Anda di halaman 1dari 11

HEMATOTHORAKS

Definisi Hematothorax
Pengumpulan darah dalam ruang potensial
antara pleura vesiral dan parietal, atau di
rongga thoraks akibat trauma tumpul atau
trauma tajam pada dada

Hemotoraks masif adalah terkumpulnya darah


dengan cepat lebih dari 1500 cc di dalam
rongga pleura
Hemotoraks masif sering disebabkan oleh luka
tembus yang merusak pembuluh darah
sistemik atau pembuluh darah pada hilus paru

Etiologi Hematothorax
Traumatik
- Trauma tumpul
- Trauma tembus
Nontraumatik
- Neoplasma
- Komplikasi antikoagulan
- Emboli paru dengan infark
- Robekan adesi pleura yang berhubungan
dengan pneumotoraks

Patogenesis Hematothorax
Penyebab utama dari hemotoraks adalah
laserasi paru atau laserasi dari pembuluh
darah interkostal atau arteri mamaria internal
yang disebabkan oleh cedera tajam atau
cedera tumpul.
Dislokasi fraktur dari vertebra torakal juga
dapat menyebabkan terjadinya hemotoraks.
Biasanya perdarahan berhenti spontan dan
tidak memerlukan intervensi operasi.

Patofisiologi Hematothorax

Derajat Perdarahan Hematothorax


Perdarahan derajat I (kehilangan darah 0-15%)
Perdarahan derajat II (kehilangan darah 15-30%)
Perdarahan derajat III (kehilangan darah 30-40%)

Perdarahan derajat IV (kehilangan darah >40%)

Manifestasi Klinis Hematothorax


Nyeri dada yang berkaitan dengan trauma dinding dada
Tanda-tanda syok seperti hipotensi, dan nadi cepat, pucat, akral
dingin
Tachycardia
Dyspnea
Hypoxemia
Anxiety (gelisah)
Cyanosis
Anemia
Deviasi trakea ke sisi yang tidak terkena
Penurunan suara napas atau menghilang pada sisi yang terkena
Dullness pada perkusi
Adanya krepitasi saat palpasi

Diagnosis Hematothorax
Anamnesis: nyeri dada dan sesak napas.
Pemeriksaan fisik: inspeksi biasanya tidak
tampak kelainan, mungkin didapatkan gerakan
napas tertinggal atau adanya pucat karena
perdarahan kecuali hemothoraks akibat
trauma; perkusi didapatkan pekak dengan
batas tidak jelas; auskultasi didapatkan bunyi
napas menurun atau bahkan menghilang.

Diagnosis Hematothorax
Pemeriksaan penunjang
Lab DL penurunan Hb
Chest X-ray gambaran hipodense pada rongga
pleura di sisi yang terkena dan adanya
mediastinum shift
CT Scan diindikasikan untuk pasien dengan
hemothoraks yang untuk evaluasi lokasi clotting
(bekuan darah) dan untuk menentukan kuantitas
atau jumlah bekuan darah di rongga pleura

Terapi Hematothorax
Tujuan
utama
terapi

menstabilkan
hemodinamik pasien, menghentikan perdarahan
dan mengeluarkan darah serta udara dari rongga
pleura.
Resusitasi oksigenasi, cairan infus, transfusi
darah, dilanjutkan pemberian analgetik dan
antibiotik.
Langkah selanjutnya mengeluarkan darah dari
rongga pleura yang dapat dilakukan dengan cara:
Chest tube (Tube thoracostomy drainage)
Thoracotomy