Anda di halaman 1dari 8

AIRCRAFT HARDWARE

Aircraft hardware adalah istilah yg digunakan untuk mendeskripsikan berbagai tipe


dari fasteners dan macam macam alat kecil yg digunakan di manufaktur dan repair pada
pesawat terbang.
IDENTIFIKASI
Banyak alat alat di aircraft hardware diidentifikasi oleh nomor spesifikasinya.
Fastener berulir dan rivet biasanya diidentifikasi oleh AN (Air Force Navy), NAS (National
Aircraft Standard), atau MS (Military Standard) numbers.
THREADED FASTENERS
Baut dan screw adalah dua tipe dari alat pengunci yg memberikan syarat keamanan
dari pelengkap dan kekakuan. Umunya, baut digunakan dimana benda yg dikunci menerima
beban yg tinggi. Keduanya dipakai untuk mengencangkan atau menahan, dan masing
masing mempunyai bentuk kepala dan ulir screw yg berbeda. Pemasangan batu umumnya
dikencangkan dengan memutar mur pada baut, kepala baut bisa saja atau tidak didesain untuk
diputar. Screw selalu dikencangkan dengan memutar kepalanya. Ketika mengganti aircraft
fasteners, cadangan dari fastener yg asli seharusnya dipakai jika memungkinkan.
Klasifikasi dari Threads
Baut pesawat, Screw, dan mur diulir pada seri NC (American National Coarse), seri
NF (American National Fine), seri UNC (American Standard Unified Coarse), atau seri UNF
(American Standard Unified Fine). Ada satu perbedaan antara American national series dan
American standard unified series yg harus ditandai. Dalam ukuran diameter 1 inch, Ulir NF
menetapkan 14 ulir per inh (1-14 NF), tetapi Ulir UNF menetapkan 12 ulir per inch (1-12
UNF).
AIRCRAFT BOLTS
Baut pada pesawat dibuat dari cadmium atau Zinc plat tahan korosi, unplated
corrosion resistant steel, dan anodized alumunium alloys. Banyak baut yg digunakan di
struktur pesawat dengan maksud umum, AN bolts, atau NAS internal wrenching atau close
tolerance bolts, atau MS bolts.
AN bolts mempunyai 3 bentuk head, hex head, clevis, dan eyebolt. NAS bolt
mempunyai bentuk hex head, internal wrenching, dan countersunk head styles. MS bolt
mempunyai bentuk Hex head dan internal wrenching styles.

GENERAL PURPOSE BOLTS


Hex head aircraft bolt (AN-3 sampai AN-20) pada semua jenis struktur baut
digunakan untuk aplikasi umum berupa beban ketegangan dan beban geser dimana light drive
fit diizinkan (0.006 inch clearance untuk 5/8 inch lubang, dan ukuran yg lainnya). Baut baja
paduan lebih kecil daripada No. 10-32 dan Baut alumunium paduan lebih kecil daripada
inch diameter tidak digunakan pada primary structures. Baut alumunium paduan dan murnya
tidak digunakan dimana keduanya akan di lepas berulang kali untuk proses maintenance dan
inspeksi.
CLOSE TOLERANCE BOLTS
Tipe baut ini di machining lebih akurat daripada general purpose bolt. Close tolerance
bolt bisa saja berbentuk hex headed (AN-173 sampai AN-186) atau mempunyai 100o
countersunk head (NAS 80 sampai NAS-86). Baut baut itu digunakan dimana tight drive fit
dibutuhkan.
INTERNAL WRENCHING BOLTS

Baut ini, dibentuk dari baja kekuatan tinggi dan cocok untuk digunakan pada aplikasi
tegangan dan regangan. Ketika baut itu dipakai part part baja, lubang baut harus sedikit
countersunk untuk menempatkan ujung radius besar dari shank pada head.

SPECIAL PURPOSE BOLTS


Clevis Bolts
Kepala dari clevis bolt berbentuk bulat dan memiliki slot untuk common screwdriver,
atau untuk crosspoint screwdriver. Baut tipe ini hanya digunakan dimana ada beban geser dan
tidak pernah pada beban tegangan.
Eyebolt
Tipe baut ini digunakan dimana beban tegangan ada. Matanya didesain untuk
pelengkap dari beberapa seperti fork of a turnbuckle, a clevis, atau a cable shackle.
Jo-Bolt
Jo-bolt nama pasar untuk sebuah internally threaded three piece rivet. Jo-bolt terdiri
dari 3 part : threaded steel alloy bolt, threaded steel nut, dan expandable stainless steel sleeve.
Jo-bolt tersedia dalam 4 diameter : seri 200, kurang lebih 3/16 inch diameter; seri 260, kurang
lebih inch diameter; seri 312, kurang lebih 5/16 inch diameter; dan seri 375, kurang lebih
3/8 inch diameter. Tersedia juga dalam 3 bentuk head yg mana : F(Flush), P(hex head), dan
FA(flush millable).
Lockbolts
Lockblot menggabungkan fitur kekuatan tinggi dari bolt dan rivet, tetapi lockbolt
memiliki keuntungan dari keduanya. Lockbolt umumnya digunakan di wing splice fittings,
landing gear fitting, fuel cell fitting, longeron, beam, skin splice plates, dan alat pelengkap
lainnya.

