Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PRAKTIKUM FARMAKOGNOSI

PENETAPAN INDEKS PENGEMBANGAN


Tanggal 02 September 2014

Kelompok 6
NamaAnggota :
Desi Astriani
Fitri
Luki Septiari
Muhammad Hikmatuloh
Silvia Dwi D
Kelas : Farmasi 3A

PROGRAM STUDI SI FARMASI


STIKes BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA
2014

JudulPraktikum

: PENETAPAN INDEKS PENGEMBANGAN

Hari / Tanggal

: Selasa / 02 September 2014

Praktikumke

: 1

I.

Tujuan Praktikum
Untukmengetahuiaktivitassimplisiadaritanaman yang mengandung pectin
ataupunhemiselulosa
B

II.

Dasar Teori
Indeks pengembangan di definisikan sebagai volume dalam mL yang diambil.
Dari pengembangan 1 gram bahan dalam kondisi tertentu, penelitian didasarkan pada
penambahan air terhadap simplisia (rajangan atau serbuk) dengan menggunakan gelas
ukur yang dikocok berulang selama satu jam dan biarkan selama waktu tertentu.
Banyaknya simplisia tumbuhan memiliki aktifitas karena kemampuannya untuk
mengembang, terutama tumbuhan yang mengandung mucilago, gom, pektin dan
hemiselulosa.
Amilum adalah jenis polisakarida yang banyak terdapat dialam, amilum terdiri
dari dua macam polisakarida yang kedua duanya adalah polimer dari glukosa yaitu
amilosa dan amilopektin. Amilosa terdiri atas 250-300 unit D-glukosa yang berikatan
dengan ikatan 1,4 glikosidik. Jadi molekulnya menyerupai rantai terbuka.
Amilopektin terdiri atas molekul D-glukosa yang sebagian besar mempunyai ikatan 1,4glikosidik menyebabkan terjadinya cabang sehingga molekul amilopektin berbentuk
rantai terbuka dan bercabang. Molekul amilopektin lebih besar dari pada molekul
amilosa karena terdiri atas lebih 1000 unit glukosa. Ada beberapa jenis tanaman dengan
kandungan amylum yang digunakan dalam bidang farmasi adalah jagung (Zea mays),
padi/beras (Oryza sativa), kentang (Solanum tuberosum), ketela rambat (Ipomoea
balatas), ketela pohon (Manihot utilissima).
Amilum oryzae diperoleh dari bji Oryza sativa L (familia poaceae) yang berupa
sebuk sangat halus dan putih. Secara mikroskopik yaitu berupa butir persegi banyak
ukuran 2-5m tunggal atau majemuk bentuk bulat telir ukuran 10-20m, hilus ditengah
tidak terlihat jelas, tidak ada lamela konsentris. Jika diamati dibawah cahaya
terpolarisasi tampak bentuk silang berwarna hitam, memotong pada hilus. Untuk

menjamin keseragaman senyawa aktif, keamanan dan kegunaan symplisia harus


memenuhi persyaratan sebagai berikut:
1. Bahan baku simplisia
2. Proses pembuatan simplisia
3. Cara pengapakan dan penyimpanan simplisia. Tahap-tahap pembuatan smplisia
yaitu:
a. Pengumpulan bahan baku
b. Sortasi basah
c. Pencucian
d. Perajangan
e. Pengeringan
f. Sortasi kering
g. Pengepakan dan penyimpanan
h. Pemeriksaan mutu
Klasifikasi tanaman
Nama simplisi : Amylum orizae
Tanaman asal

: Oryzae sativa

Divisi

: Magnoliophita

Sub divisi

: Spermatophyta

Kelas

: Liliopsida

Ordo

: Poales

Famili

: Poaceae

Genus

: Oryzae

Spesies

: Oryzae sativa L bahan penolong untuk sediaan obat

Kandungan

: Amilosa dan amilosa perkati

Khasiat

: Bahan penolong untuk sediaan obat

III. Alat dan Bahan


a. Alat :
-

Tabung sedimentasi

Gelasukur

Neraca analitis

b. Bahan :
-

Simplisia sampel Pati beras (Amilum orizae)

Aquadest

IV.

hasil pengamatan
Waktu (10 menit)

No

Jumlah

Rata-rata

22

164

27,3

21

22

134

22,3

23

22

140

23,3

25

24

23

22

23

II

25

23

21

22

III

25

24

23

23

Jadi indeks pengembangannya 22 mL


V.

Data dari semua kelompok

Simplisia sampel

Volume pengembangan (ml)

Rumput patimah

8,4

Biji selasih

53,37

Pati kedelai

Pati jagung

22,67

Pati beras

22

Kacang hijau

2,2

Pati singkong

20,5

Jati belanda

7,23

Agar-agar

6,0

Pati gandum

22

VI.

Prosedur Kerja

Pengujian dilakukan
bersama-sama
dengan tidak kurang
dari 3 penentuan

Hitung rata-rata
dari setiap
penentuan
sebanding

Tambahkan 1 gram
simplisia ke dalam
tab. sedimentasi atau
gelas ukur bertutup
50 ml

Ukur volume
dalam ml yang
ditempati oleh
simplisia

Tambahkan 50 ml
air, kocok setiap10
menit selama 1
jam

Biarkan selama 3
jam pada suhu
kamar

Pengujian dilakukan
bersama-sama dengan
tidak kurang dari 3
penentuan

Masukan kedalam
tab.sediementasi atau
gelas ukur tertutup 25mL
ditambah 25 ml air

Kocok selama satu menit


diamkan 10 menit

Hitung rata-rata dari setiap


penentuan

Lakukan selama interval 1


jam, kemudian diamkan 2
jam pada suhu kamar

Ukur tinggi simplisia dan


mucilago

Bandingkan dengan
tanaman lain, tanaman
apa yang banyak
mengandung mucilago,
gom arab, pectin.

VII.

Pembahasan
Pati memegang peranan penting dalam industri pengolahan pangan secara luas
juga dipergunakan dalam industri seperti kertas, lem, tekstil, lumpur pemboran,
permen, glukosa, dekstrosa, sirup fruktosa, san lain-lain. Dalam perdagangan
dikenal 2 macam pati yang telah di modifikasi dan yang belum di modifikasi, pati
yang belum di modifilasi atau pati biasa adalah semua jenis pati yang dihasilkan
dari pabrik pengolahan dasar misalnya tepung tapioka. Dilain pihak industri
pengguna pati menginginkan pati yang mempunyai kekentalan yang stabil baik
pada suhu tinggi maupun rendah, mempunyai ketahanan yang baik terhadap
perlakuan mekanis dan daya pengentalannya tahan pada ondisi asam dan suhu
dingin.