Anda di halaman 1dari 7

Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam

Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam TIGA (3) PEKERJAAN RUMAH BAGI ISLAM 1 Oleh: Darundiyo Pandupitoyo Universitas
Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam TIGA (3) PEKERJAAN RUMAH BAGI ISLAM 1 Oleh: Darundiyo Pandupitoyo Universitas

TIGA (3) PEKERJAAN RUMAH BAGI ISLAM 1

Oleh:

Darundiyo Pandupitoyo Universitas Airlangga Surabaya

Dinamika Sosial: Modernisasi, Rasionalisasi dan Islam

Seorang ahli Antropologi bernama Prof. Parsudi Suparlan 2 (2003:128)

berpendapat bahwa kebudayaan dan seluruh aspek kehidupan manusia bersifat

dinamis dan selalu berubah. Perubahan tersebut terindikasi oleh masuknya dunia

dalam era modernisasi dan rasionalisasi di segala bidang. Era ini membawa

masyarakat dunia pada opsi terbatas, yaitu ikut atau mati perlahan.

Opsi

yang

dikonstruksi

oleh

modernisasi

dan

rasionalisasi

berhasil

membawa masyarakat pada arus dimana kedua diskursus inilah yang menjadi

sang pemenang dalam pertarungan ideologi. Masyarakat secara langsung maupun

tidak langsung dituntut untuk menjadi individu yang cerdas dan golongan yang

skeptis

terhadap

segala

jenis

form

atau

pattern

yang

dihadapinya.

Kedua

fenomena ini juga menyentuh dinamika kehidupan muslimin di dunia, Islam

menjadi semakin bergejolak dan mendapat berbagai macam tantangan-tantangan

baru yang kemungkinan belum pernah dihadapi sebelumnya.

Islam sebagai sebuah sistem dituntut untuk tetap menjaga setiap unsur-

unsurnya berhierarkhi, bekerja dan berfungsi demi mendukung perkembangan

dunia Islam sendiri karena merujuk pada definisi sistem dari seorang pakar

1 Essay ini dibuat khusus dalam rangka Musyawarah Belia MABIMS pada 7-10 November 2007 di Denpasar, Bali

2 Baca Buku “Hubungan Antar Suku Bangsa” karya Parsudi Suparlan, Rajawali Press. 2003:218

Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam

Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam sosiologi bernama Talcott Parsons 3 (1985:97), bahwa sistem adalah keseluruhan
Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam sosiologi bernama Talcott Parsons 3 (1985:97), bahwa sistem adalah keseluruhan

sosiologi bernama Talcott Parsons 3 (1985:97), bahwa sistem adalah keseluruhan

kinerja dari setiap unsur atau komponen yang saling berkaitan satu sama lain dan

membentuk

keterikatan

interdependensi

menciptakan suatu kinerja makro.

antar

unsur

tersebut

sehingga

Akhir dekade ini banyak yang terjadi pada dunia Islam, wajah Islam telah

berubah drastis dan “berhasil” membuat image Islam menjadi condong ke arah

negatif dan bersandingan dengan hal jelek yang membuang jauh image Islam yang

damai dan penuh kasih. Peristiwa-peristiwa penting yang sempat merubah citra

Islam di mata dunia Internasional antara lain tragedi WTC 11 September 2001 di

New

York

yang

meruntuhkan

ikon

kota

tersebut

hingga

menjadi

puing

reruntuhan, tragedi bom Bali I dan II yang menewaskan puluhan orang tak

berdosa dan kebanyakan merupakan warga negara Australia. Semua tragedi

tersebut mengerucut pada suatu kesimpulan general yang menyebutkan bahwa

Islam adalah teror dan muslim adalah teroris.

Indonesia banyak

mengatasnamakan

Islam

menerima

efek

yang

buruk

akibat terorisme

yang

dalam setiap tindakan brutal mereka. Pembenaran-

pembenaran dengan menggunakan hadist dan ayat-ayat suci Al Quran dilakukan

agar apa yang mereka lakukan dianggap benar dan sudah sesuai dengan syariah

Islam. Akibat yang mungkin paling terasa dari terorisme ini tepat di pulau dimana

kita sekarang mengadakan MABIMS tahun 2007 yaitu pulau Bali.

Dalam peristiwa Bom Bali I dan II, angka wisatawan domestik maupun

mancanegara menurun drastis dari tahun-tahun sebelumnya. Efek mikro pada

3 Baca New Encyclopaedia of Social Sciences. McMillan Press. 1985:97

Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam

Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam bidang pariwisata ini membawa dampak makro pada perekonomian Indonesia, karena diakui
Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam bidang pariwisata ini membawa dampak makro pada perekonomian Indonesia, karena diakui

bidang pariwisata ini membawa dampak makro pada perekonomian Indonesia,

karena diakui

atau

tidak

pariwisata

bali

kehidupan negara Indonesia.

menjadi

salah

satu

sandaran

bagi

Belum selesai isu terorisme yang ada di dunia Islam, kita diguncang lagi

dengan

isu

poligami

di

kalangan

kaum

muslimin

khususnya

di

Indonesia.

