Anda di halaman 1dari 3

EBM

CRITICAL APPRAISAL
Comparison of QCT and DXA: Osteoporosis
Detection Rates in Postmenopausal Women

Disusun oleh :
Rindayu Ambarsih (1102010242)

Dosen Pembimbing :
dr. Citra , SpKJ

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS YARSI
2012/2013

EBM

TUGAS EVIDENCE BASED MEDICINE


Skenario
Pasien bernama Ny. S, usia 72 tahun memepunyai pekerjaan sebagai pensiunan guru.
Bertempat tinggal di Jl. Sawo, Jakarta Selatan, status sudah menikah dan mempunyai 4 anak
7 cucu. Datang ke Rumah Sakit dengan keluhan Nyeri panggul kiri, dan dari anamnesis
didapatkan bahwa sekitar 2 jam yang lalu, nenek tersebut tersandung karpet saat akan
berjalan dari posisi duduk ke berdiri, sehingga kembali jatuh terduduk di kursi. Menurut
pasien pada saat jatuh benturan yang terjadi tidak keras.Pada saat berusaha berdiri dari posisi
tersebut, pasien merasa nyeri pada panggul kiri,tetapi masih sanggup dengan menumpu pada
kaki kiri. Pasien mengaku sudah tidak mengalami menstruasi sejak 20 tahun yang lalu,tidak
memiliki kebiasaan merokok, tidak minum alcohol, tidak minum obat anti alergi. Tidak
melakukan olah raga teratur dan aktivitas paling banyak adalah nonton TV dikamar. Dokter
menduga pasien menderita Osteoporosis post menopause. Kemudian dokter menyarankan
untuk melakukan pemeriksaan BMD (bone mineral density) dengan DXA (dual X-ray
absorptiometry) untuk menunjang diagnosis agar dapat menegakkan diagnosis. Setelah
berkonsultasi dengan teman sejawat yang lain, kemudian teman sejawat dokter tersebut
mengatakan bahwa pemeriksaan QCT lebih akurat di banding DXA. Dokter tersebut ingin
mencari tahu akurasi QCT dibandingkan DXA dalam menegakkan diagnosis.

Pertanyaan :
Apakah QCT lebih baik dalam mendiagnosis pada pasien Osteoporosis dari pada
menggunakan DXA?

PICO

Population

: Pasien perempuan dewasa dengan osteoporosis

Intervention

: Pemeriksaan QCT

Comparison

: Pemeriksaan DXA

Outcomes

: Menegakkan diagnosis osteoporosis lebih akurat dengan menggunakan

QCT

Pencarian bukti ilmiah

Alamat website

: http://www.ncbi.nlm.nih.gov

Kata kunci

: Osteoporosis AND menopause AND diagnosis

Limitasi

: December 2008 December 2013

Hasil Pencarian

:5