe
cukup tinggi yakni berkisar antara 7.000 - 10.000 ppm, serta mempunyai keasaman
yang rendah yakni pH 4-5. Dengan kondisi seperti tersebut di atas, air limbah industri
tahu-tempe merupakan salah satu sumber pencemaran lingkungan yang sangat
potersial.
Saat ini pengelolaan air limbah industri tahu-tempe umumnya dilakukan dengan
cara membuat bak penampung air limbah sehingga terjadi proses anaerob. Dengan
adanya proses biologis anaerob tersebut maka kandungan polutan organik yang ada di
dalam air limbah dapat diturunkan. Tetapi dengan proses tersebut efisiesi pengolahan
hanya berkisar antara 50 % - 70 % saja. Dengan demikian jika konsertarsi COD dalam
air limbah 7000 ppm, maka kadar COD yang keluar masih cukup tinggi yakni sekitar
2100 ppm, sehinga hal ini masih menjadi sumber pencemaran lingkungan.
Penguraian Anaerob
4.1.1 Pengolahan
Air limbah yang dihasilkan dari proses pembuatan tahu-tempe kumpulkan
melalui saluran air limbah, kemudian dilairkan ke bak kontrol untuk memisahkan kotoran
padat. Selanjutnya, sambil di bubuhi dengan larutan kapur atau larutan NaOH air limbah
dialirkan ke bak pengurai anaerob. Di dalam bak pengurai anaerob tersebut polutan
organik yang ada di dalam air limbah akan diuraikan oleh mikroorganisme secara
anaerob, menghasilkan gas methan yang dapat digunakan sebagai bahan bakar. Dengan
proses tahap pertama konsentrasi COD dalam air limbah dapat diturukkan sampai kirakira 600 ppm (efisiensi pengolahan 90 %). Air olahan tahap awal ini selanjutnya diolah
dengan proses pengolahan lanjut dengan sistem biofilter aerob.

RESEP ABON TEWEL (NANGKA MUDA)


Ada-ada saja memang resep yang satu ini, pernahkan anda membuat abon dari nangka muda
atau orang jawa biasa menyebutnya dengan sebutan tewel? Saya yakin masih jarang yang
mempraktekkannya, namun tentu ada satu atau dua diantara ibu-ibu semua yang pernah
mencobanya. Untuk membuat abon tewel (nangka muda) pilihlah nangka yang benar-benar
masih muda supaya dagingnya tebal dan bijinya masih kecil. Tertaik untuk membuat abon
tewel? Silahkan baca resep selengkapnya di bawah ini. Baca juga : Resep Abon Tongkol
Aroma Serai

Bahan Abon Nangka Muda

nangka muda (tewel) 3 kg, kupas dan cuci bersih


udang kupas 500 gram
air 2 liter
minyak goreng 750 ml

Bumbu Halus

bawang merah 6 butir


bawang putih 3 siung
kemiri 4 butir
kunyit 2 cm, bakar
ketumbar 1/2 sendok teh
jintan 1/4 sendok teh
gula pasir secukupnya
garam secukupnya

Cara Membuat Abon Nangka Muda


1.
2.
3.
4.
5.

Didihkan air. Masukkan nangka muda, masak hingga lunak. Angkat dan peras.
Rebus udang hingga matang, angkat dan haluskan. Jangan buang air perebusnya.
Tumbuk nangka muda tapi jangan terlalu halus atau suwir-suwir.
Campur nangka muda dan udang, aduk rata dan sisihkan.
Panaskan 2 sendok makan minyak, tumis bumbu halus hingga harum.

6. Masukkan campuran nangka muda dan air rebusan udang. Masak dengan api kecil
sambil diaduk hingga kering.
7. Panaskan minyak, goreng adonan nangka muda hingga kering. Angkat dan tiriskan.
8. Pres atau peras hingga minyaknya tiris. Pisahkan adonan abon dengan garpu agar
tidak menggumpal.
9. Sajikan.
* Abon nangka muda ini bisa dibuat menjadi 500 gram, selamat mencoba dan menikmati
abong tewel (nangka muda) hasil racikan sendiri ya