Anda di halaman 1dari 16

Resep

Makanan
Bayi
(6-8 Bulan)

Copyright TipsBayi.com & KartuBayi.com

Resep Makanan Bayi (6 Bulan, 7 Bulan, 8 Bulan)


Bayi Anda sudah berusia 6 bulan? Jika Anda seperti para bunda lainnya,
pasti Anda sedang sibuk-sibuknya mencari berbagai resep makanan
sebagai pendamping ASI untuk bayi Anda!
Nah... walaupun saat ini begitu banyak makanan kemasan instan untuk
bayi yang menjanjikan berbagai macam kelebihan, tentu saja tidak ada
yang mengalahkan MPASI (Makanan Pendamping ASI) yang dibuat sendiri
di rumah.
Yap, dengan membuat makanan bayi sendiri, buah hati Anda akan
terhindar dari konsumsi berbagai bahan kimia serta pengawet, dan
sebaliknya dapat mengkonsumsi bahan-bahan segar yang tentu lebih
baik bagi kesehatannya.
Pada dasarnya, Anda dapat membuat sendiri seluruh atau sebagian
makanan untuk bayi Anda, dengan cara mengolah berbagai bahan
makanan menjadi bubur ataupun dengan menggilingnya. Anda bisa
menambahkan ASI/susu formula dan air, maka makanan pun siap
disantap oleh si kecil.
Selain mudah dan praktis, membuat makanan bayi sendiri akan jauh
lebih hemat dibandingkan membeli makanan kemasan instan...
Berikut daftar bahan makanan yang bisa mulai Anda perkenalkan
sebagai MPASI (Makanan Pendamping ASI) pertama bayi Anda...

KartuBayi.com maksimalkan perkembangan otak Balita Anda!

Halaman 2

Buah-buahan:

Apel
Alpukat
Labu kuning (pumpkin)
Mangga
Pisang
Pepaya
Pir

KartuBayi.com maksimalkan perkembangan otak Balita Anda!

Halaman 3

Sayuran:

Wortel
Kentang manis
Kacang buncis
Kacang polong
Labu

KartuBayi.com maksimalkan perkembangan otak Balita Anda!

Halaman 4

Biji-bijan:
Beras
Havermut (oatmeal)
Jali (jelai/barley)

Cara mengolah biji jali/jelai/barley:


Setelah mencucinya hingga bersih, rendam selama 1-2 jam agar lunak.
Tiriskan, dan jelai siap Anda olah menjadi apa yang Anda inginkan.
Cocok juga bila dicampur dengan kacang hijau dan dimasak menjadi
bubur.

KartuBayi.com maksimalkan perkembangan otak Balita Anda!

Halaman 5

Makanan Pertama Bayi = Makanan Tahap 1


Jenis makanan pertama yang sebaiknya diberikan untuk bayi adalah
sereal bayi, serta buah-buahan dan sayuran yang dimasak hingga lembut
dan disajikan dalam bentuk agak cair (encer).
Berikan pula satu jenis makanan selama 3 hari, kemudian perkenalkan
dengan satu jenis makanan lain pada 3 hari berikutnya.
Contoh, jika Anda ingin memperkenalkan kentang manis misalnya, maka
berikan bubur kentang manis saja selama 3 hari dan jangan membuat
resep lainnya dulu. Setelah itu, 3 hari berikutnya, Anda bisa
memperkenalkan bubur pisang kepadanya, tanpa resep yang lain.
begitulah seterusnya setiap menu baru dikenalkan selama 3 hari.
Maksudnya adalah untuk melihat apakah terjadi reaksi alergi terhadap
bahan makanan tertentu.
Makanan pertama bayi seringkali disebut juga sebagai Makanan Tahap 1.
Makanan jenis ini mengacu pada makanan bayi yang diproses dalam
bentuk bubur/puree dan disaring dengan baik, sehingga bentuknya
hampir cair.
Inilah jenis makanan yang sebaiknya dikenalkan pertama kali kepada
buah hati Anda, dan biasa diberikan kepada bayi usia 6-8 bulan.
Jenis-jenis bahan makanan yang terdapat di atas merupakan bahan
makanan yang sangat rendah kemungkinan menimbulkan alergi,
sehingga cocok untuk dijadikan bahan untuk Makanan Tahap 1 bayi.

KartuBayi.com maksimalkan perkembangan otak Balita Anda!

