Anda di halaman 1dari 26

BIOLOGI

By M. Alfian Arifin

Lanjut. . .?! Click Here

Bab 6 Mutasi

Pembelajaran
Biologi Kelas XII

Tau gak sih apa itu


MUTASI ?

Bab 6 Mutasi

Mutasi adalah perubahan fisik yang


terjadi pada bahan-bahan genetik
(kromosom dan DNA) yang dapat
berupa perubahan struktur, susunan,
ataupun jumlah kromosom dan DNA.
Mutasi merupakan perubahan materi
genetik (DNA) yang dapat diwariskan
secara genetis kepada keturunannya.
Suatu individu yang mengalami
perubahan sifat akibat mutasi
dinamakan MUTAN.
Sarjana yang mempelajari mutasi adalah
HERMAN MULLER (murid Morgan).

Mutasi pada tumbuhan dipelajari oleh


HUGO DE VRIES.
HOME

Bab 6 Mutasi

Ada beberapa alasan mengapa


Mutasi penting untuk dipelajari :
Pertama, Mutasi dapat
menguntungkan (jarang terjadi)
ataupun merugikan organisme
yang mengalami (atau
keturunannya)
Kedua, Mutasi penting bagi para
ahli genetika
Ketiga, Mutasi penting bagi
sumber utama variasi genetika
yang menyebabkan perubahan
secara evolusi
HOME

Bab 6 Mutasi

Macam-macam
Mutasi
Jenis sel yang
mengalaminya

Mutasi
Somatik

Perubahan pada
bahan
genetiknya

Cara
terjadinya

Mutasi
Germinal
Mutasi
Alami

Mutasi
Gen
Mutasi
Buatan

Mutasi
kromosom

Mutasi Somatik
Mutasi yang terjadi pada sel-sel
tubuh (somatik) selama
proses pembelahan sel.
Mutasi somatik kurang
memiliki arti genetik, artinya
mutasi ini tidak diwariskan
kepada generasi penerusnya
secara generatif.
Organisme yang mengalami
mutasi somatik adalah
organisme multiseluler
seperti tumbuhan dan
hewan, termasuk manusia.

Bab 6 Mutasi

HOME

Mutasi Germinal

Bab 6 Mutasi

Mutasi yang tejadi pada sel-sel kelamin


(gamet). Mutasi ini mengakibatkan
perubahan genetik pada gamet.
Suatu mutasi gamet mengakibatkan
kelainan genetik, contohnya
Hemofili. Kelainan genetik dapat
mewariskan kepada generasi
berikutnya karena terjadi pada selsel yang berperan dalam
pembentukan keturunan. Mutasi
akan mempengaruhi semua sel
individu yang berkembang dari
zygot.
HOME

Bab 6 Mutasi

Mutasi Alami
Terjadi akibat adanya kesalahan alami dalam proses
duplikasi atau replikasi DNA dan berlangsung
sangat lambat dan jarang terjadi dengan
penyebab yang belum diketahui secara pasti.
Mutasi alami juga disebut Mutasi
Spontan. Pada Mutasi Alami, urutan DNA dapat
berubah karena kesalahan seplikasi DNA. Salah
satu bentuk kesalahan tersebut adalah
substitusi 1 basa nitrogen (adenin atau guanin)
dengan yang lainnya (sistosin atau timin).
Ada beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya
mutasi alami, yaitu sinar kosmik dari matahari
atau dari luar angkasa, sinar ultraviolet
matahari, bahan-bahan radioaktif, dan bahanbahan kimia.

HOME

Mutasi Buatan

Bab 6 Mutasi

Biasa disebut dengan mutasi induksi,


mutasi merupakan peristiwa perubahan
materi genetika makhluk hidup yang
sengaja dilakukan manusia dengan
tujuan-tujuan tertentu. Mutasi buatan
biasanya dilakukan dengan cara
memberikan agen penyebab mutasi
(mutagen). Mutagen tersebut dapat
berupa bahan-bahan kimia atau
bermacam-macam bentuk radiasi. Pada
mutasi induksi, urutan DNA berubah
sebagai akibat terpapar oleh mutagen.
HOME

Bab 6 Mutasi

Mutasi Gen
Mutasi gen atau disebut Mutasi titik (point
mutation) adalah perubahan yang terjadi

Tipe Mutasi
Gen

pada susunan molekul DNA atau gen. Mutasi


gen terjadi pada susunan kimianya (DNA).
Bila struktur kimia gen berubah maka fungsinya
pun akan berubah pula. Gen yang
mengalami mutasi terdapat pada sel-sel

Substitusi
Basa

Mutasi
Pergeseran
Rangka

tubuh (sel somatis) maka perubahan


diturunkan ke sel anakan melalui
pembelahan mitosis. Bila gen yang
mengalami mutasi terdapat pada sel kelamin
(gamet) maka perubahan akan diwariskan
pada keturunannya.

HOME

Bab 6 Mutasi

Perubahan urutan
nukleotida pada kodon
triplet yang tidak
mengubah asam amino.
Hal itu disebabkan
substitusi basa pada
cetakan (template) DNA
menghasilkan kodon lain
yang mengode atau atau
menyandi asam amino
yang sama.
Mutasi Bisu

HOME

Bab 6 Mutasi

Perubahan pada urutan basa DNA yang


menghasilkan perubahan pada mRNA
yang menerjemahkannya menjadi asam
amino yang berbeda. Mutasi jenis ini
betanggung jawab terhadap munculnya
penyakit Epidermolysis bullosa dan
penyakit sel sabit (stickle-cell disease).

