Anda di halaman 1dari 16

TANDA-TANDA VITAL (VITAL

SIGN)

Created by :
Nur Fatiimah
Nur Ikhsan
Nur Kholis
Sukma Brata

1. Fisiologi tanda vital

Pemeriksaan fisik atau pemeriksaan klinis adalah sebuah proses dari


seorang ahli medis memeriksa tubuh pasien untuk menemukan tanda

klinis penyakit. Hasil pemeriksaan akan dicatat dalamrekam medis.


Rekam medis dan pemeriksaan fisik akan membantu dalam penegakkan
diagnosis dan perencanaan perawatan pasien.

Biasanya, pemeriksaan fisik dilakukan secara sistematis, mulai dari


bagian kepala dan berakhir pada anggota gerak. Setelah
pemeriksaan organ utama diperiksa dengan inspeksi, palpasi, perkusi,
dan auskultasi, beberapa tes khusus mungkin diperlukan seperti
test neurologi.

2. Faktor-faktor yang mempengaruhi tanda


vital
Faktor-faktor yang mempengaruhi suhu tubuh
a) Kecepatan metabolisme basal
b) Kecepatan mekanisme basal tiap individu berbeda-beda. Hal ini
c)
d)
e)
f)
g)
h)
i)
j)
k)

memberi dampak jumlah panas yang diproduksi tubuh menjadi


berbeda pula
Rangsangan saraf simpatis
Hormon pertumbuhan
Hormon tiroid
Hormon kelamin
Demam (peradangan)
Status gizi
Aktifitas
Gangguan organ
Lingkungan

next. . .
Faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi

rendahnya tekanan darah


a) Usia
b) jenis kelamin
c) Aktivitas
d) Emosi

Next. . .
Faktor-faktor yang mempengaruhi denyut nadi
a) Usia
b) Jenis Kelamin
c) Circadian rhythm
d) Bentuk tubuh
e) Aktivitas dan exercise
f) Stress dan emosi
g) Nyeri
h) Suhu Tubuh
i) Volume darah
j) Obat-obatan

Next. . .
Faktor-faktor yang mempengaruhi

pernafasan
a) Aktivitas
b) Peningkatan metabolisme
c) Stress
d) Peningkatan suhu lingkungan
e) Suplai oksigen menurun
f) Penggunaan obat-obatan

3. Gangguan yang terjadi


Gangguan yang terjadi pada suhu tubuh
a) Suhu normal berkisar 370C
b) Pireksia atau demam
c) Hiperpireksia
d) Hipotermia

Next. . .
Gangguan yang terjadi pada tekanan darah
a) Seseorang dewasa muda rata-rata tekanan
darah normalnya adalah 120/80 mmHg.
b) Hipertensi
c) Hipotensi

Next. . .
Gangguan yang terjadi pada denyut nadi
a)

Kecepatan denyut nadi

Normal 50-100 x/menit


b) Takikardia > 100 x/menit
c) Bradikardi < 50 x/menit

Irama denyut nadi ada beberapa macam yaitu: irama normal (jika
selang waktu antar denyut sama), irama tidak teratur (aritmia),
pulsus intermiten (denyut yang mengalami periode irama yang
normal kemudian terganggu oleh periode yang tidak teratur).

Next. . .
Gangguan yang terjadi pada pernafasan
a) Naiknya kecepatan bernafas disebut polypnea.

b) Bernafas yang semakin dalam disebut Hyperpnea.


c)

Pernafasan yang sulit disebut dyspnea

4. Tempat pengukuran tanda vital

Tempat pengukuran suhu

a) Mulut/oral
b) Rektal
c) Aksila
d) Aural (telinga)
Tempat pengukuran tekanan darah
a) Arteri brakialis

Next. . .
Tempat pengukuran denyut nadi
a) Temporal
b) Carotid
c) Apikal
d) Bracial
e) Radial
f) Femoral
g) Popliteal
h) Posterior
i) Pedal

Next. . .
Tempat pengukuran pernafasan
a) Inspeksi cara bernafas klien
b) Inspeksi formasi dada

Haturnuhun. . .