Halaman 6

Resep Makanan Pertama Bayi (6-8 Bulan)

Sereal

Sereal Beras
Bahan:
1/4 cangkir tepung beras (beras yang dihaluskan menggunakan blender
atau food processor)
1 cangkir air
Cara Membuat:
Didihkan air menggunakan panci
Masukkan tepung beras sambil terus diaduk
Masak dengan api kecil selama sekitar 15 menit, terus aduk
perlahan
Masukkan susu formula, atau ASI
Tambahkan buah jika Anda mau
Sajikan dalam keadaan hangat

Sereal Oatmeal
Bahan:
1/4 cangkir tepung oat *
3/4 cangkir air
* Sebaiknya memang Anda membeli oat yang masih berupa biji
kemudian menghaluskannya menggunakan blender atau food processor namun karena di Indonesia agak sulit menemukan oat yang masih dalam
bentuk biji, Anda bisa saja mencoba menggunakan Quaker oatmeal,
kemudian dihaluskan lagi dengan blender.
KartuBayi.com maksimalkan perkembangan otak Balita Anda!

Halaman 7

Cara Membuat:
Didihkan air menggunakan panci
Masukkan tepung oat sambil terus diaduk
Masak dengan api kecil selama sekitar 15 menit, terus aduk
perlahan
Masukkan susu formula, atau ASI
Tambahkan buah jika Anda mau
Sajikan dalam keadaan hangat

Sereal Barley
Bahan:
1/4 cangkir tepung barley (barley yang dihaluskan menggunakan
blender atau food processor)
1 cangkir air
Cara Membuat:
Didihkan air menggunakan panci
Masukkan tepung oat sambil terus diaduk
Masak dengan api kecil selama sekitar 15 menit, terus aduk
perlahan
Masukkan susu formula, atau ASI
Tambahkan buah jika Anda mau
Sajikan dalam keadaan hangat

KartuBayi.com maksimalkan perkembangan otak Balita Anda!

Halaman 8

Buah-Buahan

Apel dan Saus Apel


Bahan:
Gunakan jumlah apel sesuai dengan yang Anda kehendaki
Cara Membuat:
Kupas apel, buang intinya dan potong-potong kecil
Siapkan air di panci dan masukkan potongan apel ke dalamnya
(pastikan semua apel terbenam dalam air)
Rebus atau kukus hingga apelnya lunak
Periksa terus airnya agar jangan sampai kering, dan aduklah
sesekali
Air yang tersisa bisa Anda gunakan untuk melumatkan apel hingga
encer
Keluarkan potongan apel dan mulailah melumatkannya. Anda bisa
melumatkannya di dalam wadah baskom, menggunakan
sendok/garpu atau dengan cara lain yang Anda pilih
Masukkan air sisa rebusan jika diperlukan untuk mengencerkan
puree apel
Jika ingin puree yang lebih kental, Anda bisa menambahkan sereal
jika mau
Tambahkan sedikit kayu manis untuk bayi yang memerlukan
variasi makanan

Alpukat
Pilih alpukat yang masak, belah dan bersihkan intinya
Sendok daging buahnya dan hancurkan menggunakan garpu
Langsung sajikan
Seperti halnya pisang, untuk melumatkan alupkat tidak perlu
menggunakan alat seperti blender.

KartuBayi.com maksimalkan perkembangan otak Balita Anda!

Halaman 9

Apel Panggang
Buang inti apel, sehingga berongga di bagian tengahnya, dan tidak
perlu mengupas kulitnya
Jika bayi Anda sudah siap, masukkan sedikit mentega di dalam
rongga tadi
Tambahkan kayu manis sebagai variasi jika Anda mau
Masukkan apel ke dalam panci berisi air setinggi sekitar 2-3 cm
Panggang dengan suhu sekitar 205 Celcius, selama sekitar 30
menit, hingga apelnya lunak (periksa terus jumlah airnya)
Setelah dipanggang, Anda bisa melumatkan apel tersebut, atau
memotong-motongnya untuk dijadikan finger food