Poligami 4 mulai dipertanyakan dasar kebenarannya berdasarkan Al Quran dan

Hadist, karena dikhawatirkan pembenaran poligami atas dasar hadist dan Al

Quran hanya akan menjadi topeng bagi pemuasan nafsu laki-laki atas wanita. Isu

poligami begitu menggila di Indonesia dan menjadi bahan pembicaraan selama

berbulan bulan, bahkan bila seseoran kedapatan poligami maka lingkungan di

sekitarnya

akan

membencinya.

Isu

ini

juga

terkait

erat

dengan

isu

yang

menyebutkan bahwa Islam adalah agama yang mendukung kuat budaya patriarkhi

dan melakukan penindasan terhadap wanita secara terselubung melalui dalil-dalil

keagamannya.

Kedua isu tersebut sekarang tenggelam dan digantikan oleh fakta bahwa

terdapat banyak deviasi 5 yang muncul terhadap form baku ajaran Islam di duna

pada umumnya dan di Indonesia pada khususnya. Deviasi yang kami maksudkan

adalah perkembangan aliran-aliran baru dalam Islam yang ajarannya benar-benar

lain dari ajaran yang fundamen dari Islam itu sendiri. Contoh yang paling faktual

adalah

berkembangnya

ajaran

Ahmadiyah

yang

menyebutkan

bahwa

Mirza

4 Poligami adalah bentuk perkawinan satu orang dengan lebih dari satu pasangan, bentuk poligami dibagi menjadi dua yaitu poligini dimana satu pria menikahi lebih dari satu perempuan. Bentuk kedua adalah poliandri dimana satu perempuan menikah dengan lebih dari satu laki-laki.

5 Penyimpangan

Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam

Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam Ghulam Ahmad sebagai nabi penerus nabi Muhammad SAW dan yakin bila
Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam Ghulam Ahmad sebagai nabi penerus nabi Muhammad SAW dan yakin bila

Ghulam Ahmad sebagai nabi penerus nabi Muhammad SAW dan yakin bila nabi

Isa dimakamkan di Khasmir, India.

Ajaran lain yang berkembang dan sekarang pemerintah Indonesia sedang

melakukan

pemberantasan

besar-besaran

terhadap

kelompok

mereka,

yaitu

kelompok aliran Al Qiyadah Al Islamiyah yang mengaku bahwa kaum muslimin

sekarang tidaklah perlu melakukan sholat dan puasa Ramadhan karena dunia

memasuki

zaman

kegelapan

dan

pemimpin

mereka

yang

bernama

Ahmad

Mushodeqq adalah nabi yang ditunggu di akhir zaman.

Jadi, kesimpulannya pada era modernisasi ini masyarakat semakin kritis

dan ingin mencari tahu banyak hal dalam hidup baik akan terjadi dan aturan yang

sudah tetap. Form yang sekiranya kurang menguntungkan dan cenderung menjadi

ganjalan dalam hidup terus dipertanyakan kebenarannya. Pada era ini Islam dan

kaum muslimin mempunyai empat pekerjaan rumah yang harus dicarikan solusi

agar image Islam kembali seperti sedia kala saat dunia memberi kaum muslimin

stereotype sebagai kaum yang penuh kasih dan kaum yang bisa menyesuaikan diri

dengan perkembangan zaman namun tetap menjaga kemurnian ajarannya.

Tiga pekerjaan rumah yang kami maksudkan adalah

1. Terorisme

2. Poligami & Budaya Patriarkhi 6

3. Deviasi ajaran Islam

Tiga pekerjaan rumah inilaih yang menjadi celah bagi pihak-pihak yang

ingin mendeskriditkan kaum muslimin, celah-celah ini mungkin terlihat sepele

6 Budaya yang menempatkan posisi pria dominan di segala bidang kehidupan diatas perempuan

Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam

Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam namun bila dibiarkan terus menerus akan menjadi preseden buruk bagi Islam
Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam namun bila dibiarkan terus menerus akan menjadi preseden buruk bagi Islam

namun bila dibiarkan terus menerus akan menjadi preseden buruk bagi Islam dan

kaum muslimin di seluruh dunia. Banyak problematika yang dihadapi umat

muslim di seluruh dunia, namun kami memilih empat masalah ini karena ami

anggap keempatnya merupakan representasi dari riak kecil yang siap menjadi

ombak penghancur kokohnya Islam.

Terorisme yang digawangi oleh kelompok-kelompok fundamentalis garis

keras dengan menghalalkan segala cara untuk jihad malah menambah penderitaan

umat

muslim

dunia.

Bila

diruntut

kembali,

apabila

Usamah

Bin

Laden

mengurungkan niatnya untuk membombardir gedung WTC, maka Afghanistan

tidak akan dilulu hlantahkan oleh Amerika Serikat. Mungkin apabila Imam

Samudera dan Amrozy batal menaruh bom di Legian, Bali maka Indonesia tidak

akan dimasuki intelejen asing Australia dan Amerika Serikat. Sekarang dalam

perbincangan dunia barat, Islam sering dikaitkan dengan terorisme dan kaum

muslim

menjadi

seorang

teroris

yang

menakutkan.