Mutasi Salah Arti

HOME

Bab 6 Mutasi

Mutasi yang menggantikan suatu


kodon untuk suatu asam
amino dengan satu atau tiga
kodon stop. Dengan kata
lain, mutasi tidak bermakna
adalah mutasi yang
menghasilkan kodon stop.
Hal itu menyebabkan proses
transkripsi dala sintesis
protein berhenti lebih awal
dan menghasilkan
polipeptida yang pendek dan
biasanya tidak berfungsi.

Mutasi Tanpa Arti

HOME

Bab 6 Mutasi

Terjadi penambahan basa nitrogen dalam


potongan DNA yang memengaruhi seluruh
urutan asam amino. Penambahan disebabkan
oleh penyisipan basa nitrogen baru ataupun
oleh penggandaan (duplikasi) basa nitrogen.

HOME

Insersi

Bab 6 Mutasi

Terjadi pengurangan basa


nitrogen dalam potongan
DNA yang memengaruhi
seluruh urutan asam amino.
Pengurangan itu disebabkan
oleh terlepasnya basa
nitrogen dari ikatannya.
Akibatnya, terbentuk urutan
asam amino baru yang
berbeda dari asalnya.
Delesi

HOME

Bab 6 Mutasi

Mutasi Kromosom
Mutasi Kromosom atau aberasi kromosom
adalah perubahan yang terjadi pada

Tipe Mutasi
Kromosom

kromosom yang meliputi perubahan

struktur ataupun perubahan jumlah


kromosom. Dalam mutasi kromosom,
banyak gen yang mengalami perubahan

Perubahan
Struktur
Kromosom

Perubahan
Jumlah
Kromosom

karena selama mutasi kromosom, terjadi


kerusakan atau hilangnya bagian-bagian
kromosom. Mutasi ini terjadi selama

Kelainan-kelainan
pada manusia
disebabkan perubahan
kromosom

proses pindah silang pada saat mitosis


atau meiosis.

HOME

Bab 6 Mutasi

Hilangnya sebagian segmen kromosom karena patah.


Akibatnya, kromosom kehilangan gen-gen tertentu.

Peristiwa sebagian segemn kromosom mengalami


penggandaan. Akibatnya, dalam satu kromosom
akan terdapat lebih dari satu segmen (dengan
gen-gen) yang sama.

HOME

Bab 6 Mutasi

Peristiwa pembalikan sebagian segmen kromosom sehingga


menyebabkan perpindahan lokus suatu gen.

Terjadi jika patahan segmen suatu kromosom berpindah ke


kromosom lain yang bukan kromosom homolognya. Peristiwa
tersebut terjadi selama meiosis I.

HOME

Bab 6 Mutasi

Euploid
Variasi dalam sejumlah set dasar kromosom (genom).

Autopoliploid
Kelipatan jumlah kromosom yang
berasal dari genom spesies yang sama.

Alopoliploid
Kelipatan jumlah kromosom yang
berasal dari genom spesies yang
berbeda.

Aneuploid

Gambar

Variasi jumlah kromosom akibat adanya


pengurangan atau penambahan satu atau
sejumlah kecil kromosom akibat gagal berpisah

HOME

Bab 6 Mutasi

Aneuploid

Gagal berpisah saat meiosis I

Gagal berpisah saat meiosis II

Bab 6 Mutasi

Sindrom Down

Trisomi 21 sehingga memiliki 47 kromosom

Gambar

Sindrom Klinefelter

Tambahan kromosom X pada anak laki-laki


menghasilkan XXY

Sindrom Turner

Monosomi X pada anak perempuan


menghasilkan XO

Kromosom ekstra Y (XYY)

Trisomi X (XXX)
Sindrom Cri du chat
Gambar

Delesi kromosom nomor 5


HOME

Sindrom Down

Bab 6 Mutasi

Anak penderita
sindrom Down

Kariotipe sindrom Down menunjukkan trisomi 21.

Kurva hubungan antara umur ibu sewaktu


melahirkan dengan dilahirkannya anak
sindrom Down

Bab 6 Mutasi

Sindrom Cri du chat

(a) Bayi laki-laki dengan


sindrom Cri du chat

(b) Anak laki-laki yang sama


setelah berumur 4 tahun

Bab 6 Mutasi

PENYEBAB MUTASI
Bahan kimia
Pestisida
Limbah industri
Makanan dan minuman
Obat-obatan

Bahan fisika
Radiasi atom yang bersifat
radioaktif (sinar , , dan sinar x).
Radiasi berasal dari radioaktif alam
maupun radioaktif buatan.

Bahan biologi
Kurang lebih ada 20 macam
virus yang dapat menyebabkan
mutasi (hepatitis, campak,
demam kuning, dan cacar)

Bab 6 Mutasi

Dampak Mutasi
Resistensi (kekebalan) Antibiotik pada Bakteri
Terbentuknya Produsen Antibiotik yang Lebih
Efektif
Resistensi Sel Sabit terhadap Malaria
Meningkatkan Keanekaragaman Genetik

Mutasi

Variasi

Evolusi

Congratulation ! You have


done your study
Good Luck

Beri Nilai