Pisang
Kupas pisang yang sudah masak
Lumatkan di baskom, menggunakan garpu
Jika pisangnya sulit dilumatkan dengan cara ini, Anda bisa
memanaskannya menggunakan microwave selama setengah menit,
atau bisa juga langsung dilumatkan menggunakan blender
Tambahkan susu formula/ASI atau air jika kurang encer
Tambahkan sereal jika kurang kental, jika Anda mau
Pisang dan Apel
Campurkan puree pisang dengan saus apel mengikuti petunjuk
yang telah dijelaskan di atas
Tambahkan sereal jika Anda mau

Mangga
Kupas mangga dan potong-potong daging buahnya
Lumatkan menggunakan blender
Tambahkan sufor/ASI, atau air untuk sampai pada kekentalan yang
diinginkan
*Seperti alpukat dan pisang, mangga dapat Anda sajikan tanpa terlebih
dulu dimasak
KartuBayi.com maksimalkan perkembangan otak Balita Anda!

Halaman 10

Pepaya
Kupas pepaya dan potong-potong daging buahnya
Lumatkan menggunakan blender
Tambahkan sufor/ASI, atau air untuk sampai pada kekentalan yang
diinginkan

Labu Kuning (Pumpkin)


Bahan:
1 labu kuning (pumpkin) manis berukuran sedang
Cara Membuat:
Belah labu kuning menjadi dua, buang bijinya
Masukkan ke dalam panci berisi air setinggi sekitar 2-3 cm,
telungkupkan labu sehingga bagian yang terpotong terendam air
seluruhnya
Panggang dengan suhu sekitar 205 Celcius selama sekitar 45
menit, hingga kulitnya mengerut dan daging buahnya lunak
Sendok daging buahnya
Lumatkan menjadi puree
Tambahkan air jika diperlukan untuk mengencerkannya
Sayuran

Kacang Buncis
Buang kedua ujung buncis, kemudian cuci
Kukus hingga lunak
Air kukusan yang tersisa dapat Anda gunakan untuk mengencerkan
bubur/puree
Haluskan menggunakan blender
Jika diperlukan, Anda bisa menyaringnya

KartuBayi.com maksimalkan perkembangan otak Balita Anda!

Halaman 11

Kacang Polong
Cuci hingga bersih
Kukus hingga lunak
Air kukusan yang tersisa dapat Anda gunakan untuk mengencerkan
bubur/puree
Haluskan menggunakan blender
Jika diperlukan, Anda bisa menyaringnya

Wortel
Buang kulit luar wortel dan potong-potong kecil
Kukus hingga lunak
Untuk bayi usia < 8 bulan, air kukusan wortel jangan digunakan
untuk mengencerkan puree, karena dikhawatirkan mengandung
Nitrat
Blender hingga halus

Kentang Manis
Kupas kentang dan potong-potong kecil
Masukkan kentang ke dalam panci berisi air, biarkan seluruh
kentang agak terendam
Kukus hingga kentang lunak, periksa terus jumlah airnya
Air sisa kukusan dapat digunakan untuk mengencerkan puree
Haluskan hingga menjadi puree, bisa menggunakan blender
Kentang Manis Panggang

Cuci bersih kentang (tidak perlu dikupas)


Tusuk-tusuk menggunakan garpu
Bungkus dengan alumunium foil
Panggang di oven dengan suhu sekitar 205 Celcius selama sekitar
30 menit, hingga lunak
Buang kulitnya, lalu haluskan menjadi puree
Selamat menikmati ;)
KartuBayi.com maksimalkan perkembangan otak Balita Anda!

Halaman 12

Maksimalkan Potensi Otak Anak


Anda, Sebelum Terlambat!

Jangan Lewatkan Masa Keemasan


Anak Anda!
Perkembangan Otak Kanan

KartuBayi.com maksimalkan perkembangan otak Balita Anda!

Halaman 13

Apa Perbedaan Otak Kanan dan Otak Kiri?

~ gambaran bagaimana otak kiri dan kanan manusia bekerja

KartuBayi.com maksimalkan perkembangan otak Balita Anda!

Halaman 14

Maksimalkan potensi tak terbatas serta kreatifitas buah hati Anda!

Baca Lanjutannya...
Bagaimana memaksimalkan
potensi otak buah hati Anda pada
masa 0-6 tahun

KartuBayi.com maksimalkan perkembangan otak Balita Anda!

Halaman 15

Info lebih lanjut:


0856-175-8489
0821-5849-7416
cs@kartubayi.com
www.KartuBayi.com

KartuBayi.com maksimalkan perkembangan otak Balita Anda!

Halaman 16