Mau

diakui

atau

tidak,

sekarang seorang muslim yang mengenakan baju gamis, berjenggot, berpeci dan

berdahi hitam sering dikatakan sebagai teroris, kalau sudah seperti ini yang

terluka adalah perasaan semua kaum muslim.

Masalah poligami di dalam Islam juga berhasil memusingkan kaum

muslimin, banyak oknum yang melakukan poligami hanya berdasar pada nafsu

dengan pembenaran melalui hadist rasulullah dan percontohan dari apa yang

beliau lakukan. Ditekankan betul dalam Al Quran bahwa lelakiboleh menikahi

satu, dua, tiga, empat perempuan, namun yang harus dipertegas adalah apabila

Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam

Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam lelaki tersebut ragu-ragu apakah dapat berbuat adil pada kesemua isterinya maka
Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam lelaki tersebut ragu-ragu apakah dapat berbuat adil pada kesemua isterinya maka

lelaki tersebut ragu-ragu apakah dapat berbuat adil pada kesemua isterinya maka

dianjurkan untuk menikah dengan satu perempuan saja.

Poligami

dalam

Islam

disorot

oleh

banyak

oknum

yang

ingin

menghancurkan

Islam

sebagai

hasil

produksi

dari

budaya

patriarkhi

yang

ditanamkan Islam pada semua pengikutnya. Islam selalu mengajarkan bahwa

lelaki adalah kepala keluarga dan kedudukannya setingkat diatas perempuan.

Salah seorang pemikir sosial bernama Karl Marx menyebutkan bahwa agama

adalah suatu bentuk topeng untuk menyembunyikan penindasan. Begitu pulalah

isu yang dihembuskan dengan sengaja untuk menghancurkan umat Islam lewat

poligami, karena poligami dianggap sebagai bentuk penindasan terhadap wanita

muslimah oleh para lelaki.

Masalah terakhir adalah deviasi ajaran agama Islam yang marak akhir-

akhir ini khususnya di Indonesia.munculnya aliran-aliran seperti Ruhul Kudus,

Ahmadiyah, LDII, Al Qiyadah Al Islamiyah dianggap sesat dan dilarang untuk

diajarkan

di

Indonesia

sebagaimana

Indonesia

pernah

melarang

ajaran

Freemasonry pada zaman pemerintahan Presiden Soekarno 7 . Masalah deviasi

tidaklah bisa kita atasi dengan pendekatan yang represif dan anarkhis, melainkan

denga pesuasif dan mengajak mereka mencari kebenaran bersama.

Perkembangan-perkembangan

ajaran

baru

merupakan

indikasi

dari

berkembangnya pemikiran umat Islam dan baiknya kinerja oknum yang memang

menginginkan Islam terpecah belah. Perkembangan pemikiran umat Islam ini

diakibatkan terlalu banyaknya pendapat, ijtihad, kitab dan mahzhab di dunia ini

7 Baca Zionisme dan Freemasonry di Indonesia karya F.Nuril

Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam

Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam sehingga mereka berpikiran bahwa selalu ada celah untuk membuat pemikiran- pemikiran
Tiga Pekerjaan Rumah Untuk Islam sehingga mereka berpikiran bahwa selalu ada celah untuk membuat pemikiran- pemikiran

sehingga mereka berpikiran bahwa selalu ada celah untuk membuat pemikiran-

pemikiran baru dalam Islam karena mereka merasa mampu membuat ajaran

tersendiri.

Solusi dari tiga pekerjaan rumah bagi umat muslim ini adalah segera

merumuskan

standarisasi

yang

jelas

bagi

aturan-aturan

yang

sekiranya

mempunyai

potensi

laten

untuk

membuat

polemik

baru.

Standarisasi

bisa

dilakukan dengan mengadakan pertemuan dan pembicaraan yang lebih bersifat

pencarian kebenaran bersama dari golongan fundamental dan golongan moderat

liberal yang selama ini saling berlawanan opini hanya di media saja.

Standarisasi akan tercapai apabila kedua belah pihak mampu berpikir

dingin dan berniat mencari kebenaran bukanlah dalam rangka membela golongan

dan egoismenya saja. Karena menurut seorang pemikir aliran fungsionalisme

bernama Bronislaw Malinowski, suatu sistem (dalam hal ini adalah Islam-pen-)

dianalogikan sebagai sebuah organisme hidup yang organ tubuhnya menunjang

satu sama lain dan mempunyai fungsi dan keterkaitan diantaranya. Maka jika satu

unsur mengalami disfungsi, makakeseluruhan sistem akan terhambat kinarjanya.

Standarisasi bisa dikhususkan pada ketiga permasalahan pokok yang kami

sebutkan tadi, karena ketiganya adalah bahaya laten yang berpotensi memecah

belah

umat

muslim

di

dunia.

Jadi

standarisasi

bukanlah

atas

nama

aliran,

organisasi ataupun mahzhab melainkan atas nama terciptanya syair kedamaian

umat Islam. Masihkah anda ingin terjebak dalam kebingungan dalam menetapkan

hari lebaran kita sendiri per tahunnya?

(DIO)