Anda di halaman 1dari 10

Definisi :

ialah suatu penimbunan cairan dalam rongga


pleura.
cairan bisa berupa transudat dan eksudat
Transudat bisa tjd pada peningkatan vena
pulmunalis
pengeluaran cairan dari
pembuluh darah disebut hydrothoraks.
Jika efusi pleura mengandung nanah,
disebut empiema.
Empiema diakibatkan oleh perluasan infeksi
dari struktur yg berdekatan dan dpt mrp
komplikasi dari pneumonia, abses paru atau
perforasi karsinoma.

Empiema yg tdk segera ditangani


tjd
perlekatan antara pleura parietalis dan
viseralis
fibrothoraks
Normal dlm rongga pleura tdp cairan pleura
5-15 ml.
Kelebihan cairan akan menyebabkan paru
tertekan dan kolaps.
Normal tekanan intrapleural adalah negatif
pleura parietalis dan viseralis saling
menempel shg ada kekuatan yg kontinu dan
cenderung memisahkan
isebut tekanan
negatif intrapleural.
Faktor lain yg mempertahankan tek pleura
tetap negatif adl kekuatan osmotik yg tdp
di membran rongga pleura. (hukum
Starling).

Pathofisiologi

efusi pleura

penimbunan cairan di rongga pleura


Paru mjd tertekan dan kolaps
kebutuhan O2

dan pemenuhan O2

Sesak nafas dan nafas mjd berat spt


tertekan

Efek pernafasan terhadap tekanan


intrapleural :
Istirahat : -5 cm H2O
Inspirasi : -6 sampai -12 cm H2O
Ekspirasi : -4 sampai -8 cm H2O

Tanda dan gejala

1. Dispnea bervariasi
2. Nyeri pleuritik
3. Trakea bergeser
menjauhi sisi yg
mengalami efusi
4. Ruang intercostae
menonjol ( efusi yg
berat )
5. Pergerakan dada
terhambat dan
berkurang pada
bagian yg terkena

Perkusi meredup di
atas pleura
Egofoni pada
daerah paru yg
tertekan
Suara nafas
berkurang di atas
efusi pleura
Vokal fremitus dan
vibrasi menurun.

Penatalaksanaan

Pemasangan WSD (Water Seal


Drainage) atau selang dada :
1. Sistem satu botol
2. Sistem dua botol
3. Sistem tiga botol

Selang yg dipakai :
1. Selang lebih besar ( 20-36 French ) unt
mengeluarkan darah atau cairan yg kental
2. Selang kecil ( 16-20 french ) unt
mengeluarkan udara.