LOCKBOLT NUMBERING SYSTEM

Pull-type lockbolt
ALPP H T 8 8
12345
1 = Head type
ACT509 = close tolerance AN-509 C-sink head.
ALPP = pan head.
ALP509 = standard AN-509 C-sink head.
ALP426 = standard AN-426 C-sink head.

2 = Class fit
H = hole fillling (interference fit).
N = non hole filling (clearance fit).
3 = Pin Materials
E = 75S-T6 aluminum alloy.
T = heat treated alloy steel.
4 = Body diameter in 32nds of an inch.
5 = Grip length in 16ths of an inch.

Blind-type lockbolt BL 8 4
123
1 = Blind lockbolt.
2 = Diameter in 32nds of an inch.
3 = Grip length in 16ths of an inch, +/- 1/32 inch.
Stump-type lockbolt ALSF E 8 8
1234
1 = Head type
ASCT509 = close tolerance AN-509 C-sink head.
ALSF = flat head type.
ALS509 = standard AN-509 C-sink head.
ALS426 = standard AN-426 C-sink head.

Lockbolt collar
LC C 8
123
1 = Lockbolt collar
2 = Material
C = 24ST aluminum alloy (green color). Use with heat treated alloy lockbolts only.
F = 61ST aluminum alloy (plain color). Use with 75ST aluminum alloy lockbolts only.
R = mild steel (cadmium plated). Use with heat treated alloy steel lockbolts for high
temperature applications only.
Grip Range, grip range baut dibutuhkan untuk aplikasi apapun seharusnya di tentukan
dengan mengukur ketebalan dari material dengan hook scale inserted through the hole.

Pin

Tolerance

Diameter

Below Above

3/16

0.079 to 0.032

1/4

0.079 to 0.050

5/16

0.079 to 0.050

3/8

0.079 to 0.060

AIRCRAFT NUTS
Aircraft nuts dibuat dalam beberapa variasi bentuk dan ukuran. Mereka dibuat dari
cadmium plated carbon steel, stainless steel, atau anodized 2024T alumunium alloy, dan
mungkin dibedakan dengan arah ulir kiri atau ulir kanan.
Aircraft nuts bisa dibagi ke dalam dua kelompok umum : Nonselflocking dan
selflocking nuts. Nonselflocking nuts adalah mur yg memerlukan alat pengunci tambahan
seperti cotter pins, safety wire, atau locknuts. Selflocking harus mempunyai fitur pengunci
seperti integral part.
Nonselflocking Nuts
Banyak tipe yg familiar dari mur, mencakup the plain nut, the castle nut, the
castellated shear nut, the plain hex nut, the light hex nut, dan the plain check nut yg tipenya
nonselflocking.

The Castle nut, AN310 digunakan dengan drilled shank AN hex head bolt, clevis
bolts, eyebolts, drilled head bolts, atau studs. The castellad shear nut, AN320 didesain untuk
digunakan dengan alat yg normalnya untuk tegangan geser saja.
SELFLOCKING NUTS
Banyak tipe dari selflocking nuts didesain dan pengunaannya menjadi lebih luas.
Aplikasi sekarang : 1. Penambah dari antifriction bearings dan control pulleys; 2. Penambah
dari accessories, anchor nuts around inspection holes dan small tank installation openings dan

3. Penambah dari rocker box covers dan exhaust stacks. Sleflocking nuts diperbolehkan untuk
digunakan pada pesawat bersertifikat ke batasan dari manufacturer.
Selflocking nuts digunakan pada pesawat untuk memberikan sambungan yg kencang
yg tidak akan lepas saat ada getaran. Jangan gunakan selflocking nuts pada hubungan yg
dimana nut atau bolt berputar.

Identification and Coding


Part numbers designate the type of nut.The common types and their respective part
numbers are: Plain, AN315 and AN335; castle AN310; plain check, AN316; light hex,
AN340 and AN345; and castellated shear, AN320. The patented selflocking types are
assigned part numbers ranging from MS20363 through MS20367. The Boots, the Flexloc, the
fiber locknut, the elastic stop nut, and the selflocking nut belong to this group. Part number
AN350 is assigned to the wing nut.
Letters and digits following the part number indicate such items as material, size,
threads per inch, and whether the thread is right or left hand. The letter "B" following the part
number indicates the nut material to be brass; a "D" indicates 2017-T aluminum alloy; a
"DD" indicates 2024-T aluminum alloy; a "C" indicates stainless steel; and a dash in place of
a letter indicates cadmium plated carbon steel.
The digit (or two digits) following the dash or the material code letter is the dash
number of the nut, and it indicates the size of the shank and threads per inch of the bolt on
which the nut will fit.

Code Number AN310D5R:


AN310 = aircraft castle nut.
D = 2024-T aluminum alloy.
5 = 5/16 inch diameter.
R = right-hand thread (usually 24 threads per inch).
Code Number AN320-10:
AN320 = aircraft castellated shear nut, cadmium plated carbon steel.
10 = 5/8 inch diameter, 18 threads per inch (this nut is usually right-hand thread).
Code Number AN350B1032:
AN350 = aircraft wingnut.
B = brass.
10 = number 10 bolt.
32 = threads per inch.